Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12708

Persib Tiba di Batam

0
Pemain Persib bandung Michael Essien (kanan), Bojan Malisic (kiri) dan pemain persib lainnya beristrihat saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (9/1). Selama lima hari kedepan di Batam, mulai Selasa (9/1) hingga Sabtu (13/1) mendatang, anak asuh Mario Gomes ini menjalani pemusatan latihan dan melakoni laga ujicoba melawan PS BP Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan Bobotoh yang tergabung dalam Viking Batam sudah menunggu kedatangan Persib Bandung di kawasan Bandara Hang Nadim Batam sejak Selasa (9/1) pagi.

Benar saja, sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan klub berjuluk Maung Bandung ini telah mendarat dengan sukses di Bandara Hang Nadim Batam.

Usai keluar dari kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Persib Bandung langsung naik Bus dan dikawal pihak kepolisian serta diikuti konvoi ratusan Viking Batam yang mengendarai kendaraan mereka masing-masing.

Kedatangan Persib Bandung ke Batam ini merupakan salah satu agenda dalam rangka persiapan mereka menyongsong Piala Presiden 2018 dan Liga 1 musim 2018.

Selama lima hari kedepan di Batam, mulai Selasa (9/1) hingga Sabtu (13/1) mendatang, anak asuh Mario Gomes ini menjalani pemusatan latihan dan melakoni laga ujicoba melawan PS BP Batam.

Laga ujicoba melawan PS BP Batam akan dilangsungkan di Stadion Temenggung Abdul Jamal Batam, Kamis (11/1) mulai 19.30 WIB.

Kedatangan Persib di tahun 2018 ini tampaknya menjadi lebih spesial ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Bilamana pada tahun-tahun lalu, kedatangan Persib hanya diikuti pemain-pemain cadangan ataupun pemain mudanya. Maka di tahun 2018 ini, arsitek Mario Gomes membawa skuad terbaiknya termasuk pemain anyarnya, yakni Bojan Malisic asal Kroasia dan Oh In Kyun asal Korea Selatan.

Ada juga Marquee Player mereka, Michael Essien dan penyerang Timnas Chad, Ezechiel N’Douassel yang menjadi daya tarik kedatangan Persib ke Batam kali ini.

“Total ada 20 pemain yang menjalani pemusatan latihan di Batam,” ujar asisten pelatih Persib, Anwar Sanusi, Selasa (9/1).

Meski begitu ada lima pemain yang dipastikan absen memperkuat Persib. Pemain-pemain nasional macam, Achmad Jufriyanto, Tony Sucipto, I Made Wirawan, Febri Haryadi dan bek anyarnya Victor Igbonefo dipastikan tidak ikut skuad Persib ke Batam karena terpilih memperkuat Indonesia Selection saat menghadapi timnas Islandia.

“Kami di Batam untuk persiapan mematangkan tim. Alhamdulillah sambutan Viking Batam sangat luar biasa sekali,” tutur kapten Persib, Atep.

Ketua Viking Batam, Nopianto mengaku sangat bangga dan senang dengan kedatangan Persib ke Batam tahun ini. Selain membawa skuad terbaiknya, mereka juga berada di Batam selama lima hari dan masyarakat Batam diharapkan terhibur.

“Ini momentum yang bagus untuk mengawali kebangkitan sepakbola Batam di tahun 2018 ini. Selama ini di Batam sangat jarang ada event-event sepakbola nasional. Semoga ini bisa menjadi obat kerinduan bagi pecinta sepakbola di Batam,” tutup Nopianto. (cr16)

Antusias Peserta Luar Biasa Ikuti HSBL

0

batampos.co.id – Ajang kompetisi bola basket antar pelajar SMA atau sederajat se-Kepri, yakni Batam Pos Honda Student Basketball League (HSBL) 2018 sebentar lagi akan dihelat.

Turnamen yang rutin digelar Batam Pos bekerjasama dengan Honda ini mulai dilangsungkan pada 26 Januari hingga 4 Februari 2018.

Sales Manager Capella Honda wilayah Kepri, Harry Sutiono mengatakan sampai saat ini jumlah pendaftaran peserta yang sudah masuk data ada 19 SMA untuk tim putra dan 7 SMA untuk tim putri.

