Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10584

Pasien Positif Virus Korona Berbagi Cerita Kesembuhannya

0

batampos.co.id – Seorang pasien positif terjangkit virus korona atau Covid-19, Novita Burhan, yang dinyatakan sembuh oleh dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, berbagi cerita tentang usahanya melawan penyakit tersebut. Perempuan asal Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, itu mengungkapkan, dia masuk klaster umrah yang terakhir kemudian dites dan dinyatakan positif Covid-19.

Novita mengaku, awalnya sangat sulit menerima kenyataan. Tetapi dia harus kembali bersemangat untuk mengalahkan virus itu. Dia kemudian dirawat selama 14 hari di ruang isolasi Infeksi center RSUP Wahidin Sudirohusodo bersama beberapa pasien positif lain. Dengan semangat untuk sembuh akhirnya terkabulkan.

”Caranya bagaimana? Salat, minta doa kepada Yang Maha Kuasa, minum obat secara teratur, apa yang ditentukan dokter, taat menggunakan masker. Mereka (paramedis) merawat kita, saya akhirnya negatif, dua kali tes swab dan akhirnya dipulangkan,” ucap Novita seperti dilansir dari Antara pada Minggu (5/4).

Novita berpesan kepada rekannya dari Sidrap yang bersamaan melaksanakan umrah maupun pasien termasuk kategori orang dalam pemantauan (OPD) serta pasien dalam pengawasan (PDP) dan dinyatakan positif, untuk sabar dan ikhlas menerima ketentuan Tuhan.

”Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada perawat dan seluruh jajaran ruang infeksi center wahidin yang telah memperlakukan kami dengan sangat baik, komunikatif yang baik. Terima kasih atas support-nya,” kata Novita.

”Alhamdulilah, atas pertolongan Kalian, saya bisa pulang berkumpul kembali bersama keluarga. Terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang selalu mendoakan saya,” tutur Novita.

Sementara itu, untuk perkembangan data terbaru 4 April 2020 pukul 18.44 Wita, melalui situs covid19.sulselprov.go.id tercatat di Sulsel, pasien yang dinyatakan sembuh positif Covid-19 sebanyak sembilan orang, dan bagi PDP telah sehat sebanyak 14 orang. Jumlah ODP sebanyak 2.072 orang, 1.906 orang proses pemantauan dan sudah dipantau 166 orang. Sedangkan PDP sebanyak 235 orang, yang dirawat 206 orang, sehat 14 orang, dan meninggal dunia 15 orang. Pasien positif 80 orang, 65 orang masih dirawat intensif, sembilan orang sembuh dan enam orang dinyatakan meninggal dunia. (antara)

Hotel Aston Tanjungpinang Tetap Beroperasi

0

batampos.co.id – Wabah virus Covid19, yang saat ini menyebar di seluruh dunia, sangat mempengaruhi industri pariwisata, tidak terkecuali di Tanjungpinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Riau.

Beberapa Hotel bahkan memutuskan untuk menghentikan sementara operasional mereka mengingat tidak adanya tamu yang menginap.

Namun hotel Aston Tanjungpinang memilih tetap beroperasi dengan beberapa perubahan jadwal kerja.

Asisten Public Relation Manager Hotel Aston Tanjungpinang, Mida, membenarkan kondisi tersebut.

“Iya, beberapa Hotel yang ada di Tanjungpinang memang sudah mengeluarkan pemberitaan resmi terkait penutupan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Namun saat ini Hotel kami masih tetap beroperasi,” ujarnya kemarin.

Hotel Aston di Kota Batam. Foto: Suprizal Tanjung/batampos.co.id

Mengingat tingkat hunian yang menurun sangat drastis. Managemen hotel itu menerapkan pembagian sistem kerja untuk seluruh stafnya dengan kebijakan 2 minggu kerja dan 2 minggu libur mulai April ini.

“Hal ini dilakukan agar Hotel kami masih tetap bisa beroperasi dengan meminimalkan pengeluaran serta tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada tamu yang menginap di Hotel kami,” Papar Endra Kurniawan, HRD Aston Tanjungpinang.

