Sabtu, 23 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11238

Pelaku Bisnis Tolak Layanan Umrah Digital

0

batampos.co.id – Keinginan pemerintah untuk menciptakan layanan umrah digital terus men­dapat tentangan dari para pelaku bisnis umrah.

Sebelumnya, Kementerian Ko­minfo telah meneken kerja sama dengan Pemerintah Saudi Arabia dalam layanan umrah digital. Rencananya, layanan umrah digital akan digarap oleh dua perusahaan unicorn pemilik platform digital Tokopedia dan Traveloka.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Bina Haji dan umrah NU (Asbihu) Hafidz Taftazani berpendapat, jika Menteri Agama nekat menyerahkan urusan tersebut pada perusahaan unicorn, maka Menteri Agama berpotensi melanggar UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa penyelenggara umrah haruslah lembaga yang mendapatkan izin dari Kementerian Agama dan benar-benar lembaga yang kredibel untuk pelaksanaan umrah. “Selain itu, ini ada potensi untuk monopoli bisnis,” kata Hafidz, Rabu (18/7/2019).

Hafidz menyatakan, pihaknya tentu mendukung pemerintah yang sedang mengembangkan berbagai platform digital untuk kemudahan dan teknologi. Namun, jangan sampai kemudahan itu merugikan badan usaha lain.

“Kami akan kirim surat kepada Menteri Agama dan DPR RI agar me-reka mau melindungi biro travel,” jelasnya.

Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, konsep pelibatan unicorn dalam bisnis penyelenggaraan umrah masih dalam proses kajian.

Namun, dia membantah wacana yang menyebutkan Treveloka dan Tokopedia sebagai pemegang penuh biro perjalanan umrah.

“Yang dikhawatirkan mere-ka kan itu (umrah digarap Traveloka dan Tokpedia, red). Seolah-olah hanya dua biro perjalanan umrah. Ya enggaklah,” ujar­nya di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (17/7/2019).

Dia menjelaskan, yang tengah dipersiapkannya adalah hal besar. Dimana pemerintah ingin ada platform yang mampu mengolaborasikan dan mensinergikan ekosistem penyedia umrah.

Namun demikian, bukan berarti penyedia platform akan bertindak seba-gai penyelenggara.

“Konsep platform itu sharing ekonomi. Sama kayak gojek, yang punya motor siapa? Kan driver. Go Food yang punya restoran siapa? Ya restoran,” imbuhnya.

Lantas, apakah artinya semua biro perjalanan umrah bakal dimasukkan dalam satu platform digital? Menteri asal Bogor itu belum berani memastikan. Untuk detailnya, pihaknya masih melakukan kajian.

“Nanti saya bicara detailnya,” tuturnya lantas terburu-buru pergi.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengungkapkan, pihaknya tidak akan terburu-buru.

”Kita sedang mendalami mempelajari bagaimana proses bisnisnya. Bagaimana ekosistemnya, dan bagaimana model bisnisnya,” jelasnya kemarin.

Intinya, kata Lukman, harus ada jaminan bahwa semua langkah tersebut adalah dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji umrah di Indonesia.

Selain itu, ia berharap semua PPIU atau pemilik bisnis biro travel yang selama ini menge-lola perjalanan umrah bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahan start up unicorn yang ada.

“Sehingga manfaat yang dirasakan oleh jemaah itulah yang menjadi prioritas utama,” jelasnya.(tau/far/jpg)

Pemko Ogah Tambah Modal untuk Badan Usaha Pelabuhan

0

batampos.co.id – Dibentuk sejak 2014, PT Pelabuhan Batam Indonesia (PBI) – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam, hingga kini tak memberi sumbangsih.

Padahal, perusahaan ini diharapkan dapat menambah pendapatan daerah. Nyatanya, modal ratusan juta yang sudah digelontorkan tak kembali.

”Sampai sekarang (BUP Batam, red) tak ada sum­bangsihnya. Padahal kita harapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemerintah Kota (Pemko) Batam Pebrialin, Rabu (17/7/2019).

