Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 12948

Bidik Kenderaan Politik, Syahrul Lobi Dua Koalisi

0
Syahrul mendeklrasikan diri sebagai bakal calon Walikota Tanjungpinang priode 2018-2023. F. Jailani/Batam Pos

batampos.co.id – Kandidat Walikota petahana, Syahrul mulai memanaskan mesin politik. Meskipun belum ada mendapatkan kendraan untuk maju, Wakil Walikota Tanjungpinang tersebut bersama Tim Syahrul Bersama Rakyat (SABAR) sudah bulat dengan menggelar deklarasi sebagai Calon Walikota Tanjungpinang priode 2018-2023, Jumat (29/9)

“Masyarakat menunggu sudah begitu lama, makanya deklarasi ini adalah untuk menjawab pertanyaan masyarakat selama ini,” ujar Syahrul menjawab pertanyaan media setelah deklarasi, kemarin.

Pria yang akrab disapa Ayah Syahrul tersebut menyampaikan permohonan maaf, selama duduk sebagai Wakil Walikota Tanjungpinang belum bisa berbuat banyak terkait kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Karena sebagai Wakil Walikota kewenangannya sangat terbatas.

“Persoalan-persoalan tersebut menjadi motivasi saya untuk maju. Dengan harapan bisa memberikan yang terbaik untuk Tanjungpinang lebih baik lagi kedepan,” papar Syahrul.

Ketua Dewan Masjid, Kota Tanjungpinang itu menyebutkan, perbedaan pendapatan maupun silang kata memang ada terjadi dengan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Akan tetapi, hal itu bukan penyebab dirinya memutuskan untuk berpisah.

Adapun komitmen dirinya adalah untuk memajukan dunia pendidikan di Tanjungpinang. Selain itu adalah pembangunan kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Ditanya apakah pelaksanaan deklarasi ini, sudah disampaikan kepada Lis Darmansyah.

“Meskipun kami sudah membuat keputusan untuk tidak bersama. Tetapi hubungan baik, terus kami jaga. Karena tujuan kita sama, yakni ingin menjadikan Tanjungpinang lebih baik. Siapapun yang menang nanti adalah untuk Tanjungpinang,” jelas Syahrul.

Disinggung mengenai kehadiran Ketua DPD II Partai Golkar Tanjungpinang, Ade Angga apakah sinyal akan bersadingnya mereka pada Pilwako nanti. Mengenai hal itu, pria yang pernah membidani Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungpinang mengatakan dirinya saat ini tengah intens membangun komunikasi politik dengan Koalisi Anak Pinag (Golkar-Demokrat-PPP),dan Koalisi Setara (PKS-Gerindra).

“Selain itu, saya juga berkomunikasi dengan Partai Politik diluar itu. Baik itu Parti Amanat Nasional (PAN) maupun Partai Hanura. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu kedepan, ada progres dan membangun sebuah koalisi yang lebih solid,” harapnya.

Disela-sela kegiatan tersebut, Syahrul mengharapkan panggung Pilkada Tanjungpinang nanti hendaknya dijaga supaya tetap aman dan kondusif. Jauhkan isu-isu yang berbau Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA). Karena isu-isu negati, sangat berpotensi merusak stabilitas Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri.

“Menjaga ketertiban dan kondusifitas daerah adalah tanggungjawab bersama. Meskipun berbeda pilihan, jangan kita terpecah belah,” tutup Syahrul. (jpg)

Waspada, DBD Meningkat di Akhir Tahun

0
Petugas melakukan fogging di daerah Batu 8 Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu golongan penyakit menular utama di Kota Tanjungpinang. Namun ketika DBD masih endemis Ibu Kota provinsi, kasusnya justru mengalami penurunan, selama Januari hingga September ini.

“Penurunan memang sangat signifikan dibandingkan pada tahun lalu,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, saat di ruang kerjanya kemarin.

Sejak Januari hingga jelang penutupan bulan September ini, terdata 61 kasus DBD yang terjadi di Kota Tanjungpinang. Penurunan jauh terlihat jika dibandingkan data tahun sebelumnya yang mencapai angka 300 kasus.

Kendati angka pada kasus penyebaran DBD terlihat mengalami penurunan, Rustam masih memperingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai gigitan nyamuk aides agyptie ini. Peringatan yang disampaikan Rustam berkaitan dengan dua fakta yang masih terjadi.

