Ratusan pelajar SMAN 1 Tanjungbalai Karimun sedang belajar membuat pra karya dari barang bekas. F. Sandi/Batam Pos.
batampos.co.id – Ratusan pelajar SMAN 1 Tanjungbalai Karimun mengikuti pelatihan pra karya dan wirausaha yang diselenggarakan oleh pihak sekolah yang bekerja sama dengan Rumah Kreatif Kabupaten Karimun, Sabtu (10/2). Salah satu tujuannya, untuk mendidik pelajar itu untuk mengasah kreativitas para pelajar.
”Di dalam kurikulum 2013 terdapat salah satu mata pelajaran yang harus diikuti oleh pelajar SMA. Yakni, pelajaran pra karya dan wirausaha. Dengan adanya mata pelajaran ini, sudah tentu tidak hanya mempelajari secara teori. Karena, kalau selalu mempelajari teori, tidak ada prakteknya, maka ilmu tidak bisa diserap,” ujar Kepala SMAN 1 Tanjungbalai Karimun, Alta Fetra.
Untuk itu, kata Alta, dengan adanya kegiatan praktek untuk mata pelajaran pra karya dan wirausaha ini mampu menghasilkan siswa yang mandiri di masa mendatang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menciptakan wirausaha-wirausaha untuk menciptakan lapangan kerja. Mungkin, di daerah ini belum banyak seperti ini. Tapi, jika studi ke SMA di Pulau Jawa dan Sumater, maka praktek untuk mata pelajaran bukan hal yang baru. Sehingga, setelah tamat SMA dan tidak melanjutkan pendidikan lagi, maka kemampuan membuat pra karya bisa dijadikan lapangan kerja.
Sementara itu, Meri salah seorang guru dan penggagas kegiatan ini secara terpisah menyebutkan bahwa pra karya yang dibuat oleh ratusan pelajar kelas X (kelas 1, red) dari IPA dan IPS membuat bunga matahari dan bunga sabun. ”Apa yang kita lakukan ini untuk mengadopsi budaya lokal. Pembuatannya menggunakan barang-barang bekas. Seperti kayu dan botol bekas. Artinya, barang yang sudha tidak dipakai, tapi dengan kegiatan ini kita bisa buat,” terang Meri. (san)
batampos.co.id – General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan mengatakan, sebanyak 11 desa yang berada di pesisir Kabupaten Karimun pada tahun 2018 ini akan dapat dinikmati aliran listrik. Sehingga, seluruh desa yang ada di Kabupaten Karimun sudah mendapatkan aliran listrik nantinya.
“Tahun ini akan kita terangi listrik sebelas desa. Ini menjadi prioritas PLN dalam program pemerintah supaya masyarakat yang berada didesa dapat menikmati listrik,” kata GM PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan, belum lama ini.
Mengingat kapasitas daya listrik yang dibutuh setiap desa tidaklah terlalu besar, dimana rata-rata berkisar 500 hingga 600 kilowatt. Dengan demikian, setelah menyala listrik disetiap desa nantinya bisa mendongkrak perekonomian masyarak desa itu sendiri. Yang secara otomatis bisa memberikan kontribusi ke Pemerintah Daerah (Pemda) dimasa-masa yang akan datang.
“Listrik masuk desa, semua bisa terang benderang dan langsung dinikmati oleh masyarakat Desa. Apapun bisa dilakukan, dengan pemanfaatan listrik. Tapi, tetap harus cerdas dalam pemanfaatan daya listrik,” pesannya.
Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq, pemerintah desa sudah mengusulkan sejumlah lokasi agar dialiri listrik dalam bentuk pembangkit listrik tenaga surya. Dimana, masih ada 20 Desa yang belum teralisi listrik. Sedangkan, 11 Desa yang telah difasilitasi PT PLN, yakni Desa Nyiur, Desa Rawa Jaya, Desa Tanjung Semongkol, Desa Selat Binga, Desa Buluh Patah, Desa Selat Mi, Desa Sanglar, Desa Semembang, Desa Pulau Jaga, Desa Kampung Kang, Desa Pulau Sandam, Desa Kampung Bawah Batang, Desa Pulau Seraya, dan Desa Pulau Panjang.
“Kita juga sudah mengusulkan agar dapat diakomodir paling tidak tahun ini ada bayangan sisanya. Ya tahun 2019 sudah dapat dinikmati listrik masuk desalah,” katanya.
