batampos.co.id – PT Federal International Finance atau FIF GROUP, anak perusahaan PT Astra International Tbk di bidang pembiayaan, berhasil meraih penghargaan The Finance dari Info Bank.
Dari rilis yang diterima batampos.co.id, penghargaan tersebut diserahkan di Hotel Mulia Ballroom, Jakarta (11/12/2019) lalu.
Corporate Communication FIF Group, Charles DW Simaremare, mengatakan, meski perekonomian global masih diwarnai ketidakpastian dan laju ekonomi diprediksi melambat, tapi berdasarkan hasil riset, pihaknya optimis memasang target pertumbuhan 5,3 persen pada 2020 mendatang.
Perusahaan yang bergerak di bidang keuangan seperti bank, asuransi, dan multifinance menjadi perusahaan yang terkena dampak atas perkembangan ekonomi global dan domestik ini.
”Oleh karena itu The Finance memberikan apresiasi kepada perusahaan dan para pelaku di industri keuangan,” ujar Charles dalam siaran persnya.
FIFGROUP borong 2 penghargan The Finance Award dengan kategori Best Chief Financial Officer (CFO) in Financial Instituation 2019 dan The Best Performance 2019 dengan kategori aset di atas 10 triliun rupiah di terima oleh Charles DW Simaremare Head Of Corporate Communication FIFGROUP (kiri), CEO The Finance Eko B Supriyanto (kiri kedua), Finance Director Hugeng Gozali (tengah), Chief Of Corporate Communication And CSR Yulian Warman (kanan kedua), dan Direktur The Finance Karnoto Mohamad (kanan). Foto: FIF Group untuk batampos.co.id
Di antaranya lanjut Charlas, perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, dan multifinance yang berhasil menjaga kinerjanya tetap stabil dan tumbuh ditengah kondisi yang menantang saat ini.
“Salah satunya FIF Group,” kata dia.
Perusahaan ini berhasil mendapatkan penghargaan dengan kategori Top 20 Financial Instituation 2019 dan The Best Chief Financial Officer (CFO) in Financial Institution 2019.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Finance Director FIFGROUP, Hugeng Gozali.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas penghargaan ini,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena terpilih sebagai The Best CFO in Financial Institution 2019.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama kepada konsumen dan masyarakat yang selalu mempercayai produk dari FIFGROUP,” kata Hugeng Gozali.(cha)
batampos.co.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri yang juga kandidat calon Gubernur Kepri Soerya Respationo, mengembalikan formulir penjaringan bakal calon Gubernur kepri ke kantor Sekretariat DPD Partai Hanura Kepri, Kamis (12/12/2019).
Menariknya, Soerya kompak mengembalikan fomulir dengan Plt Gubernur Kepri, Isdianto.
Di Sekretariat DPD Hanura, Soeryo dan Isdianto diterima langsung oleh Ketua DPD Hanura Kepri Bakti Lubis, Ketua Tim Pilkada Daerah Hanura Kepri, Uba Ingan Sigalingging, dan sejumlah politisi partai Hanura lain.
”Kami ucapkan selamat datang. Semoga momen ini menjadi prasasti kemenangan bersama. Kami berterima kasih atas kepercayaan pak Soerya dan pak Isdianto yang telah mendaftar ke Partai Hanura,” kata Bakti.
Bakti yang juga anggota DPRD Provinsi Kepri itu berharap kedatangan ini menjadi wujud nyata kebersamaan Hanura dan PDI Perjuangan.
”Penilaian tim penjaringan tetap ada di daerah. Kita berharap melalui proses penjaringan ini dapat mencari sosok dan kandidat yang benar-benar terbaik,” ungkap Bakti.
Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan Isdianto mengembalikan formulir penjaringan bakal calon Gubernur Kepri ke kantor Sekretariat DPD Partai Hanura Kepri, Kamis (12/12/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Soerya yang didampingi pengurus DPD dan DPC, serta para anggota DPRD Kepri dan Batam, mengakui, kedatangan mereka hari ini dalam rangka silaturahmi dengan pengurus Partai Hanura Kepri.
Sekaligus juga mendaftarkan diri ke Partai Hanura sebagai bakal calon Gubernur Kepri.
”Besar harapan kami untuk dapat didukung oleh Partai Hanura,” ungkap Soerya.
Ia mengakui, selain Partai Hanura, ia juga telah mendaftar di dua partai lain. Yakni PKB, dan Gerindra.
