Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 9117

Kantor Disnaker Diserbu Pencari Kerja Dari Luar Kota Batam

0

batampos.co.id – Di penghujung Juni 2021, Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disanaker) Kota Batam di Sekupang kembali ramai diserbu pembuat kartu AK1 atau kartu kuning atau kartu untuk mencari kerja.

Ini menunjukkan, Kota Batam masih menjadi magnet bagi pencari kerja (pencaker) untuk mencoba mengadu nasib.

Pantauan Batam Pos, puluhan pencaker mendatangi Disnaker Batam di Sekupang, Kamis (24/6). Sebagian besar pencaker yang akan mengurus kartu kuning ini berasal dari luar daerah atau yang tidak memiliki kartu tanda penduduk Batam.

”Mau buat kartu kuning, katanya yang belum punya KTP Batam (mengurusnya) di Kantor Disnaker,” ujar Wini, salah seorang pencaker asal Padang, Sumatra Barat.

Perempuan 23 tahun itu mengaku, baru seminggu tiba di Batam. Sebelumnya, ia pernah bekerja di salah satu perusahaan di Padang.

Namun, karena kontraknya habis, ia memutuskan untuk merantau ke Batam.

”Kemarin sudah buat juga di kampung, tapi katanya kalau mau kerja di sini pakai kartu kuning dari Disnaker sini biar cepat dapat kerja,” ungkap perempuan berhijab tersebut.

Hal senada juga dikatakan Okta, 25. Meski sudah setahun berada di Batam, ia terpaksa harus membuat kartu kuning baru karena yang sebelumnya sudah berakhir.

”Kebetulan bulan kemarin baru habis kontrak, jadi mau nyari kerja lagi,” ucapnya.

Ia berharap, setelah mendapatkan kartu kuning, bisa segera mendapatkan pekerjaan baru. Terlebih, ia tinggal di Batam tanpa keluarga.

” Kalau lama menganggur, mau makan apa di sini. Mudah-mudahan bisa cepat dapat kerja lagi,” harap Okta.

Meskipun diserbu pencaker, namun mereka tidak berdesak-desakan saat masuk ke ruangan kantor.

Pencaker yang selesai membuat kartu kuning langsung pulang.

”Ini mau urus SKCK lagi. Katanya blanko lagi kosong ya,” ucap Okta ke temannya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menyebut, jumlah pencaker yang akan mengurus pembuatan kartu AK-1 di Kota Batam berkisar 70 hingga 80 orang setiap harinya.

”Memang beberapa hari terakhir ada sedikit peningkatan jumlahnya. Kalau untuk data keseluruhan masih direkap,” katanya.

Disebutkan Rudi, sebagian besar pemohon pencaker masih didominasi lulusan SMA/SMK sederajat. Disusul lulusan S1, lulusan DIII dan SMP.

”Di kami ini kan pencaker yang berasal dari luar daerah. Kalau asli Batam mengurusnya bisa setiap kecamatan,” tuturnya.(jpg)

Larangan Salat Iduladha akan Diputuskan Pemda dan Satgas

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Salat Iduladha 1442 H/2021 M dan Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi Covid-19.

Salah satu aturannya, melarang pelaksanaan Salat Iduladha di masjid atau lapangan terbuka untuk daerah zona merah dan oranye. Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, SE Nomor 15 Tahun 2021 ini telah disampaikan ke seluruh jajaran Kemenag Batam. Termasuk seluruh kantor urusan agama dan organisasi keagamaan lainnya.

”Ya, ada aturan baru dan kita sudah sosialisasikan ke bawah,” ujarnya, Kamis (24/6).

Menurutnya, dalam surat edaran ini salat Id dapat diadakan di lapangan terbuka atau di masjid/musala hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19 atau di luar zona merah dan oranye. Namun, kebijakan tersebut harus berdasarkan penetapan pemerintah daerah (pemda) dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

Selanjutnya, salat Id di lapangan terbuka atau di masjid, maka wajib menerapkan standar protokol kesehatan (protkes) Covid-19 secara ketat dengan sejumlah ketentuan. Yakni, dilaksanakan sesuai rukun salat dan penyampaian khotbah secara singkat, paling lama 15 menit, jemaah maksimal 50 persen dari kapasitas tempat, panitia diwajibkan menggunakan alat pengecek suhu tubuh dalam memastikan kondisi sehat jemaah.

