Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11176

Dunia Usaha Butuh Kepastian

0

batampos.co.id – Kalangan pengusaha menyambut positif pemberian insentif pajak super alias super deductible tax yang baru saja dirilis pemerintah.

Namun, ada beberapa saran agar pemberian insentif fiskal untuk perusahaan yang mendukung kegiatan vokasi itu dapat diimplementasikan dengan baik.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi Lukman, menyatakan, inovasi yang disebut dalam regulasi anyar itu harus diberi batasan ideal.

’’Inovasi apa itu maknanya? Jadi, harus ada definisi yang jelas,” katanya dalam sebuah diskusi, Rabu (17/7/2019).

“Penemuan baru itu yang seperti apa, memberi impact positif yang seperti apa,’’ paparnya lagi.

Hal tersebut berkaitan dengan insentif pajak yang diberikan. Sebab, jika pemerintah menjanjikan pengurangan penghasilan bruto maksimal 300 persen dari jumlah biaya penelitian yang dikeluarkan perusahaan, harus ada batasan yang jelas.

Mana saja aktivitas yang bisa mendapat insentif hingga 300 persen, mana saja aktivitas yang mendapat insentif di bawah angka tersebut.

Anggota Dewan Eksekutif Asosiasi Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Prama Yudha Amdan, menambahkan, aturan super deductible tax itu mempunyai tujuan yang baik.

Namun, pemerintah juga perlu memperhatikan kebutuhan dunia usaha.

Ilustrasi

Salah satu kendala yang dialami adalah investasi barang modal seperti mesin-mesin pabrik yang harus mengikuti perkembangan zaman.

Selain itu dunia pendidikan sering tidak sejalan dengan perkembangan itu. Contohnya, perusahaan sering menerima tenaga kerja vokasi yang menguasai mesin keluaran lama, bahkan mesin keluaran puluhan tahun lalu.

Akibatnya, perusahaan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memberikan pelatihan kepada karyawannya agar menguasai mesin-mesin keluaran terbaru.

’’Untuk mengajari karyawan, itu kan kita investasi lagi dan itu mahal. Belum lagi nanti kebijakan pemerintah berubah-ubah,’’ keluhnya.

Di sisi lain, pemerintah perlu memperluas dan memperjelas sektor mana saja yang layak mendapat insentif fiskal.

Hal itu harus dipikir jangka panjang dengan mempertimbangkan sektor apa yang menjadi tumpuan pemerintah ke depan untuk mendorong pertumbuhan.

’’Salah satu hal yang paling tidak enak bagi pengusaha itu kan ketidakpastian,’’ timpal ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu, Hestu Yoga Saksama, siap menampung usul tersebut.

’’Sebentar lagi akan keluar PMK (peraturan menteri keuangan) yang akan mengatur kebijakan ini secara detail,’’ ucapnya.

Dia pun berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan investasi dunia usaha di bidang penelitian dan peningkatan kualitas SDM.

Juga, menurunkan angka pengangguran lulusan SMK yang dalam beberapa tahun terakhir selalu mendominasi tingkat pengangguran terbuka.(rin/c19/oki/jpg)

Pengurus PWI Lingga Dilantik

0

batampos.co.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri Candra Ibrahim hadir langsung untuk melantik kepengurusan PWI Kabupaten Lingga berlokasi di Hotel One, Dabo Singkep, Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Puncak kegiatan tersebut berujung pada penyerahan bendera PWI kepada pengurus PWI Kabupaten Lingga.

Kegiatan pelantikan itu juga dihadiri oleh Sekretaris PWI Kepri Novianto, Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan Zakmi Piliang, serta sejumlah pengurus PWI Kepri yang lainya.

Selain pelantikan, kegiatan itu bertujuan sebagai penjalin tali silaturahmi antar sesama anggota PWI di Provinsi Kepri ini.

Terkait pelantikan ini, Candra mengatakan adalah salah satu program dan kegiatan yang merupakan bagian dari program PWI cabang Kepri di bawah kepemimpinannya.