Endra mengatakan, mengenak kabar yang sempat beredar dimana mereka mem-PHK 18 stafnya, berdasarkan informasi dari Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang.

“Kami ingin menjelaskan bahwa yang dimaksud PHK di sini adalah pemutusan hubungan kerja sementara terhadap pekerja harian (Daily Worker) yang ada di Hotel kami saat ini,” jelasnya.

“Dan jika keadaan sudah kembali membaik, kami akan melanjutkan kerjasama tersebut jika mereka belum mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Jadi bukan Karyawan kontrak atau permanen,” papar Endra lagi.

“Untuk itu, informasi yang sedikit meresahkan karyawan kami ini sudah di klarifikasi,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan, bila ada warga atau tamu yang membutuhkan tempat menginap, mereka masih sangat terbuka.

“Dan kami harapkan semoga wabah ini cepat berlalu dan semuanya kembali seperti sedia kala. Tetap menjalankan apa yang sudah di instruksikan oleh Pemerintah dan menjaga kesehatan Anda semua,” tutupnya.(cha)

Resep Ikan Asam Pedas Dari Chef Tasroni di Harris Resort Waterfront Batam 

0

batampos.co.id – Executive chef Tasroni berbagi resep Ikan Asam Pedas khas HARRIS Resort Waterfront Batam.

Resep khas ini dapat dipraktekkan ibu-ibu untuk menyajikan makanan sehat dan lezat kepada keluarga tercinta.

Menu sajian ini merupakan salah satu sajian menu lokal yang selalu di pesan oleh wisatawan yang menginap di HARRIS Resort Waterfront Batam, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami ingin berbagi resep menu ini agar memberi pilihan menu makanan bagi keluarga yang sedang beraktivitas dirumah saja” ujar Chef Tasroni.

Executive chef, Tasroni (kanan) saat berbagi resep Ikan Asam Pedas khas HARRIS Resort Waterfront Batam. Foto: Harris Hotel untuk batampos.co.id

“Semoga citarasa menu ikan asam pedas waterfront sesuai dengan selera masyarakat Batam dan sekitarnya”, tambah Chef Tasroni.

Berikut bahan-bahan yang perlu dipersiapkan:

Bahan:

• Ikan gurame (1 ekor)
• Jeruk nipis (1 buah)
• Tomat hijau (1 buah)
• Asam jawa (2 sdm)
• Belimbing wuluh (3 buah)
• Nanas (1 potong)
• Terong (1/4 potong)
• Serai (1 helai)
• Lengkuas (1 ruas)
• Daun jeruk (2 lembar)
• Daun salam (1 lembar)
• Garam (1 sdt)
• Lada bubuk ( ½ sdt)

Bumbu halus
• Bawang merah (6 siung)
• Bawang putih (3 siung)
• Jahe (1/2 ruas)
• Cabe merah keriting (5 buah)
• Cabe kering (12 buah)
• Terasi secukupnya
• Kunyit (1 ruas)
• Kemiri (5 biji)

Langkah memasak:
1. Persiapan pertama akan dapat anda lakukan dengan                    memotong ikan gurame sesuai dengan yang diinginkan,              jangan terlalu kecil dikhawatirkan sajian ini akan hancur              ketika dimasak
2. Bila sudah dipotong merata maka masukan kedalam wadah          dan berikan air jeruk nipis, bawang putih, cincang halus              garam dan merica lalu diamkan selama 5 menit.
3. Bumbu halus bisa diblender atau digiling halus
4. Siapkan wajan dan minyak goreng 3 sdm lalu tumis bumbu          halus hingga matang
5. Masukan dua gelas air mendidih serta ikan bersama bahan-          bahan : asam jawa, belimbing wuluh, nanas, terong, serai,          lengkuas, daun jeruk dan daun salam
6. Aduk secara perlahan selama 15 menit dan sajian sudah siap        untuk dihidangkan

Selamat mencoba dan tetap jaga kebersihan dan kesehatan selama di rumah.