Soerya menyatakan , dirinya telah bertemu dengan para figur politik Kepri seperti Apri Sujadi, Ansar Ahmad Golkar dan PKS. Serta dengan kandidat lainnya, Ismeth Abdullah.
“Dengan pak Ismeth juga sudah jumpa dan berbincang,” terang Soerya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim penjaringan Pilgub Kepri Hanura, Uba Ingan Sigalingging, mengatakan, Soerya Respationo menjadi peserta terakhir yang menyerahkan berkas dari lima kandidat yang mengambil formulir di Partai Hanura.
batampos.co.id – Memasuki musim penghujan, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam memangkas dahan pohon di beberapa ruas jalan. Salah satunya di jalan Gurindam, Batam kota.
Salah satu operator cran pemangkas pohon, Asep, mengatakan, pihaknya sudah memiliki jadwal untuk pemangkasan dahan pohon di Kota Batam.
“Kemarin kami masih fokus memangkas dahan pohon yang menutupi Welcom To Batam (WTB), dan hari kami baru tarun di jalan,” ujarnya, Kamis (13/12/2019).
Beberapa dahan potong yang telah dipotong oleh Dinas Perkimtan. Hujan deras disertai angin kencang beberapa hari terakhir mengakibatkan dahan pohon banyak yang patah. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Lanjut Asep, untuk sekarang pemangkasan di fokuskan ke area Batam Centre.
Dengan adanya pemangkasan itu, pihaknya berharap dapat meminimalisir kecelakaan akibat dahan pohon yang patah saat hujan disertai angin kencang.
Dua hari lalu hujan dan disertai angin kencang menumbangkan pohon di di Jalan Gurindam, samping kantor Batam Pos dan BPJS Kesehatan.(nto)
batampos.co.id – Pemko Batam melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) gencar melaksanakan operasi pasar di berbagai wilayah Kota Batam.
Operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru.
Kecamatan Batuaji yang berpenduduk padat menjadi salah satu fokus perhatian dari TPID dan sudah dua kali dilaksanakan di sana.
Sebelumnya operasi pasar digelar di perumahan Taman Lestari Kelurahan Kibbing, Rabu (11/12/2019) lalu. Operasi serupa kembali digelar di depan Fasum pasar Fanindo, Jumat (13/12/2019).
Ribuan warga memadati lokasi operasi pasar dan berburu kebutuhan pokok yang dijual dengan harga miring.
Puluhan distributor juga antusias menjajakan dagangan mereka yang rata-rata kebutuhan harian rumah tangga.
Camat Batuaji, Ridwan, menyambut baik operasi pasar tersebut.
Diapun mengerahkan seluruh jajarannya untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait keberadaan operasi pasar itu.
TPID Kota Batam mengelar operasi pasar di fasum Perumahan Taman Lestari Kelurahan Kibing, Batuaji. Beberapa waktu lalu. Foto: Yuli/batampos.co.id
“Alhamdulilah, hampir semua masyarakat tahu. Mereka sangat terbantu,” ujar Ridwan.
Kata dia, operasi pasar kedua di Batuaji ini, dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Jefridin.
Jefridin bahkan memimpin langsung operasi pasar ini. Dia memeriahkan operasi pasar dengan pengeras suara.
“Alhamdulillah saya sangat senang dapat membahagiakan ibu-ibu belanja dengan harga murah di bawah harga pasar,” terang Jefridin.
Dalam operasi pasar itu, bawang putih perkilo dijual Rp 25 ribu. Begitu juga cabai hijau dijual Rp 17 ribu perkilogramnya.
Barang yang disediakan cukup lengkap. Seperti beras bulog, gula, daging sapi beku, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kentang, sayur mayur, ikan, mentega, tepung, minyak goreng, susu.
“Barang-barang tersebut kita dapat langsung dari distributor,” jelas Jefridin.
Jefridin menjelaskan, operasi pasar ini merupakan upaya Pemko mengintervensi harga pasar agar tidak melonjak jelang Nataru.
Tujuannya tak lain hanyalah bisa menekan laju inflasi Kota Batam menjelang akhir tahun.
Sudah tentu harga komoditas pangan dengan yang langsung dari distributor kepada masyarakat membawa dampak baik bagi warga.
“Semua masyarakat boleh berbelanja di operasi pasar TPID ini. Tidak ada pakai kupon,” ujarnya.(eja)
batampos.co.id – Melihat trend digital saat ini Lotte Grosir Batam, memprediksi peluang usaha di 2020 akan banyak berkaitan dengan dunia digital.