“19 SMA tim putra dan 7 SMA tim putri sudah mendaftar secara lisan. Nantinya saya harap mereka segera dan secepatnya menyerahkan berkas formulir pendaftaran secara resmi kepada pihak kami,” kata Harry kepada Batam Pos, Selasa (9/1).

HSBL 2018 ini bakal diikuti 20 tim putra dan 8 tim putri.

“Tinggal 2 SMA lagi untuk sisa kuota masing-masing tim putra dan tim putri,” katanya.

Dalam daftar 19 SMA untuk tim putra tersebut, terdapat SMA-SMA yang berasal dari Karimun dan Tanjungpinang.

“Ini tentunya semakin menambah sengit tingkat persaingan yang selama gelaran tahun sebelumnya didominasi sekolah-sekolah dari Batam saja,” imbuh Harry.

Pendaftaran peserta tidak dikenakan biaya dan paling lambat tanggal 20 Januari 2018 mendatang.

Babak penyisihan sendiri akan dilangsungkan pada 26-31 Januari di Sekolah Yos Sudarso Batam. Sedangkan babak semifinal hingga final bakal digelar 2-4 Februari di Hi Test Arena Batam.

Tak hanya itu, HSBL 2018 juga bakal dimeriahkan lomba modern dance dan test ride berhadiah sekaligus sosialisasi safety riding serta memperkenalkan produk-produk terbaru motor Honda.

“Antusias peserta sangat bagus dan luar biasa. Semoga HSBL tahun 2018 semakin meriah dan seru,” pungkas Harry. (cr16)

Duo Edi Siap Warnai Persaingan Pilkada

0
Pilwako Pinang

batampos.co.id – Pasangan calon kepala daerah dari jalur perseorangan Edi Syafrani dan Edi Susanto siap mewarnai persaingan pemilihan kepala daerah Tanjungpinang pertengahan tahun ini. Duo Edi akan mendaftar secara resmi keikutsertaannya sebagai kontestan Pilkada ke sekretariat KPU Tanjungpinang, Rabu (10/1) petang nanti.

“Ya besok (hari ini, red), kami akan mendaftar. Tidak perlu ramai-ramai. Kami realistis saja dan akan tetap mendaftar,” ujar Edi Syafrani, dihubungi Batam Pos, kemarin.

Edi menerangkan, memang tidak ada hiruk-pikuk seumpama yang ditampilkan bakal pasangan calon yang diusung partai politik. Namun, niatannya untuk meramaikan situasi Pilkada 2018 sudah bulat. Apalagi, sejak jauh-jauh hari, ia sudah mengumpulkan dukungan dari para simpatisannya.

“Karena bukti dukungan dari masyarakat itu yang meminta kami untuk maju, sehingga walau di tengah masa perbaikan berkas dukungan, kami tetap akan mendaftar,” ujar Edi.

Perihal dukungannya yang separuh belum terverifikasi oleh KPU Tanjungpinang, Edi berupaya sebisa mungkin akan terus melengkapinya sampai batas waktu yang ditentukan. Ia optimistis waktu yang tersisa ini cukup untuk menyelesaikannya.

Sebagaimana yang dikabarkan sebelumnya, KPU Tanjungpinang telah melakukan verifikasi dukungan yang dilampirkan Duo Edi sebagai prasyarat utama mendaftar jalur perseorangan.

Dari hasil pleno tersebut, hanya ada 7.221 dukungan yang berhasil terverifikasi dengan baik dan benar. Jumlah ini masih jauh dari cukup untuk memenuhi syarat minimum yang ditetapkan paling sedikit 14.621 lembar dukungan yang dibuktikan dengan lampiran KTP.

“Perbaikan dukungan dapat dilakukan 18-20 Januari. Setelah perbaikan, PPS akan kembali melakukan sensus di lapangan untuk mengecek dukungan tersebut,” ungkap Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria. (aya)

Tambah Tiga Puskesmas di Pulau Terluar

0
Puskesmas di Pulau Laut, Natuna yang akan segera dioperasikan. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Kecamatan Pulau Laut akan segera mengoperasikan Puskesmas tipe B tahun ini. Keberadaan puskesmas ini akan memberikan pelayanan kesehatan lebih mudah dan dekat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemkab Natuna Aliansyah mengatakan, puskesmas tipe B di Pulau Laut sudah dilengkapi ruang rawat inap dan peralatan pendukung medis. Dan dalam waktu dekat akan diresmikan.