Oknum Polisi Edarkan Sabu

0

batampos.co.id – Mapolres Lingga melalui Satuan Reserse Narkotika dan Obat Obatan
Terlarang (Satres Narkoba) mengamankan lima orang tersangka pemakai sekaligus pengedar barang haram jenis sabu.

Dari lima tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah oknum polisi aktif bertugas di wilayah hukum Mapolres Lingga.

“Keseluruhan kasus dengan lima tersangka kami amankan dalam waktu satu minggu,” kata Kasat Narkoba Polres Lingga, AKP Hadi Sucipto, saat memberikan keterangan pers di kantor Satres Narkoba Polres Lingga, Dabo Singke, Jumat (3/4/2020).

Kelima tersangka yang ditangkap yakni JAW, 38. Dia diamankan dengan barang bukti sebanyak dua butir pil ekstasi warna ping berlogo S.

Sedangkan AH, 37, AA, 34, dan Sy, 34, dengan kasus yang sama dengan barang bukti
0,64 gram sabu.

Satu tersangka lainnya OT, 39, diamankan bersama barang bukti 0,84 gram sabu.
Pengungkapan kasus JAW yang merupakan oknum polisi ditangkap di Jalan Sultan Mahmud, Desa Panggak Darat, Kecamatan Daik, Lingga, pada Selasa (24/3/2020) lalu.

Saat ini JAW dititipkan di Lapas Kelas III Dabo Singkep. Pada saat penangkapan JAW
sempat kabur ke salah satu rumah rekannya.

Pelaku sempat membuang BB narkoba jenis ekstasi ke tanah. Namun, anggota dari Sat Resnarkoba Polres Lingga melihat barang tersebut dibuang.

Ilustrasi narkoba jenis sabu. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Selain barang bukti pil ekstasi, dari tangan JAW, ponsel merek Xiaomi, headset warna hitam, dan uang tunai Rp 3.598.000 pecahan seratus ribu 30 lembar, 50 ribu 11 lembar, 10 ribu 3 lembar, 5 ribu 2 lembar, dan 2 ribu sebanyak 4 lembar.

Beberapa hari berikutnya, anggota Sat Narkoba mendapat informasi salah seorang tersangka yakni AH akan melakukan transaksi narkoba di depan warung kelontong di Kampung Tengah, Kelurahan Raya, Kecamatan Singkep Barat, Senin (30/3/2020) lalu.

“Anggota kita langsung melakukan penangkapan dan dilakukan penggeledahan lalu  ditemukan di jok motor sebelah kanan satu bungkus plastik narkotika jenis Sabu dengan berat 0,64 gram,” kata Hadi.

Dari pengembangan yang dilakukan pelaku mengaku barang haram tersebut ia peroleh dari anggota Polri yang berinisial AA.

Setelah dilakukan pengembangan dan penangkapan, AA mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya dan diperoleh dari SY yang merupakan mantan personel Polri.

“Pada hari yang sama ketiga tersangka kami amankan bersama BB hp merek Oppo warna putih, satu unit sepeda motor Soul GT, hp nokia, hp merek Xiaomi, hp Xiaomi
Redmi 8,” bebernya.

Sedangkan tersangka OT, juga tertangkap, hasil dari informasi yang diterima Satres Narkoba Polres Lingga.

Informasi awal menyatakan OT akan melakukan transaksi narkoba jenis sabu di sekitar
RSUD Dabo Singkep padaSenin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB.

Dan dilakukan pengintaian sekitar pukul 20.00 WIB, datang saudara OT pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,84 gram.

Untuk JAW dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 butir A UU
nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

Lalu untuk AH, AA dan SY dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun.

OT dikenakan pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun.(wsa)

Begini Cara Balik Nama Kendaraan

0

batampos.co.id – Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD)
Provinsi Kepri, Dicky Wijaya, mengatakan, pelayanan di Kantor Samsat Batam Center
tutup hingga 8 April. Alasan tutup pelayanan karena kondisi darurat Covid-19.

“Pelayanan tutup, Insya Allah beroperasi 9 April,” terang Dicky.

