Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 11744

Sudah 40,99 Persen Diimunisasi Campak dan Rubella

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Tanjungpinang mencatat tingkat partisipasi pada program vaksinasi campak dan rubella di Tanjungpinang sudah mencapai 40,99 persen. Raihan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan pelaksanaan vaksinasi di kabupaten/kota lain.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Lingga dengan persentase mencapai 27,43 persen, disusul kabupaten Kepulauan Anambas dengan 26,05 persen, Kota Batam, 24,98 persen, Kabupaten Bintan 17,95 persen, Kabupaten Karimun 15,35 persen, dan yang paling bontot adalah Kabupaten Natuna hanya 9,4 persen.

Kendati raihan persentase partisipasi di Tanjungpinang paling tinggi, Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam mengaku masih perlu kerja keras bersama agar bisa sampai tembus 100 persen alias 56.031 anak. ”Jika orangtua memberikan dukungan secara maksimal, target imunisasi bisa dicapai,” kata Rustam, kemarin.

Menurut Rustam, peran orangtua yang ikut aktif mendukung pelaksanaan vaknisasi campak dan rubella ini menjadi penting.

Terlebih ketika sebelumnya penolakan terjadi lantaran vaksin ini belum mendapat sertifikasi dari MUI. Namun, setelah dikeluarkan fatwa yang menyebutkan vaksinasi boleh dilakukan, Rustam menilai inilah momentumnya.

”Karena bagaimana pun faktor pencegahan penyakit ini yang penting dan ingin ditekankan oleh pemerintah, maka targetnya harus bisa 100 persen,” kata Rustam.

Rustam menjelaskan, sejak tahun 1982, Indonesia sudah melaksanakan pemberian imunisasi campak secara rutin untuk anak usia sembilan bulan. Dalam kurun waktu tiga dasawarsa program imunisasi rutin campak ini berjalan, cakupan yang dicapai secara nasional sudah cukup tinggi namun tidak merata di seluruh wilayah sehingga menyisakan daerah kantong yang berpotensi terjadi kejadian luar biasa.

Di sisi lain, dengan mempertimbangkan situasi beban penyakit Rubella dan CRS di Indonesia, maka dilaksanakan introduksi (pengenalan) vaksin Rubella ke dalam program imunisasi rutin.

Vaksin Rubella dikemas dalam bentuk kombinasi dengan vaksin Campak menjadi vaksin Measles Rubella (MR) dan mulai digunakan pada tahun 2017 lalu di enam provinsi (Pulau Jawa), dan saat ini mulai digunakan di 28 provinsi lainnya (luar Pulau Jawa).

”Mencegah itu tetap lebih baik daripada mengobati. Karena itu, perlu dukungan dan kesadaran orang tua untuk tumbuh kembang si buah hati,” pungkas Rustam. (aya)

Jemaah Asal Karimun Diserang Stroke, Begini Kondisinya Sekarang

0

batampos.co.id – Jemaah haji atas nama Aman asal Tanjungbatu Kabupaten Karimun sempat diserang heat stroke di Mina Rabu (22/8) lalu. Tetapi saat ini sudah kembali beraktivitas. Hal ini diungkapkan dr Inrike Caesaria, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 19.

“Alhamdulillah, heat stroke yang menyerangnya sudah terkendali,” kata Inrike.

Seperti diketahui, Aman mendapat serangan heat stroke pada Rabu (22/8) pagi saat di Mina. Saat itu Aman menggigil hebat, tim kesehatan langsung bergerak cepat mengatasi pasien. Dengan cara memberikan minum serta memberikan kompres es batu dan memasang infus.

Heat stroke (sengatan panas) merupakan kondisi dimana tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh secara drastis dalam waktu cepat. Sebagai upaya pencegahan dianjurkan untuk banyak minum dan mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung air, serta memakai alat pelindung diri seperti topi dan payung bila keluar ruangan. (rng)

Fatwa Terbaru MUI Membolehkan, Pemberian Vaksin MR Dilanjutkan

0

batampos.co.id – Pemberian vaksin Measles Rubella (MR) yang sempat tertunda di Kepri kerena status vaksin yang belum mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kini kembali dilanjutkan. Dinkes Kepri menyebutkan pemberian vaksin kini diperbolehkan oleh MUI melalui Fatwa Nomor 33 tahun 2018.