Selain Puskesmas Pulau Laut kata Hikmat, juga akan diresmikan Puskesmas Subi dan Puskesmas Serasan Timur, namun tipe C. “Tiga puskesmas pulau terluar ini tahun ini akan diresmikanberoperasi, menunggu arahan Bupati. Kelengkapan medis segera dilengkapi. Memang ada beberapa peralatan yang kurang, akan dilengkapi dilengkapi menyesuaikan kebutuhan medis,” kata Hikmat, Selasa (9/1).

Dijelas Hikmat, puskesmas tipe B dilengkapi 6 tempat tidur rawat inap, sementara puskesmas tipe C tidak dilengkapi rawat inap. Namun puskesmas Serasan Timur dan Subi sudah dilengkapi rawat inap. Selain itu, Puskesmas terluar akan dilengkapi dua dokter umum dan satu dokter gigi.

Dikatakan Hikmat, Pemerintah juga akan membangun puskesmas tipe B di Midai dan Pulau Tiga, rencananya 2019 mendatang. Saat ini kebutuhan puskesmas tipe B di Kecamatan tersebut sangat dinanti masyarakat. Selama ini pasien hanya bisa rawat jalan dan dirujuk di RSUD. (arn)

Buldozer Masuk Jurang, Operator Tewas

0
ilustrasi

batampos.co.id – Naas menimpah Wolter Situmorang, operator alat berat jenis Buldozer. Pria 54 tahun itu tewas setelah alat berat yang dioperasinya jatuh ke dalam jurang saat meratakan lahan pertanian di belakang Vihara Kuda Putih, RT01/RW04 Sungai Raya, kelurahan Sembulang, Galang, Senin (8/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kecelakaan kerja yang merenggut korban nyawa itu disaksikan oleh Mustofa, rekan kerja korban yang sama-sama berada di lokasi kejadian. Namun demikian Mostafa tak mampu berbuat banyak sebab lokasi kecelakaan itu cukup curam. Mustafa hanya bisa mencari bantuan dengan memanggil warga lain di sekitarnya. Saat dievakuasi dari lokasi alat berat yang jatuh ke dalam jurang, Wolter sudah dalam kondisi sekarat dengan luka robek di bagian dahi.

“Dia terjepit oleh alat berat itu. Saat digotong warga memang sudah sekarat,” ujar Kapolsek Galang AKP Eri Sujati, Selasa (9/2).

Wolter sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam namun nyawanya tak tertolong. Pendarahan hebat dari dahi yang terluka menjadi penyebab kematiannya.

Dijelaskan Eri, sebelum kejadian, korban sedang meratakan lahan pertanian di lokasi kejadian. Lahan tersebut milik perorangan dan korban adalah hanya seorang pekerja harian lepas sebagai oparator alat berat. Saat meratakan lahan pertanian itu, alat berat yang dikemudikan korban terpeleset dan jatuh ke dalam jurang. Korban terjepit alat berat tersebut.

“Jadi ini murni laka kerja dan jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Eri.

Wolter yang merupakan warga Kaveling Kamboja, Sagulung meninggalkan seorang isteri dan empat orang anak. Saat menyambangi jenazah Wolter yang disemayangkan di kamar jenazah RSUD, isteri dan empat anaknya menangis histeris. Mereka seperti tak percaya dengan kenyataan pahit itu.

“Bangun ayah. Bangun. Kami masih membutuhkan ayah. Jangan tinggalkn kami yah,” tariak putera kedua Wolter di depan jenazah sang ayah.

Anggota keluarg lain yang juga mendatangi lokasi kamar jenazah, tampak kewalahan menenangkan tangis pilu isteri dan empat anak korban.

“Yang sabar ya ito, ini sudah takdir. Kita doakan saja semoga abang tenang di sana,” ujar Solo Situmorang, seorang warga. (eja)

Pengunjung Dilarang Berenang ke Tengah Laut

0
Puluhan warga menikmati suasana pantai Trikora Bintan, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Selama musim angin utara atau menjelang akhir tahun, pengunjung kawasan wisata Pantai Trikora di Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan, dilarang berenang sampai ke tengah laut. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korban tenggelam. Sebagai bentuk antisipasi segera dipasang garis pembatas aman berenang.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bintan Luki Zaiman Prawira yang ditemui Selasa (9/1) pagi mengakui, sebenarnya antisipasi sudah dilakukan, namun kejadian pengunjung tenggelam masih terulang di Pantai Trikora.