Selain itu kata Rafiq lagi, pihaknya juga sedang merencanakan usulan pemasangan kabel listrik dibawah tahan yang membentang disepanjang wilayah Karimun. Tujuannya, untuk memperindah penataan kota baru yang ada dilakukan dalam waktu dekat.
“Intinya, kita sama-sama untuk ” sharing” dalam menata keindahan kota Karimun melalui penerangan,” ucapnya. (tri)
Anggota Marinir mengangkat sabu kedalam mobil usai ekspos di Lanal Batam, Batuampar, Sabtu (10/2). Sabu seberat satu ton ini dibawa oleh kapal MV Sunrise Glory. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi kinerja jajarannya yang berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton sabu oleh kapal Sunrise Glory pada Rabu (7/2) lalu. Hadi juga mengingatkan agar seluruh prajurit TNI tidak berkompormi dan main mata dengan para bandar atau penyelundup narkoba.
“Harus ditindak tegas. Tidak boleh main dengan apa yang mereka (penyelundup narkoba, red) lakukan saat ini,” kata Hadi di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, Minggu (11/2).
Dalam kesempatan itu, Hadi juga menyatakan perang terhadap narkoba. Sebab menurut dia, narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.
Karenanya, ia kembali menegaskan kepada jajarannya untuk tidak segan-segan menindak setiap penyelundupan dan penyalahgunaan narkoba.
“Sehingga, upaya mereka melakukan penyelundupan di wilayah NKRI bisa dihalau seperti yang kita lihat siang ini,” kata Hadi.
Kemarin, Hadi sengaja bertolak ke Lanal Batam untuk bertemu dengan seluruh awak KRI Sigurot-864 yang berhasil menggagalkan penyelundupan satu ton sabu pada Rabu (7/2) lalu itu. Dia mengaku bangga lantaran dengan segala keterbatasan, anak buahnya mampu bekerja maksimal.
Menurut Hadi, penggagalan penyelundupan satu ton lebih sabu tersebut sangat bermakna. Sebab apabila berhasil diseludupkan dan beredar, seluruh sabu yang dibawa kapal MV Sunrise Glory itu berpotensi mengancam jutaan nyawa warga Indonesia.
Hadi menjelaskan bahwa dengan wilayah yang didominasi perairan, alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL memang belum sepenuhnya ideal. Namun, kondisi itu tidak lantas membuat prajurit matra laut minim prestasi. “Masih bisa operasi sesuai kemampuan yang ada,” ungkap orang nomor satu di institusi TNI tersebut.
Sukses menggagalkan sabu dengan jumlah luar biasa banyak adalah salah satu bukti nyata. Sebab, keberhasilan itu tidak diperoleh dengan mudah. Mengingat kapal MV Sunrise Glory sudah lama menjadi incaran aparat.
Selain sudah jadi target sejak tahun lalu, kapal tersebut juga bukan pertama kali masuk wilayah Indonesia dengan tujuan serupa. Yakni menyelundupkan sabu. Berdasar data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), setidaknya sudah tiga kali kapal itu masuk Indonesia. Namun, baru kali ini aparat berhasil menangkapnya.
“Hal itu adalah salah satu bagian dari prestasi bersama,” ucap Hadi.
Sebab, TNI AL tidak bergerak sendiri. Mereka juga dibantu oleh BNN, Polri, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan instansi lainnya.
Lantaran setara dengan menyelamatkan jutaan nyawa, keberhasilan menggagalkan penyelundupan sabu tersebut dinilai tepat sebagai momentum untuk terus meningkatkan kerja sama antara TNI dengan instansi lainnya.
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (Dok.JawaPos)
“Saya minta TNI AL khususnya melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait. Utamanya kepolisian, BNN, dan Bea Cukai,” pinta Hadi.
Itu penting karena upaya penyelundupan sabu yang dilakukan menggunakan kapal MV Sunrise Glory turut menegaskan kembali bahwa Indonesia masih menjadi pasar besar bagi bandar narkotika.
Bukan hanya pasar besar bagi bandar di dalam negeri, melainkan juga bagi pemasok dari luar negeri. “Didukung oleh produsen dan pengedar lintas negara,” kata Hadi.
Untuk itu, tindakan tegas dan keras harus terus dilakukan. Jangan sampai, narkotika semakin merajalela dan merusak bangsa. Dia pun mendorong BNN, Polri, serta instansi lain yang lebih serius mengurus masalah narkotika terus bergerak. TNI memastikan bakal selalu mendukung mereka.