Pria yang keseharinnya menjabat sebagai Dirut di Batam Pos ini merasa senang dengan perkembangan PWI di Provinsi Kepri yang begitu pesat.

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim (kiri) melantik Pengurus PWI Kabupaten Lingga.

“Kami juga mengucapkan selamat kepada pengurus PWI Lingga yang telah dilantik,” kata Candra.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lingga, Alias Wello sebagai tamu kehormatan akan menghadiri pelantikan kepengurusan PWI Kepri, bersama Sekretaris daerah Kabupaten Lingga, Juramadi Esram dan Plt Gubernur Kepri Isdianto, Kapolres Lingga AKBP Joko Adi dan sejumlah pejabat lainnya.

“Setelah menyerahkan bendera PWI dari ketua PWI Kepri dan SK, sejumlah tamu kehormatan akan menyematkan kartu tanda anggota kepada sejumlah pengurus PWI Lingga,” ujar Jhony Prasetya, Kamis (18/7/2019) pagi.

Jhony juga mengatakan seluruh persiapan terkait pelantikan ini keseluruhan dari kerjasama seluruh anggota PWI Kabupaten Lingga.

Untuk itu Jhony juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini begitu juga kepada instansi dan pemerintahan yang turut membantu.(wsa)

Pelaku Bisnis Tolak Layanan Umrah Digital

0

batampos.co.id – Keinginan pemerintah untuk menciptakan layanan umrah digital terus men­dapat tentangan dari para pelaku bisnis umrah.

Sebelumnya, Kementerian Ko­minfo telah meneken kerja sama dengan Pemerintah Saudi Arabia dalam layanan umrah digital. Rencananya, layanan umrah digital akan digarap oleh dua perusahaan unicorn pemilik platform digital Tokopedia dan Traveloka.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Bina Haji dan umrah NU (Asbihu) Hafidz Taftazani berpendapat, jika Menteri Agama nekat menyerahkan urusan tersebut pada perusahaan unicorn, maka Menteri Agama berpotensi melanggar UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa penyelenggara umrah haruslah lembaga yang mendapatkan izin dari Kementerian Agama dan benar-benar lembaga yang kredibel untuk pelaksanaan umrah. “Selain itu, ini ada potensi untuk monopoli bisnis,” kata Hafidz, Rabu (18/7/2019).

Hafidz menyatakan, pihaknya tentu mendukung pemerintah yang sedang mengembangkan berbagai platform digital untuk kemudahan dan teknologi. Namun, jangan sampai kemudahan itu merugikan badan usaha lain.

“Kami akan kirim surat kepada Menteri Agama dan DPR RI agar me-reka mau melindungi biro travel,” jelasnya.

Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, konsep pelibatan unicorn dalam bisnis penyelenggaraan umrah masih dalam proses kajian.

Namun, dia membantah wacana yang menyebutkan Treveloka dan Tokopedia sebagai pemegang penuh biro perjalanan umrah.

“Yang dikhawatirkan mere-ka kan itu (umrah digarap Traveloka dan Tokpedia, red). Seolah-olah hanya dua biro perjalanan umrah. Ya enggaklah,” ujar­nya di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (17/7/2019).

Dia menjelaskan, yang tengah dipersiapkannya adalah hal besar. Dimana pemerintah ingin ada platform yang mampu mengolaborasikan dan mensinergikan ekosistem penyedia umrah.

Namun demikian, bukan berarti penyedia platform akan bertindak seba-gai penyelenggara.

“Konsep platform itu sharing ekonomi. Sama kayak gojek, yang punya motor siapa? Kan driver. Go Food yang punya restoran siapa? Ya restoran,” imbuhnya.

Lantas, apakah artinya semua biro perjalanan umrah bakal dimasukkan dalam satu platform digital? Menteri asal Bogor itu belum berani memastikan. Untuk detailnya, pihaknya masih melakukan kajian.