”Fatwa (MUI) terbaru sudah terbit, maka jangan ada lagi pro dan kontra terkait pelaksanaan imunisasi campak dan rubella ini di Provinsi Kepri. Kami berharap semua pihak dapat mendukung program nasional tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Tjetjep Yudiana, Jumat (24/8).

Tjejep menjelaskan, pada Selasa 21 Agustus 2018 lalu, MUI telah mengeluarkan Fatwa Nomor 33 tahun 2018 yang menyatakan bahwa para ulama bersepakat membolehkan (mubah) penggunaan vaksin MR yang merupakan produk dari Serum Institute of India (SII) untuk program imunisasi saat ini.

Fatwa itu kemudian ditindaklanjuti Kemenkes dengan menggelar pertemuan seluruh Kadinkes se-Indonesia di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (23/8) lalu. Pertemuan dipimpin Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek.

Hadir juga Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono, dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam. Selain itu, semua Pimpinan MUI dari 34 Provinsi seluruh Indonesia juga hadir.

”Keputusan ini didasarkan pada tiga hal, yakni kondisi darurat syariyyah, keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya menyatakan bahwa terdapat bahaya yang bisa timbul bila tidak diimunisasi, dan belum ditemukan adanya vaksin MR yang halal dan suci hingga saat ini,” papar Tjetjep.

Ditegaskan Tjetjep persoalan campak dan rubella memang menjadi perhatian serius. Apalagi belakangan ini di Eropa ditemukan 41 ribu kasus campak. Kepri adalah daerah terbanyak ketiga di Indonesia untuk dikunjungi wisatawan mancanegera (wisman). Dan pelaksanaan vaksin campak dan rubella adalah benteng yang tepat.

”Mari sama-sama kita pahami dan kita dukung. MUI juga sudah memberikan berbagai penjelasan kongkrit terkait vaksin yang digunakan,” tegas Tjetjep.

Lebih lanjut, katanya, untuk pelaksanaan vaksin campak dan rubella di Kepri sampai saat ini progresnya sekitar 25 persen dari target nasional sebanyak 608.125 anak Kepri. Jumlah tersebut belum ber-tambah lantaran tertundanya pelaksanaan vaksin di empat kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Ia berharap dengan ada penjelasan sahih dari MUI, proses berjalan dengan baik.

Disebutkannya bahaya campak adalah dapat menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru-paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk atau bahkan kematian. Sementara rubella sangat berbahaya bagi ibu hamil.

Karena apabila terpapar virus tersebut mengancam keguguran, bayi yang lahir berisiko cacat, kelainan jantung, mata, pendengaran, serta keter-lambatan perkembangan.
Ditambahkannya, sasaran dari program imunisasi ini 75 persen di antaranya berusia 7-15 tahun. Sisanya berusia enam tahun ke bawah. Pada kampanye hari pertama, mendapatkan apresiasi. Ia berharap sampai 30 September mendatang target tercapai.

”Saya yakin semua orangtua tidak ingin anak-anaknya mengalami hal itu. Salah satu langkah yang tepat adalah dengan mendukung program imunisasi campak dan rubella,” tutup Tjetjep. (jpg)

 

Atap Kantor Lurah dan Keramba Diterjang Angin Kencang

0
Atap Kantor Lurah Tanjunguban Kota dan seng rumah warga tertimpa pohon, usai angin kencang melanda wilayah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (24/8) siang. F. Slamet Nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Atap Kantor Lurah Tanjunguban Kota dan keramba ikan kerapu di RT 004/RW 001 Kampung Mentigi, Kelurahan Tanjunguban Kota, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan terbang usai angin kencang melanda wilayah tersebut, Jumat (24/8) siang.