“Ini berkaitan dengan angka bebas jentik dan cuaca pada akhir tahun,” ujar Rustam.

Melihat angka bebas jentik Kota Tanjungpinang, dinilai Rustam, masih diperlukan kerja keras bersama untuk menekan angkanya. “Saat ini angka bebas jentik Tanjungpinang, masih 85 persen. Sementara agar tak terjadi penyebaran itu harusnya mencapai 95 persen,” terang dia.

Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah baik bagi tenaga medis. Terlebih kalangan masyarakat. Yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan bahaya jentik yang memicu tingginya kasus DBD yang dapat terjadi.

Dengan alasan tersebut, Dinkes Tanjungpinang pun lantas mengerahkan adanya pengawasan jentik di tiap-tiap rumah warga. Dengan gerakan, satu rumah satu jumantik.

“Tiap keluarga punya kewajiban memantau dan mengendalikan jentik. Dan tiap bulannya akan ada jumantik kelurahan yang mengontrol ke rumah-rumah,” papar Rustam.

Hal ini dinilai efektif. Dikarenakan jumantik di masing-masing keluarga dapat memantau jentik hampir setiap hari. Dan didukung dengan kehadiran jumatik kelurahan, mampu meningkatkan pengawasan persebaran jentik di tiap kelurahan.

Selain memperhatikan angka bebas jentik. Kewaspadaan masyarakat juga perlu ditingkatkan pada bulan-bulan jelang akhir tahun. Dikarenakan keadaan cuaca yang kerap kali terjadi hujan terus menerus.

“Yang kami khawartirkan adanya peningkatan kausus justru di bulan-bulan “ber” terakhir ini. Makanya mulai saat ini, masyarakat harus tingkatkan kewaspadaan pada nyamuk bahkan pada jentik,” pungkas Rustam. (aya)

WFQR Koarmabar Amankan 1 Kilogram Sabu di Karimun

0
Danlantamal IV Laksamana Pertama Ribut Eko Suyatno memperlihatkan barang bukti sabu 1 kg besama dua tersangka pemilik dan kurirnya yakni Muslim dan Ramli di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (29/9). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, berhasil menangkap speed boat bermesin 40 PK yang membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram di perairan Karimun Anak, Tanjungbalai Karimun, Kamis (28/9).

Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno mengatakan, peristiwa penangkapan speed boat bersama 1 kilogram sabu-sabu tersebut merupakan hasil kerja keras Tim WFQR-4 dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang melakukan penyamaran, guna mengungkap dan menangkap pelaku jual beli narkoba di perairan Pulau Buru.

“Kapal tersebut merupakan target operasi (TO) dari Lantamal IV sejak lama,’ ujar Eko.

Ia menjelaskan Tim WFQR-4 dalam penyamaran sebagai pembeli berhasil melakukan transaksi dengan meyakinkan penjual narkoba. “Selanjutnya tim melaksanakan transaksi Kamis (28/9) dini hari di perairan Pulau Buru, dengan transaksi 1 kilogram sabu seharga Rp 600 juta,” paparnya.

Selanjutnya, setelah menerima informasi dari jaring agen bahwa penjual barang tersebut sedang bergerak menuju Malaysia untuk mengambil narkoba, tim penyamar kemudian menghubungi penjual dan disepakati bahwa transaksi dilaksanakan pada sore hari diperairan Pulau Karimun Anak.

Akhirnya, Gabungan WFQR-4 dan Lanal Tanjungbalai Karimun berhasil menangkap pelaku pada posisi 1° 9′ 127″ LU – 103° 24′ 316″ BT di perairan Karimun Anak, Tanjungbalai Karimun. “Adapun pelaku atas nama Ram, 36, yang merupakan kurir. Sementara, pemilik barang atas nama Muselm alias Panjang berhasil ditangkap di pantai Pongkar Tanjungbalai Karimun,” terang Eko.

Dari hasil penangkapan tersebut, Tim WFQR-4 berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kilogram sabu dan 2 paket sabu dengan jumlah total sebanyak 1005 gram, satu buah tas, tiga unit ponsel dan uang sebesar Rp 516 ribu. “Saat ini kedua tersangka berada di Mako Lantamal IV untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” sebutnya.

