Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10704

Pembangunan Ibu Kota Negara, RI Libatkan Abu Dhabi

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo tengah menyusun komposisi dewan pengarah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Salah satu sosok yang diminta duduk sebagai dewan pengarah adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed. Tawaran tersebut disampaikan saat keduanya bertemu, Minggu (12/1/2020).

Juru bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman, mengatakan, dilibatkannya pihak asing tak lepas dari komitmen pemerintah melibatkan dunia internasional dalam pemindahan IKN. Bukan hanya dari segi investasinya, namun juga pembangunan kotanya.

“Salah satu yang diinginkan oleh beliau bahwa ibu kota baru Indonesia ini merupakan persembahan Indonesia untuk dunia,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Fadjroel menambahkan, dalam mengkonsep kota baru yang smart city dan green city yang modern dibutuhkan sumber daya yang besar.

Sehingga diperlukan masukan dari berbagai penjuru. Terlebih, nega-ra-negara yang sudah berhasil membangun kotanya.

Untuk itu, bukan hanya Uni Emirates Arab, ada negara lainnya yang sudah memastikan terlibat.

Yakni Korea Selatan dan Jepang. Dari tiga negara tersebut, semuanya memiliki keunggulan dalam pengembangan kota.

Presiden Joko Widodo disambut upacara penyambutan kenegaraan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Minggu (12/1/2020). Setibanya di Istana sekitar pukul 17.30 WS, Presiden Jokowi disambut langsung oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh MBZ. Foto: twitter sekretariat kabinet

Misalnya Jepang yang kuat unggul dalam teknologi, kemudian Korea Selatan yang berpengalaman dalam pemindahan ibu kota.

“Jadi, Pak Jokowi ingin menjadikan ibu kota baru di Kaltim nanti menjadi simpul dari semua yang menjadi kelebihan-kelebihan dari negara di dunia,” tuturnya.

Lantas, bagaimana respons dari pangeran Mohamed bin Zayed? Fadjroel menyebut Zayed merespons positif.

Namun untuk jabatan definitifnya akan seperti apa masih akan dibahas. Sosok yang juga menjabat Komisaris PT Adhi Karya itu juga menegaskan potensi ada-nya dewan pengarah dari negara lainnya masih terbuka.

Sementara itu, Presiden mengundang investor di seluruh dunia untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) baru Republik Indonesia.

Hal itu disam-paikannya saat menyampaikan pidato kunci pada forum Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, Senin (13/1/2020).

“Di ibu kota negara baru, kami mengundang dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kearifan terbaik,” kata Presiden Joko Widodo.

Jokowi menuturkan, IKN nanti akan menjadi kota dengan teknologi mutakhir.

Namun, di saat bersamaan menjadi wadah bagi inovasi, kreativitas, dan ramah lingkungan, serta menjadi tempat yang memberikan kebahagiaan.

Dia menambahkan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai negeri sipil pusat. Apabila digabung bersama keluarganya, maka akan ada sekitar 6-7 juta orang yang akan menjalani perpindahan.

Indonesia tidak hanya membangun ibukota administratif dengan skala kecil, tapi kita ingin membangun kota smart metropolis.

“Karena populasinya akan tiga kali lipat populasi Paris, 10 kali lipat populasi Washington DC, bahkan akan menyamai populasi New York dan London,” ujar Presiden.

Sementara itu, kunjungan Presiden ke UEA membawa oleh-oleh investasi yang cukup besar. Investasi tersebut terangkum dalam 11 perjanjian bisnis dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$ 22.89 miliar atau sekitar 314,9 triliun rupiah.

Antara lain di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset. Selain perjanjian bisnis, ada perjanjian kerja sama pemerintah.(far/jpg)

Kemenag Pangkas Uang Saku Jemaah Haji Dari 1.500 Riyal menjadi 1.000 Riyal

0

batampos.co.id – Kementerian Agama mengusulkan pengurangan uang saku jemaah haji menjadi 1.000 riyal (Rp 3,6 juta) dari sebelumnya 1.500 riyal atau sekitar Rp 5,4 juta.

Keterangan tersebut disampai­ka­­n Direktur Pengelolaan Dan­a Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Kemenag, Maman Saepulloh.