Dia menyebutkan PT Pelabuhan Batam Indonesia tidak memiliki kegiatan. Hal ini yang membuatnya berpikir untuk menentukan penyertaan modal tambahan.

”Kalau tak ada kegiatan, bagaimana mau support anggaran,” imbuhnya.

Bahkan, penyertaan modal pada awal dibentuk 2014 lalu terus berkurang. Dari semula Rp 2 miliar tersisa periode April 2018, yakni Rp 1,14 miliar, sesuai yang tertuang pada Berita Acara Nomor BA-ST.01/IV/2018.

Warga dari Pulau Selat Nenek Bulang, turun dari speedboat di Pelabuhan Sagulung beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dalam berita acara yang sama, Abdul Malik selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) komisaris utama.

”Ke depan kami akan lihat terus perkembangannya, termasuk soal gerakan mereka,” ujar Pebrialin.

Sebelumnya, BUP Batam dipimpin Pailasuf sebagai direktur. Namun hingga kini, jabatan tersebut masih kosong karena yang bersangkutan sudah habis masa jabatannya.

Kemudian, direksi di perusahaan daerah tersebut juga belum memiliki pengganti, sehingga masih direksi lama.

”Kita sudah umumkan tiga kali, itupun lewat web karena tak ada dana. Beda dengan PT Pembangunan Batam yang BUMD Batam itu, mereka pakai uang sendiri,” jelas Kepala Bagian Perekonomian Pemko Batam Zurniati.

Tidak adanya sumbangsih BUP Batam untuk pendapatan daerah juga diakui Ketua Tim Anggaran Pemko Batam Jefridin.

Bahkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam ini, membenarkan jika dana awal BUP sudah berkurang.

Hanya saja, ia mengaku tidak hafal total modal yang sudah berkurang dan modal yang tersisa.

”Sepersen pun belum ada deviden yang masuk ke kas daerah. Modalnya juga. Sepertinya (modal) sudah berkurang sedikit, karena hampir lima tahun belakangan mereka pakai modal itu,” terangnya.(iza)

Pemilik Mie Tarempa Kota Batam, Heri Phong, Berbagi Ilmu di Al-Ahmadi Entrepreneurship Centre

0

batampos.co.id – Nama Rumah Makan (RM) Mie Tarempa tak lagi asing di Kota Batam, bahkan hingga luar Batam.

Berkat kepiawaian dalam mengolah hidangan mi goreng dan luti gendang yang menjadi ciri khasnya, membuat RM Mie Tarempa dikenal sebagai oleh-oleh dari Batam.

Pemilik RM Mie Tarempa atau dengan nama patennya Mie Terempa’k, Heri Phong, dinilai berhasil dalam mengembangkan usaha asli dari kampung halamannya Tarempa, Anambas itu.

Selain menjadi ladang emas bagi pengembangan bisnisnya yang kini mencapai omzet miliaran dalam sebulan, ia juga menciptakan peluang bisnis baru di saat orang lain belum menyadari peluang tersebut.

Pemilik Mie Tarempa, Heri Phong. Foto: Dokumentasi AEC untuk Batam Pos.

Dalam hal ini, Heri Phong nantinya akan berbagi ilmu serta pengalaman dalam pe-ngembangan bisnisnya melalui seminar Milenial Creative Preneur, yang diadakan Al-Ahmadi Entrepreneurship Centre (AEC) pada Minggu (28/7/2019) mendatang.

Direktur Eksekutif AEC, Lisya Anggraini, mengatakan, seminar tersebut menjadi ajang untuk berbagi strategi bisnis terkait selling skills dan strategi memperkuat brand fight (diferensiasi).

Selain itu, untuk mendorong kawula muda menyiapkan masa depan sebagai pengusaha, menginspirasi calon pelaku usaha untuk menyimak praktik bisnis dari generasi milenial, dan menjadi ajang apresiasi alumni entrepreneurship go to school (EGTS) sekaligus promosi produk alumni dan mitra AEC.

