Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12978

Akan Ada Reshuffel Eselon II di Anambas

0
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris. F. Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Reshuffle eselon II atau selevel Kepala Dinas di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas semakin dekat. Acuan untuk pergeseran jabatan ini yakni kinerja progres kegiatan yang dicapai selama ini. Jika tidak mencapai target maka Kepala Dinas tersebut akan digeser atau bisa jadi jabatannya akan dicopot.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH mengatakan, bahwa reshuffle akan dilakukan beberapa bulan mendatang dan dirinya juga sedang melakukan evaluasi terkait pencapaian kinerja para eselon II. Terlihat Bupati dan Wakil Bupati Beberapa hari ini dirinya melakukan kunjungan secara langsung ke masing-masing dinas untuk mengetahui progres kegiatan yang dicapai serta kendala yang dialami selama ini.

Selain menerima laporan dari kepala dinas ia juga ingin mendengar laporan dari sejumlah kepala bidang (Kabid), kepala seksi (Kasi) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dimasing-masing dinas.

“Evaluasi kinerja tetap terus dilakukan, mengenai pergantian atau pergeseran jabatan tetap kita lakukan. Bagi eselon II yang tidak mencapai target progres kinerja maka akan dicopot dan bisa juga bergeser dari jabatannya,” ungkap Bupati Anambas Abdul Haris kepada wartawan didampingi oleh Wakil Bupati Wan Zuhendra, Rabu (27/9).

Katanya, dinas yang sudah ditinjau oleh mereka berdua yakni Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Perhubungan Lingkungan Hidup (Dishub LH) dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga. Mengenai kinerja yang dicapai oleh dinas tersebut, dirinya enggan menjelaskan tapi yang jelas, itu merupakan bagian dari bahan pertimbangan bagi mereka berdua.

“Kita juga ingin mengetahui secara langsung laporan progres kegiatan mulai PPTK, Kepala Seksi, Kepala Bidang dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Artinya kita tidak serta merta menerima laporan dari kepala OPD saja,” jelasnya.

Ia berharap semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Kepulauan Anambas bisa memiliki semangat yang tinggi, niat yang baik dan serius dalam melaksanakan program kerja yang telah direncanakan. “Saya berharap semua pegawai bisa bekerja secara maksimal,” pungkasnya. (sya)

Dirut PT Lobindo Dihukum Satu Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Yon Fredy alias Anton, Direktur Utama PT Lobindo Nursada, terdakwa kasus dugaan penggelapan biji bauksit milik PT Gandasari Rescourse senilai Rp 728 juta, akhirnya harus mendekam di balik jeruji besi selama satu tahun.

Hal itu, berdasarkan putusan majelis hakim Mahkmah Agung (MA) Republik Indonesia yang dibacakan pada Rabu (6/9) lalu, yang menyatakan Anton bersalah dan menganulir putusan bebas yang sebelumnya diberikan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, beberapa bulan yang lalu.

Dalam putusannya, majelis hakim MA yang mengadili dan memeriksa perkara dengan nomor register 835/ K/ Pid/2017 dipimpin oleh Sofyan Tambunan didampingi dua hakim anggota Suhardijatmo dan Desnayeti, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 372 KUHPidana.

“Untuk itu menjatuhi hukuman penjara selama satu tahun dengan perintah terdakwa agar langsung di tahan. Putusan ini sekaligus membatalkan putusan PN Tanjungpinang nomor 283/Pid.B/2015,” ujar hakim MA.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Santonius Tambunan, yang dikonfirmasi terkait putusan MA tersebut. Membenarkan bahwa Dirut PT Lobindo Nusa Persada tersebut dihukum satu tahun penjara. Pihaknya pun telah menerima petikan putusan tersebut.

“Petikan ini akan kami sampaikan kepada Kejari Tanjungpinang agar sesegera mungkin melakukan eksekusi terhadap terdakwa,” ujar Santonius.

Dikatakan Santonius, Kejaksaan tidak perlu menunggu salinan putusan MA tersebut secara lengkap untuk melakukan eksekusi. Sebab, petikan yang diterima pihaknya merupakan bukti dan bisa dilaksanakan Jaksa.

“Meskipun jika nanti ada upaya hukum luar biasa yakni Peninjauan Kembali (PK). Namun, Jaksa tetap bisa melakukan eksekusi dan Pk tidak menghalangi itu,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Yon Fredy alias Anton Direktur Utama PT Lobindo Nusa Persada (LPS), terdakwa dugaan kasus penggelapan biji bauksit milik PT Gandasari Resorces senilai Rp 728 juta di lahan dan IUP milik PT Labindo, di Bukit II, Kampung Duyung, RT 03, RW 03, Keluarahan Sei Enam Darat, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan sekitar tahun 2013 lalu, divonis bebas majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang dalam sidang, Jumat (17/2) lalu.