“Sehingga upaya mereka (bandar dan pengedar) melalukan penyelundupan di wilayah NKRI bisa dihalau seperti yang kita lihat (di kasus kapal MV Sunrise Glory),” tambah panglima.
Ditambahkan Hadi, dirinya sudah memberikan penghargaan terhadap seluruh awak KRI Sigurot-864. Namun, saat dikonfirmasi bentuk penghargaan yang diberikan, Hadi tidak bisa membeberkannya.
“Itu rahasia,” katanya.
Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen (Pol) Budi Waseso menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, terutama TNI angkatan laut. Sebab, menurutnya TNI angkatan laut sudah dua kali berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah yang banyak di Kepulauan Riau.
“Tentunya sinegritas ini akan terus kita bangun. Kita sampai hari ini masih bekerja di seluruh republik ini dan kita juga baru saja mendapat pengungkapan di Aceh, kemudian Tanggerang, Bekasi, dan beberapa tempat lainnya,” kata Budi Waseso di Lanal Batam, kemarin.
Senada dengan Hadi, pria yang akrab disapa Buwas juga sepakat agar kerja sama antarinstansi negara dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia terus ditingkatkan. Sehingga tidak ada ruang sekecil apapun bagi penyelundup narkoba untuk bisa masuk ke wilayah Indonesia.
“Jaringan ini sangat berbahaya. (Narkoba) ini ancaman negara dan jangan sampai kita biarkan. Termasuk kepada masyarakat juga turut serta dalam mengawasi jaringan yang ada,” tuturnya.
Selaras dengan keterangan Hadi, Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa kerja sama antara TNI, Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, serta instansi lainnya harus diteruskan. Bila perlu semakin diperkuat. Tidak hanya itu, pejabat yang akrab dipanggil Bamsoet itu pun meminta aparat menindak tegas seluruh dalang dibalik peredaran narkotika di tanah air. Termasuk yang berperan dalam upaya penyelundupan menggunakan kapal MV Sunrise Glory.
“DPR menyarankan tenggelamkan kapal ini dan hukum mati pelakunya,” kata Bamsoet.
*Penyergapan dalam Setengah Jam
Ketika KRI Sigurot-864 menangkap kapal MV Sunrise Glory, mereka tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia-Singapura 2018. Adalah Mayor Laut (P) Arizona Bintara yang memimpin seluruh awak kapal perang tersebut. Ketika diwawancarai kemarin, dia menjelaskan bahwa proses penyergapan kapal pengangkut sabu lebih dari satu ton itu tidak lama. Bahkan tidak lebih dari satu jam.
“Kami pengejaran (sampai penyergapan) setengah jam. Kemudian pemeriksaan sekitar dua jam,” ucap dia.
Prosesnya berlangsung ketika KRI Sigurot-864 tengah berpatroli di perairan Selat Philips. “Kami menemukan kapal berbendera Singapura melintas keluar dari alur yang disediakan untuk internasional,” terang Arizona.
Lantaran merasa bertanggung jawab dan berwenang melaksanakan pemeriksaan, pengejaran dilakukan. “Karena ada sedikit upaya untuk melarikan diri. Kami kejar dengan merapat dan kami laksanakan pemeriksaan,” beber dia. Meski sama sekali tidak ada perlawanan maupun kontak senjata, dia dan anak buahnya tetap mengamankan kapal tersebut.
Sebab empat awak kapal yang menumpang di kapal itu tidak membawa dokumen lengkap. Bahkan diduga menggunakan dokumen palsu. Untuk itu, dia langsung melapor kepada komando atas. Dari sana perintah membawa kapal tersebut ke pangkalan terdekat keluar.
“Perintahnya dibawa ke (Lanal) Batam. Saya bawa ke Batam,” imbuh Arizona. (syn/jpg)
Petugas memperlihatkan telur puyuh dan cangkang kerang yang diamankan Balai Karantina Natuna dan petugas bandara Ranai. F. Aulia Rahman/Batam Pos.
batampos.co.id – Perburuan telur penyu di Natuna hingga saat ini masih terus terjadi, meski pemerintah mengeluarkan peringatan keras akan kelestarian golongan spesies Aquatik di pulau Natuna.
Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan ( BKIPM) Satker Natuna bersama AVSEC Bandara Raden Sadjad Natuna mengembalikan telor penyu hasil sitaan ke alam dengan cara ditanam kembali di pasir pantai Pulau Senoa, Natuna, Minggu (11/2).