Disinggung mengenai pelaksanaan salat Id di Batam sendiri mengingat masih tingginya jumlah kasus positif Covid-19 dimana statusnya secara nasional oranye dan secara regional zona merah, Zulkarnain menjawab bahwa sepenuhnya menjadi keputusan tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam dan pemda setempat.

”Apakah diperbolehkan atau tidak, sampai hari ini (kemarin, red) belum ada arahan atau pemberitahuan tim Gugus Tugas dan Wali Kota Batam. Karena keputusan ada di tangan wali kota, jadi kita tunggu saja,” ujarnya.

Adapun bagi lanjut usia atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, dilarang mengikuti salat Id di lapangan terbuka atau masjid/musala. Seluruh jemaah diminta tetap memakai masker dan menjaga jarak selama pelaksanaan salat Id sampai selesai.

Kemudian setiap jemaah juga wajib membawa perlengkapan salat masing-masing, seperti sajadah, mukena, dan lain-lain. Sementara khatib diharuskan menggunakan masker dan face shield pada saat menyampaikan khotbah Salat Hari Raya Iduladha. Dan usai pelaksanaan salat Id, jemaah diminta kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.(jpg)

Pemilik Rumah Makan di Batam Mengeluh, Penyebabnya…

0

batampos.co.id – Sejumlah pemilik rumah makan atau restoran di Batan menyayangkan pembatasan pengunjung hingga 25 persen.

Sebab, saat pengunjung dibatasi hingga 50 persen saja, pendapatan sudah jauh berkurang.

Anita, pemilik tempat makan di wilayah Batam Center, mengatakan, tempat usahanya baru saja dibuka beberapa hari terakhir.

Ia sempat tutup karena ada informasi rumah makan tak boleh melayani pembeli untuk makan di tempat.

”Baru juga buka, sekarang sudah ada aturan lagi. Pembatasaan 50 persen saja sudah membuat kami susah,” jelas Anita, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos..

Menurut dia, selama pandemi, ia sudah menerapkan semua regulasi sesuai anjuran pemerintah.

Yakni, mematuhi semua protkes, mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, menjaga jarak tempat makan dan mewajibkan pembeli memakai masker.

”Kami sudah patuhi protkes itu, namun aturan-aturan dengan ancaman sanksi membuat kami makin terpuruk. Padahal kondisi seperti ini,” kesal dia.

Menurutnya, selama ini yang melanggar kebanyakan pengunjung. Dimana, pihaknya telah memberi batasan, namun pengunjung yang datang malah melanggar aturan tersebut.

Bahkan, jika pengunjung ditegur, malah gantian marah kepadanya.

”Kami sudah ingatkan, tapi kadang ada pengunjung yang bandel, susah dibilangin. Tapi yang kena dampak kami,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap ada pertimbangan dari pemerintah soal pembatasaan itu. Jangan sampai pembatasaan itu membuatnya gulung tikar.

”Mohon pertimbangan saja, kami tahu dampak Covid-19 ini cukup berat. Tapi kami mohon juga ada keringanan untuk kami, jangan sampai usaha kami tutup. Karena tak tahu mau usaha seperti apa
lagi,” jelas Anita.(jpg)

BPK Temukan Masalah dalam Program Kartu Prakerja

0

batampos.co.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan, berdasar Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II serta Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II tahun 2020 termasuk pemeriksaan terhadap penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional pemerintah pusat, ditemukan enam masalah.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna, memaparkan, hasil pemeriksaan tersebut berdasarkan Pasal 13 UU Nomor 2 tahun 2020 yang keluar setelah Presiden menerbitkan Perppu Nomor 1 tahun 2020, usai pandemi Covid-19 masuk ke Tanah Air.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap LKPP tahun 2020 terdapat sejumlah permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan dan kelemahan dalam sistem pengendalian interen,” ujarnya dalam keterangan isi pidatonya saat sidang paripurna dikutip, Kamis (24/6).