Dia mengatakan, ta­hun lalu jemaah haji men­dapatkan 40 kali katering ma­kan selama di Makkah. Se­dang­kan tahun ini jemaah men­dapatkan 50 kali jatah makan.

Dengan penambahan katering itu, otomatis menambah biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

’’Maka untuk mengura­ng­i biaya Bipih, rencana diusul­kan (uang saku, red) menjadi 1.000 riyal. Tapi itu baru usul,’’ kata Maman, Senin (13/1/2020).

Dia memperkirakan BPIH 2020 disahkan awal Februari depan. Pada 15-17 Januari, akan dilakukan rapat bersama Komisi­ VIII DPR.

Ilustrasi Jemaah Calon Haji. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Lalu, pada 18 Januari dilakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk surve­i dan melihat layanan hotel, katering, transportasi, dan lainnya.

Maman mengatakan, sesuai arahan Menteri Agama, tahun ini ditargetkan BPIH yang dibayar jamaah (direct cost) tidak mengalami kenaikan.

Yakni sama seperti tahun lalu dengan rata-rata Rp 35,23 juta. Ada sejumlah aspek yang bisa memengaruhi besaran biaya haji.

Mulai dari harga tiket pesawat yang terkait dengan harga avtur dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Dadi Darmadi mempertanyakan, pengurangan uang saku itu apakah dikonversi menjadi penambahan jumlah katering di Makkah.

’’Kalau memang tidak, patut disayangkan (pengurangan uang saku, red),’’ tuturnya.

Menurut Dadi, uang saku sebaiknya tetap dipertahankan 1.500 riyal seperti saat ini. Sebab, ada kalanya jamaah haji ingin membeli makanan sendiri.

Setiap hari makan sajian katering, adakalanya muncul rasa bosan. Meskipun katering yang disajikan sesuai dengan cita rasa nusantara.

Dia berharap Kemenag mengkaji dengan betul rencana pengurangan uang saku untuk jemaah haji.

Menurut dia masyarakat tidak keberatan jika biaya haji naik. Selama pemerintah bisa menjelaskan dengan baik alasan kenaikannya itu.

Menurut Dadi, pemerintah tidak perlu mati-matian menjaga popularitas dengan tidak menaikkan biaya haji.

Padahal, komponen penyelenggaraan haji mengalami kenaikan se-perti tiket pesawat dan biaya visa haji.(wan/oni/jpg)

Isu Global Bisa Ganggu Kunjungan Wisatawan Mancanegara

0

batampos.co.id – Isu-isu global maupun isu di Batam sangat mengganggu jalannya pertumbuhan pariwisata di Batam.

Gerak cepat dari pemerintah dibutuhkan untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan mancanegara (wisman) di Batam.

Meski begitu, Ketua Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur, mengatakan, tetap optimis kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam tahun ini masih cukup tinggi.

“Tapi semua tergantung situasi. Karena ada beragam isu global seperti isu penyakit SARS di Cina, demam Afrika dan lainnya yang bisa berdampak pada kunjungan pariwisata,” katanya, Senin (13/1/2020).

Sedangkan di Batam, persoalan mengenai taksi online juga tak kunjung selesai. Ini juga mengganggu kenyamanan wisman yang tengah berkunjung ke Batam.

Turis dari negara Filipina berswafoto di Welcome To Batam, beberapa waktu lalu. Isu-isu global dikhawatirkan menurunkan jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Potensi dari isu-isu sangat cepat berpengaruh kepada jumlah kunjungan wisman dan tingkat okupansi tentunya.

Lebih jauh lagi akan berdampak juga pada bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergantung dari sektor pariwisata.

”Kalau datang untuk menginap dalam waktu yang tidak lama, tentu tidak akan berdampak pada UMKM. Saya berharap pengambil kebijakan dapat merumuskan strategi untuk bisa menangkal ini,” harapnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah wisman cenderung stabil dan bahkan mengalami kenaikan.

Tapi potensi dari isu-isu global dan lokal harus segera ditangani jika tidak ingin mengganggu stabilitas sektor pariwisata di Batam.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Ardiwinata, mengatakan, selain berbagai program yang ditawarkan pemerintah, banyaknya atraksi yang diselenggarakan di kota itu mampu menjadi magnet kunjungan wisman.