Adapun modus kejahatan yang dilakukan yakni tidak secara face to face atau berhadapan antara pembeli dan penjual. “Pemasok narkoba atau operator yang mengatur komunikasi perdangan barang haram tersebut, kebanyakan menyebar alamat pengambilan barang ke pengecer di level bawah melalui pesan singkat,” pungkasnya. (nji)

Apa Enaknya Menikahi Diri Sendiri….

0

Semua orang –yang sedang tidak jomblo sekalipun– tahu bahwa mencari jodoh bukan urusan gampang. Laura Mesi, 40, mungkin sudah desperate mencari pendamping hidup yang sesuai kehendak hatinya. Saking putus asanya, dia menikahi diri sendiri. Dengan ritual dan upacara lengkap.

”Aku yakin kita harus mencintai diri sendiri. Kita bisa bikin dongeng indah tanpa pangeran,” tegasnya.

Ada alasan mengapa Mesi melakukan sologamy. Instruktur fitnes itu putus dengan kekasihnya dua tahun lalu. Padahal, keduanya sudah pacaran 12 tahun. Ngenes, bukan?

”Aku bilang ke keluarga dan temanku, kalau sampai umur 40 tahun aku nggak dapat jodoh, aku bakal menikahi diri sendiri,” kata Mesi kala itu. Ucapannya menjadi kenyataan. Tahun ini dia menggelar pesta mewah.

Pada hari bahagianya, perempuan Italia itu memakai gaun putih. Mengundang pengiring mempelai dan 70 tamu. Bikin cake tiga susun. Dan berpesta layaknya wedding sungguhan. Tentu saja, pernikahan itu tidak dicatat secara hukum.

”Kalau nanti nemu pasangan, aku bakal menikah beneran. Tapi, kebahagiaanku tidak ditentukan oleh itu,” tegasnya

Kaum jomblo sejenis Mesi rupanya eksis di mana-mana. Mei lalu Nello Ruggiero menikah solo di Naples, Italia. Sejak 2014 Jepang memfasilitasi pesta nikah buat perempuan lajang. Di Amerika Serikat dan Kanada ada agen khusus yang menyediakan jasa pernikahan sendiri. Nah, daripada tiap Lebaran mumet ditanya kapan nikah, coba ini saja! (BBC/fam/c10/na)

Sato Gagal Curi Mobil sebab di Dalam Mobil Itu Ada Polisi Nongkrong

0
Ilustrasi (Wahyu Kokang/Jawa Pos/JawaPos.com)

Sebelum mencuri, seorang maling tentu melakukan riset terhadap barang yang diincar. Kalau tidak, bakal gagal. Bahkan jadi tertawaan.

Misalnya, yang dialami Ushio Sato, 23. Rencana pria asal Shizuoka, Jepang, itu untuk mencuri mobil gagal total. Sebab, di dalam mobil incarannya ada beberapa polisi yang sedang asyik nongkrong.

’’Pencurian itu dilakukan dini hari. Mobil saat itu tidak terkunci,’’ ujar juru bicara kepolisian Kota Numazu sebagaimana dikutip Sankei. Dia menyatakan, mobil yang diincar Sato memang polos. Bebas dari sirene dan logo polisi. Diparkir di lokasi umum, pula. Sayang, Sato tidak mengecek bagian dalam mobil.

Sato hanya tahu bahwa mobil itu tidak terkunci. Tanpa susah payah, dia membuka pintu pengemudi. Begitu pintu terbuka, baaa si bapak polisi menatapnya bingung. Karena sangat kaget, dia langsung kabur. Tentu, usaha itu gagal. Langkahnya terkejar polisi. Sato pun diamankan. Juru bicara kepolisian tidak menyebut berapa lama ancaman hukuman atau denda yang bakal diterima si maling gagal. Mungkin, dia sudah cukup terhukum oleh rasa malu.  (Global Times/fam/c15/na)

Demi Menantu, Mertua Pasang Lift Khusus ke Apartemen Mereka

0

Lelah mendengarkan menantu yang terus ngomel saat berjalan ke apartemennya di lantai 6, seorang penduduk Chongqing baru saja memasang sendiri lift pribadi. Elevator itu hanya berhenti di lantai 6 pada apartemen bertingkat tujuh di Distrik Tongliang. Apartemen tersebut dibangun beberapa dekade silam, regulasi ketika itu tidak membolehkan penggunaan lift.

 

Media setempat melaporkan bahwa elevator yang dipasang si pemilik apartemen bermarga Xiong tersebut dibangun tahun lalu.