Sebelumnya Satker Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Natuna dan Petugas keamanan Avsec bandara Raden Sadjad Ranai berhasil gagalkan penyuludan sejumlah spesies aguatik, Kamis (8/2) kemarin.
Spesies akuatik dilindungi diamankan di bandara Ranai berupa telur penyu, cangkang kima dan karang yang akan diselundupkan penumpang pesawat berinisial HC menuju Batam.
Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tanjungpinang, Anak Agung Gede Eka Susila melalui Kasatker KIPM Natuna Catur Ari Setiadi menyampaikan petugas AVSEC berkoordinasi dengan pihaknya dalam pengamanan spesies aguatik yang dilindungi tersebut.
“Ada 61 butir telur penyu, 17 pcs cangkang kima dan 25 keping koral dari salah seorang penumpang pesawat Wings yang akan ke Batam,” terang Catur.
Pihaknya mencatat sepanjang Tahun 2017, terdapat lima kali upaya pencegahan pengeluaran satwa dilindungi dan diatur terbatas seperti telur penyu, kepiting dan lobster bertelur melalui Bandara Raden Sadjad.
Menurutnya, perlu upaya pembinaan kepada masyarakat dn perlunya aksi penegakan hukum terhadap pelaku agar menjadi perhatian dan memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana perikanan.
Pemerintah Daerah menurutnya perlu bersinergi dengan stakeholder perikanan di daerah untuk mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif memperkuat komitmen perlindungan satwa akuatik yang dilindungi.
Hal itu bisa dilakukan melaui program pembangunan kelautan yang ramah lingkungan tanpa menghambat potensi ekonomi masyarakat.
Dijelaskannya, pengeluaran telur penyu ini dikatakannya melanggar ketentuan pasal 21 ayat 2 huruf e undang-undang nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi Sumberdaya hayati dan ekosistemnya, serta surat edaran Menteri Kelautan dan Perikanan No.526/MEN-KP/VIII/2015 Tentang Pelaksanaan Perlindungan Penyu, Telur, Bagian Tubuh, dan/atau Produk Turunannya.
Jenis cangkang kima dan koral dijelaskannya dilindungi UU No. 5 Tahun 1990 Pasal 21 ayat 2 huruf d serta PP nomor 7 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.
“Pelanggaran ini punya konsekuensi hukum ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,” jelas Catur.(arn)
Wati ketika dibersihkan lukanya yang berlubang akibat infeksi di Puskesmas Mentigi, Tanjunguban, Minggu (11/2). F. Slamet/Batam Pos.
batampos.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri Tanjunguban kembali dikeluhkan. Pasien bernama Wati,30, mengeluhkan sakit di dinding perut akibat infeksi usai menjalani operasi melahirkan di rumah sakit plat merah itu. Akibatnya, dinding perut wati berlubang sekitar tiga centimeter.
Suami pasien, Toni menuturkan jika kejadian itu bermula ketika istrinya melahirkan melalui proses sesar pada tanggal 30 Januari lalu . Usai melahirkan, istrinya dirawat inap selama tiga hari. Selama dirawat, pihak rumah sakit tidak sekalipun memeriksa luka bekas operasi. “Apalagi menganti perban, tidak ada hingga kami pulang tangal 1 Februari. Kami hanya diminta kontrol pasca operasi pada tanggal 8 Februari,” katanya ditemui di Puskesmas Mentigi Tanjunguban, Minggu (11/2).
Namun, sebelum tanggal 8 Februari, istrinya sudah mengeluh sakit di bagian perut. Saat dilihat, ternyata di dinding perut istrinya sudah basah dan menimbulkan bau dan berlubang. Saat itu, ia kemudian membawa istrinya ke Puskesmas Mentigi, Tanjunguban. “Karena yang operasi pihak rumah sakit, jadi kami dianjurkan ke rumah sakit,” katanya.
Setibanya di rumah sakit, isterinya diminta dirawat inap agar pada hari berikutnya bisa ditangani.”Namun saya sudah kecewa sekali dengan pelayanan rumah sakit, jadi saya tak mau istri saya dirawat di rumah sakit itu lagi. Saya memilih lukanya dibersihkan saja di puskesmas, saya berencana membawanya ke rumah sakit di Tanjungpinang,” kesalnya.