“Atraksi setiap minggu ada. Ada banyak agenda di Batam, sampai 114 acara lebih dalam setahun,” kata dia.

Disbudpar Batam juga sela-lu merilis agenda yang dise-lenggarakan oleh destinasi wisata, termasuk pusat perbelanjaan yang menjadi favorit wisman yang datang ke Batam.

Ardi percaya, banyaknya atraksi yang digelar pemerintah dan swasta mampu menjadi magnet wisman untuk datang berkunjung.

Adapun beberapa program menarik yakni Hot Deals, Travel Hub dan lainnya. Hot Deals berupa paket kunjungan kepada wisman dalam bentuk diskon.

Lalu Travel Hub berupa program untuk mengajak pelancong yang datang dari Singapura untuk melanjutkan perjalanannya ke Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun.(leo)

KPU Gunakan e-Rekap untuk Persingkat Proses Rekapitulasi

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan (KPU) Batam akan menerapkan sistem rekapitulasi suara elektronik atau e-Rekap saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 September 2020 mendatang.

Ketua KPU Batam, Herigen Agusti, mengatakan, sistem ini akan membantu penyelenggara dalam mempercepat proses rekapitulasi nantinya.

Menurutnya, rekapitulasi merupakan salah satu tahap yang cukup menyita waktu. Dengan adanya e-Rekap nanti, proses penghitungan bisa berjalan lebih cepat dan tidak ada keterlambatan se-perti pelaksanaan Pemilu sebelumnya.

”Tahapan itu ada persiapan dan pelaksanaan. Sekarang ini kami akan membuka pendaftaran PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),” jelasnya.

“Kami berharap mereka bisa melek informasi dan teknologi. Nanti kami akan bantu di Bimtek juga,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Anggota Komisioner Kepri, Widyono Agung, mengatakan penggunaan teknologi tersebut bisa memangkas waktu rekapitulasi suara nantinya.

Saat selesai pemilihan, anggota KPPS hanya mengirimkan hasil formulir C1 kepada KPU Batam.

Seorang masyarakat Kota Batam, memasukkan kertas suara seusai memilih pada Pemilu 17 April 2019 lalu. KPU berencana akan menggunakan e-rekap guna mempercepat proses perekapan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Kertasnya kan ada beberapa rangkap itu. Nanti yang untuk KPU Batam langsung dikirim menggunakan aplikasi. Jadi proses penghitungan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Penggunaan aplikasi ini bisa memangkas waktu penghitungan dari lima menjadi tiga hari.

Untuk itu KPU yang menggelar Pilkada serentak tahun ini harus segera memetakan TPS mana yang akan diujicoba untuk diterapkan e-Rekap ini.

”Jadi bertahap ya. Kami ingin pelaksanaan pemilihan ini semakin maju, termasuk penggunaan aplikasi,” paparnya.

“Nanti kalau sudah sukses bisa masuk ke e-voting juga, tapi itu masih jauh. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan nantinya,” jelasnya lagi.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi terhadap pemilihan legislatif (Pileg) lalu.

Sebelumnya sudah ada Situng, namun server lambat sehingga masyarakat kesulitan mengakses informasi penghitungan.

”Itu juga menjadi persoalan. Nanti akan kami benahi juga. Agar informasi cepat dan terbuka.,” paparnyna.

“Sehingga masyarakat bisa mengetahui hasil rekapitulasi secepat mungkin,” ungkap Agung.(yui)

Hang Nadim Pasang Target Tinggi pada 2020

0

batampos.co.id  – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam memasang target pendapatan yang tinggi yakni mencapai Rp 252 miliar di tahun ini.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan, target itu memang cukup tinggi jika dibandingkan capaian pendapatan mereka di 2019 yang kurang lebih hanya Rp 140 miliar.

Salah satu penyebabnya, karena menurunnya animo masyarakat menggunakan tranportasi udara akibat perubahan harga tiket.

”Tak hanya dari sektor pendapatan dari passanger service charge (PSC) saja berkurang, sektor lain juga, seperti parkir,” katanya, Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan, adanya aturan baru yang diterapkan sesuai perda Kota Batam, mempengaruhi pendapatan parkir di Hang Nadim.