Agung merincikan, enam permasalahan tersebut diantaranya, pertama, terkait mekanisme pelaporan kebijakan keuangan negara untuk menangani dampak pandemi Covid-19 pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) belum disusun.

Kedua, realisasi insentif dan fasilitas perpajakan dalam rangka Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Tahun 2020 minimal sebesar Rp 1,69 triliun. Ketiga, pengendalian dalam pelaksanaan belanja program PC-PEN sebesar Rp 9 triliun pada 10 Kementerian/Lembaga tidak memadai.

Keempat, penyaluran belanja subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Non KUR serta belanja lain-lain Kartu Prakerja dalam rangka PC-PEN belum memperhatikan kesiapan pelaksanaan program, sehingga terdapat sisa dana kegiatan atau program yang masih belum disalurkan sebesar Rp 6,77 triliun.

Kelima, pengeluaran pembiayaan Tahun 2020 sebesar Rp 28,75 triliun dalam rangka PC-PEN tidak dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dan jadwal kebutuhan penerima akhir investasi.

Keenam, pemerintah belum selesai mengidentifikasi pengembalian belanja atau pembiayaan PC PEN tahun 2020 ke tahun 2021 sebagai sisa dana SBN PC-PEN Tahun 2020 dan kegiatan PC-PEN tahun 2020 yang dilanjutkan di tahun 2021.(jpg)

Warga Batam, Pelayanan SKCK di Polresta Barelang Sudah Normal

0

batampos.co.id – Blangko Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) telah dikirimkan dari Polda Kepri ke Polresta Barelang.

Direktur Intelijen Keamanan Polda Kepri, Kombes Rodjak Suhaeli, mengatakan, pengiriman blangko tersebut diharapkan mempercepat pelayanan Polresta Barelang bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen SKCK.

”Untuk Batam, sudah kami drop (turunkan) dari Polda,” katanya, Kamis (24/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, habisnya blangko SKCK disebabkan tingginya permintaan masyarakat untuk mencetak dokumen tersebut.

Sehingga, persedian blangko yang ada di Polsekdan Polresta Barelang habis.

Rodjak mengatakan bahwa blangko SKCK kebanyakan digunakan untuk syarat melamar pekerjaan.

”Namun, ada juga yang untuk urusan sekolah dan visa,” ujarnya.

Rodjak mengatakan, akan menambah jumlah blangko SKCK. Polda Kepri, kata Rodjak, telah meminta tambahan blangko SKCK ke Mabes Polri dan kini dalam proses pengiriman ke Batam.

”Kemungkinan hari ini (kemarin) atau besok (hari ini) sampainya. Sehingga tidak ada lagi keluhan blangko habis,” ujarnya.

Sementara Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, mengatakan, masyarakat tidak perlu risau atau khawatir terkait pengurusan SKCK.

Pasalnya, pelayanan kembali normal setelah blangko didistribusikan.

”Besok (hari ini), atau Senin (28/6) sudah kembali normal,” tuturnya.

Harry menyebut, pelayanan sementara waktu ini adalah mendata masyarakat yang akan mencetak SKCK.

Sehingga begitu, blangko datang, akan segera dicetak. Sehingga, masyarakat tinggal mengambil SKCK yang sudah jadi.

”Pelayanan tidak berhenti, tetap berjalan. Tapi pendataan saja dulu,” tuturnya.

Pelayanan SKCK tidak hanya di Polda Kepri, tapi juga dapat dilakukan di Polresta Barelang dan Polsek yang ada di Batam.