Pebisnis hotel, restoran dan katering (Horeka) sudah harus mengenal fungsi penggunaan media digital sebagai media promosi, transaksi jual beli sampai delivery pengiriman.
Kegiatan Horeka Day diikuti 200 peserta terdiri dari dari ibu-ibu rumah tanggga, Jumat (13/12/2019).
Chef Mpok Ii Ruswandi, mengatakan, bisnis kuliner diprediksi menjadi trend di 2020 adalah inovasi atau pengembangan makanan yang sudah ada.
“Pengusaha Horeka harus bisa mengikuti perkembangan jaman dengan mengabungkan trikmedia digital dan bisnis kuliner yang akan dikembangkan,”ujarnya.
Salah seorang peserta yang ikut kegiatan Horeka Day, Rika, mengatatakan, setelah mendapatkan ilmu baru dari chef Mpok Ii Ruswandi akan diterapkan diusahanya.
Para peserta Horeka Day mengikuti cooking demo yang dilaksanakan di Lotte Grosir Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Customer Deplove Manager Lotte Grosir, Maria Purba, Mengatakan, melalui kegiatan itu, pihaknya berbagi tips dan trik Trend Bisnis Kuliner 2020 untuk menghadapi persaingan bisnis tahun depan.
“Kita mengadakan diskusi dan tanya jawab bisnis Horeka dan kami juga memperkenalkan produk baru,” jelasnya.
Pada kegiatan itu juga dilakukan talk show Bisnis, Cooking Demo, Cooking Competition dan Fun Games.
Manager Lotte Grosir Batam, Zulfarian, mengatakan, dengan kegiatan Horeka Day diharapkan para ibu-ibu yang memiliki usaha dapat lebih berkembang dan maju.
Pada Horeka Day, Lotte Grosir juga menawarkan promo produk diantaranya:
1. Yuforia Beli 1 gratis 1
2.Semangka merah nin biji : Rp 6.900/kg
3.Mangga Harum Manis Rp 19.500/ kg
4.Cabe Merah Kriting Rp 5.190/ Kg
5.Ayam Broiler Frozen 06,7 Rp 23.900 /Kg
6.Daging Sapi Rendang Frozen Rp 78.500 /Kg
7.Ikan Lele Rp 24.500 / Kg
8.Bendera UHT 900 Ml All Variant Rp 11 900.(nto)
batampos.co.id – Desa Lanjut, mengharapkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lingga untuk mendirikan pabrik pengolahan ubi menjadi tepung dan bahan baku lainnya. Saat ini di desa tersebut terdapat 20 petani ubi. Dan mereka menanam ubi yang diberi nama ubi udang. Perkiraan panen mencapai ratusan ton dalam setahun.
“Satu pohon ubi menghasilkan 10 kilogram ubi. Dalam satu hektare lahan bisa ditanam 10 ribu batang, sedangkan lahan yang garap untuk menanam ubi kurang lebih 40 hektare,” kata Kepala Desa Lanjut Abu Samah saat ditemui di kantor Desa, Kamis (12/12) pagi.
Dengan potensi yang ada tersebut sudah layak Pemkab Lingga atau BUMD mendirikan pabrik pengolahan ubi skala kecil di daerah mereka. Saat ini petani ubi yang ada di Desa Lanjut hanya menjual ubi untuk pasokan kebutuhan ubi baku saja.
Abu Samah menceritakan, berlimpahnya hasil ubi yang mereka sebut jenis ubi udang ini telah lama berlangsung. Bibit ubi yang ada juga hasil dari peninggalan orang terdahulu yang telah menanam ubi untuk kebutuhan sehari-hari di daerah mereka.
Memang ubi udang ini bukan sepeti ubi biasa kebanyakan. Ubi ini dapat berbuah sangat besar dengan berat mencapai puluhan kilogram untuk satu pohonnya, bahkan ada petani yang mencabut ubinya dengan berat hingga 70 kilogram satu pohonnya.
“Ubi ini juga memiliki citarasa yang empuk dan pulen untuk dimakan. Sehingga kebanyakan petani saat ini menjual ubi mereka untuk mencukupi kebutuhan masyarkat,” ujar Abu Samah.
Dirinya bertekad mendukung seluruh petani ubi agar dapat meningkatkan hasil panen mereka yang tentunya akan berujung pada peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Lanjut.