Sehingga turun sebesar 40 persen. Dari Januari hingga November 2019, tercatat pendapatan Hang Nadim dari sektor parkir hanya Rp 106 juta.

”Sekali masuk ke bandara kan Rp 3 ribu. Untuk PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) Rp 1 ribu. Sisanya untuk bagi hasil,” ujarnya.

Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Turunnya beberapa item pendapatan Hang Nadim ini, tidak membuat Suwarso pesimistis. Ia mengaku tetap optimis di tahun 2020 ini, pendapatan Hang Nadim kembali melonjak tinggi. Oleh sebab itu, target tinggi tetap dipasang.

”Target tinggi ini, karena adanya penambahan fasilitas,” ucapnya.

Ia mengatakan, adanya pembangunan terminal kargo akan diikuti penambahan fasilitas apron atau area parkir pesawat.

Kegiatan kargo di Bandara Hang Nadim diyakini akan meningkat di tahun 2020. Oleh sebab itu, Suwarso meyakini peningkatan lalu lintas barang di kargo, juga dapat meningkatkan pendapatan bandara.

”Kargo itu menyumbangkan 12 persen pendapatan di bandara. Lalu penumpang 60 persen,” ujarnya.

Terkait penumpang, Suwarso juga meyakini pertumbuhannya akan kembali tinggi. Karena, ia melihat di awal tahun ini, harga tiket sudah kembali normal.

”Dibandingkan tahun lalu, harga tiketnya cukup mahal. Saya optimistis pertumbuhan penumpang akan naik lagi,” ucapnya.

Peningkatan pendapatan bandara juga dilakukan dengan penambahan fasilitas bagi para tenant yang menyewa di Hang Nadim.

Sebelumnya, Hang Nadim menerapkan sistem MOB (Minimal Omset Bruto). Sistem ini menargetkan pendapatan dari para tenant.

”Misalnya, target MOB-nya Rp 200 juta, lalu ditarik beberapa persen untuk Hang Nadim,” ujarnya.

Namun kini, MOB telah dihapus. Hang Nadim tidak lagi menerapkan MOB per Januari 2020.

Ia berharap dengan adanya sistem baru ini, dapat meningkatkan jumlah tenan yang ada di Hang Nadim.

Mulai 13 Januari ini, Suwarso menyebutkan bahwa tidak ada lagi ruang kosong untuk para tenant yang akan masuk.

”Padahal masih ada 7 tenant lagi yang mengantri,” ungkapnya.

Suwarso tetap berharap di tahun ini, penumpang dapat tumbuh naik. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan bandara, para tenant, dan ekonomi masyarakat sekitar bandara.(ska)

LN Fortunate Coffee Hadir di Orchard Boulevard

0

batampos.co.id – LN (Love Nature) Fortunate Coffee hadir di tengah masyarakat Kota Batam dengan konsep unik dan menu sehat. Seluruh menu yang disajikan berbahan alami dan nonhewani, yang dijamin kehalalannya.

Hendra Asman, sebagai perwakilan pemilik LN Fortunate mengatakan, selama ini Fortunate Coffee berada di dalam kawasan Vihara Mai­treya, Seipanas. Namun, kini mereka hadir untuk semua elemen masyarakat Kota Batam.

”Saya mewakili pihak yayasan, berharap Fortunate Coffee mendapat respon positif dari semua kalangan. Sebab menu yang dijadikan di sini, semuanya alami, tak ada hewani sedikitpun dan halal,” jelas Hendra, saat grand opening Fortunate Coffee di Kompleks Orchard Boulevard, Ruko Orchard Soho, Blok G no 20-21, Batam Center, Senin (13/1/2020).

foto: tangkapan layar / charlie zhang / google map

Di tempat terpisah, pengurus LN Fortunate Coffee, Sani, mengatakan kafe ini merupakan milik yayasan. Keberadaan kafe ini juga sudah tersebar di banyak negara, seperti Sanghai, Korea, Singapura, Thailand dan lainnya. Konsep yang dipakai adalah menu sehat alami tanpa bahan pengawet.

”Sehat alami, sesuai dengan nama kafe ini. Bahan-bahannya kami pastikan alami dan halal,” ujarnya.

