Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10705

Personel Polsek Batuaji Salat Jumat Keliling

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Batuaji melaksanakan kegiatan salat Jumat Keliling di Masjid Al Amin Perum. Sumberindo, Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (3/1/2020) lalu.

Bertindak sebagai Imam Khairul Anwar, Khatib Khairul Anwar dan sebagai Bilal Erwan Toni. Kegiatan salat jumat tersebut dihadiri kurang lebih sekitar 200 jamaah.

Selesai kegiatan saalat jumat dilanjutkan dengan silaturahmi Kamtibmas personel Polsek Batuaji dengan pengurus masjid dan tokoh masyarakat Kelurahan Tanjunguncang.

Personel Polsek Batuaji berfoto bersama pengurus Masjid Al Amin Perum. Sumberindo, Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (3/1/2020) lalu. Foto: Polsek Batuaji untuk batampos.co.id

“Mohon maaf, bapak Kapolsek tidak bisa hadir karena sesuatu hal dan beliau menitip pesan kepada kita semua agar seluruh lapisan masyarakat khususnya jamaah Masjid Al Amin untuk bersama-sama mewujudkan Kota Batam yang aman dan kondusif” ujar Kanit Intelkam Polsek Batuaji, Iptu Budi.

Baca Juga: Polsek Batuaji Dikelilingi Tanaman Produktif  

Sekitar pukul 13.30 wib kegiatan jumat keliling selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan terkendali.

Mewakili Kapolsek Batuaji, Kanit Intelkam Iptu Budi Prayitno didampingi Kanit Lantas Ipda Partono, Kanit Provost Aiptu Zainal, Bhabinkamtibmas Kelurahan Buliang, Aiptu Lubnan dan beberapa personil Polsek Batuaji lainnya melaksanakan kegiatan program jumling tersebut.(ali)

Ini Aksi Demo Tunggal yang Pernah Terjadi di Indonesia, Salah Satunya Dilakukan Ketua Kadin Batam

0

batampos.co.id – Aksi unjukrasa seorang diri atau demo tunggal, ternyata pernah beberapa kali dilakukan di Indonesia.

Terbaru adalah aksi dari Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk di depan kantor BP Batam.

Dalam aksinya, Ketua Kadin Batam menyampaikan kekecewaannya terhadap Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Ia menilai Muhammad Rudi yang juga menjabat Wali Kota Batam, tidak memiliki gebrakan yang siginifikan selama 100 hari masa kerja sebagai Kepala BP Batam Batam.

Baca Juga: Ketua Kadin Batam Demo Tunggal, Ini Tuntutannya Kepada Kepala BP Batam

Selain Ketua Kadin Batam, demo tunggal pernah dilakukan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Kaligondo, Banyuwangi, Wasito pada 2 September 2019 lalu.

Beberapa artikel berita yang menampilkan demo tunggal. Foto: Screenshoot Google

Wasito saat itu melakukan demo tunggal di depan Istana Presiden di Jakarta. Namun karena tidak memiliki izin, ia ditangkap polisi dan sempat dimintai keterangan.

Pada 22 November 2019, Seorang asal Aceh juga melakukan demo tunggal di Simpang Pelor Depan Kantor DPRK Aceh Barat.

Baca Juga: Pertama Dalam Sejarah, Demo Solo

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes penolakan wacana presiden 3 periode, dan menolak undang-undang pernikahan.

Pada 27 November 2018, mantan aktivis Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Bedi Roma, juga pernah melakukan demo tunggal.

Bedi meluapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, yang dinilainya telah gagal merencanakan konstruksi bangunan jembatan Waima.(berbagai sumber/esa)

Kapal Tiongkok Bertahan di Natuna

0

batampos.co.id – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I kembali menambah empat unsur kekuatan militer untuk mendukung operasi pengamanan kedaulatan Indonesia di Laut Natuna.

Panglima Kogabwilhan I, Laksamana Madya Yudo Margono, menjelaskan, penambahan unsur dari Komando Armada (Koarmada) I tersebut bertujuan untuk mengusir kapal coast guard dan kapal nelayan Tiongkok yang saat ini masih bertahan di wilayah Laut Natuna.