”Tidak hanya pemilik RM Mi Tarempa, tapi juga ada pembicara dari Direktur Torch Grup Singapore, Siraj Salman, pengusaha muda Alumni EGTS Reynaldi Virgil Ius, serta saya sendiri, yang akan memaparkan materi dalam inspiring bisnis tips dan strategi bisnis,” ujar Lisya.

Pihaknya menargetkan 300 peserta untuk dapat mengikuti seminar tersebut. Saat ini pendaftaran sudah dibuka di Kantor AEC di Graha Pena Suite 501A Batam Center.

Biaya pendaftaran tersedia Rp 65 ribu untuk kategori siswa, Rp 85 ribu mahasiswa, dan Rp 175 ribu untuk umum maupun UKM.(nji)

Ini Titik Proyek Reklamasi di Kawasan Marina dan Tanjunguncang Kota Batam

0

batampos.co.id – Meski menjadi sorotan, aktivitas reklamasi di kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau masih terus berjalan. Salah satunya di Marina dan Tanjunguncang, Batuaji masih terus berjalan.

Dari pantauan batampos.co.id, Kamis (18/7/2019), proyek reklamasi di kawasan Marina ada dua titik yaitu:

1. Dekat Gedung Bapelkes

Di lokasi tersebut separuh hutan bakau sudah ditimbun. Padahal lokasi itu merupakan      lokasi aliran dan resapan air.

Beberapa waktu lalu, aktivitas penimbunan hutan bakau di area itu sempat diprotes          masyarakat setempat. Faktor utamanya adalanya kendaraam proyek mengganggu            kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan Marina City.

Proyek tersebut sempat dihentikan, namun belakangan kembali berjalan seperti biasa.      Hutan bakau dengan luas sekitar satu hektare telah berubah jadi hamparan tanah.

2. Di depan Perhotelan Holiday In

Hutan bakau yang merupakan daerah aliran air terancam hilang sebab saat ini lokasi        hutan tersebut sedang dalam tahap clearing. Informasi yang beredar di lapangan              hutan bakau tersebut akan ditimbun untuk kepentingan lain.

Proyek reklamasi di Marina. Foto: Dokumentas: batampos.co.id

Sementara di wilayah Tanjunguncang, bibir pantai yang bukan masuk kawasan galangan kapal saat ini padat dengan aktivitas penimbunan.

Aktivitas itu terjadi di belakang perumahan Bagaman hingga belakang                        perumahan Putera Jaya Tanjunguncang.

Lokasi yang ditimbun merupakan lokasi resapan air hutan bakau. Termasuk di                  belakang lokasi PT San Hai.

Aktivitas reklamasi di kawasan galangan kapal itu sudah berlangsung lama. Puluhan hektar hutan bakau sudah ditimbun.

Kerusakan paling parah adalah lokasi hutan bakau samping PT BNI yang tak jauh dari perumahan Putera Jaya.(eja)

New Nissan X-Trail Dilengkapi Intelligent Mobility

0

batampos.co.id – Produk terbaru Nissan diluncurkan pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Produk terbaru tersebut bernama New Nissan X-Trail. Kehadiran kendaraan tersebut  merupakan bentuk komitmen Nissan dalam mendukung mobilitas masyarakat. Anda yang ingin memiliki New Nissan X-Trail dapat melakukan pre-order mulai hari ini.

Peluncuran resmi produk terbaru Nissan tersebut dilakukan di perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Jakarta.

Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, mengatakan, sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2003.

Kata dia, Nissan X-Trail telah menjadi pilihan favorit penyuka SUV di Indonesia.

“Melalui tipe terbaru ini, Nissan menggabungkan pengalaman selama lebih dari 60 tahun membuat SUV dengan teknologi otomotif terkini,” katanya.

“Produk terbaru ini merupakan pilihan yang tepat untuk berkendara bersama keluarga dan kerabat baik di perkotaan ataupun perjalanan ke luar kota,” ujarny lagi.