Menurut dia, LN Fortunate Coffe menitik beratkan pada sajian kopi alami tanpa gula dan susu. Sebagai pengganti susu, pihaknya memakai soya. Sedangkan menu makanan yang tersedia adalah roti. Pembuatan roti pun tanpa menggunakan pengembang, susu dan gula.

”Jadi, benar-benar kopi alami, yang digiling langsung untuk mengambil sari kopi. Sedangkan roti merupakan fermentasi selama 18 jam. Jadi, semuanya benar-benar alami. Selain itu juga ada menu lainnya, yang pasti sehat dan alami,” imbuhnya.

Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi adanya kafe baru yang bisa menyajikan menu sehat dan alami. Namun, ia menekankan, agar menu yang disajikan bersih, sehingga tak hanya diminati masyarakat Batam, namun juga wisatawan mancanegara yang berkunjung.

”Menu restoran atau tempat makan harus benar-benar bersih, kalau di sini saya yakin bersih. Namun, tempat lain akan saya buat SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya,” pungkas Rudi. (she)

Polri Buka Penerimaan Polisi untuk para Sarjana

0

batampos.co.id – Polda Kepri membuka penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun anggaran 2020.

Sehabis lulus dari SIPSS ini, nantinya akan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, mengatakan, pendaftaran untuk masuk pendidikan SIPSS gratis atau tidak dipungut biaya.

”Tak ada biaya satu rupiah pun. Dan saya pastikan bebas dari praktik KKN,” katanya, Senin (13/1/2020).

Harry mengatakan, lulusan sarjana dibutuhkan dalam profesi kepolisian. Karena nantinya akan dibentuk menjadi perwira pertama Polri yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan, ketangguhan, dan memiliki perilaku terpuji.

Serta dalam rangka melaksanakan tugas kepolisian, sesuai dengan keahlian dan kompetensi di bidang keilmuannya, guna mendukung tugas kepolisian.

Ia mengatakan, daftar lulusan S1 direkrut yakni kedokteran umum, kedokteran gigi, sistem informasi, teknik informatika, multimedia, ekonomi akutansi, keuangan, ekonomi pembangunan, teknik listrik atau elektro, dan teknik metalurgi.

Penerimaan anggotaPolri jalur sarjana. Foto: Humas Polda Kepri

”Atau semua program studi yang memiliki sertifikat comercial pilot license (CPL),” jelasnya.

Sedangkan untuk DIV lanjutnya sarjana dengan jurusan Nautika, Teknik. Sementara itu, S2 yang direkrut lulusan kedokteran forensik, spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, dan psikologi.

Persyaratan umum pendaftaran, kata Harry, yakni Warga Negara Indonesia, berumur paling rendah 18 tahun, sehat jasmani, bebas narkoba, tidak terlibat kasus pidana, bersedia ditempatkan seluruh Indonesia.

”Untuk laki-laki minimal tingginya 158 cm dan wanita minimal tingginya 155 cm,” ungkapnya.

Tata cara pendaftaran pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website; penerimaan.polri.go.id.

Lalu, pendaftar memilih jenis seleksi SIPSS pada halaman utama website. Apabila peserta kesulitan dapat dibantu oleh panitia tingkat wilayah.

Setelah itu, pendaftar mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil), identitas dan keterangan lain sesuai format dalam website.

Harry mengatakan, para pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, lalu harus mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.

Selanjutnya, pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar.

Pendaftar akan mendapatkan hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polda.

”Batas waktu verifikasi paling lambat empat hari terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lewat batas waktu tersebut maka secara otomatis data pendaftar online terhapus,” pungkasnya.(ska)

Kendaraan Tua Dapat Diskon Pajak hingga 50 Persen

0

batampos.co.id – Keringanan pajak pokok kendaraan tua masih berlaku hingga saat ini. Keringanan ini berupa penurunan pajak pokok kendaraan tua hingga 50 persen.

Bendahara Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Batuaji, Muhammad Ihsan Lubis, menyebutkan, penyesuaian pajak pokok kendaraan tua berlaku untuk semua jenis kendaraan yang diproduksi di bawah tahun 1999.

”Denda juga dihitung dari jumlah tunggakan yang harus dibayar (setelah dikurangi 50 persen),” ujarnya, Senin (13/1/2020).

“Keterlambatan satu bulan (denda) hanya dua persen dan setahun 24 persen,” kata dia lagi.