Selain itu, beberapa rumah warga dan kantor Satuan Kapal Cepat (Satkat) di Kampung Mentigi Tanjunguban juga dilaporkan rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

Pegawai Kantor Lurah Tanjunguban Kota, Anto menuturkan peristiwa berlangsung singkat. Dia bersama seorang pegawai lainnya, Tri sedang istirahat di dalam kantor.
”Sekitar pukul 12.15 lah kejadiannya,” kata dia.

Saat itu, mereka sedang istirahat di lantai satu. Tiba-tiba, terdengar suara cukup keras dari atap lantai dua. ”Atap sengnya terbang tak tahu ke mana. Air deras mengalir dari lantai dua karena tiga keping plafon sudah jatuh,” kata dia.

Pegawai Kantor Lurah Tanjunguban Kota lainnya, Tri mengatakan saking kagetnya mendengar suara keras, tak sempat berlari. ”Merangkak lah,” kenangnya.

Kejadian di tempat lain tepatnya di rumah warga bernama Erna di RT 003/RW 001 Kampung Mentigi, Tanjunguban. Di sana, atap sengnya rusak karena tertimpa pohon mangga. ”Si ibu tadi di dalam rumah,” kata Ujang, warga setempat.

Tim dari Tagana langsung turun ke lokasi dibantu warga dan petugas PLN untuk membersihkan cabang pohon yang menimpa atap seng rumah. Selain itu, keramba ikan kerapu berukuran 5×6 meter milik Ahmad Daud terbang dibawa angin kencang. ”Terbangnya lumayan jauh, kira-kira sejauh 40 meter,” kata Ahmad Daud.

Tiang-tiang berikut atap keramba mendarat tepat di rumah Zulkhaidir. ”Sama kayu-kayunya diangkat,” kata dia.

Camat Bintan Utara Azwar menyampaikan, dilaporkan sedikitnya lima titik jadi korban angin kencang. Di antaranya, kantor Lurah Tanjunguban Kota, dua rumah warga di Kampung Mentigi, Keramba milik nelayan, dan 1 kantor milik TNI AL. ”Kerusakan ringan saja,” ujarnya.(met)

Roda Truk Pasir Masuk Drainase Saat Parkir di Tepi Jalan

0
Truk BP 9338 TU terperosok di jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Jumat (24/8). F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Roda kiri belakang truk dengan nomor polisi BP 9338 TU yang bermuatan pasir batu terperosok ke dalam parit atau drainase saat parkir di Jalan DI Panjaitan, Batu 9 Tanjungpinang, Jumat (24/8) Sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan penutup drainase rusak parah.

Kejadian tersebut berawal saat sopir truk, Tumiran memarkirkan truk yang dikemudikannya untuk membeli makanan di tepi jakan di Batu 9. Roda kiri belakang truk tujuan Bandara Raja Haji Fisabilillah tersebut tiba-tiba masuk ke dalam parit karena penutup drainse yang terbuat dari beton tak kuat menahan beban truk bermuatan pasir hingga pecah. Truk pun miring ke kiri dan roda depan terangkat. ”Saya lapar, jadi mau beli makan, lalu parkir di situ,” kata Tumiran.

Kanit Lantas Polres Tanjungpinang, Ipda Ridwan mengatakan, area parkir di kawasan tersebut hanya diperuntukkan untuk kendaraan roda empat dan tidak untuk kendaraan roda enam seperti truk. Sebab, penutup drainase di area parkir itu tidak memiliki kekuatan untuk menahan beban berat. ”Sopir truk tidak melihat rambu lalu lintas larangan parkir untuk truk,” kata Ridwan.

Selanjutnya, sopir truk akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya juga akan memanggil pihak perusahaan tempat sopir bekerja untuk segera mengganti dan memperbaiki penutup drainase yang rusak parah tersebut.

”Perusahaan yang bersangkutan harus mengganti fasilitas umum yang rusak,” jelasnya.
Kecelakaan Maut di Jembatan Dompak

Sebelumnya, pada Kamis (23/8) sekitar pukul 03.00 WIB, terjadi kecelakaan maut yang mengakibatkan Kasmuin, 35, warga asal Sulawesi Tenggara tewas seketika di Jembatan Dompak, Tanjungpinang.