New Nissan X-Trail lanjutnya, hadir dilengkapi beragam teknologi dari Nissan Intelligent Mobility (NIM), yang merupakan visi Nissan dalam memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan menyenangkan bagi semua orang.

Teknologi dari NIM ini termasuk Intelligent Cruise Control yang meningkatkan pengalaman berkendara untuk perjalanan jarak jauh.

Karena setelah diaktifkan fitur ini dapat mengatur jarak dengan kendaraan yang ada di depan.

Selain itu terdapat Forward Collision Warning yang dapat memantau dan memberikan peringatan kepada pengendara apabila terdapat kendaraan lain di area sekitar bagian depan kendaraan yang tiba-tiba berhenti atau mengurangi kecepatan.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, bersama dengan Nissan LEAF. Foto: Nissan

Fitur lainnya, yaitu Forward Emergency Braking, dapat memberi peringatan dan mengurangi kecepatan untuk membantu menghindari tabrakan atau mengurangi risiko kecelakaan akibat tabrakan.

Lalu, Rear Cross Traffic Alert yang membantu pengendara saat berada di area parkir dalam kecepatan rendah, dengan memberikan tanda mundur atau keluar dan memberikan peringatan saat ada kendaraan lain yang mendekat dari kanan atau kiri.

Serta Lane Departure Warning yang akan memberikan peringatan saat kendaraan keluar dari jalurnya.

Tampilan New Nissan X-Trail yang bergaya urban dan modern semakin mantap dengan desain eksterior dan interior yang diperbarui.

Bagian depan mobil menampilkan desain khas Nissan yang berbentuk bumerang dilengkapi lampu LED Daytime Running Lights dan gril V-Motion khas Nissan yang diperbesar.

Velg alloy berukuran 19 inci memberikan kesan lebih mewah dan sporty, dan panoramic sunroof menjadikan suasana kabin terasa lebih luas dan terang.

Sementara fitur di bagian belakang mobil menampilkan LED boomerang tail lamps. New Nissan X-Trail tersedia dalam 5 pilihan warna, yaitu monarch orange, storm white, brilliant silver, deep iris gray, dan black star.

“New Nissan X-Trail juga didukung oleh mesin berkapasitas 2.5 liter yang dapat menggelontorkan daya sebesar 171 PS dan torsi puncak 233 Nm,” jelasnya.

“Nissan X-Trail terbaru ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur lainnya yang dapat menambah kenikmatan dan kenyamanan berkendara,” kata Isao lagi.

Sensor kaki untuk pintu bagasi atau power tailgate yang dapat memudahkan ketika ingin memasukkan barang atau koper untuk kegiatan dalam kota ataupun luar kota.

New Nissan X-Trail juga dilengkapi fitur otomatis yang mengatur perubahan lampu jauh dan lampu dekat ketika ada kendaraan yang datang dari arah yang berlawanan.

Selain itu, produk terbaru Nissan ini juga memiliki smart phone connectivity yang memberikan koneksi secara langsung dan mulus didukung layar sentuh 7 inci dilengkapi Intelligent Around View Monitor.

Untuk mendukung peluncuran mobil terbaru ini dan memberikan pengalaman kepemilikan berkendara terbaik, setiap pembelian New Nissan X-Trail juga mendapatkan Nissan Care Package, yang menawarkan suku cadang dan servis gratis selama 4 tahun atau sampai dengan 50.000 kilometer, yang merupakan penawaran eksklusif di segmen SUV saat ini.

New Nissan X-Trail kini tersedia dengan harga Rp 530 juta (on the road DKI Jakarta). Pengiriman kepada para pelanggan New Nissan X-Trail mulai Agustus.

Selama periode penyelenggaraan GIIAS 2019, 18-28 Juli 2019, para pelanggan dapat mengunjungi booth Nissan Datsun yang berlokasi di Hall 6, ICE, BSD, untuk melakukan test drive.(*/gun)

Nama Hanggar Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam Diambil Dari Tokoh Pejuang

0

batampos.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, meresmikan, hanggar pesawat di Politeknik Kota Batam, Kamis (18/7/2019).