Bahkan, terkait pelayanan SKCK, Polresta Barelang sudah menyebarkan pengumuman bahwa penerbitan SKCK sudah dapat dilakukan Jumat (25/6), hari ini.(jpg)

Covid-19 Menggila, Sehari Tembus 20 Ribu Kasus

0

batampos.co.id – Situasi Covid-19 di Indonesia makin mengkhawatirkan. Hari Kamis (24/6), kenaikan kasus Covid-19 harian bertambah 20.574 sehari. Angka ini mencapai rekor yang tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 sejak Maret 2020. Total sudah 2.053.995 orang terinfeksi Covid-19 berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Kamis (24/6).

Sebelumnya rekor tertinggi terjadi kemarin Rabu (23/6) yakni 15.308 kasus. Lalu juga Senin (21/6) dengan 14.536 sehari. Kasus Covid-19 sempat mencapai puncaknya pada Januari 2021 dengan kasus 12 ribu sehari sebelum beredarnya varian Delta.

Kasus aktif juga naik drastis yakni 11.018 kasus. Jumlah pasien aktif kini sebanyak 171.543. Masyarakat diperiksa dengan metode TCM, PCR, dan antigen.

Sebaran positif harian tertinggi terjadi di DKI Jakarta. Rekor tertinggi yakni 7.505 kasus menurut data Pemprov DKI Jakarta.

Pasien sembuh harian bertambah 9.202 orang. Paling banyak kasus sembuh terjadi di Jawa Tengah sebanyak 2.032 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 1.826.504 orang.

Kasus kematian harian bertambah sebanyak 355 jiwa. Total kini sudah 55.949 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19. Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. (*/jpg)

Sejumlah Pejabat Pemprov Kepri Dilantik, Wagub Tak Hadir

0

batampos.co.id – Jabatan pimpinan tinggi pratama di Provinsi Kepri, yakni Sekda yang selama ini dipegang TS Arif Fadillah, berganti. Arif digeser ke jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Posisinya digantikan sementara oleh Lamidi sebagai pelaksana harian (Plh) Sekda Kepri.

”Mutasi seperti ini merupakan hal yang biasa. Ini upaya kita untuk membangkitkan kinerja ke depan yang lebih baik,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai melantik Arif Fadillah dan sejumlah pejabat lainnya, Selasa (23/6) pagi di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Selain Lamidi, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum kepada Abdullah, dan Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung kepada Hasan.

Tak hanya itu, beberapa jabatan administrator dan jabatan pengawas lainnya juga berganti. Yakni, Martin Luther Maromon sebagai Sekretaris DPRD Kepri; Hamidi sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Zulkifli sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata; Hasan sebagai Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi; Hasyim Ashari sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Kewaspadaan Dini; Yose Susanti sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, serta beberapa pejabat pengawas lainnya.

Kepada para pejabat yang baru saja dilantik, Ansar berpesan agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan maksimal, apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan pemerintah bekerja keras dan tepat sasaran. ”Saya akan terus mengevaluasi setiap pejabat yang telah dilantik. Yakinlah untuk menjaga jabatan itu dengan kinerja bukan dengan yang lain,” pesan Ansar.

Ansar menambahkan, pelantikan dalam gelombang besar akan dilakukan pada Juli 2021 mendatang. Menurut dia, pelantikan kemarin berdasarkan evaluasi kinerja dan sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kemudian untuk jabatan Sekda Kepri definitif masih dipelajari, jika memang bisa lewat jobfit kita akan putuskan lewat kebijakan tersebut. Sehingga tidak perlu lagi dilakukan lelang jabatan atau open bidding,” ujar Ansar.

Ansar juga mengedepankan komitmen untuk pemberantasan korupsi dengan melakukan penandatanganan pakta integritas bersama dengan para pejabat yang dilantik.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak; Asisten I, Juramadi Esram; Asisten III, Hasbi; Kepala Inspektorat Kepri, Irmendas; dan Kepala BKPSDM, Firdaus.

Sementara Wakil Gubernur Marlin Agustina tidak hadir. Ia mengatakan, tak tahu menahu soal pelantikan tersebut. Di sisi lain, Marlin mengaku dua kali dihubungi lewat telepon oleh Ansar sepanjang hari Selasa (22/6), tapi ia tak merespons panggilan itu.