”Itu sudah kelar beberapa bulan lalu,” tulis media setempat.

Peraturan daerah di sana saat ini memang sudah membolehkan pemasangan lift di apartemen. Asalkan, mendapat izin dari dinas tata ruang.

Xiong pun ternyata tidak meminta izin membangun elevator yang cukup mencolok karena dipasang di sisi luar apartemen tersebut. Kini dinas tata ruang setempat tengah menginvestigasi apakah elevator tersebut memang layak dipasang.

Lagian, kenapa repot banget ya berhadapan dengan menantu rewel. Kalau kelewat bawel, ya mending cari menantu baru. (*/c10/na)

Bunga Citra Lestari Hibur Konsumen One Residence

0

batampos.co.id – Memanjakan para konsumen dan calon pembeli, apartemen One Residence kembali membuat perhelatan dengan tema Autumn festival with Bunga Citra Lestari dan Angels percussion di Harris hotel Batamcenter, Kamis (28/9).

BCL menyapa tamu yang datang pada malam itu dengan tembang pertama berjudul sunny. Suasana semakin meriah ketika istri dari Asraf ini kembali mempersembahkan suara emasnya dengan judul lagu Bilang Papamu dan Cinta Sejati membuat para penonton terhipnotis. Ibu dengan satu anak ini turun menyapa para konsumen yang hadir.

“Terimakasih sudah mengundang saya ke Batam, ini kali yang kedua dan sudah hampir 10 tahun nggak ke sini,”kata BCL menyapa konsumen One Residence.

One Residence merupakan apartemen premium yang dimiliki oleh PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP) melalui anak perusahaan PT Reztan Indonusa. Apartemen ini mengusung konsep private Residence terletak di pusat pemerintahan kota batam, Batamcenter.

“Saat ini penjualan unit One Residence sudah mencapai 70 persen sejak dipasarkan pada bulan Maret lalu, ” kata Chief project marketing PT Indonesia Paradise property Tbk, Reagan Halim.

Reagan mengatakan pada kesempatan ini One Residence memperkenalkan tipe unit baru dengan nama the garden house. Tipe yang ditawarkan unit ini memiliki dua lantai menjadikan unit apartemen menjadi lebih luas dan nyaman.Unit yang ditawarkan sangat terbatas hanya lima unit. Terdiri dari tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.
“Bagi yang senang tinggal di apartemen dengan suasana rumah, the garden house ini bisa menjadi pilihan. Sesuai dengan namanya the garden house maka setiap unit ini memiliki akses pribadi menuju terrace the garden, dengan unit seperti rumah,” kata Reagan.

Apartemen One Residence dengan tagline living at the edge of luxury memiliki fasiltas delapan element of quality Living yang tidak pernah ada sebelumnya di kota Batam.

Beberapa diantaranya the promenade, infinite SeaView pool, la first entrance serta viewing deck.
Tak hanya itu one Residence bersebelahan dengan terminal Ferry Batamcenter yang merupakan akses internasional menuju Singapura dan Malaysia.

“Hal ini yang menjadikan one Residence sebagai ikon baru di kota Batam, fasilitas tersebut dan lokasi bangunan yang strategis membuat one Residence me jadi pilihan utama sebagai tempat tinggal maupun investasi,” terangnya.

Reagan mengatakan kenapa memilih one Residence ada tiga keunggulan yakni pertama dari segi komunitas.

“Produk yang kami desain dan konsep yang ditawarkan secara tidak sengaja tercipta satu komunitas di kota Batam,” jelasnya.

Keunggulan kedua dari sisi lokasi, karena one Residence memberilan akses mudah untuk mendapatkan kenyamanan hidup di perkotaan khususnya kota Batam. Keunggulan ketiga cocok dijadikan untuk investasi.

One Residence menawarkan tiga tipe hunian, two bedroom, three bedroom dan three bedroom corner. Di bulan September ini pengembang menawarkan promo cicilan ringan 48 kali dan promo cicilan kredit kepemilikan apartemen (KPA) dengan besar cicilan Rp7,8 juta perbulan.

Mengenai progreses pembangunan bulan Agustus lalu, sudah ground breaking, saat ini kondisi sudah pemancangan 20 persen.