Hanggar tersebut diberikan nama Kokok Haksono Djatmiko. Direktur Politeknik Negeri Batam Dr, Priyono EKo Sanyoto, mengatakan, nama tersebut diambil dari seorang tokoh  pejuang pengembangan pendidikan tinggi vokasi politeknik di Indonesia.

Katad ia, selama karirnya Haksono pernah menjabat direktur politeknik manufactur Bandung yang merupakan politeknik negeri tertua dan terkemuka di Indonesia.

Hanggar pesawat milik Politeknik Negeri Kota Batam. Hanggar ini dapat menampung sekitar 4 unit pesawat Cessna tipe 172. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Sebelum tutup usia pada tahun 2018 yang lalu, Haksono mendapatkan amanah sebagai Manajer Project Management Unit (PMU) PEDP Kemenristekdikti yang fokus menangani pengembangan setidaknya 43 pendidikan tinggi vokasi politeknik.

Baca Juga: Video, Hanggar dan Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam

Baik Politeknik Negeri maupun Politeknik Swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2012-2019.

Melalui dukungan dan komitmen pimpinan tinggi di Kemenristekdikti dan program PEDP yang beliau beserta tim PMU kelola dengan penuh integritas, bangunan hanggar ini merupakan salah satu masterpiece yang dapat terwujud dan menjadi saah satu tonggak kemajuan pendidikan vokasi politeknik di Indonesia.(bbi/nto)

Menristekdikti: 2020 Ada Jet untuk Praktik Mahasiswa Politeknik Batam

0

batampos.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mendukung penuh hadirnya fasilitas hanggar perawatan pesawat pertama di Indonesia di Politeknik Negeri Batam (Polibatam).

Bentuk dukungan tersebut, akan dilanjutkan dengan mengupayakan hadirnya pesawat jet sebagai bahan praktik mahasiswa yang belajar di Polibatam.

Nasir mengatakan, untuk menghadirkan pesawat di Politeknik Negeri Batam, Kemenristekdikti akan berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Khususnya Menteri BUMN yang memiliki aset, untuk menjual pesawat yang secara fungsi tidak lagi memberi manfaat secara ekonomis dapat digunakan sebagai bahan praktik mahasiswa.

“Kalaupun nanti dijual, kita harapkan tidak dengan harga yang tinggi,” ujarnya, Kamis (18/7/2019).

Menristekdikti, Mohamad Nasir. Foto: Bobi/batampos.co.id

“Karena pesawat-pesawat tersebut sudah menjadi rongsokan, kita beli untuk digunakan sebagai bahan praktik,” jelasnya lagi.

Meski sudah tidak berfungsi dan dibeli dengan harga murah pesawat tersebut tetap memiliki nilai ekonomi bagi para mahasiswa jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara di Polteknik Negeri kota Batam.

Baca Juga: Politeknik Negeri Kota Batam, Kampus Pertama di Indonesia yang Memiliki Hanggar Pesawat

“Nanti di 2020 paling tidak ada satu jet yang bisa digunakan untuk praktek mahasiswa,” kata Nasir lagi.

Tidak itu saja, Nasir, mengatakan jika Kemenristekdikti terus mengupayakan pengembangan sistem pendidikan yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Di mana saat ini arah pengelolaan lembaga pendidikan diarahkan menuju sistem seperti yang diterapkan seperti korporasi.

Politeknik harus bergerak menjadi badan hukum atau badan layanan umum, sehingga bisa melakukam lompatan.

Lembaga yang akan dijadikan seperti korporasi harus dibangun di dalam sistem pendidikan.

Baca Juga: Video, Hanggar dan Pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam

“Pengembangan SDM harus didorong, caranya perguruan tinggi harus bisa mandiri mengelola sumber dana,” paparnya.