Menurut dia, proses pajak tahunan bisa dilakukan melalui online yakni apliksi e-Samsat. Sedangkan untuk pembayaran bisa dilakukan dengan beberapa bank yang bekerja sama dengan Samsat Kepri,  Seperti bank bjb, bank Riau dan BCA.

“Tunjukkan bukti pembayaran di bank sebagai tanda sudah melakukan pembayaran,” jelas Dicky.

Ilustrasi kendaraan di Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Berikut alur prosedur balik nama STNK kendaraan bermotor:

  1.  Datangi Samsat tempat STNK diterbitkan. Serahkan dokumen BPKB dan KTP               kepada petugas yang berjaga di loket mutasi.
    2. Selanjutnya kendaraan Anda akan melalui proses cek fisik. Simpan hasil gesekan
    nomor rangka dan nomor mesin yang Anda dapat dari proses cek fisik ini.
    3. Serahkan hasil cek fisik tadi dengan dokumen yang telah dipersiapkan kepada              petugas di loket. Petugas akan melakukan legalisir dan dokumen Anda akan                dikembalikan.

4. Setelah berkas sudah Anda terima, datang ke loket cek fiskal. Isi formulir yang telah
disediakan dan kembalikan ke petugas. Tunggu hingga nama Anda dipanggil.
5. Anda akan diarahkan ke kasir untuk membayar biaya cabut berkas dan melunasi
pajak yang belum terbayar jika masih ada.

6. Kemudian Anda akan diminta ke bagian mutasi dan mengisi formulir lain yang telah         disediakan. Petugas juga akan meminta semua berkas yang telah dilegalisir.

7. Setelah semua berkas dinyatakan lengkap, baru mengisi formulir. Kemudian diberi            tanda terima pembayaran pendaftaran mutasi senilai Rp 75 ribu hingga Rp 250 ribu.
8. Bayar dan serahkan bukti pembayaran kepada petugas. Anda akan diberi dua                  rangkap kuitansi, satu rangkap untuk petugas sementara satu lagi Anda bawa saat          mengambil berkas.

Pengambilan berkas biasanya 5-7 hari setelah pembayaran.

“Syarat-syarat balik nama kendaraan bermotor, BPKB asli dan fotokopi, STNK asli dan fotokopi, KTP asli atas nama pemilik baru dan fotokopi, kuitansi bukti pembelian kendaraan bermotor asli dan fotokopi,” tuturnya.(she)

Antisipasi Banjir, Saluran Air di Kawasan Pelabuhan Batu Ampar di Normalisasi

0

batampos.co.id – Mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam bergerak cepat melakukan normalisasi saluran air di sekitar Kawasan pelabuhan Batu Ampar.

Normalisasi dikordinasikan langsung oleh Direktur BUP Batam, Nelson Idris pada Sabtu, (4/4/2020).

Nelson mengemukakan, pihaknya melakukan normalisasi saluran air sepanjang 344,8 meter.

Mengantisipasi terjadinya banjir di musim hujan, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam bergerak cepat melakukan normalisasi saluran air di sekitar Kawasan pelabuhan Batu Ampar. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Dari normalisasi ini, petugas membersihkan sampah-sampah plastik dan kayu, endapan pasir dan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran.

Dengan melakukan normalisasi ini diharapkan akan mengurangi potensi banjir di dermaga Pelabuhan Batu Ampar.

Sehingga tidak akan menghambat aktivitas di Pelabuhan dan proses bongkar muat dapat dilaksanakan dengan cepat.

Pasca-normalisasi saluran air ini, BUP Batam juga akan terus memonitor jika sewaktu-waktu terjadi curah hujan yang tinggi.(*)

Batam Turun Hujan, Apa Pengaruhnya Pada Level Air Duriangkang?

0

batampos.co.id – Intensitas hujan yang turun di Batam beberapa hari belakangan ternyata belum cukup membuat air di level waduk Duriangkang membaik.

Level air masih terus mengalami penyusutan, hingga mencapai minus 3,55 meter dari permukaan bangunan pelimpah pada Sabtu (4/4/2020).