Istri Muhammad Rudi, wali kota Batam itu, beralasan saat telepon pertama Ansar masuk ia sedang berpidato di sebuah acara. “Saya banyak agenda di Batam sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam dan kegiatan istri pegawai BP Batam, siang itu,” ujarnya, Rabu (23/6), di Gedung DPRD Kepri, Tanjungpinang.(*/jpg)

Singapura Susun Panduan Hidup Berdampingan dengan Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah Singapura sedang menyusun peta jalan tentang bagaimana hidup lebih normal dengan Covid-19. Harapannya, virus itu akan menjadi endemik seperti influenza dan ketika tingkat vaksinasi meningkat.

Negara-kota tersebut telah memvaksin sekitar setengah dari 5,7 juta penduduknya dengan setidaknya satu dosis vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Sementara kecepatan vaksinasi Singapura relatif tinggi, negara ini lebih lambat dalam melanjutkan kegiatan sosial dan perjalanan, dibandingkan dengan tempat lain dengan tingkat inokulasi serupa.

“Sudah 18 bulan sejak pandemi dimulai, dan orang-orang kami lelah berperang. Semua bertanya, Kapan dan bagaimana pandemi akan berakhir?” Menteri Gan Kim Yong, Lawrence Wong dan Ong Ye Kung mengatakan dalam sebuah opini di surat kabar The Straits Times pada Kamis (24/6), dikutip dari Antara.

Singapura memiliki aturan ketat yang mengatur pertemuan sosial, pemakaian masker, pelacakan kontak, dan perjalanan.

Para menteri perdagangan, keuangan, dan kesehatan berharap setidaknya dua pertiga dari populasi divaksin penuh dengan dua dosis saat Hari Kemerdekaan Singapura pada 9 Agustus.

“Kami bekerja untuk memajukan pengiriman vaksin dan mempercepat prosesnya,” mereka berkata.

Ketika negara mencapai tonggak vaksinasi, pada waktunya, alih-alih memantau jumlah infeksi harian, pihak berwenang akan fokus pada hasil seperti berapa banyak yang jatuh sakit.

Mereka yang terinfeksi akan diizinkan untuk pulih di rumah, sehingga akan ada lebih sedikit kekhawatiran tentang sistem perawatan kesehatan yang sedang tertekan.

Tes Covid-19 tidak akan menjadi alat untuk memagari dan mengarantina orang, tetapi akan lebih digunakan untuk memastikan bahwa acara, kegiatan sosial, dan perjalanan ke luar negeri dapat berlangsung dengan aman.

Para menteri mengatakan orang akan dapat melakukan perjalanan lagi setidaknya ke negara-negara yang juga mengendalikan virus, dengan pengujian dan vaksinasi menghilangkan kebutuhan akan karantina.(jpg)

BP Batam Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua 

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan program vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi para pegawai.

Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik RSBP Batam, dr. Maisharah, mengatakan, jarak antara vaksinasi pertama dan kedua adalah dua belas minggu. Sehingga saat ini, kegiatan vaksinasi terhitung sesuai dengan jadwal, yaitu pada menjelang akhir Juni 2021.

“Ini adalah para pegawai BP Batam yang sudah melaksanakan vaksin pada 1 April lalu. Vaksinasi tahap kedua ini menggunakan vaksin AstraZeneca, seperti tahap pertama. Target kami hari ini 160 pegawai sudah tervaksin,” ujar, Kamis (24/6/2021).

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan secara bertahap hingga Bulan Juli, agar target 2.800 pegawai tervaksin sepenuhnya dapat tercapai.

Sedangkan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai vaksinator berjumlah sepuluh orang dari RSBP Batam.

Menilik keluhan atau kondisi pada pasca-vaksinasi tahap pertama, Maisharah mengatakan, tidak ditemukan mengalami gejala yang membahayakan pada pegawai BP Batam.

Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan program vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi para pegawai. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain itu, ia menambahkan, terjadi selisih antara jumlah pegawai yang divaksin pada tahap pertama dan kedua.