“Dana bisa didapat dari swasta dan pemetintah, di Eropa semua melakukan pengelolaan dengan berfikir secara korporasi,” kata Nasir lagi.(bbi)

Saat Ramadan dan Lebaran Konsumsi LPG 3 Kilogram Mencapai 38 Ribu Tabung

0

batampos.co.id – Mei 2019 menjadi bulan dengan tingkat konsumsi energi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Salah satunya gas LPG 3 kilogram.

Branch Marketing Manager Pertamina Wilayah Kepri, Oos Kosasih, menuturkan, konsumsi gas lpg 3 kg, pada hari biasanya sebanyak 35 sampai 36 ribu tabung setiap harinya.

Namun pada Mei lalu mengalami kenaikan menjadi 38.500 tabung setiap harinya selama empat hari.

“Sejauh ini tidak ada operasi pasar, itu artinya penyaluran LPG cukup baik,” kata Kosasih.

Kota Batam lanjutnya penyaluran 36 ribu tabung LPG dilakukan dengan sistem rayonisasi.

Pada Mei 2019 llau Pertamina menyalurkan sekitar 38.500 LPG 3 kilogram ke seluruh wilayah di Provinsi Kepri. Konsumsi terbesar di Kota Batam. Dokumentasi: batampos.co.id

Di mana Pertamina menunjuk satu atau dua agen di masing-masing kecamatan. Setidaknya ada 11 agen yang akan membantu untuk menyalurkan LPG 3 Kg ini ke masyarakat.

Dengan sistem rayonisasi ini, sistem pengawasan atau kontrol terhadap penyaluran tabung gas LPG, bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Ketika ada informasi kelangkaan di satu lokasi, maka bisa langsung dilakukan pengecekan di agen yang ada di kecamatan tersebut.

Hal itu dikarenakan pada Mei 2019 bertepatan dengan momen puasa dan lebaran, dimana aktivitas masyarakat mengalami peningkatan.

Oos Kosasih, menuturkan, pada Mei lalu terjadi peningkatan suplai semua jenis produk energi. Baik itu BBM maupun penyaluran gas lpg 3 kilogram kepada masyarakat.

Data konsumsi BBM jenis solar di Kota Batam pada Juni lalu tercatat sebanyak 112 kiloliter per hari, lebih rendah jika dibandingkan pada Mei sebanyak 126 kliliter per hari.

Hal serupa berlaku untuk BBM jenis premium dimana pada Mei lalu konsumsi premium sebesar 542 kiloliter per hari, pada bula Juni mengalami penurunan menjadi hanya 480 kiloliter per hari.(bbi)

Politeknik Negeri Kota Batam, Kampus Pertama di Indonesia yang Memiliki Hanggar Pesawat

0

batampos.co.id – Kampus Politeknik Negeri Batam (Polibatam) menjadi kampus politeknik pertama di Indonesia yang memiliki bangunan hanggar pesawat.

Bangunan hanggar yang menelan biaya sekitar Rp 38 miliar ini berdiri di atas lahan seluas 2500 meter persegi tepatnya di kompleks kampus terpadu Politeknik Negeri Batam yang berlokasi di Batam Center, Batam.

Bangunan yang diresmikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, Kamis (18/7/2019).

hanggar tersebut nantinya dapat menampung satu pesawat jenis Boeing 737 300 atau Airbus 320.

Serta beberapa pesawat ukuran kecil sejenis Cessna, sundowner dan Navayo sebagai bagian dari fasilitas praktik pembelajaran perawatan pesawat udara untuk mahasiswa.

Bangunan hanggar terdiri dari 3 lantai itu dilengkapi 10 ruangan workshop/laboratorium khusus perawatan pesawat udara.

Seperti aircraft system laboratory, general dan sheet metal workshop, composite workshop, Battery Shop & NDT, Engine and Propeller shop, avionic and instrumentation laboratory.