“Intensitas hujan yang turun belum cukup mengerem lajunya penyusutan,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Batam mengatakan, curah hujan di Batam pada bulan April belum bisa diprediksi. Hujan yang turun masih bersifat lokal dengan intensitas yang bervariasi.

Kondisi yang sama masih akan terjadi hingga Mei mendatang. Hujan lokal akan turun dalam intensitas kecil, sedang dan lebat di beberapa titik berbeda.

Kondisi ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap kondisi air di kota Batam. Dengan minimnya curah hujan, maka level air akan terus mengalami penurunan.

Ancaman paling dekat akan dialami oleh Instalasi pengolahan Air (IPA) Tanjungpiayu, yang berpotensi berhenti beroperasi jika level air mencapai minus 3,7 meter dari permukaan bangunan pelimpah.

Kondisi air di waduk Duriangkang. Hujan yang turun beberapa waktu belakangan belum cukup menaikan level waduk. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Ketika level air menyentuh angka tersebut, maka Intake IPA Tanjungpiayu telah menyentuh plat steel yang sebelumnya dipasang untuk menahan lumpur di dasar waduk. IPA akan berhenti beroperasi, karena berpotensi merusak instalasi.

“Kalau lumpur sampai masuk, maka IPA Tanjungpiayu akan mengalami gagal operasi. Jadi mau tak mau, memang akan berhenti sendiri,” jelasnya.

Shutdown-nya IPA Tanjungpiayu akan membuat Batam defisit air bersih sebesar 225 liter perdetik.

Kondisi ini akan membuat 21 ribu pelanggan kehilangan suplai air bersih. Untuk menanggulangi hal tersebut, maka perlu ada strategi mitigasi yang memadai.

Salah strategi mitigasi yang bisa diambil adalah menyuplai 21 ribu pelanggan IPA Tanjungpiayu melalui IPA Duriangkang.

Namun, ketika hal tersebut dilakukan, maka pelanggan IPA Duriangkang akan terkena dampak.

“Langkah-langkah pastinya akan diputuskan pemerintah dan kami akan mengikuti arahan. Tapi, ketika IPA Tanjungpiayu tumbang, butuh strategi mitigasi yang cepat dan tepat, agar dampaknya bisa diminimalisir. Dan tidak berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar,” ungkap Maria.

Dia juga mengajak pelanggan untuk terus menghidupkan budaya hemat air. Dengan berhemat, maka Batam bisa menahan laju penyusutan air di waduk Duriangkang.

Dia mengimbau masyarkat menggunakan air bersih untuk kebutuhan yang penting saja.

“Kita semua harus berperan dalam upaya konservasi air. Mulai dari diri sendiri, dengan menggunakan air secara bijaksana. Ingat, gunakan air seperlunya, bukan secukupnya,” imbuh Maria.(*)

Tagihan BPJS Kesehatan Tak Turun

0

batampos.co.id – Sejumlah peserta BPJS Kesehatan di Batam mempertanyakan tarif iuran BPJS yang dibayar tetap naik.

Padahal bulan lalu, Mahkamah Agung (MA) telah membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sudah diberlakukan sejak Januari 2020 lalu.

Susan misalnya, warga Nongsa ini bingung saat hendak membayar tagihan bulanan BPJS Kesehatan.

Tarif yang harus dibayar masih sama dengan bulan lalu, yakni Rp 110 ribu untuk kelas 2.

”Informasi kenaikan sudah dibatalkan, tapi kok tagihan yang masuk masih sama dengan bulan lalu. Tetap naik,” imbuh Susan, Jumat (4/4/2020).

Menurut dia, kebijakan Presiden beberapa waktu lalu yang menaikan tarif iuran BPJS Kesehatan sangat memberatkan masyarakat.

Petugas keamanan BPJS Kesehatan Cabang Batam memeriksa suhu badan masyarakat yang hendak mengurus kartu JKN-KIS. Foto: BPJS Kesehatan unutk batampos.co.idbpjs

Terutama untuk dirinya yang harus membayar iuran untuk 6 anggota keluarga, terdiri dari dia dan suami, tiga anak, dan ibunya.