“Nanti saya bicara detailnya,” tuturnya lantas terburu-buru pergi.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengungkapkan, pihaknya tidak akan terburu-buru.

”Kita sedang mendalami mempelajari bagaimana proses bisnisnya. Bagaimana ekosistemnya, dan bagaimana model bisnisnya,” jelasnya kemarin.

Intinya, kata Lukman, harus ada jaminan bahwa semua langkah tersebut adalah dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji umrah di Indonesia.

Selain itu, ia berharap semua PPIU atau pemilik bisnis biro travel yang selama ini menge-lola perjalanan umrah bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahan start up unicorn yang ada.

“Sehingga manfaat yang dirasakan oleh jemaah itulah yang menjadi prioritas utama,” jelasnya.(tau/far/jpg)

Pemko Ogah Tambah Modal untuk Badan Usaha Pelabuhan

0

batampos.co.id – Dibentuk sejak 2014, PT Pelabuhan Batam Indonesia (PBI) – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam, hingga kini tak memberi sumbangsih.

Padahal, perusahaan ini diharapkan dapat menambah pendapatan daerah. Nyatanya, modal ratusan juta yang sudah digelontorkan tak kembali.

”Sampai sekarang (BUP Batam, red) tak ada sum­bangsihnya. Padahal kita harapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kota (Pemko) Batam Pebrialin, Rabu (17/7/2019).

Dia menyebutkan PT Pelabuhan Batam Indonesia tidak memiliki kegiatan. Hal ini yang membuatnya berpikir untuk menentukan penyertaan modal tambahan.

”Kalau tak ada kegiatan, bagaimana mau support anggaran,” imbuhnya.

Bahkan, penyertaan modal pada awal dibentuk 2014 lalu terus berkurang. Dari semula Rp 2 miliar tersisa periode April 2018, yakni Rp 1,14 miliar, sesuai yang tertuang pada Berita Acara Nomor BA-ST.01/IV/2018.

Warga dari Pulau Selat Nenek Bulang, turun dari speedboat di Pelabuhan Sagulung beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dalam berita acara yang sama, Abdul Malik selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) komisaris utama.

”Ke depan kami akan lihat terus perkembangannya, termasuk soal gerakan mereka,” ujar Pebrialin.

Sebelumnya, BUP Batam dipimpin Pailasuf sebagai direktur. Namun hingga kini, jabatan tersebut masih kosong karena yang bersangkutan sudah habis masa jabatannya.

Kemudian, direksi di perusahaan daerah tersebut juga belum memiliki pengganti, sehingga masih direksi lama.

”Kita sudah umumkan tiga kali, itupun lewat web karena tak ada dana. Beda dengan PT Pembangunan Batam yang BUMD Batam itu, mereka pakai uang sendiri,” jelas Kepala Bagian Perekonomian Pemko Batam Zurniati.

Tidak adanya sumbangsih BUP Batam untuk pendapatan daerah juga diakui Ketua Tim Anggaran Pemko Batam Jefridin.

Bahkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam ini, membenarkan jika dana awal BUP sudah berkurang.

Hanya saja, ia mengaku tidak hafal total modal yang sudah berkurang dan modal yang tersisa.

”Sepersen pun belum ada deviden yang masuk ke kas daerah. Modalnya juga. Sepertinya (modal) sudah berkurang sedikit, karena hampir lima tahun belakangan mereka pakai modal itu,” terangnya.(iza)

Pemilik Mie Tarempa Kota Batam, Heri Phong, Berbagi Ilmu di Al-Ahmadi Entrepreneurship Centre

0

batampos.co.id – Nama Rumah Makan (RM) Mie Tarempa tak lagi asing di Kota Batam, bahkan hingga luar Batam.

Berkat kepiawaian dalam mengolah hidangan mi goreng dan luti gendang yang menjadi ciri khasnya, membuat RM Mie Tarempa dikenal sebagai oleh-oleh dari Batam.