“Kami bersama Polres, Tagana dan Basarnas sudah mendirikan tenda pos pengamanan di sejumlah titik garis pantai, sayangnya masih saja ada yang tenggelam,” katanya.

Sebelum pemasangan garis pembatas aman berenang, kata Luki, sejumlah pengelola resort di kawasan wisata Pantai Trikora akan dikumpulkan. Tak hanya itu, instansi yang berhubungan dengan keselamatan pengunjung selama libur akhir tahun dan menjelang pergantian tahun atau selama musim angin utara akan dilibatkan dalam pertemuan yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

“Tujuannya mengantisipasi pengunjung tenggelam selama berenang di pantai Trikora dengan memasang garis pembatas aman berenang,” tukasnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang sudah melakukan pengamanan di kawasan Pantai Trikora beberapa waktu yang lalu. “Koordinasi sudah dilakukan, namun kita menyesali masih ada pengunjung yang tenggelam,” katanya.

Mengenai kejadian ini, dia sudah menginstruksikan BPBD Kabupaten Bintan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, Dinas Perikanan dan Keluatan Kabupaten Bintan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan supaya berdiskusi dengan pengelola kawasan wisata Pantai Trikora dan instansi lainnya. (cr21)

Puskesmas Kekurangan Dokter

0
Puskesmas Rempangcate, Galang.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini Batam mkekurangan banyak tenaga medis khususnya dokter. Sebagian besar adalah di rumah sakit dan Puskesmas.

“Saya kurang tahu angka pastinya kekurangannya. Tetapi yang jelas, memang kami masih harus butuh tambahan di rumah sakit dan puskesmas,” katanya, Selasa (9/1).

Ia menyebutkan untuk puskesmas, yang paling banyak kekurangan adalah dokter. Kemudian ada staff seperti sopir dan mungkin bagian tata usaha.

“Puskesmas banyak kekurangan dokter apalagi dokter gigi. Tetapi kebutuhan setiap puskesmas tidak merata,” katanya.

Ia berharap untuk tenaga medis di tahun ini akan ditambah. Tidak lagi hanya mengandalkan tenaga medis honorer, tetapi juga untuk berstatus PNS. Ia berharap usulan penerimaan CPNS oleh Pemko Batam bisa diterima.

Ia mengatakan seleksi penerimaan honorer tenaga medis akhir tahun 2017 lalu belum menjawab kebutuhan. Di mana semua yang direkrut akan ditempatkan di beberapa puskesmas baru seperti di Kampung Jabi dan Galang.

“Yang kemarin itu semua untuk Puskesmas baru. Tak mungkin ada puskesmas tapi tak ada petugasnya,” katanya.

Sekretaris komisi IV Udin P Sihaloho mengatku tidak kaget kalau dinas kesehatan tetap kekurangan tenaga medis. Menurutnya saat ini ada beberapa penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikannya.

“Berapa pun direkrut akan tetap kurang selama ada mutasi pegawai pada posisi yang tidak sesuai dengan kompentensi pendidikannya. Misalnya yang jelas dari Sekcam ada ke Disnaker. Dan dinkes juga ada,” katanya. (ian)

Bayi Merah di Koper Cokelat

0
Polisi dan warga melihat tas koper yang didalamnya bersi bayi ditemukan oleh warga Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Selasa (9/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Warga Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Batam, menemukan seorang bayi di dalam sebuah koper cokelat, Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 7.00 WIB. Bayi yang masih berwarna merah itu diduga sengaja dibuang orang tuanya.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan Muhammad Azid, warga Blok W Perumahan Villa Paradise. Azid menceritakan, pagi itu ia hendak berangkat kerja dengan mengendarai sepeda motornya. Saat melintas di dekat pos satpam komplek, ia melihat koper cokelat tak jauh dari pos satpam.

“Posisinya di bawah plang nama panti asuhan,” kata Azid saat ditemui di Mapolsek Batuaji, Batam, Selasa (9/1).