Pada kesempatkan itu ia juga mengeluhkan banyaknya nyamuk di rumah sakit tersebut. Setelah sang buah hatinya lahir, ia pernah melaporkannya kepada perawat. Tapi, perawat yang berjaga malah memberikan obat pengusir nyamuk. “Saya mau dikasih baygon untuk mengusir nyamuk. Coba bayangkan, di situ ada bayi malah mau disemprotkan baygon,” katanya kesal.
Humas RSUD Kepri Tanjunguban, Iranti mengakui jika pelayanan di rumah sakitnya bekerja masih kurang. Namun, untuk masalah ini, pihaknya menawarkan agar pasien dirawat inap kembali. “Jika tak mau dirawat inap, kami sudah menawarkan setiap hari dibersihkan di perutnya tanpa harus bayar lagi atau antre. Datang saja ke rumah sakit, kami akan langsung melayani,” jelasnya.
Soal tidak digantinya perban, menurut Iriant, karena pascaoperasi pihak rumah sakit melihat lukanya kering sehingga tidak perlu diganti. “Rencananya akan dibersihkan saat kontrol pada tanggal 8 Februari mendatang. Saya pikir tidak apa-apa, asalkan tidak mandi atau lukanya tidak basah, dan lukanya yang berlubang bisa tertutup kembali. Rutin saja mengonsumsi obat dan rajin dibersihkan, lambat laun akan tertutup kembali selnya,” tukasnya. (met)
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang akan menetapkan pasangan calon (paslon) sebagai peserta Pilkada, Senin (12/2) pagi ini di Kantor KPU Tanjungpinang. Tiga bakal paslon yang sebelumnya telah mendaftar dan mengikuti serangkaian tahapan juga akan diundang.
“Nanti timses dan ketua parpol juga diundang,” ungkap Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, Minggu (12/2).
Sebelum diplenokan nanti, KPU Tanjungpinang juga akan terlebih dahulu membahas kelengkapan persyaratan-persyaratan dari masing-masing paslon, dalam pleno tertutupnya. Ini agar jelas mana syarat yang sudah dan mana syarat yang tidak dilengkapi sehingga bisa menggugurkan bakal paslon dari keikutsertaan di Pilkada Tanjungpinang.
Usai melangsungkan pleno tertutup, KPUD Tanjungpinang akan membuka pleno terbuka, mengumumkan dan menetapkan pasangan calon yang bakal mengikuti pemilihan di 27 Juni mendatang.
Robby menambahkan, kepada tim sukses dan juga elemen parpol agar tidak perlu membawa massa terlalu banyak dari masing-masing paslon. Hal ini mengingat keterbatasan ruang di Kantor KPU Tanjungpinang. Dan berdasarkan PKPU Nomor 3, penetapan dan penyerahan berkas paslon sebagai peserta Pilkada harus dilakukan di KPU Tanjungpinang.
“Karena kantor kami kecil, jadi terbatas. Tapi nanti ketika cabut undi nomor baru akan kami laksanakan di luar kantor dan dengan kapasitas ruang yang besar,” pungkas Robby. (aya)
batampos.co.id – Ketersediaan sembako jelang Imlek perlu menjadi perhatian masyarakat kota Tanjungpinang. Dikarenakan banyaknya pertokoan yang tutup pada hari perayaan warga etnis Tionghoa ini. Sementara, kebutuhan sehari-hari, harus tetap terpenuhi.
Namun menurut Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua, momen tersebut memang perlu diantisipasi, tapi tak perlu disikapi dengan berlebihan. Tidak pula sampai harus berbelanja banyak, demi memenuhi kebutuhan hari-hari. Dikarenakan kekhawatiran, toko-toko di pasar akan tutup dalam waktu lama.
“Toh sekarang Tanjungpinang sudah punya banyak supermarket dan ada mall yang produknya lengkap sampai ke dagangan basah juga,” ucap Rudy, Minggu (11/2) kemarin.
Seluruh pusat perbelanjaan ini pun, diyakininya tetap akan buka selama musim libur Imlek tahun ini. Sehingga segala kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi. Selain itu, lanjut dia, dengan kondisi perekonomian saat ini, Rudy melihat tidak sedikit pertokoan yang akan buka lebih cepat. Bahkan pada hari kedua Imlek.