Pemilik RM Mie Tarempa atau dengan nama patennya Mie Terempa’k, Heri Phong, dinilai berhasil dalam mengembangkan usaha asli dari kampung halamannya Tarempa, Anambas itu.

Selain menjadi ladang emas bagi pengembangan bisnisnya yang kini mencapai omzet miliaran dalam sebulan, ia juga menciptakan peluang bisnis baru di saat orang lain belum menyadari peluang tersebut.

Pemilik Mie Tarempa, Heri Phong. Foto: Dokumentasi AEC untuk Batam Pos.

Dalam hal ini, Heri Phong nantinya akan berbagi ilmu serta pengalaman dalam pe-ngembangan bisnisnya melalui seminar Milenial Creative Preneur, yang diadakan Al-Ahmadi Entrepreneurship Centre (AEC) pada Minggu (28/7/2019) mendatang.

Direktur Eksekutif AEC, Lisya Anggraini, mengatakan, seminar tersebut menjadi ajang untuk berbagi strategi bisnis terkait selling skills dan strategi memperkuat brand fight (diferensiasi).

Selain itu, untuk mendorong kawula muda menyiapkan masa depan sebagai pengusaha, menginspirasi calon pelaku usaha untuk menyimak praktik bisnis dari generasi milenial, dan menjadi ajang apresiasi alumni entrepreneurship go to school (EGTS) sekaligus promosi produk alumni dan mitra AEC.

”Tidak hanya pemilik RM Mi Tarempa, tapi juga ada pembicara dari Direktur Torch Grup Singapore, Siraj Salman, pengusaha muda Alumni EGTS Reynaldi Virgil Ius, serta saya sendiri, yang akan memaparkan materi dalam inspiring bisnis tips dan strategi bisnis,” ujar Lisya.

Pihaknya menargetkan 300 peserta untuk dapat mengikuti seminar tersebut. Saat ini pendaftaran sudah dibuka di Kantor AEC di Graha Pena Suite 501A Batam Center.

Biaya pendaftaran tersedia Rp 65 ribu untuk kategori siswa, Rp 85 ribu mahasiswa, dan Rp 175 ribu untuk umum maupun UKM.(nji)

Ini Titik Proyek Reklamasi di Kawasan Marina dan Tanjunguncang Kota Batam

0

batampos.co.id – Meski menjadi sorotan, aktivitas reklamasi di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau masih terus berjalan. Salah satunya di Marina dan Tanjunguncang, Batuaji masih terus berjalan.

Dari pantauan batampos.co.id, Kamis (18/7/2019), proyek reklamasi di kawasan Marina ada dua titik yaitu:

1. Dekat Gedung Bapelkes

Di lokasi tersebut separuh hutan bakau sudah ditimbun. Padahal lokasi itu merupakan      lokasi aliran dan resapan air.

Beberapa waktu lalu, aktivitas penimbunan hutan bakau di area itu sempat diprotes          masyarakat setempat. Faktor utamanya adalanya kendaraam proyek mengganggu            kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan Marina City.

Proyek tersebut sempat dihentikan, namun belakangan kembali berjalan seperti biasa.      Hutan bakau dengan luas sekitar satu hektare telah berubah jadi hamparan tanah.

2. Di depan Perhotelan Holiday In

Hutan bakau yang merupakan daerah aliran air terancam hilang sebab saat ini lokasi        hutan tersebut sedang dalam tahap clearing. Informasi yang beredar di lapangan              hutan bakau tersebut akan ditimbun untuk kepentingan lain.

Proyek reklamasi di Marina. Foto: Dokumentas: batampos.co.id

Sementara di wilayah Tanjunguncang, bibir pantai yang bukan masuk kawasan galangan kapal saat ini padat dengan aktivitas penimbunan.

Aktivitas itu terjadi di belakang perumahan Bagaman hingga belakang                        perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.

Lokasi yang ditimbun merupakan lokasi resapan air hutan bakau. Termasuk di                  belakang lokasi PT San Hai.