“Operasi telah diperkuat lagi oleh empat unsur kekuatan tambahan (kapal perang). Totalnya ada enam unsur,” je­las Yudo di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang, Minggu (5/1/2020).

Unsur kapal perang (KRI) akan beroperasi melakukan komunikasi persuasif dan akan terus mengusir keberadaan Coast Guard Tiongkok di wilayah Laut Natuna.

Pihaknya, kata Yudo, akan melakukan operasi penegakan hukum bagi kapal nelayan Tiongkok yang tetap melakukan penangkapan ikan tanpa izin.

Personel TNI di Fasilitas Labuh (Faslabuh) milik TNI AL di Selat Lampa dalam operasi siaga tempur laut Natuna utara. Kogabwilhan I juga mengerahkan KRI dan pesawat pengintai menyusul klaim Tiongkok atas wilayah Laut Natuna Utara. Foto: Dokumentasi kogabwilhan I untuk batam pos

“Cara-cara persuasif terus dilakukan dan berusaha menyelesaikannya secara damai,” katanya.

Komunikasi persuasif yang terus dilakukan, lanjut Yudo, dapat menghindari terjadinya benturan-benturan.

Dengan komunikasi persuasif, kapal-kapal tersebut diharapkan dapat keluar dari wilayah Laut Natuna.

“Sejauh ini upaya pengusiran terus dilakukan. Secara diplomasi, pemerintah juga telah menyampaikan protes keras,” tegasnya.

Baca Juga: Natuna Diusulkan jadi Provinsi Khusus

Selain itu, Yudo menyebutkan, saat ini tiga coast guard Tiongkok masih masuk dan mengawal kapal ikan nelayan Tiongkok.

Posisi keberadaan Coast Guard Tiongkok ini, sambungnya, berada pada 130 nautical mil Timur Laut Pulau Bunguran. Saat ini sudah berhadapan dengan dua KRI.

“Saat ini KRI Tengku Umar dan KRI Tjiptadi yang sedang patroli langsung melakukan komunikasi ke kapal Coast Guard Tiongkok dan meminta untuk segera meninggalkan Wilayah ZEE Indonesia,” katanya usai melakukan patroli udara di Bandara Lanud Raden Sadjad, Sabtu (4/1/2020).

KRI Tjiptadi-381 di bawah jajaran Koarmada I mengusir kapal Coast Guard China yang tengah mengawal kapal-kapal ikan Tiongkok yang melakukan pencurian ikan di ZEE Indonesia, Natuna Utara, beberapa waktu lalu. Foto: Antara

Dalam kondisi ini, lanjutnya, TNI melalui dua KRI masih melakukan tindakan persuasif agar Coast Guard Tiongkok meninggalkan wilayah ZEEI di Laut Natuna.

“Tindakan pengusiran ini akan terus dilakukan, baik di lapangan maupun secara diplomatik oleh Kemenlu,” ujarnya.

Dijelaskan Yudo, pelanggaran batas laut sudah terjadi sejak tahun 2016 lalu dan tahun ini terulang lagi.

Sementara hubungan strategis antara Indonesia dan Tiongkok sudah berjalan baik sejak lama. Insiden ini tentunya diharapkan tidak memperkeruh suasana akibat persoalan batas laut.

Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Amankan Wilayah Perairan Natuna Melalui Semua Jalur

“Sebenarnya coast guard dan nelayan Tiongkok, ini kan memancing kita. Padahal mereka sudah mengakui itu ZEE Indonesia, namun sekarang mereka mengingkarinya dengan mendatangkan coast guard,” jelasnya.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada I, Letkol Laut Pelaut Fajar Tri Rohadi, menyampaikan bahwa lima KRI lain masih dalam perjalanan. Kelima KRI tersebut akan ikut dalam operasi Kogabwilhan I di Natuna Utara.

“KRI Karel Satsuit Tubun 356, KRI John Lie 358, KRI Tarakan 905, KRI Sutendi Senoputra 378, dan KRI Teluk Sibolga 536,” bebernya, Minggu (5/1/2020).

Terhadap seluruh awak kapal perang tersebut, Koarmada I menyebutkan bahwa mereka harus menaati seluruh aturan dan hukum laut.