Ia menjelaskan, penyesuaian pajak kendaraan tua ini untuk meringankan pemilik kendaran dalam hal menunaikan kewajiban pajak kendaraannya.

Sejumlah warga melakukan pembayaran pajak kendaraan di kantor BP2RD Kepri, beberapa waktu alu. Saat ini penyesuaian pajak kendaraan tua masih berlaku dengan penurunan hingga 50 persen. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Selain penurunan pajak pokok ini, pemilik mobil tua juga diberi keringanan administrasi jika ingin melunasi tunggakan pajaknya seperti persoalan KTP pemilik pertama dan lain sebagainya.

”Sudah banyak yang dipermudah sekarang jadi jangan ragu lagi untuk membayar pajak kendaraannya,” jelasnya.

Kata dia, pihaknya memang banyak banyak mennemukan tunggakan pajak kendaraan tua.

“Ini yang mau kita tertibkan ke depannya,” ujar Ihsan.

Ia mengimbau kepada pemilik kendaraan yang belum melaksanakan kewajiban pajak kendaraannya diimbau untuk segera melakukan kewajibannya.

Guna menangani hal itu, pihaknya juga akan menerapkan sistem jemput bola sepanjang tahun 2020.

“Petugas gabungan akan mendatangi rumah-rumah pemilik kendaraan yang menunggak pajak. Kendaraan akan disita jika pemilik tetap tak membayar pajak,” jelasnya.(eja)

11 Karung Limbah Minyak Hitam Ditemukan di Pantai Trikora dan Pantai Dakomas

0
Anggota Polsek Gunung Kijang bersama warga membersihkan limbah minyak hitam yang mengotori salah satu pantai di kawasan wisata Pantai Trikora, Senin (13/1) siang.
F. Polsek Gunung Kijang untuk Batam Pos

batampos.co.id – Limbah minyak hitam atau sludge oil mengotori pantai salah satu resort di kawasan wisata Pantai Trikora, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Senin (13/1/2020) pagi.

Selain itu, limbah minyak hitam juga ditemukan di Pelabuhan Dakomas, Malang Rapat.
Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang P Silalahi mengatakan, 11 karung limbah minyak hitam yang mengotori pantai ditemukan di dua lokasi pantai. Lokasi pertama ditemukan 6 karung limbah minyak hitam di salah satu resort di pantai wisata Trikora.

”Pantai resort tersebut sudah tercemar limbah minyak hitam, namun sudah dibersihkan manajemen resort,” kata Monang.

Sementara di lokasi kedua di Pantai Pelabuhan Dakomas, Malang Rapat, ditemukan 5 karung.

”Sudah kami bersihkan bersama warga setelah koordinasi dengan RT di sana,” kata-nya.
Sebelumnya, limbah minyak hitam mengotori sejumlah pantai resor di kawasan wisata Lagoi. Limbah minyak hitam diduga kuat berasal dari perairan perbatasan. (met)

Kisah Istri Tega Rancang Pembunuhan Sang Suami, Alasannya Tak Kuasa Diselingkuhi

0

batampos.co.id – Sembari menangis, Zuraida Hanum mengungkapkan alasannya mengotaki pembunuhan sang suami, Jamaluddin, yang sehari-hari bertugas sebagai hakim di Pengadilan Negeri Medan. Perempuan 41 tahun itu mengaku sering diselingkuhi.

”Saya lagi hamil pun dia bawa perempuan ke rumah. Saya sudah mengadu ke keluarganya, ke kakak-kakak dan adik kandungnya, tapi mereka tidak berdaya apa-apa,” ucap istri kedua Jamaluddin itu dalam rekonstruksi adegan pertama yang dihelat tim penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara dan Satuan Reskrim Polrestabes Medan, Senin (13/1/2020).

Jamaluddin ditemukan tewas di area kebun sawit di Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 29 November 2019.

Rekonstruksi kemarin dilakukan di beberapa lokasi di Medan. Ketiga tersangka dihadirkan, yaitu Zuraida Hanum, 41; M. Jefri Pratama, 42; dan Reza Fahlevi, 29.