“Hal tersebut terjadi ada beberapa pegawai yang tidak memenuhi kriteria untuk vaksinasi tahap kedua, salah satu di antaranya adalah pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk tindak lanjutnya apakah masih dapat dijadwalkan vaksinasi atau tidak, kami masih menunggu kebijakan dan koordinasi dari Biro SDM dan Organisasi BP Batam,” lanjut Maisharah.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang juga Walikota Batam, secara gencar melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi di beberapa tempat di Kota Batam.

Muhammad Rudi optimis, vaksinasi yang mulai dilakukan secara lebih masif di Kota Batam, sejak 13 Juni 2021 lalu akan mencapai target 70% pada akhir Juni nanti.

Muhammad Rudi menambahkan, akses vaksinasi juga telah tersedia di seluruh Puskesmas dan Kelurahan di Kota Batam.

“Setiap Kecamatan kita minta minimal ada satu Kelurahan untuk melakukan vaksinasi. Tinggal kita sediakan vaksinatornya saja dan membaginya se-Kota Batam,” kata Rudi.

Muhammad Rudi berharap, dengan kegiatan vaksinasi secara serentak ini, ekonomi Batam akan pulih kembali karena warganya sudah tervaksin.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak lengah pasca-vaksinasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.(*)

Warga Pulau Terdepan di Kota Batam Divaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam tidak hanya dilakukan di kawasan mainladn. Tapi juga dilaksanakan di mainland.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menyambangi Pulau Kasu, Belakang Padang, Kamis (24/6/2021).

Pulau Kasu merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Singapura.

Amsakar dan Forkopimda mengapresiasi antusias masyarakat terlibat mensukseskan program vaksinasi.

Camat Belakang Padang, Yudi Admaji, mengatakan, selain tenaga kesehatan (nakes) dan tim Covid-19, vaksinasi dibantu oleh Relawan Aksi Pemuda Batas Negeri.

“Para relawan merupakan kumpulan anak muda Belakang Padang yang secara sukarela membantu penanganan Covid-19,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menyambangi Pulau Kasu, Belakang Padang, Kamis (24/6/2021). Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Mereka lanjutnya, ikut membantu nakes dan tim dalam mensosialisasikan protokol kesehatan dan membantu entry data vaksinasi.

“Mereka ada yang bekerja juga kuliah, terlibat sukarela tanpa bayaran,” paparnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengucapkan terimakasih atas antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam proses vaksinasi tersebut.

“Kerja ini memang tak akan selesai oleh kami saja. Agar berjalan dengan sukses, kebersamaan seperti ini yang kami harapkan,” kata Amsakar.

Ia menyebutkan, program Vaksinasi Jangkau pulau (Nasi Kapau) merupakan ikhtiar mencegah Covid-19 hingga pulau-pulau penyangga.

Dengan kata lain, fokus vaksinasi tidak hanya di pulau utama, Batam.

“Saya seyogyanya menyampaikan terimakasih untuk kita semua yang bertungkuslumus mencegah penyebaran Covid-19 ini,” kata dia.

Kapolres Barelang Kombes Yos Guntur, juga mengapresiasi kekompakan elemen masyarakat.

Senada dengan Amsakar, ia menyebut suksesnya penanganan Covid-19 tidak hanya bertumpu pada peran pemerintah maupun TNI Polri saja, namun juga semangat kolektif masyarakat.

“Saya kira hal baik ini (kekompakan) harus dipertahankan. Ada peran pengusaha, pemuda lalu nakes. Saya ucapkan terimakasih banyak,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat yang sudah divaksin untuk mengajak yang belum divaksin untuk ikut serta dan ikut meluruskan informasi yang keliru seputar vaksin.

“Vaksinasi akan memperkuat imun. Masyarakat sehat, ekonomi juga akan segera pulih,” ujar dia.

Komandan Lanud Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan, mengajak masyarakat untuk tetap semangat di tengah pandemi yang masih merebak.

“Saya harap setelah vaksinasi, tetap jaga prokes,” katanya.(*/esa)