Baik hukum yang berlaku di Indonesia maupun hukum internasional. Seluruh tindakan yang dilakukan oleh kapal-kapal TNI AL harus dilaksanakan secara terukur dan profesional.

Baca Juga: TNI Siaga Tempur di Natuna

Tujuannya tidak lain untuk memastikan tidak ada tindakan gegabah yang bisa membuat hubungan di antara Indonesia dengan Tiongkok terganggu. Mereka juga diminta untuk melaksanakan Role of Engagement (RoE).

Upayakan Jalur Diplomatik

Perbedaan sikap di antara para menteri terhadap kehadiran kapal nelayan dan Coast Guard Tiongkok di Laut Natuna turut mendorong Istana buka suara.

Walau sempat ada perbedaan, Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman, menegaskan, bahwa secara prinsip semua pejabat teras di bawah Presiden Joko Widodo satu suara.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang terkesan lunak dinilai tidak sejalan dengan sikap Menteri Luar Negeri, Retno L. P. Marsudi.

Namun demikian, melalui pesan singkat yang dia sampaikan, Minggu (5/1), Fadjroel menegaskan hal itu tidak terjadi. “Tidak ada perbedaan,” ungkap dia.

Fadjroel menegaskan, sikap mempertahankan kedaulatan tidak ada kompromi. Dan itu sudah disampaikan Presiden Jokowi kepada seluruh jajaran menteri.

“Berdasarkan arahan Presiden, pemerintah Indonesia bersikap tegas,” kata pria yang juga menjabat Komisaris Utama PT Adhi Karya tersebut.

Hanya, lanjut Fadjroel, meski sikap pemerintah tegas terhadap tindakan yang dilakukan oleh Tiongkok, pemerintah tidak akan mengambil langkah-langkah provokatif.

Sebaliknya, Indonesia akan mengedepankan cara-cara damai.

“Memprioritaskan usaha diplomatik damai dalam menangani konflik di perairan Natuna,” tuturnya.(***/odi/arn/far/syn/jpg)

Ketua Kadin Batam Demo Tunggal, Ini Tuntutannya Kepada Kepala BP Batam

0

batampos.co.id – Aksi demo tunggal yang dilakukan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (6/1/2020), menuntut tiga hal.

Baca Juga: Sah, Walikota Batam sebagai Ex Officio Kepala BP Batam, Pak Wali Dilantik Sore Tadi

Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk, saat melakukan demo tunggal di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (6/1/2020). Foto: Jadi untuk batampos.co.id

Berikut rinciannya:

1. 100 hari ex offico Kepala BP Batam tidak ada gebrakan yang signifikan, janji bebas          UWTO 200 meter lahan perumahan, dan saat ini justru menimbulkan ketidakpastian          dalam berusaha, untuk itu diminta mundur!

2. Memohon Kepada Presiden Joko Widodo agas mencabut PP 62 Thaun 2019 Tentang          Perubahan kedua Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

3. Kebijakan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (K-PBPB/Free            Trade Zone (FTZ) Batam diperkuat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahubn        2000 dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2007, tentang kawasan Perdagangan      Bebas dan Pelabuhan Bebas (K-PBPB) Batam selama jangka waktu 70 tahun dan              rencana Kawasan ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Free Trade Zone (FTZ) dibatalkan,      karena akan menurunkan daya saing Batam.(esa)

Pertama Dalam Sejarah, Demo Solo

0

batampos.co.id – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk melakukan aksi demo tunggal di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (6/1/2020).

Aksi itu dilakukannya sebagai bentuk kekecewaannya terhadap Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang dinilainya tidak melakukan gebrakan yang siginifikan selama 100 hari masa kerjanya.

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk melakukan aksi demo tunggal di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (6/1/2020). Foto: istimewa untuk batampos.co.id

Dalam demo tunggal yang dilakukannya, Jadi, menggunakan pakaian resmi. Yaitu menggenakan jas dan dasi.

Tidak hanya itu, Jadi, juga mengikatkan kain putih di kepalanya. Serta di depan dan belakang badannya terlihat tuntutan terkait demo tunggal yang dilakukannya.