Azid melanjutkan, saat itu ia tidak terlalu peduli dengan koper tersebut. Ia menduga ada warga yang hendak pulang kampung. Namun ia mulai curiga setelah melihat koper tersebut sedikit terbuka.

Rasa penasaran Azid kian menjadi, karena di dekat koper itu ada seekor ular berwarna hijau. Ia pun akhirnya memutar kendaraannya dan menghampiri koper tersebut.

Namun sebelum membukanya, Azid memanggil sejumlah warga untuk menyaksikan dan sama-sama mengecep isi koper.

“Sebenarnya saya takut saat membuka koper, siapa tahu bom atau apa,” katanya.

Setelah warga yang lainnya berkumpul, ia pun menyingkirkan ular yang berada di sekitar koper itu. Kemudian ia memberanikan diri membuka resleting koper berukuran 60 x 40 cm itu. Saat dibuka, Azid dan warga lainnya kaget bukan kepalang.

Di dalam koper itu terdapat bayi yang masih kemerahan dalam posisi tidur lelap. Tubuh mungilnya dibungkus sarung.

“Bayinya tak pakai baju. Hanya dibungkus kain saja,” ucapnya.

Penemuan bayi mungil dengan bobot 3 kilogram dan panjang 48 cm itu pun sontak menggegerkan warga. Kehebohan ini membuat semakin banyak warga yang mendatangi lokasi. Tak menunggu lama, bayi itu langsung dibawa ke Puskesmas Batuaji untuk diperiksa kesehatannya..

Azid memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan beberapa jam sebelum dibuang. Sebab tali pusar bayi masih menempel dan belum terpotong sempurna.

Warga menggendong bayi sambil memberi susu botol saat di Polek Batuaji dan bayi ini ditemukan didalam koper di Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Selasa (9/1). Warga memberi nama Paradisa yang baru berumur satu hari ini. F. Dalil Harahap/Batam Pos

“Beruntung bayinya masih hidup. Soalnya koper tadi kebuka hanya seinci,” kata pria 38 tahun ini.

Usai dicek kesehatannya, bayi itu lantas dibawa lagi ke rumah warga. Warga pun ramai-ramai mengurus bayi itu. Ada yang memberikan baju bayi. Ada juga yang membawakan susu formula.

“Bayinya bersih. Cantik,” ujar Leni Tumiasri, warga setempat.

Selain bayi, warga juga menemukan satu lembar foto seorang laki-laki dan perempuan berhijab yang diduga pemilik koper tersebut. Foto itu tersimpan di salah satu kantong dalam koper. Namun warga setempat mengaku tidak mengenali dua orang dalam foto itu.

“Kami tak mengenalnya,” kata Leni.

Ia memperkirakan jika bayi tersebut dibuang sekitar pukul 5.00 WIB pagi, atau setelah satpam meninggalkan pos jaga. “Kami juga curiga kalau bayi ini mau dibuang ke panti asuhan yang ada di perumahan ini,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Yanto membenarkan penemuan bayi tersebut. Saat ini, barang bukti yakni koper dan foto sudah diserahkan ke Mapolsek Batuaji. Sementara itu, bayi tersebut sudah dirawat di ruang Perinatalogi RSUD Embung Fatimah, Batuaji.

“Laporan sudah kami terima. Dan kasus ini sedang kami selidiki,” ujar Yanto. (cr19)

Investasi Rp 500 Miliar, Rekrut 200 Tenaga Kerja

0
Tampak villa yang menghadap ke pantai dibangun oleh pihak
PT Bintan Vista Resort. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – PT Bintan Vista Resort grup perusahaan Cenizaro Resort and Hotel yang bermarkas di Singapura segera menghadirkan layanan hotel kelas bintang lima di kawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. Dijadwalkan soft opening The Residence Bintan dengan investasi sebesar Rp 600 miliar tersebut akan dilakukan awal Februari tahun ini.

“Tanggal 8 Februari sudah soft opening, itu ready semua,” kata GM PT Bintan Vista Resort, Bagus Pramarta seusai menerima kunjungan Gubernur Kepri HM Nurdin Basirun, Selasa (9/1) siang.