Ada 15 adegan yang direka ulang. Pada adegan pertama, tersangka Jefri bertemu Zuraida di Cafe Everyday, Jalan Ring Road, Medan, pada awal November 2019. Saat bertemu sekitar pukul 11.00 WIB, Zuraida curhat perihal permasalahan rumah tangganya kepada Jefri. Pengakuan Zuraida, dirinya sering diselingkuhi korban.

Zuraida mengaku sempat meminta cerai. Tetapi, sang suami tidak setuju karena malu mengingat profesinya sebagai hakim. Karena itu, Zuraida meminta tolong kepada Jefri untuk membunuh korban. Awalnya, Jefri menyarankan untuk bercerai saja.

”Rasanya mau mati saja karena banyak permasalahan yang dihadapi selama bersama dia (korban). Lebih baik dia mati atau saya yang mati,” cetusnya.

Akhirnya, Jefri setuju membunuh korban. Adegan pertama berakhir dan tersangka Jefri meninggalkan Zuraida.

Dijanjikan Umrah dan Rp 100 Juta

Pada adegan kedua, Jefri menemui tersangka Reza Fahlevi yang juga adik tirinya di warung tempat usahanya, kawasan Jalan Setiabudi Ujung, Medan. Pada 24 November 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, dengan mengendarai mobil Toyota Calya putih BK 1757 HE, Jefri bertemu Reza dan menceritakan keluh kesah Zuraida.

Selanjutnya, Jefri meminta Reza untuk bertemu dengan Zuraida guna menjelaskan permasalahan rumah tangga yang dihadapi. Berlanjut adegan ketiga, pada 25 November 2019 pukul 11.00 WIB, tersangka Jefri menghubungi Reza dan menyuruhnya untuk datang ke The Coffee Town, Jalan Ngumban Surbakti, guna bertemu dengan Zuraida. Zuraida juga meminta Reza datang ke kafe tersebut.

Pada adegan keempat, tersangka Zuraida datang bersama Jefri ke The Coffee Town dengan menggunakan mobil Toyota Camry BK 78 ZH. Setiba di sana, keduanya masuk dan duduk di dalam kafe sembari menunggu Reza.

Tiga tersangka pembunuhan Hakim PN Medan, Jamalludin, (dari kiri) Jefri Pratama, Zuraida Hanum, dan Reza Fahlevi saat rekontruksi di The Coffe Town, Jalan Ngumban Surbakti Medan, Senin (13/1/2020).
F. Triadi Wibowo/Sumut Pos

Tak lama (adegan kelima), tersangka Reza tiba di kafe itu dan bertemu dengan Jefri serta Zuraida. Saat itulah, dijelaskan persoalan rumah tangga yang dihadapi Zuraida sekaligus meminta bantuan Reza untuk membunuh korban. Setelah mendengar penjelasan Zuraida, Reza tidak langsung menuruti permintaannya. Tapi, mempertanyakan.

”Betul itu Kak (Zuraida)? Nanti kakak cuma manfaatin Bang Jefri? Setahu saya (Reza), Bang Jefri orangnya lurus, enggak neko-neko dari dulu. Kakak serius enggak nyuruh kek gitu (membunuh),” ujar Reza.

Lantas, Zuraida menjawab serius. ”Iya serius, memang rencana kami mau nikah sama Bang Jefri bukan main-main. Selama ini kakak sudah enggak tahan,” kata Zuraida.

Dia mengaku sudah lama memendam sakit hati kepada sang suami. ”Reza memang betul mau bantuin Bang Jefri sama kakak untuk bunuh dia (korban)? Nanti kalau sudah siap bunuh, kakak kasih uang Rp 100 juta dan setelah itu kita umrah,” sebut Zuraida.

Mendengar jawaban Zuraida, Reza pun menuruti permintaannya. Namun, Reza kembali mempertanyakan keseriusan Zuraida atas hubungannya dengan abang tirinya tersebut.

”Iya, Kak (Reza) mau. Tapi, kakak serius kan sama Bang Jefri? Nanti cuma manfaatin kami,” ucap Reza. Zuraida kemudian meminta Jefri untuk bicara. Jefri mengatakan bahwa apa yang disampaikan Zuraida benar.