“Kalau dulu memang sampai hari keempat masih libur. Tapi kalau sekarang sebagian sudah buka di hari kedua,” tutur Rudy yang mengaku bakal merayakan Imlek di luar kota tahun ini. (aya)
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengajukan 622 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kementerian Dalam Negeri. Alokasi sebanyak ini akan difungsikan di tiga bidang yang sejauh ini dirasakan masih kekurangan tenaga kerja dan seiring peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan kerja pemerintahan.
“Tiga bidang itu kesehatan, pendidikan, dan umum,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan, Minggu (11/2)
Dari tiga bidang itu, Riono menjelaskan, bisa saja ada peluang bagi lulusan SMA memperebutkan tiket sebagai PNS di Pemko Tanjungpinang. Hal ini tidak terlepas dari bidang umum yang, kata Riono, juga membutuhkan banyak tenaga kerja. “Ya saya rasa ada alokasi buat lulusan SMA di bidang umum,” ujarnya.
Selain itu, alokasi di bidang pendidikan juga tidak kalah menyita fokus Pemko Tanjungpinang. Riono menyebutkan, sejak tiga tahun terakhir sudah semakin banyak guru yang memasuki masa pensiun. Untuk itu, agar pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu, perlu dibuka alokasi CPNS untuk posisi guru.
“Kalau tidak diantisipasi dari sekarang, bisa terjadi kekosongan guru, itu yang kami coba hindari,” kata Riono.
Hanya saja, keputusan penerimaan CPNS untuk Pemko Tanjungpinang ada di tangan Kemendagri. Riono sendiri belum dapat memastikan restu Kemendagri mengenai pengajuan ini. Namun, ia optimistis entah tahun ini atau tahun depan, persetujuan Kemendagri untuk penerimaan CPNS ini akan diterbitkan.
“Ya wajar kalau kami perlu 622 pegawai baru. Karena terakhir kali membuka penerimaan CPNS sudah empat tahun lalu,” pungkas Riono. (aya)
batampos.co.id – Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto menuturkan pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka, atas kepemilikan 3.066 ponsel ilegal yang diamankan Selasa (30/1) lalu.
Namun, Budi masih enggan menyebutkan nama tersangka dari pemilik ponsel.
“Belum ya, nanti. Kami masih penyelidikan,” katanya, Jumat (9/2).
Ia beralasan belum bisa menyebutkan nama pelaku pemilik ponsel ini, karena penyidik masih melakukan pengembangan. Dikhwatirkan bila nama ini disebut, dapat menganggu jalannya penyelidikan.
“Pokoknya kami sudah tetapkan satu tersangka,” ungkapnya
Penetapan tersanga ini, disertai dengan dilayangkannya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan.
Pemilik ribuan ponsel ini, diduga melanggar pasal 32 ayat 1 Undang-Undang RI nomer 36 tahun 1999, tentang Telekomunikasi. Pasal itu menyebutkan perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya diberitakan ribuan ponsel berbagai merek diamankan pihak kepolisian, di salah satu gudang ekpedisi di Sekupang, akhir bulan lalu. Pihak kepolisian telah memeriksa beberapa orang saksi, terkait atas ponsel-ponsel yang siap diedarkan di Batam itu. (ska)
batampos.co.id – Pihak kepolisian mengakui tidak bisa menindak pedagang beras yang menjual melebihi HET (harga enceran tertinggi). Hal itu diakui oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto. “Tak ada sanksi (beras naik melebihi HET),” katanya, Jumat (9/2).
Karena pedagang melakukan itu, untuk mendapatkan keuntungan. Pedagang membeli beras dari distributor dengan harga yang jauh lebih besar dari biasanya. Begitu juga dengan distributor, membeli dari pengecer besar di Jawa dengan harga lebih tinggi
“Namun saya pastikan kenaikan ini hanya di beras premium saja,” ucapnya.
Agar harga beras ini kembali normal, Ditreskrimsus akan melakukan langkah koordinasi dengan Bluog dan Disperindag. “Kami sudah bekerja, tapi ini ibarat penyakit. Sudah diobati, tapi kan tidak bisa langsung sembuh,” ujarnya.
Ia mengatakan sudah mendata pasar-pasar yang menaikan harga beras melebihi HET. “Kami bekerjasama dengan Bulog, meminta mereka untuk melakukan operasi pasar di sana. Agar dapat menurunkan harga beras,” tuturnya.
Sebelumnya epala Bulog Sub Divre Batam, Agung Rohman menuturkan sudah melakukan operasi pasar sejak Desember tahun lalu. “Kami sudah lakukan, tapi hanya beras medium saja,” ujarnya. (ska)