Aktivitas reklamasi di kawasan galangan kapal itu sudah berlangsung lama. Puluhan hektar hutan bakau sudah ditimbun.

Kerusakan paling parah adalah lokasi hutan bakau samping PT BNI yang tak jauh dari perumahan Putera Jaya.(eja)

New Nissan X-Trail Dilengkapi Intelligent Mobility

0

batampos.co.id – Produk terbaru Nissan diluncurkan pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Produk terbaru tersebut bernama New Nissan X-Trail. Kehadiran kendaraan tersebut  merupakan bentuk komitmen Nissan dalam mendukung mobilitas masyarakat. Anda yang ingin memiliki New Nissan X-Trail dapat melakukan pre-order mulai hari ini.

Peluncuran resmi produk terbaru Nissan tersebut dilakukan di perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Jakarta.

Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, mengatakan, sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2003.

Kata dia, Nissan X-Trail telah menjadi pilihan favorit penyuka SUV di Indonesia.

“Melalui tipe terbaru ini, Nissan menggabungkan pengalaman selama lebih dari 60 tahun membuat SUV dengan teknologi otomotif terkini,” katanya.

“Produk terbaru ini merupakan pilihan yang tepat untuk berkendara bersama keluarga dan kerabat baik di perkotaan ataupun perjalanan ke luar kota,” ujarny lagi.

New Nissan X-Trail lanjutnya, hadir dilengkapi beragam teknologi dari Nissan Intelligent Mobility (NIM), yang merupakan visi Nissan dalam memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan menyenangkan bagi semua orang.

Teknologi dari NIM ini termasuk Intelligent Cruise Control yang meningkatkan pengalaman berkendara untuk perjalanan jarak jauh.

Karena setelah diaktifkan fitur ini dapat mengatur jarak dengan kendaraan yang ada di depan.

Selain itu terdapat Forward Collision Warning yang dapat memantau dan memberikan peringatan kepada pengendara apabila terdapat kendaraan lain di area sekitar bagian depan kendaraan yang tiba-tiba berhenti atau mengurangi kecepatan.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, bersama dengan Nissan LEAF. Foto: Nissan

Fitur lainnya, yaitu Forward Emergency Braking, dapat memberi peringatan dan mengurangi kecepatan untuk membantu menghindari tabrakan atau mengurangi risiko kecelakaan akibat tabrakan.

Lalu, Rear Cross Traffic Alert yang membantu pengendara saat berada di area parkir dalam kecepatan rendah, dengan memberikan tanda mundur atau keluar dan memberikan peringatan saat ada kendaraan lain yang mendekat dari kanan atau kiri.

Serta Lane Departure Warning yang akan memberikan peringatan saat kendaraan keluar dari jalurnya.

Tampilan New Nissan X-Trail yang bergaya urban dan modern semakin mantap dengan desain eksterior dan interior yang diperbarui.

Bagian depan mobil menampilkan desain khas Nissan yang berbentuk bumerang dilengkapi lampu LED Daytime Running Lights dan gril V-Motion khas Nissan yang diperbesar.

Velg alloy berukuran 19 inci memberikan kesan lebih mewah dan sporty, dan panoramic sunroof menjadikan suasana kabin terasa lebih luas dan terang.

Sementara fitur di bagian belakang mobil menampilkan LED boomerang tail lamps. New Nissan X-Trail tersedia dalam 5 pilihan warna, yaitu monarch orange, storm white, brilliant silver, deep iris gray, dan black star.

“New Nissan X-Trail juga didukung oleh mesin berkapasitas 2.5 liter yang dapat menggelontorkan daya sebesar 171 PS dan torsi puncak 233 Nm,” jelasnya.

“Nissan X-Trail terbaru ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur lainnya yang dapat menambah kenikmatan dan kenyamanan berkendara,” kata Isao lagi.