Jadi juga menggunakan toa untuk menyampaikan tuntutannya kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.(esa)

Dua Perempuan Asal Lampung Ditangkap di Bandara Hang Nadim

0

batampos.co.id – Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Hang Nadim dan Bea Cukai (BC) Batam kembali mengamankan dua kurir sabu, Minggu (5/1/2020).

Dari tangan kurir ini, petugas mendapatkan 6 paket besar sabu atau sebesar 3,07 kilogram (kg).

Kedua kurir tersebut adalah DP, 26, dan Su, 24. Keduanya merupakan warga Lampung. Rencananya barang haram tersebut akan dibawa ke Surabaya menggu­nakan maskapai Lion Air JT.950.

Baca Juga: Imbauan Ditres Narkoba Polda Kepri untuk Para Nelayan

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan, penangkapan kedua tersangka tersebut berdasarkan kecurigaan petugas terhadap barang bawaan mereka.

DP (kiri) dan Su saat diamankan petugas Avsec Bandara Hang Nadim dan Bea Cukai Batam, Minggu (5/1/2020). Keduanya diamankan karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 3 kilogram. Foto: Suwarso untuk Batam Pos

Modusnya, tersangka memasukkan sabu tersebut ke dalam kardus rokok dan memodifikasinya dengan kertas.

“Mereka membawa sabu ini dengan memanfaatkan ramainya calon penumpang di pintu masuk,” jelasnya.

Baca Juga: 2019, BNNP Kepri Ungkap 17 Jaringan Narkoba Internasional

“Saat dilakukan pengecekan menggunakan x-ray, barang bawaan ini terlihat mencurigakan,” kata Suwarso lagi.

Suwarso menjelaskan, barang haram tersebut dibawa bersa­maan dengan beberapa makanan. Sabu tersebut diletakkan pada sisi kotak yang sudah dimodifikasi.

“Setelah dibuka barang ba­waan­nya, di dalam kotak tidak ada yang mencurigakan. Tapi saat me­ngalihkan perhatian ke dinding empat sisi kotak, ternyata dilem empat sisinya,” jelasnya.

Baca Juga: 2019, 551 Bandar Narkoba Ditangkap

Kedua kurir ini langsung diserah­kan ke kantor Bea Cukai Tipe B Batam untuk lebih lanjut. (opi)

Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor Tinggi di Batam, Ini Jumlahnya

0

batampos.co.id – Kasus kejahatan berupa pencurian kendaraan bermotor tergolong tinggi di Batam.

Sepanjang tahun 2019, Polresta Barelang menerima 342 laporan kehilangan sepeda motor.

Dengan rincian, hanya 155 kasus yang tuntas ditangani (crime clearence) atau baru sekitar 59 persen.

Kapolresta Barelang, Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo, mengimbau, seluruh masyarakat Batam untuk lebih berhati-hati memarkirkan kendaraannya.

Sebab, kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masuk dalam kategori tinggi di Batam.

”Selain parkir lebih hati-hati, sepeda motor ini juga bisa ditambah kunci pengamanannya, sehingga lebih aman,” kata Prasetyo, kemarin.

Sedangkan dari kualitas layanan polisi terhadap aduan dari masyarakat, Prasetyo menyebut 155 penyelesaian kasus sudah tergolong lumayan baik.

Kapolresta Barelang, Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo menunjukkan pencuri kendaraan bermotor berikut motor hasil curiannya di Mapolsek Sekupang, Rabu (25/12/2019) lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

”Ini (crime clearance) menunjukkan kinerja penegakkan hukum Polresta semakin baik,” katanya.

Prasetyo menambahkan, maraknya pencurian motor tersebut karena banyaknya permintaan penadah. Barang curian tersebut hanya dijual Rp 800 ribu-Rp 3 juta per unitnya.

”Dari pengakuan beberapa tersangka memang ada pesanan (motor curian),” kata Prasetyo.

Informasi yang didapatkan, penjualan motor curian ini tak hanya dilakukan di Batam, namun dikirim ke beberapa pulau di sekitar Batam.

Seperti, kasus pencurian yang menjerat tersangka pencurian yakni Sa dan As. Dua tersangka ini diamankan karena melakukan pencurian motor dan menjualnya ke pulau.