”Tiap bulan harus bayar Rp 660 ribu karena saya ikut kelas 2. Sangat berat, apalagi  kondisi sekarang ini, usaha lagi tak lancar,” ujarnya.

Kabid SDM dan Umum BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Racmadi, menjelaskan,
pembayaran tagihan iuran BPJS Kesehatan masih merujuk pada aturan Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Dimana ada kenaikan untuk semua kelas, mulai 1, 2, dan 3 sejak awal Januari 2020.

”Tarif yang dibayar sampai sekarang masih merujuk ke Perpres Nomor 75 Tahun 2019, belum ada perubahan,” ujar Irfan.

Meski MA sudah membatalkan aturan itu, BPJS pusat masih belum menerima salinan putusan dari MA. Lagian, untuk mengembalikan putusan itu, harus ada revisi baru  terkait Perpres tersebut.

”Jadi, nggak langsung ujug-ujug dikembalikan, ada prosesnya, mulai revisi dan buat  aturan baru. Dan itu butuh waktu lama,” terang Irfan.

Lagian menurut Irfan, sebagai Kantor cabang BPJS Kesehatan, pihaknya hanya mengikuti dan menunggu arahan dari pusat.(she)

Corona Mewabah, PAD Batam Terpuruk

0

batampos.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam terpuruk di tengah pandemi Covid 19. Realisasi PAD 2020 hingga Maret hanya 15,64 persen atau Rp 231 miliar dari target Rp 1,449 triliun tahun ini.

”Kami perkirakan sampai akhir tahun PAD kita hanya terealisasi 38,87 persen,” ujar  Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam,
Raja Azmansyah, Jumat (4/4/2020).

Secara khusus ia menyebutkan, salah satu elemen PAD yakni pajak daerah hanya akan
terealisasi Rp 476 miliar dari target tahun ini Rp 1,2 triliun.

”Yang terealisasi sekarang (pajak daerah) kan sampai Maret Rp 190 miliar. Angka Rp 476 miliar merupakan akumulasi dengan capaian Maret,” terangnya.

Untuk pajak hotel, dari yang biasa Rp 13 miliar per bulan kini secara beruntun terus turun. Pada Januari capaiannya Rp 13 miliar, Februari Rp 11 miliar sementara Maret
hanya Rp 5 miliar.

”Merujuk data tapping box, ke depan paling tinggi hanya Rp 1,7 miliar per bulan,” kata dia.

Ilustrasi

Bukan tanpa alasan, banyak hotel mulai tutup sementara atau tidak menerima tamu untuk sementara waktu.

Ia mencontohkan hotel-hotel besar seperi Montigo hingga Aston yang tidak menerima tamu lagi terhitung sejak 23 Maret lalu.

”Jika begini kami perkirakan April, Mei, Juni bahkan realisasi bisa hanya 20 persen dari potensi bulan April Rp 1,7 miliar. Ini sudah laporkan ke wali kota,” kata dia.

Namun ia berharap, keadaan ini cukup sampai tiga bulan. Sehingga Juli sudah kembali menggeliat walau tidak signifikan.

”Hotel cukup sangat mengalami pukulan,” ujarnya.

Tidak jauh beda dengan pajak hotel, restoran juga mengalami walau disebut masih sedikit lebih baik.

”Perkiraan kami hanya tercapai 32 persen dari target kami, karena masih ada take away. Walau sekarang banyak tempat makan dan kopi tutup,” imbuhnya.

Sementara itu, pajak hiburan hanya akan tercapai 25 persen. Reklame 32 persen. Parkir 18 persen. Sedangkan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) akan tercapai 86 persen.

”PPJ ini yang mengalami penurunan drastis hasil konsultasi dengan PLN yakni dari sektor bisnis dan industri. Bisa drop 60 persen,” ujarnya.