“Salah satu dukungan kami (pemerintah desa, red) akan menggelar festival panen ubi setiap tahunnya,” kata Abu Samah.
Ubi udang ini dapat berumur tanam hingga satu tahun lamanya dengan hasil panen maksimal atau berat dan ukuran ubi yang super besar. Namun ubi tersebut juga dapat dipanen dalam kurun waktu delapan bulan untuk mendapatkan ubi yang berukuran sedang dan untuk keperluan makan. (wsa)
batampos.co.id – Sejumlah jembatan penghubung terbuat dari kayu di Natuna mengalami kerusakan akibat banjir. Peristiwa ini menyebabkan akses masyarakat terancam. Salah satu jembatan rusak adalah jembatan penghubung Kecamatan Bunguran Batubi.
Sejumlah warga setempat mengaku, jembatan kayu yang dilewati untuk menuju ke Kabupaten hanyut terbawa arus sungai yang meluap akibat hujan lebat yang terus mengguyur Natuna.
”Warga sulit menyeberang sekarang. Jembatannya rusak dan hanyut karena banjir,” Kopda Ruwiyadi Babinsa Desa Kelarik Kamis (12/12/2019).
Saat ini jembatan kayu harus diperbaiki seadananya agar bisa digunakan masyarakat. Dengan melakukan gotong royong bersama masyarakat dan kepolisian.
Selain itu, kondisi jembatan yang rusak parah juga terdapat di Kampung Semala. Jembatan tersebut juga menghubungkan Kecamatan Batubi dan Kecamatan Bunguran Utara. Jembatan dengan panjang sekitar 12 meter harus diperbaiki dengan darurat.
Pohan, Warga setempat mengharapkan, pemerintah dapat membangun jembatan yang permanen dan dapat menahan arus sungai ketika banjir. Karena kawasan Batubi adalah lokasi rawan banjir.
”Setiap tahun jembatan Semala ini hanyut dibawa arus banjir. Karena arusnya cukup kuat terutama sudah banjir. Kami harap pemerintah tanggap, bukan hanya bangun jembatan sementara tapi jembatan permanen dan layak,” harapnya.(arn)
batampos.co.id – Misi visi Olfriady Letunggamu atau yang akrab disapa Osco mendapatkan respons positif, bahkan tokoh nasional juga memberikan dukungan pada Ketua Umum Alumni Jerman tersebut.
Di antaranya pengacara Elza Syarief, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, dan Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII, Sartono.
Elza Syarif menilai bakal calon Wakil Wali Kota Batam itu sosok yang pas untuk menjadi orang nomor dua di Kota Batam.
Sebagai kota investasi, Elsa menilai Batam harus dikelola oleh orang yang ahli dalam investasi.
”Saya tahu persis, Osco ahli dalam bidang investasi. Dengan investasi dari luar akan mensejahterakan masyarakat Batam,” paparnya.
Sedang Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meminta agar Osco terus melakukan kegiatan-kegiatan bersama akademia dan pemerintah untuk membantu negara melakukan pembangunan yang terbaik bagi Indonesia.
Di lain pihak, anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII, Sartono, sangat mendukung Osco untuk maju pada Pilkada Kota Batam 2020 mendatang.
”Saya memberikan dukungan dan mengajak saudara-saudara saya dari Jawa Timur mendukung dan memenangkan Osco dalam Pilkada Kota Batam,” ujarnya.
Olfriady Letunggamu berpose dengan seekor kuda di event EPO. Osco akan membawa konsep olahraga Equestrian (kuda pacu) ke Batam. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Osco sendiri memiliki resep khusus untuk menjadikan Kota Batam sebagai kota industri modern.
Dengan resep khusus yang dimilikinya, Osco yakin kegiatan ekonomi di Kota Batam bisa ditingkatkan.
Berpatokan pada dengan resep khususnya, Osco yakin tidak hanya lapangan pekerjaan yang terbuka lebar, tapi juga akan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Saat melakukan diskusi de-ngan para alumni Jerman, jelas Osco, kelesuan industri manu-faktur di Kota Batam, beriringan dengan rencana industri 4.0 yang sedang digalakkan Presiden Joko Widodo.
“Menurut saya, seharusnya pemerintah seharusnya memperhatikan industri manufaktur yang menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya, Kamis (12/12/2019).
Osco juga menyebut banyak investor yang sebenarnya mau membangun pabrik atau berinvestasi di Indonesia.