”Memang ada yang minta di pulau. Jadi kalau ada pesanan dicariin,” kata Sadam beberapa waktu lalu.(opi)

Proyek IPAL Terus Bermasalah

0

Bekas galian pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sudah dicor semen malah menyisakan lubang menganga di Perumahan Legenda Malaka, Batam Center, Minggu (5/1/2020).

Diduga, tanah untuk menutup bekas galian itu belum padat sehingga ada celah antara tanah dengan semen yang digunakan untuk menutup bekas galian tadi.

Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Kata Apindo, Ini Alasan Perusahaan Agak Berat Bayar Gaji Karyawannya Seuai UMK 2020

0

batampos.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam menyatakan beberapa perusahaan di Kota Batam mengaku agak berat membayar gaji karyawannya jika mengikuti UMK 2020.

Menurut Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid, ada beberapa alasan atas keberatan perusahaan membayar UMK Batam 2020.

Baca Juga: Apindo: Perusahaan Agak Berat untuk Membayar UMK Batam 2020

Ilustrasi. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Ini Di antaranya:

  1. Permintaan produk secara global yang masih lemah.
  2. Kondisi perusahaan yang memang tidak sanggup.

Baca Juga: Di Batam Ada Perusahaan yang Ajukan Penundaan UMK Lho

Karena alasan itu, Apindo menyarankan perusahaan tersebut membuat pengaduan resmi ke Disnaker Kota Batam.(she)

Harga Ikan Melambung

0

batampos.co.id – Pasokan ikan di beberapa pasar berkurang dibanding hari biasanya. Musim angin utara diperkirakan menjadi penyebab minimnya jumlah ikan di pasaran.

Hal itu menyebabkan harga ikan turut melambung. Meski begitu, kenaikan harga ikan masih dalam batas wajar.

Dedi, penjual ikan di Pasar Mustafa, Batam Center, mengatakan jenis ikan yang dijual tidak banyak. Sebab, gelombang laut di Kepri sedang tinggi, sehingga nelayan sulit melaut.

”Jenis ikan tak banyak, gelombang lagi tinggi karena angin utara,” terang Dedi, kemarin.

Menurut dia, langkanya jenis ikan sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Namun, yang paling terasa sejak akhir tahun hingga sekarang ini.

”Kalau memang ada yang jual, itu jumlahnya pasti sedikit, apalagi jenis ikan karang yang memang di laut dalam,” imbunya.

Warga memilih ikan benggol dan ikan gembung di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji,beberapa waktu lalu. harga ikan di beberapa pasar di Kota Batam mengalami kenaikan dikarenakan stok ikan yang minim dan musin angin utara. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Dikatakannya, langkanya ikan juga menyebabkan harga naik. Namun, ia memastikan harga ikan tak naik signifikan.

Seperti ikan bawal putih yang biasa dijual Rp 70 ribu, saat ini bisa dijual hingga Rp 95 ribu per kilogram (kg). Ikan kakap dari Rp 55 ribu menjadi Rp 70 ribu per kg.

”Kalau ikan kembung Rp 55 ribu, selar kosong, benggol Rp 28 ribu. Ini ikan-ikan kecil yang banyak disukai orang,” jelasnya.

Ia memperkirakan, harga ikan dan pasokan ikan akan kembali normal setelah musim angin utara berakhir.

”Sekarang nelayan agak sulit melaut, jadi tunggu angin utara selesai lah,” ungkapnya.

Kondisi yang sama juga terpantau di Pasar Botania 1, Batam Center. Harga ikan juga cenderung tinggi. Begitu juga dengan jenis ikan tak banyak.

Pantauan Batam Pos, banyak lapak pedagang yang biasa berjualan ikan, saat ini nampak tutup.

”Tadi banyak juga yang jual, cuma kan stok sedikut, jadi cepat habis,” jelas Syamsul, salah satu pedagang ikan.

Menurut dia, sedikitnya pasokan ikan juga berpegaruh terhadap pendapatan pedagang ikan segar.

Biasanya, mereka bisa mendapat untung hingga Rp 400 ribu lebih per hari, saat ini turun hanya 150 ribu, bahkan kurang.

”Ya bedalah, yang langka ikan-ikan mahal juga. Jadi kurang penghasilan per hari,” jelasnya.(she)