Sensor kaki untuk pintu bagasi atau power tailgate yang dapat memudahkan ketika ingin memasukkan barang atau koper untuk kegiatan dalam kota ataupun luar kota.

New Nissan X-Trail juga dilengkapi fitur otomatis yang mengatur perubahan lampu jauh dan lampu dekat ketika ada kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan.

Selain itu, produk terbaru Nissan ini juga memiliki smart phone connectivity yang memberikan koneksi secara langsung dan mulus didukung layar sentuh 7 inci dilengkapi Intelligent Around View Monitor.

Untuk mendukung peluncuran mobil terbaru ini dan memberikan pengalaman kepemilikan berkendara terbaik, setiap pembelian New Nissan X-Trail juga mendapatkan Nissan Care Package, yang menawarkan suku cadang dan servis gratis selama 4 tahun atau sampai dengan 50.000 kilometer, yang merupakan penawaran eksklusif di segmen SUV saat ini.

New Nissan X-Trail kini tersedia dengan harga Rp 530 juta (on the road DKI Jakarta). Pengiriman kepada para pelanggan New Nissan X-Trail mulai Agustus.

Selama periode penyelenggaraan GIIAS 2019, 18-28 Juli 2019, para pelanggan dapat mengunjungi booth Nissan Datsun yang berlokasi di Hall 6, ICE, BSD, untuk melakukan test drive.(*/gun)

Nama Hanggar Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam Diambil Dari Tokoh Pejuang

0

batampos.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, meresmikan, hanggar pesawat di Politeknik Kota Batam, Kamis (18/7/2019).

Hanggar tersebut diberikan nama Kokok Haksono Djatmiko. Direktur Politeknik Negeri Batam Dr, Priyono EKo Sanyoto, mengatakan, nama tersebut diambil dari seorang tokoh  pejuang pengembangan pendidikan tinggi vokasi politeknik di Indonesia.

Katad ia, selama karirnya Haksono pernah menjabat direktur politeknik manufactur Bandung yang merupakan politeknik negeri tertua dan terkemuka di Indonesia.

Hanggar pesawat milik Politeknik Negeri Kota Batam. Hanggar ini dapat menampung sekitar 4 unit pesawat Cessna tipe 172. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Sebelum tutup usia pada tahun 2018 yang lalu, Haksono mendapatkan amanah sebagai Manajer Project Management Unit (PMU) PEDP Kemenristekdikti yang fokus menangani pengembangan setidaknya 43 pendidikan tinggi vokasi politeknik.

Baca Juga: Video, Hanggar dan Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam

Baik Politeknik Negeri maupun Politeknik Swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2012-2019.

Melalui dukungan dan komitmen pimpinan tinggi di Kemenristekdikti dan program PEDP yang beliau beserta tim PMU kelola dengan penuh integritas, bangunan hanggar ini merupakan salah satu masterpiece yang dapat terwujud dan menjadi saah satu tonggak kemajuan pendidikan vokasi politeknik di Indonesia.(bbi/nto)

Menristekdikti: 2020 Ada Jet untuk Praktik Mahasiswa Politeknik Batam

0

batampos.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mendukung penuh hadirnya fasilitas hanggar perawatan pesawat pertama di Indonesia di Politeknik Negeri Batam (Polibatam).

Bentuk dukungan tersebut, akan dilanjutkan dengan mengupayakan hadirnya pesawat jet sebagai bahan praktik mahasiswa yang belajar di Polibatam.

Nasir mengatakan, untuk menghadirkan pesawat di Politeknik Negeri Batam, Kemenristekdikti akan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Khususnya Menteri BUMN yang memiliki aset, untuk menjual pesawat yang secara fungsi tidak lagi memberi manfaat secara ekonomis dapat digunakan sebagai bahan praktik mahasiswa.

“Kalaupun nanti dijual, kita harapkan tidak dengan harga yang tinggi,” ujarnya, Kamis (18/7/2019).