Tapi, mereka khawatir tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah. Tetapi Osco optimistis dirinya mampu menarik investor untuk membangun dan membawa keuntungan bagi bangsa dan negara.
“Saya katakan juga kalau terpilih (wakil wali kota, red) di Kota Batam, saya akan men-support pengusaha untuk berinvestasi di Batam,” ucapnya.
Osco (empat dari kiri) saat bertemu dengan pengurus HNSI Provinsi Kepri. Osco membagikan pengalamannya dalam mengembangkans ebuah pulau. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Tapi kata dia, jangan sekali-kali mengangkangi hukum dan menyesengsarakan pekerja.
”Saya tidak kompromi soal yang begitu,” tegas Osco.
Selain itu, ia juga memiliki misi untuk membangun wilayah pesisir di Kota Batam. Salah satu yang disampaikannya adalah mengenai arsitektural pantai yang harus digambar dengan baik sesuai filosofi kehidupan masyarakat lokal.
Hingga hilirisasi produk lokal dari nelayan di daerah pesisir.
“Kita tidak pernah bisa merubah persepsi seseorang, yang kita bisa ubah adalah cara pandang kita terhadap orang tersebut,” jelasnya.
Di bidang olahraga, Osco akan membawa konsep olahraga Equestrian (kuda pacu, red) ke Batam.
Hal itu sesuai dengan visi misinya sebagai bakal calon wakil wali kota Batam 2020. Fasilitas olahraga Equestrian ini harus bisa dihadirkan di Batam.
Olahraga tersebut, adalah salah satu sport tourism yang akan mendongkrak kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara di Kota Batam.
”Visi saya adalah terwujudnya Batam yang kuat, berdaulat, mandiri, inovatif dan berkepribadian yang berlandaskan gotong royong,” jelasnya.
Misi yang akan diusung, lanjut Osco, adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembang sistem pendidikan dan kesehatan yang modern, memajukan kualitas dan kuantitaas industri serta dunia usaha.
Olfriady Letunggamu (Osco) saat melakukan pertemuan dengan Perpat Pesisir Provinsi Kepri. Ketua Perpat Pesisir siap mendukung Osco untuk maju Pilkada Kota Batam sebagai wakil wali kota Batam. Foto: Istimewa
Ia juga menegaskan akan menjaga kesetaraan gender dan pembedayaan perempuan, mengedepankan tata tuang yang terintegrasi, mendorong kemajuan seni budaya dan pariwisata. Terakhir untuk meningkatkan prestasi olahraga.
”Program saya itu pendidikan vokasi, industrialisasi kesehatan, pelatihan kewirausahaan, kepariwisataan dan seni budaya, pelatihan atlet dan terakhir adalah sport tourism,” jelasnya.
Osco menjelaskan, misinya adalah mengangkat dunia tourism. Karena tourism kata dia, adalah marketing terdepan dunia usaha.
”Jika banyak turis asing yang masuk ke sini mereka pasti akan melirik potensi yang ada di Kota Batam,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Perpat Pesisir Provinsi Kepri, Zulfizer, melihat Osco sebagai sosok yang tepat untuk menjadi orang nomor dua di Kota Batam.
Osco dinilai mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat Kota Batam yang menetap di pesisir.
“Osco adalah sosok muda yang punya integritas dan paparannya sangat jelas serta masuk akal,” katanya.
Zulfizer juga melihat Osco memiliki kepribadian terbuka dan selalu mencari solusi untuk kebaikan bersama.
“Kami siap mendukung,” tegas dia.
Ketua Umum HNSI Provinsi Kepri, Awang Herman, menyambut hangat ide-ide Osco. Bahkan Ketua Ikatan Keluarga Rempang Galang (IKRAL), Suherman, dan pemilik Pulau Ranoh Island mengajak Osco untuk berkunjung ke pulaunya.
Ide pengembangan wisata mangrove juga mendapatkan tanggapan positif dari Muslimin, sosok pemilik hutan mangrove yang cukup besar di salah satu area di Batam.
Sementara Dumat, pengusaha arang kayu bakau, sangat mendukung gagasan-gagasan Osco.
Dumat berharap jenis usaha arang dapat dipromosikan, sehingga produk arang kayu bakau dapat dikenal.
Dengan begitu dapat membuka lapangan pekerjaan yang besar untuk masyarakat Kota Batam.