Kemudian, electrical and wind tunnel laboratory, hydraulic shop, computer laboratory. Lima ruang kelas representative serta ruangan penunjang lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir, menjelaskan pembangunan Hanggar pertama di kampus politeknik di Indonesia ini didanai oleh Asian Development Bank (ADB) melalui Polytechnic Education Development Project (PEDP) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswa Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2018-2019.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menandatangani prasasti dalam peresmian hanggar perawatan pesawat di Politeknik Negeri Kota Batam. Foto: bobi/batampos.co.id

Bangunan ini diyakini akan menjadi bagian dari fasilitas unggulan dalam proses pembelajaran para mahasiswa Program Studi D3 Perawatan Pesawat Udara.

Sekaligus sebagai fasilitas pelatihan bagi taruna Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) berlisensi international  yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Batam.

Program studi D3 Perawatan Pesawat Udara di Politeknik Negeri Batam sendiri, sampai saat ini masih tercatat sebagai program studi satu-satunya di Politeknik Negeri seluruh Indonesia.

Secara spesifik program studi ini mengkhususkan layanan untuk menghasilkan lulusan Diploma ahli madya bidang perawatan pesawat udara yang qualified karena juga dilengkapi dengan Basic License for aircraft maintence yang diakui secara internasional.

Pesawat Cessna 172 yang berada di Hanggar Politeknik Negeri Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Saat ini basic license yang telah dmiliki kategori A. Meliputi basic license untuk Body Airframe Fixed Wing (A1), Piston Engine (A3) dan Turbine engine (A4).

Ke depan, dengan fasilitas hanggar yang sudah terbangun ini, Politeknik Negeri Batam akan dilengkapi juga dengan lisensi C atau Instrument Electrical, Radio and avionics, serta pengembangan hanggar sebagai Approved Maintenance Repair and Overhoul (MRO) untuk Engine pesawat dan Komponen part pesawat.

“Bangunan Hanggar ini merupakan fasilitas unggulan dan terbaru yang dimiliki Politeknik Negeri Batam, sebagai pusat pendidikan dan pelatihan bidang aircraft maintenance,” kata Nasir.

Nasir berharap, hadirnya hanggar di Polibatam ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan hanggar di kampus politeknik di daerah lain.

Fasilitas ini juga menjadi peluang besar bagi pengembangan SDM di bidang industri penerbangan, baik itu untuk kebutuhan dalam negeri, maupun untuk kebutuhan industri penerbangan di negara lain.

“Harapan saya, Polibatam mampu menyuplai tenaga kerja ke berbagai maskapai. Kita ingin lahir SDM dari sini,” kata Nasir lagi.(bbi)

Arsip Nasional Republik Indonesia Dapat Tambahan Khazanah Arsip Statis Tentang Presiden Soeharto

0

batampos.co.id – Keluarga besar Presiden Soeharto, menyerahkan dokumen penting bapak pembangunan tersebut kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

ANRI menerima tambahan khazanah arsip statis tentang Presiden Soeharto yang diserahkan Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab disapa Tutut kepada Plt Kepala ANRI, Sumrahyadi, di Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari, gedung C, lantai 2 ANRI, Kamis (18/7/2019).

Khazanah arsip yang diserahkan terdiri dari 19 roll mikrofilm yang berisi pidato Presiden Soeharto berikut dengan daftarnya, 10 roll mikrofilm pidato Ibu Tien Soeharto beserta daftar dan naskah pidatonya dan 10 roll mikrofilm kumpulan risalah sidang kabinet periode tahun 1967-1998.

Serta proklamasi integrasi Balibo (yang mendeskripsikan tekad rakyat Timor Timur untuk bersatu dengan Indonesia) tahun 1976 beserta daftarnya, satu album foto yang terdiri dari 91 lembar foto yang merekam kegiatan Presiden Soeharto berikut compact disc-nya.

Selain menyerahkan arsip ke ANRI, pihak keluarga pun meminjamkan satu unit alat baca mikrofilm yaitu microreader kepada ANRI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Sumrahyadi, menyampaikan, khazanah arsip yang diserahkan pihak keluarga Presiden Soeharto dapat menjadi bagian dari arsip kepresidenan.