Kecelakaan berawal saat mobil Toyota Rush BP 1967 HM yang dikendarai Syah Amar Hera Putra yang membawa lima penumpang berjalan pelan dari arah Mall Ramayana, menuju arah Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak.

Sementara korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash BP 4759 HX berjalan dari arah sebaliknya. Tiba-tiba, korban dengan sepeda motornya keluar dari lajur dan memasuki lajur berlawanan yang menyebabkan kedua kendaraan berbenturan keras.
Setelah itu, korban yang tewas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang.

”Dari keterangan saksi, sebelum kecelakaan, korban diketahui bersama teman-temannya berkumpul di Jembatan Dompak, tapi belum pasti apakah korban mabuk, masih diselidiki,” kata Ridwan. (odi)

Jemaah Haji Tanjungpinang Sempat Hilang 4 Jam di Mina

0

batampos.co.id – Seorang jemaah haji asal Tanjungpinang bernama Ruspian Rusli Jaapar sempat hilang saat bermalam di Mina, Kamis (23/8) waktu setempat.

Ketua Kloter 1 Embarkasi Batam, Mustafa, mengatakan saat wukuf ifadah yang berangkat 447 orang. Namun yang kembali ke Makkah hanya 445 orang jemaah. Satu orang atas nama Sahar M Tayib asal Batam sedang sakit dan dirawat di RS Mina Al Weda.

“Sedangkan seorang lagi Ruspian Rusli Jaapar asal Tanjungpinang hilang sewaktu di tenda Mina,” kata Mustafa, Jumat (24/8) pagi.

Mustafa mengatakan, sebenarnya Ruspian sakit stroke yang cukup parah. Biasanya, untuk bangun dari tidur saja ia harus dibantu istrinya, Lafrina. Namun pada Kamis malam itu, saat istrinya tengah tidur dan jemaah lain melontar jumrah, Ruspian bisa bangun sendiri dan keluar dari tenda.

“Kejadian sekitar jam 23.00 malam (Kamis, red) waktu setempat,” ungkapnya.

Untungnya, Jumat dini hari Ruspian Rusli Jaapar berhasil ditemukan, setelah empat jam menghilang. (rng)

Kasus Tiban Koperasi, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang hanya Bisa Menegur, yang Bisa Menindak ialah BP Batam

0
Warga Tiban Koperasi menggali, Ahad (12/8/2018)

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengeluarkan surat pembekuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hingga Izin Lingkungan kepada developer yang membangun diatas kolam retensi Tiban Koperasi.

Namun mereka tetap beroperasi.

“Mereka masih lakukan pembangunan di lokasi yang dibekukan hingga sekarang,” kata perwakilan warga, Anto Sujanto.

Pemko Batam melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) pun telah melayangkan surat peringatan (SP) di lokasi tersebut agar pembangunan dihentikan. Bahkan, SP sudah masuk SP II dan tersisa empat hari lagi memasuki SP III.

“Iya kami telah keluarkan peringatan,” kata Kepala Dinas CKTR Batam, Suhar.

Soal keluhan warga, ia mengatakan pihaknya tidak bisa melewati prosedural yang berlaku. Maka dari itu, pihaknya mengeluarkan peringatan yang berjenjang.

“Ada prosedur yang harus kami lewati, maka secara prosedur kami tegur dulu,” ucapnya.

Ia mengaku, CKTR hanya melakukan peneguran, selebihnya eksekusi merupakan ranah tim dari Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pemberi izin lahan dan tim terpadu Pemko Batam.

Setelah masa peringatan berkahir dan pengembang masih bandel membangun, pihaknya akan melapor ke tim terpadu dengan melibatkan BP Batam maupun Pemko Batam.

“Kami akan lapor tim terpadu, bahwa sudah SP III, mereka melakukan tindakan lebih jauh,” imbuhnya.