Rancang Eksekusi

Setelah itu, Zuraida menyampaikan akan menjemput Jefri dan Reza sekitar pukul 19.00 di Pasar Johor, lalu menuju ke rumahnya di Perumahan Royal Monaco Blok B No 22 Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor. ”Aku jemput jam 7 malam, terus habis itu kalian kubawa ke rumah. Nanti sampai di rumah kalian sembunyi di lantai 3 dan nanti ku-miscall baru kalian eksekusi,” katanya.

Rencana eksekusi pun dimatangkan. Kamar, kata Zuraida, tidak akan dikunci. ”Kain sudah aku siapkan di atas pinggir tempat tidur, nanti satu orang yang bekap mulut dan hidung pakai kain. Sedangkan satu orang lagi pegang tangan dan badan. Nanti aku menahan kakinya”.

Jadi, lanjut Zuraida, kematian sang suami dirancang seakan-akan karena sakit jantung. Setelah menyusun rencana pembunuhan itu (adegan keenam), Zuraida memberikan uang Rp 2 juta kepada Reza untuk membeli sepatu, jaket, ponsel beserta kartu, masker, dan sarung tangan.

Selanjutnya, pada 26 November pukul 14.00 WIB (adegan ketujuh), Reza membeli 2 ponsel produksi Tiongkok dengan harga masing-masing Rp 175.000 di salah satu toko ponsel Jalan Flamboyan Raya. Setelah membeli handphone, pada pukul 14.30 WIB (adegan kedelapan), tersangka membeli dua pasang sepatu seharga Rp 360.000 di Pasar Melati.

Selanjutnya (adegan kesembilan dan kesepuluh), tersangka Reza membeli dua pasang sarung tangan kain warna abu-abu seharga Rp 20.000 dan dua masker seharga Rp 20.000 di Jalan Bunga Sakura, Kecamatan Sunggal, dekat Pasar Melati. Selain itu, membeli dua jaket cokelat dan hitam seharga Rp 360.000.

Kemudian (adegan kesebelas), Reza membeli dua helm merah dan hitam seharga Rp 340.000 di Jalan Gagak Hitam. Selanjutnya (adegan kedua belas), Reza membeli sim card yang sudah diregister penjualnya dan setelah itu pulang ke rumahnya.

Adegan ketigabelas, Jefri datang ke rumah Reza di kawasan Jalan Silangge Simpang Selayang untuk mengambil dua handphone yang dibeli sebelumnya dan sudah dipasangi sim card. Lalu (adegan keempat belas), Jefri datang bersama Zuraida ke Vika Coffee Sinabung di Perumahan Mercy dengan menggunakan mobil Camry. Di kafe tersebut (adegan kelima belas), Jefri memberikan satu unit handphone yang dibeli Reza dan sudah dipasangi sim card kepada Zuraida.

Reka Ulang Perencanaan

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian menyatakan, rekonstruksi kali ini masih tahap perencanaan pembunuhan. Menurut dia, ada beberapa lokasi yang didatangi karena perencanaan tersebut tidak hanya dilakukan satu kali.

Dia menjelaskan, dalam adegan pertama, Jefri bertanya kepada Zuraida kenapa tidak bercerai saja melalui pengadilan? Akan tetapi, Zuraida menjawab tidak mau karena suaminya beralasan malu. ”Makanya dikatakan Zuraida lebih baik dimatikan saja. Kalau tidak dia yang mati, maka tersangka (Zuraida) yang mati,” bebernya.

Menurut Andi Rian, reka ulang tahap berikutnya, yaitu eksekusi dan pembuangan jasad korban, akan dilaksanakan dalam waktu dekat. ”Direncanakan rekonstruksi eksekusi dan pembuangan jasad korban pada Kamis (16/1). Nanti diinformasikan tempat dan waktunya,” ucapnya.

Dia menyatakan, dalam reka ulang tahap perencanaan itu, tidak ada saksi yang dilibatkan atau dihadirkan. Alasannya, semuanya berdasar kesepakatan ketiga tersangka.

”Rekonstruksi tahap perencanaan memang cukup panjang. Penyidik ingin memastikan betul-betul unsur perencanaannya terpenuhi. Karena itu, proses rekonstruksi tersebut mengajak pihak Kejari Medan sehingga dalam pembuktian nanti tidak ada lagi yang meleset,” jelasnya. (*/ris/c6/t)