Di mana ANRI dalam beberapa tahun terakhir sedang gencar melaksanakan program penyelamatan arsip kepresidenan.

“ANRI mengucapkan terima kasih atas penyerahan arsip ini, semoga arsip tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Arsip kepresidenan nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenal dan mengetahui sosok serta kebijakan para Presiden Indonesia dari masa ke masa.

Proses penyerahan khazanah arsip Presiden Soeharto dari Siti Hardiyanti Rukmana kepada Plt Kepala ANRI, Sumrahyadi. Foto: Istimewa

Sementara itu, Tutut, menyampaikan bangsa yang mengelola jejak langkah peninggalan peradabannya cenderung menjadi bangsa besar, serta unggul dibandingkan bangsa lain.

“Sejumlah dokumen Bapak (Presiden Soeharto, Red.), yang telah kami serahkan ke negara setidaknya dapat menjadi bagian penting dari sejarah,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dokumen itu bisa menjadi salah satu acuan masyarakat dalam menghadapi realitas sosial budaya yang kompleks seperti saat ini,” terang tokoh wanita kharismatik yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII ini.

Pada kesempatan yang sama, Tutut juga turut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk tidak alfa mengenai sejarah bangsanya.

Agar dapat mengambil unsur positif dari sejarah masa lalu. Merajut kembali identitas kebangsaan yang luhur dengan basis kebangsaan multikultur.

“Setiap bangsa harus menyadari jati dirinya, mengenal dan tahu sejarah bangsanya,” paparnya.

“Dengan sadar sejarah sebuah bangsa dapat menentukan dengan pasti dan yakin, ke mana bangsa tersebut menentukan titik tujuan perjuangan ke depan,” lanjutnya.

Penyerahan arsip statis oleh pihak keluarga Presiden Soeharto juga merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Pasal 88 ayat (6) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-undang (UU) Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Arsip tersebut diselamatkan dan dilestarikan oleh ANRI dan nantinya menjadi identitas dan jati diri, serta memori kolektif bangsa.

Arsip ini pun menjadi aset nasional yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemerintahan, pembangunan, penelitian, pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peradaban yang Lebih Manusiawi

Pada kesempatan tersebut, Tutut yang datang ditemani adiknya Bambang Trihatmodjo mengaku, sadar sejarah membuat sebuah bangsa tahu adab. Mampu meletakkan seseorang pada “maqam” atau tempatnya yang tepat.

“Tidak ada bangsa dan negara yang lepas dari sejarahnya. Namun kemanusiaan harus menjadi prasyarat bagi kita untuk menciptakan peradaban yang lebih manusiawi,” jelasnya.

“Menempatkan para pemimpinnya ke dalam historisitas kemanusiaan tertinggi sebagai khalifah. Selanjutnya dapat menerima kekurangannya sebagai hal manusiawi,” papar Tutut lagi.

Membangun sumber daya manusia (SDM) dengan kebudayaan luhur, kata Tutut, harus menjadi landasan penting bagi kemajuan Indonesia.

Keluarga besar Presiden Soeharto berfoto bersama dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, Sumrahyadi. Foto: Istimewa

Kebudayaan harus terimplementasi dengan menerapkan kerangka nilai kebangsaan dan adab.

“Kalau kesopanan kita jaga, batin suci, hati bersih, niat bagus, tidak hendak berkicuh dengan sesama, maka insya Allah akan baik buahnya bagi segenap masyarakat,” kata Tutut.

Tutut berharap, di masa datang kebudayaan dapat dimaknai dengan watak yang progresif berupa resistensi kreatif yang menggerakkan perubahan.

“Kebudayaan harus menjadi acuan berpikir, sebagai politik kebudayaan. Dimulai dari keteladan pemimpin,” katanya.

“Menjadikan habit, batin suci, hati bersih, dan niat bagus, yang jika terakumulasi menjadi restorasi nilai kebangsaan. Dengan begitu insya Allah kemajuan dan kejayaan Indonesia benar-benar tercapai,” ujarnya lagi.(*/gun)