Ia mengaku, beberapa warga Tiban Koperasi juga mengirim pesan singkat padanya terkait penanganan pembangunan dan tindak lanjut SP yang telah dikeluarkan.

“Kalau masih membangun betullah, nanti ketika SP berapa nanti tim terpadu mungkin turun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Terpadu Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan, pada prinsipnya pihaknya akan turun setelah mendapat arahan dari pimpinan berdasarkan kesepakatan bersama pihak terkait.

“Kalau sudah diputuskan dan perintahnya itu harus dieksekusi, kami jalankan,” pungkasnya. (iza)

Kawasaki’s Durable Paint, Cat Sakti

0
Ninja H2 untuk 2019. (Wilfridus Zenobius Kolo /JawaPos.com)

batampos.co.id – Kawasaki Ninja H2 yang diluncurkan 2 tahun lalu terkenal sebagai motor buas dan masuk dalam deretan motor paling kencang di dunia. Dengan performa apiknya rupanya Kawasaki masih punya celah untuk terus mengembangkannya.

Mereka berencana menghadirkan model baru Ninja H2 untuk 2019. Jika sebelumnya Ninja H2 memiliki power menembus angka 227,8 hp. Maka model terbaru mendapat power tambahan 30 tenaga kuda.

Menariknya motor ini akan menggunakan cat yang mampu menyembuhkan goresan secara mandiri.

Dikutip Motorcycle.com, Senin (20/8/2018), teknologi cat itu disebut Kawasaki’s Durable Paint yang digunakan pada semua bagian bodywork non-karbon. Artinya bila cat motor tergores maka dalam beberapa waktu goresan itu akan hilang dengan sendirinya.

Meskipin demikian cat ini tak mampu memulihkan goresan karena koin atau kunci yang disengaja. Kawasaki Eropa mengklaim proses penyembuhan cat mandiri seperti ini pernah digunakan pabrikan mobil seperti Toyota, Mecedes-Benz dan Nissan.

Keunggulan cat yang juga disebut Self-repairing Paint ini adalah masa pemulihannya yang hanya butuh waktu 10 sampai 20 menit. Dalam masa pengembanagan teknologi cat ini diujicobakan pada Ninja 1000 untuk diagram paten.

Aplikasi paten Kawasaki untuk cat ini, bukan untuk cat penyembuhan diri itu sendiri, tetapi untuk bagaimana cat itu akan digunakan pada sepeda motor. Pengajuan paten mengungkapkan cat penyembuhan diri ini sebenarnya bersumber dari Natoco, perusahaan cat Jepang.

Nantinya Self-repairing Paint Kawasaki ini akan dibubuhkan pada beberapa titik motor H2 salah satunya permukaan tangki bahan bakar. Cat ini akan menggunakan material paduan polimer yang mencegah goresan dengan menggunakan efek trampolin yang menjaga lapisan tetap licin dan menggeser bahan abrsif pada permukaan cat.

Proses pengecatan sendiri cukup rumit dimana lapisan primer untuk pencegahan karat dan lapisan logam reflektif yang akan memcawa efek cermin pada bodi motor. Kemudian dilapisi resin keras yang tidak dapat direstorasi dan penambahan resin penyembuh sendiri

(wzk/JPC)

Wow, …. Di Jepang, Perindo Peroleh Kontrak Jual Beli Ikan Tuna Senilai USD 3,3 juta

0
Ilustrasi proses pengolahan ikan tuna (Istimewa)

batampos.co.id – Japan International Seafood Technology Expo (JISTE) yang berlangsung di Tokyo, Jepang 22-24 Agustus 2018 membawa berkah bagi Indonesia.

Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) mendapatkan kontrak jual beli ikan tuna bervolume 600 ton senilai USD 3,3 juta!

Produk ikan tuna yang diperdagangkan yakni ikan tuna loin skinless. Penandatanganan kontrak kerja sama jual beli ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dan perusahaan ternama asal Jepang Musashi Industry Co Ltd yang diwakili oleh Representative Director Emi Kobayashi di Imperial Hotel, Tokyo, Rabu (22/8).

Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda mengungkapkan rasa terima kasihnya karena dipilih dan dipercaya sebagai mitra kerja sama oleh Musashi Industry. Hal ini menunjukkan bahwa perikanan dari Indonesia diminati. Dia mengaku Perum Perindo memiliki sumber daya ikan yang banyak terkait produk tuna loin.

“Kami optimistis mampu memenuhi permintaan dari Musashi Industry maupun perusahaan jepang lainnya,” katanya di Tokyo, Kamis (23/8).

Adapun bahan baku tuna akan diambil dari unit Bacan, Ternate, Tahuna dan Sorong. Risyanto berharap volume ekspor ke buyer luar negeri dapat ditingkatkan lebih banyak lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Representative Director Musashi Industry Co Ltd., Emi Kobayashi berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan perusahaan pelat merah ini dalam jangka panjang. Bukan hanya kerja sama di industri perikanan melainkan dapat melebar ke bidang lainnya.

Penandatangan kerja sama bisnis ini turut disaksikan oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan (PDSPKP) Kementerian Kelautan Rifky Effendi dan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Jepang Ridwan Abbas.

Selain mengikuti pameran JISTE, dalam kunjungan ke Jepang ini juga dimanfaatkan oleh Dirut Perum Perindo untuk melakukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. Bersama dubes yang mantan Dirut BUMN PT Pupuk
Indonesia itu, Risyanto membahas potensi ekspor produk perikanan Indonesia ke Jepang.

Sementara itu, Vice President Perdagangan, Penangkapan dan Pengolahan Perum Perindo Weni Prihatini yang juga ikut dalam rombongan ke Jepang ini, turut memanfaatkan kunjungan di Negeri Sakura untuk bertemu dengan sejumlah mitra usaha potensial.

Antara lain, berkunjung ke Technician Co. Ltd, perusahaan Jepang yang bermarkas di Yokohama dan memproduksi mesin pembekuan dan mesin pendingin dengan teknologi terbaru.

(uji/JPC)

Pengganti Idrus Marham ialah Agus Gumiwang

0
Agus Gumiwang Kartasasmita dan Idrus Marham melangsungkan upacara serah terima jabatan Menteri Sosial di Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/8) malam (Fredrik Tarigan/JawaPos)

batampos.co.id – Menteri Sosial, Idrus Marham mundur dari jabatannya. Penggantinya Agus Gumiwang Kartasasmita.

Keduanya melangsungkan upacara serah terima jabatan Menteri Sosial di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/8) malam.

Agus dan Idrus tiba di aula sertijab pukul 19.00 WIB. Pihak Kemensos membacakan berita acara serah terima jabatan yang kemudian ditandatangani kedua belah pihak.

Selanjutnya, Idrus menyerahkan memo jabatan Mensos kepada Agus Gumiwang.

“Insya Allah Kemensos di bawah Kang Agus akan lebih dinamis lagi,” ujar dia.

Dia yakin kinerja Agus Gumiwang akan lebih baik ketimbang dirinya dalam memimpin Kemensos. Namun, Idrus menegaskan bahwa dirinya berasal dari satu guru yang sama dengan Agus Gumiwang.

“Jadi satu guru satu perjuangan. Ilmu (saya dan Agus) beda-beda tipis,” canda Idrus.

Idrus lalu mengenalkan Agus Gumiwang kepada seluruh pejabat Kemensos di sela-sela upacara serah terima jabatan.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Agus Gumiwang sebagai Menteri Sosial menggantikan Idrus Marham. Jokowi kemudian langsung memberikan tugas khusus ke politikus Partai Golkar itu untuk terbang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Jokowi menilai, Agus Gumiwang pantas untuk menjabat Mensos lantaran di Golkar, Agus menjabat pengurus bidang kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Idrus Marham telah mengundurkan diri dari jabatannya yang baru diemban selama 7 bulan. Pengunduran diri Idrus terkait proses hukum yang tengah dijalaninya, yakni kasus dugaan suap PLTU Riau-1.
(rdw/JPC)