Sementara itu Boy, warga Batam yang mengirimkan polling untuk Osco mengaku dirinya sangat terkesan dengan visi dan misinya.
”Saya sering membaca mengenai Osco di media Batam. Dan visi misi beliau sangat pas untuk diterapkan di Batam,” ujarnya.
Boy juga menilai dengan latar belakang seorang engineering, Osco diyakini dapat menjadikan Kota Batam lebih maju dan modern.
Dukungan terhadap Osco pun mengubah susunan polling calon kepala daerah di Harian Batam Pos.
Osco merangsek ke nomor dua dalam bursa wali kota dan melonjak di nomor satu pada bursa wakil wali kota Batam.(esa)
batampos.co.id – Pemerintah berkomitmen menyelesaikan semrawutnya perizinan pembangunan reklame.
Jika kini Badan pengusahaan (BP) Batam merujuk pada izin titik sedangkan Pemko Batam terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pada 2020 mendatang perihal ini akan diurai.
“Pak wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang juga Kepala BP Batam) telah meminta kami menyelesaikan masalah ini,” kata Sekretaris Badan pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Aditya Guntur Nugraha, kemarin.
Deretan reklame berdidiri terpasang di kawasan Baloi, beberapa waktu lalu. Pemerintah berencana akan menata ulang pemasangan papan reklame. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Selain dari sisi perizinan, ke depan reklame akan mengedepankan sistem digital dan meminimalisir reklame konvensional.
Dalam hal ini, Pemko Batam dan BP Batam terus melakukan koordinasi.
“Bertahap akan ke arah digital, seperti videotron,” imbuhnya.
Ia mengatakan, sistem ini dipercaya dapat mendukung estetika kota. Namun, Aditya mengaku akan memengaruhi pendapatan karena akan banyak titik reklame konvesional yang akan hilang.(iza)
batampos.co.id – Gaji dan tunjangan operasional sebesar Rp 11,5 juta per bulan tak membuat TY puas.
Terdakwa lantas menggelapkan uang perusahaannya PT Anugerah Karya Sentosa yang merupakan agen distributor tempat tidur di Batam sebesar Rp 149 juta.
Hal tersebut terungkap saat sidang agenda keterangan saksi di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (12/12/2019).
Saat sidang di ruangan Mudjiono PN Batam, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pengganti Yan Elhaz menghadirkan lima orang saksi.
Chief AccountingPT Anugerah Karya Sentosa, mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Desember 2018 lalu.
Dimana pada 27 Desember 2018 terdakwa melakukan penagihan ke Toko Star A8 yang membeli furnitur ke perusahaan tempat ia bekerja.
”Perusahaan kami ini menjual spring bed,” ujar Ari memberikan keterangannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Taufik Nainggolan.
Terdakwa Tan Yuli Suherman saat keluar dari ruangan setelah menjalani persidangan di PN Batam, Kamis (12/12/2019). Foto: Yulianti/batampos.co.id
Dari pemilik toko tersebut, terdakwa yang bekerja sebagai Factory Manager sejak 2017 ini menerima uang sebesar Rp 130 juta.
Pembayaran itu dilakukan dengan cara transfer ke rekening terdakwa sebesar Rp 70 juta serta pembayaran tunai sebesar Rp 60 juta.
”Tapi uang tersebut tidak disetorkan ke perusahaan,” ucapnya didampingi kuasa hukum dari PT Anugerah Karya Sentosa, Kalfin Saputra.
Tak sampai di situ, pada 16 Februari 2019 terdakwa kembali menagih piutang tersebut dengan total penagihan sebesar Rp 19 juta.
Pembayaran itu dilakukan secara tunai kepada terdakwa dan uang pembayaran itu juga tidak disetorkan ke perusahaan.
”Menurut pengakuannya, uang itu digunakan terdakwa untuk bisnis barang elektronik,” ungkapnya.
Afung, karyawan Toko Star A8 membenarkan jika pihaknya sudah membayar semua tagihan itu kepada terdakwa.
Dari keterangan tersebut, terdakwa TY membenarkannya. Sementara kejadian itu pun membuat PT Anugerah Karya Sentosa menderita kerugian sekitar Rp 149.237.919.
Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dua pasal sekaligus yakni pasal 374 KUHP dan Pasal 372 KUHP.
Majelis hakim kemudian menunda persidangan pada pekan depan. JPU juga akan menghadirkan saksi tambahan yakni pemilik PT Anugerah Karya Sentosa.(une)