“Akhir tahun ini pemancangan sudah siap,”jelasnya. (cr12)

Aliran Air ATB Tidak Ingin diputus, Hindari Lakukan Hal Ini

0
Petugas ATB saat melakukan pengecekan meter air. Meski meter air merupakan properti ATB, pelanggan wajib ikut menjaga meter air agar selalu dalam kondisi baik

Sebagai pelanggan air bersih PT Adhya Tirta Batam (ATB) tentunya sudah mengetahui kewajiban dan tanggung jawabnya. Agar aliran air ke pelanggan dapat berjalan lancar, tentu pelanggan bisa dengan bijak memperhatikan hal-hal yang bisa merugikan pelanggan itu sendiri.

Salah satunya adalah mendapat sambungan air tanpa meteran (illegal connection). Tentunya hal ini mengakibatkan kerugian kepada pelanggan yang lain, bahkan bisa dilakukan pengangkatan atau pencabutan meter air.

“Sambungan air tanpa meteran juga sebagai bentuk perbuatan yang tidak diperbolehkan. Selain merugikan pelanggan itu sendir, juga berdampak kepada pelanggan yang ada disekitarnya karena air yang dialirkan ke wilayah tersebut akan terbagi. Apalagi disambung dalam jumlah yang banyak,” ucap Enriqo Moreno, Manager Corporate Communication ATB, Jumat (29/9).

Bentuk-bentuk pelanggaran lainnya yang mengakibatkan kerugian pada pelanggan adalah, penggunaan pompa atau alat lain yang sejenis yang disambungkan pada jaringan pipa layanan atau jaringan pipa pelanggan yang dapat mengurangi fungsi tekanan air atau fungsi meter air.

Begitu juga pelanggan yang merusak jaringan pipa juga sebgai bentuk pelanggaran, membalikkan arah meter, mengubah ukuran pipa layanan serta mengeser letak meteran tanpa sepengetahun petugas ATB. Sampai menimbun meteran sehingga meter air tidak terlihat juga merupakan bentuk pelanggaran.

“Bila pelanggan memindahkan meter air tanpa izin dari ATB, kami berhak meminta pelanggan untuk mengembalikan meter air tersebut ke posisi semula. Pengembalian posisi meter air tersebut harus sesuai petunjuk teknis dari ATB dengan biaya yang dibebankan kepada pelanggan,” ucapnya.

Masih berkaitan dengan meter pelanggan, tentunya pelanggan bisa menjaga meteran air dengan baik. Pelanggan juga tidak di perbolehkan melepas, membuka, dan merusak segel meter air. Selain itu, pelanggan juga dilarang memasukan benda atau alat lain ke dalam meter air yang bertujuan mengurangi pembacaan meter.

“Bila pelanggan terbukti melakukan hal tersebut, tentunya ATB akan memberikan sanksi denda hingga pemutusan aliran air bersih,” tegasnya.

Peran aktif dari pelanggan dan masyarakat untuk menjaga meteran air juga di perlukan. Menjaga meter air yang di gunakan pelanggan tentunya dapat memperlancar akses pembacaan meter hingga suplai air akan terbaca dengan baik. (rilis).

Citra Aerolink mulai Dibangun

0
Pembangunan Citra Aerolink Batam yang dikembangkan Ciputra Group, di kawasan industri terpadu Kabil. Foto istimewa

batampos.co.id – Citra Aerolink Batam merupakan kawasan yang terintegrasi dengan kawasan pergudangan, kompleks komersil dan apartemen yang dikembangkan pengembang nasional ternama Ciputra Group yang bekerjasama dengan pengembang dari Kabil Industrial Estate, Citramas Group.

Koordinator divisi promosi Citra Aerolink, Muhammad Andika mengatakan, berlokasi sangat strategis di dalam kawasan Kabil Integrated Industrial Estate, proyek ini mendapatkan keistimewaan sebagai obyek vital nasional serta fasilitas KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi).

“Menjadikan kawasan tersebut terjaga keamanannya dan mendapatkan kemudahan di dalam pengurusan perizinan, yang tidak diberikan kepada kawasan industri biasa,” ujar Andika, Kamis (28/9).

Beberapa fasilitas dan pengembangan pendukung penting di sekitar Citra Aerolink juga menambah nilai properti dari proyek ini seperti Citra Nusa Seaport, sebuah pelabuhan cargo yang terletak tepat dibelakang proyek yang mampu melayani cargo skala besar.