“Karena hotel tutup tentu tidak akan menggunakan itu. Cuma dari sektor rumah tangga yang stay at home makanya sedikit tertutupi dan kebijakan presiden 450 kWh tak siginifikan di Batam, data pelanggan dengan daya seperti itu sekitar 900 pelanggan saja,” papar dia.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya seperti melakukan pembebasan administrasi pajak.

Yang sudah mulai dilaksanakan yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

”Kami sedang ajukan tentang pembebasan denda administrasi untuk pajak lainnya,” kata dia.(iza)

Pelajar Korban Prostitusi Online: Cuma Mau Uangnya Saja Pak

0

batampos.co.id – Polsek Batuaji terus mendalami jaringan prostitusi online yang melibatkan para remaja perempuan yang masih aktif sebagai pelajar SMP dan SMA di Sagulung dan Batuaji.

Jaringan ini diduga masih banyak sehingga perlu pendalaman yang serius untuk memutuskan mata rantai praktik kejahatan perdagangan orang tersebut.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe, menuturkan, dua siswi SMP yang terjaring saat hendak melayani pria hidung belang di salah satu hotel di Batuaji, (Rabu
1/3/2020) lalu, ternyata sudah berulang kali melayani pria hidung belang.

Untuk melakukan pekerjaan kotor itu mereka diinstruksikan oleh mami atau muncikari yang berbeda-beda.

Muncikari yang ditangkap bersama dua siswi SMP itu adalah No dan Hk, pasangan remaja yang juga masih aktif sebagai pelajar SMP dan SMK di Batuaji.

Ilustrasi. Jawa Pos

”Muncikari orang ini bukan hanya No dan Hk saja. Banyak mucikari mereka tapi untuk
dua korban, job yang paling banyak ditawarin dari No dan Hk ini,” ujar Dalimunthe.

Nah, siapa dan dimana muncikari lainnya ini, kata Dalimunthe, masih didalami sebab kepada para korban muncikari ini memberikan nama dan alamat yang fiktif.

Mereka melakukan penawaran dan transaksi via media sosial.

”Korban juga dipastikan cukup banyak karena bisnis (prostitusi online kaum pelajar) ini cukup tren saat ini di sini. Semua masih kami dalami,” kata Dalimunthe.

Ini dibenarkan oleh dua korban sendiri, yang mana selama enam kali melayani pria hidung belang mereka ditawari oleh mami yang berbeda-beda.

Dan muncikari yang disebut mami ini umumnya pelajar yang juga masih aktif di bangku SMP dan SMA.

”Banyak (muncikari) dan kalangan pelajar perempuan sudah tahu itu. Kalau mau ya hubungi mami-mami itu. Nanti mami-mami itu yang atur sama siapa tamunya,” ujar
seorang korban.

Dua siswa SMP korban perdagangan orang yang diamankan Polsek Batuaji bersama No dan Hk sebagai pelaku perdagangan orang menyebutkan transaksi prostitusi online kalangan remaja yang masih aktif sebagai pelajar ini sudah cukup santer di lingkungan sekolah.

Siswi SMP dan SMA yang ingin terjun ke bisnis esek-esek itu sangat mudah mendapatkan link dengan muncikari-muncikari tadi.

Mereka yang tergiur hanya membutuhkan nomor kontak sang muncikari. Sang muncikari-lah yang mencarikan pelanggan.

”Sistemnya seperti itu. Kalau mau tinggal nanya aja nomor mami-mami yang sudah dikenal sebagai muncikari tadi. Nanti mereka yang Carikan. Tarifnya Rp 1,5 juta sekali kencan dan kami dapat Rp 700 sampai Rp 800 ribu,” ujar salah satu korban.

Ia mengaku nekad melakoni pekerjaan kotor itu karena latar belakang keluarga yang broken home. Hidup sendiri dengan sang ayah yang sibuk kerja membuatnya bebas kemana saja.

Diapun sering terjerumus ke dalam pergaulan yang tak sehat sehingga kerap meninggalkan utang kepada rekan-rekannya.

”Cuman mau uangnya saja pak,” ujarnya polos.(eja)