Menristekdikti, Mohamad Nasir. Foto: Bobi/batampos.co.id

“Karena pesawat-pesawat tersebut sudah menjadi rongsokan, kita beli untuk digunakan sebagai bahan praktik,” jelasnya lagi.

Meski sudah tidak berfungsi dan dibeli dengan harga murah pesawat tersebut tetap memiliki nilai ekonomi bagi para mahasiswa jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara di Polteknik Negeri kota Batam.

Baca Juga: Politeknik Negeri Kota Batam, Kampus Pertama di Indonesia yang Memiliki Hanggar Pesawat

“Nanti di 2020 paling tidak ada satu jet yang bisa digunakan untuk praktek mahasiswa,” kata Nasir lagi.

Tidak itu saja, Nasir, mengatakan jika Kemenristekdikti terus mengupayakan pengembangan sistem pendidikan yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Di mana saat ini arah pengelolaan lembaga pendidikan diarahkan menuju sistem seperti yang diterapkan seperti korporasi.

Politeknik harus bergerak menjadi badan hukum atau badan layanan umum, sehingga bisa melakukam lompatan.

Lembaga yang akan dijadikan seperti korporasi harus dibangun di dalam sistem pendidikan.

Baca Juga: Video, Hanggar dan Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam

“Pengembangan SDM harus didorong, caranya perguruan tinggi harus bisa mandiri mengelola sumber dana,” paparnya.

“Dana bisa didapat dari swasta dan pemetintah, di Eropa semua melakukan pengelolaan dengan berfikir secara korporasi,” kata Nasir lagi.(bbi)

Saat Ramadan dan Lebaran Konsumsi LPG 3 Kilogram Mencapai 38 Ribu Tabung

0

batampos.co.id – Mei 2019 menjadi bulan dengan tingkat konsumsi energi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Salah satunya gas LPG 3 kilogram.

Branch Marketing Manager Pertamina Wilayah Kepri, Oos Kosasih, menuturkan, konsumsi gas lpg 3 kg, pada hari biasanya sebanyak 35 sampai 36 ribu tabung setiap harinya.

Namun pada Mei lalu mengalami kenaikan menjadi 38.500 tabung setiap harinya selama empat hari.

“Sejauh ini tidak ada operasi pasar, itu artinya penyaluran LPG cukup baik,” kata Kosasih.

Kota Batam lanjutnya penyaluran 36 ribu tabung LPG dilakukan dengan sistem rayonisasi.

Pada Mei 2019 llau Pertamina menyalurkan sekitar 38.500 LPG 3 kilogram ke seluruh wilayah di Provinsi Kepri. Konsumsi terbesar di Kota Batam. Dokumentasi: batampos.co.id

Di mana Pertamina menunjuk satu atau dua agen di masing-masing kecamatan. Setidaknya ada 11 agen yang akan membantu untuk menyalurkan LPG 3 Kg ini ke masyarakat.

Dengan sistem rayonisasi ini, sistem pengawasan atau kontrol terhadap penyaluran tabung gas LPG, bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Ketika ada informasi kelangkaan di satu lokasi, maka bisa langsung dilakukan pengecekan di agen yang ada di kecamatan tersebut.

Hal itu dikarenakan pada Mei 2019 bertepatan dengan momen puasa dan lebaran, dimana aktivitas masyarakat mengalami peningkatan.

Oos Kosasih, menuturkan, pada Mei lalu terjadi peningkatan suplai semua jenis produk energi. Baik itu BBM maupun penyaluran gas lpg 3 kilogram kepada masyarakat.

Data konsumsi BBM jenis solar di Kota Batam pada Juni lalu tercatat sebanyak 112 kiloliter per hari, lebih rendah jika dibandingkan pada Mei sebanyak 126 kliliter per hari.

Hal serupa berlaku untuk BBM jenis premium dimana pada Mei lalu konsumsi premium sebesar 542 kiloliter per hari, pada bula Juni mengalami penurunan menjadi hanya 480 kiloliter per hari.(bbi)