Lokasi proyek Citra Aerolink juga dekat dengan pengembangan kawasan MRO pesawat terbang (Maintenance, Repairing and Overhaul Operation) di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, hanya berjarak 5 menit dari lokasi. “10 menit dari lokasi terdapat juga Nongsa Digital Park yang merupakan sentra pengembangan usaha digital skala internasional yang akan dikembangkan di Batam,” terangnya.

Ia menambahkan, pelabuhan ferry nasional Punggur & internasional Nongsapura juga terletak dalam radius 10 kilometer dari proyek ini. Tidak heran dengan kelebihan seperti itu Citra Aerolink memposisiskan diri sebagai pusat pengembangan Aeromarinetropolis Development.

Sebagai bukti komitmen Citra Aerolink, di pertengahan tahun ini (2017) pembangunan tahap pertama area pergudangan Citra Aerolink mulai dikerjakan. “Sekarang sudah masuk tahap pemancangan sejak awal September lalu. Dijadwalkan, serah terima unit di pertengahan 2018,” papar Andika.

Gudang di Citra Aerolink saat ini memiliki 3 pilihan ukuran yakni, tipe Bonze dengan luas 300 meter persegi, tipe Silver dengan luas 360 meter persegi, dan tipe Platinum dengan luas 504 meter persegi. Gudang multiguna ini memiliki 2 lantai, dimana bagian depan dari bangunan digunakan sebagai kantor sedangkan bagian belakang yang memiliki ceiling height sampai 8 meter dapat digunakan sebagai area kerja dan penyimpanan barang.

Pihaknya mengklain, salah satu keunikan utama dari proyek Citra Aerolink adalah penerapan konsep Eco Culture yang merupakan motto dari proyek-proyek pengembangan Ciputra Group, yang dapat dilihat dari penerapan konsep Green Building.

“Dari fasad bangunan, terdapat green wall yang jarang kita temui pada proyek lain. Selain itu konsep green building diterapkan pada pencahayaan skylight untuk area kerja dan juga sistem ventilasi silang untuk menjamin sirkulasi udara yang baik,” jelasnya.

Konsep smart industry telah dapat diterapkan di proyek ini, yang akan dilengkapi dengan sambungan fiber optic. Pemilik dapat memantau lingkungan dan juga bangunan dari Citra Aerolink melalui gadget.

Nantinya pengelolaan kawasan Citra Aerolink akan dikelola secara professional dan menerapkan Integrated loading-unloading and parking system, yaitu setiap kendaraan container yang masuk untuk bongkar muat akan di atur agar tidak terjadi bongkar muat didepan unit gudang.

“Melainkan harus melakukan bongkar muat di dalam unit gudangnya agar tidak mengganggu lalu lintas dari kendaraan lain serta menjaga estetika kawasan agar tetap terlihat rapi,” tutup Andika.

Informasi lengkap, kunjungi komplek Citra Nusa Niaga blok A1 nomor 9-11 jalan Hang Kesturi, Kabil. (nji)

 

Pembangunan Kantor Camat Suak Midai Tertunda

0

batampos.co.id – Hingga saat ini kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan kantor Camat Suak Midai belum dilaksanakan. Akibatnya pembangunan kantor Camat Suak Midai yang baru dimekarkan tertunda hingga tahun mendatang.

Untuk sementara pihak kecamatan berkantor di Desa Batu Belanak hingga pembangunan kantor camat yang baru selesai.

“Bupati sudah sempat meninjau lokasi, namun luas lahan yang dibebaskan belum diketahui,” ujar Camat Suak Midai Idris.

Idris mengatakan pemerintah terpaksa mengundur pembangunan karena saat ini belum bisa merealisasikan pembebasakan lahan. Lambatnya upaya pembebasan lahan yang dilakukan, menurut Idris disebabkan proses pembebasan lahan dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi masalah dan terganjal hukum nantinya. Apalagi persoalan pembebasan lahan sudah sering dibawa ke meja hijau belakangan ini.

“Pembangunan kantor Camat Suak Midai dipastikan ditunda tahun 2018 nanti. Tahun ini sebatas pembebasan lahan. Pembebasan lahan perlu proses supaya tidak bermasalah dibelakang hari,” kata Idris, Kamis (28/9).

Namun Idris berharap, pembangunan kantor Camat Suak Midai yang merupakan wilayah Kecamatan yang baru dimekarkan tahun lalu dapat terealisasi dan tidak lagi tertunda tahun 2018 mendatang. Agar pelayanan administrasi kepada masyarakat lebih optimal. (arn)