Pria yang akrab disapa Bagus itu menjelaskan, modal yang sudah diinvestasi untuk pembangunan villa mencapai Rp 500 miliar. Tidak menutup kemungkinan perusahaan akan melakukan penambahan modal sekitar 20 persen lagi atau sekitar Rp 100 miliar.

Bagus juga menjelaskan, jumlah tenaga kerja yang akan direkrut setelah soft opening sekitar 200 orang. Jumlah tenaga kerja akan bertambah sembari menyesuaikan kebutuhan manajemen hotel. “Kalau pengunjung ramai akan lebih dari 200 tenaga kerja yang direkrut. Kami mengutamakan lebih dari 50 persen pekerja lokal,” kata dia.

Untuk mempromosikan hotelnya, Bagus mengaku telah bekerjasama dengan agen travel dari Tanjungpinang dan Jakarta. Sejauh ini, ia menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Tiongkok. Meski tidak menutup kemungkinan adanya kunjungan wisatawan nusantara. “Tarif villa per malam mulai Rp 3,5 juta sampai dengan Rp 9 juta,” jelasnya.

Menurut Bagus, pihaknya menyediakan 47 villa. Masing masing vila memiliki 1 kamar dan tipe suite berjumlah 80 kamar. Selain itu, seluruh villa memiliki pemandangan langsung ke laut. “Yang kami banggakan posisi villa langsung ke pantai dan kami memiliki 48 kolam renang di semua villa, kecuali 1 kolam renang untuk umum,”kata bagus.

Bagaimana soal ketersediaan air bersih dan listrik, ia menjelaskan, untuk air bersih akan dilakukan penyulingan air laut, terlebih pihaknya sudah mengantongi izin. Sedangkan listrik, pihak hotel mengandalkan instalasi dan jaringan listrik PLN. “Kami juga menyiapkan backup genset milik sendiri untuk mengantisipasi apabila lampu padam,” katanya.

Terakhir, Bagus mengatakan, lahan yang sudah terpakai sekitar 20 hektare dari total lahan 75 hektare. “Ke depan masih ada rencana pembangunan, namun dia enggan menjelaskan karena masih berupa wacana.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun berkata, kunjungannya ke Bintan untuk melihat langsung pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Bintan. Dirinya mengamati sektor pariwisata di Bintan akan terus berkembang dan maju. “Saya mendengar langsung, namun belum ada kendala dan keluhan dari pengusaha. Oleh karena itu, saya minta jangan ada yang menghambat pembangunan,” tukasnya. (cr21)

Rokok Tanpa Cukai Dijual Bebas di Lingga

0

batampos.co.id – Rokok tanpa pita cukai marak beredar di Kabupaten Lingga. Rokok yang seharusnya beredar di kawasan FTZ ini, diduga rembesan dari daerah lain di Kepri. Di Dabo Singkep, rokok kawasan bebas dijual dan dipajang terbuka di sejumlah kedai dan kios. Peredaran rokok serta minuman beralkohol ini telah berlangsung lama, karenanya negara diduga telah banyak mengalami kerugian.

“Saya sudah lama beli rokok ini (sembari memperlihatkan kemasan rokok merk UN tanpa cukai) tersebut. Gampang kok belinya di kedai-kedai banyak dijual,” kata Rudi salah seorang warga penghisap rokok UN yang ditemui Batam Pos di Dabo Singkep, Selasa (9/1) pagi.

Selain rokok ber-merk UN, masih banyak merk rokok tanpa pita cukai lainnya yang beredar bebas di kawasan non FTZ yakni di Bunda Tanah Melayu ini. Sejumlah merk tersebut antara, xmild, rexo coklat, rexo putih, revolution dan merk rokok lainnya.
Dari informasi yang didapat Batam Pos di lapangan, masuknya sejumlah barang tanpa pita cukai ini seperti rokok dan minuman beralkohol dengan menggunakan kapal penumpang dari Tanjungpinang dan Batam. Namun pelaku mengelabui petugas dengan memasukkan ke dalam tas sehingga tidak terlihat nyata.

Namun tidak sedikit juga, barang tersebut yang masuk melalui kapal barang dan angkutan lainnya. “Banyak yang masuk dari pelabuhan resmi tapi ada juga yang masuk dari pelabuhan tikus,” kata salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. (wsa)