Sidang Vonis bebas terhadap terdakwa Anton tersebut dibacakan oleh majelis hakim dalam sidang dipimpin Zulfadli, didampingi dua hakim anggota, Acep Sopian Sauri dan Afrizal. Majelis hakim yang menangani perkara tersebut menyatakan terdakwa Yon Fredy alias Anton tidak terbukti melakukan penggelapan biji bauksit sebagaimana yang didakwakan oleh JPU melanggar pasal tunggal yakni Pasal 372 KUHP Pidana.

Sementara itu Hendie Devitra, kuasa hukum PT Gandasari Resources selaku pelapor dalam kasus penggelapan biji bauksit milik PT Gandasari Resources yang dilakukan oleh terdakwa Yon Freddy alias Anton selaku Direktur PT Lobindo Nusa Persada menyampaikan pihaknya telah mendapatkan informasi terkait adanya putusan tingkat kasasi oleh Hakim Mahkamah Agung dalam kasus yang merugikan kliennya. Bahwa terdakwa Yon Freddi alias

Anton yang dilaporkan pihaknya telah divonis terbukti bersalah di Pengadilan tingkat Kasasi di Mahkamah Agung, Jakarta dengan hukuman pidana penjara selama 1 tahun yang merupakan putusan incracht (telah memiliki kekuatan hukum) dalam kasus ini.

“Terdakwa yang kami laporkan itu, ditingkat kasasi telah divonis hakim MA bersalah dan dipidana selama satu tahun penjara, dan putusan kasasi itu telah turun dan disampaikan kepada Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” ujar Hendie, Rabu (27/9).

Hendie menyampaikan, kasus ini berawal dari laporan polisi dari pihaknya ke Polres Bintan dengan Laporan Polisi Nomor LP-B/101/XII/2014/Kepri/ResBintan tanggal 27 Desember 2014 lalu atas tindak pidana Penggelapan Pasal 372 KUHP yang mengambil dan menjual hasil tambang berupa batu bouksit yang telah dikerjakan oleh PT Gandasari yang dilakukan terdakwa disebuah lahan pertambangan yang terletak di Bukit II, Kampung Duyung, RT 03 RW RW 03 Kelurahan Sei Enam Darat, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan pada tahun 2013 lalu yang juga sudah pernah disidangkan di Pengadilan Tanjungpinang.

“Dalam sidang di PN Tanjungpinang, terdakwa divonis bebas, namun di tingkat kasasi di MA, terdakwa divonis bersalah. Kami berharap agar pihak Kejaksaan setelah menerima putusan ini dapat melaksanakan putusan tersebut,” ujar Hendie. (ias)

Satu Syarat Belum Dipenuhi Calon Wagub

0

batampos.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, mengungkapkan dua calon wakil gubernur yakni Agus Wibowo dan Isdianto, belum memenuhi satu syarat saja. Sedangkan syarat kelangkapan lainnya sudah dipenuhi.

Termasuk untuk Isdianto, syarat pengunduran dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). “Saya dengar sudah, dan tunggu prosesnya,” kata Jumaga Nadeak saat ditemui di RS Bhayangkara, Rabu (27/9).

Ia menjelaskan syarat yang belum dipenuhi oleh keduanya itu yakni surat rekomendasi dari partai pengusung. Bila syarat itu telah dipenuhi, Jumaga menuturkan dewan akan segera melakukan pemilihan. Tapi kapannya, apakah akhir bulan ini atau bulan depan. Jumaga belum bisa memastikan.

“Kami gak tau, tunggu kelengkapan saja.” tuturnya,” ucapnya.

Dari informasi yang didapat Jumaga, Agus mengantongi dua rekomendasi partai dan Isdianto lima rekomendasi. Gubernur Kepri Nurdin Basirun enggan mengkomentari soal pemilihan wakilnya. “Nanti saja, nanti,” ucapnya sembari berlalu.

Sebelumnya diberitakan, Kamis (28/9) dua calon Wagub Kepri ini akan dipangil DPRD Provinsi. Kedatangan mereka ke sana, nantinya terkait penjelasan berkas apa yang perlu dilengkapi kedua calon. (ska)

PU Kebut Proyek Infrastruktur

0
Pelaksanaan pekerjaan jalan menuju Bandara Letung, Anambas. F. PU Kepri untuk Batam Pos..

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mendesak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertahanan (DPTRP) Provinsi Kepri untuk menggenjot pembangunan infrastruktur di daerah. Kepala DPTRP Kepri, Abu Bakar mengatakan, saat ini pihaknya sudah merampungkan pekerjaan jalan di Kabupaten Anambas.

“Kegiatan infrastruktur di Anambas melalui APBD 2017 sudah kita rampungkan. Progresnya sudah 100 persen , karena baru selesai awal pekan lalu,” ujar Abu Bakar menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (27/9) di Tanjungpinang.

Menurut Abu Bakar, pihaknya memang terus mendapatkan instruksi dari Gubernur untuk menggesa pembangunan infrastruktur di daerah. Semua kegiatan yang ada di dinasnya sudah berjalan. “Pekerjaanya hanya hitungan bulan saja, karena teken kontrak baru dilakukan pada Agustus lalu. Alhamdulillah, CV. Harapan Baru selaku kontraktor pelaksana kegiatan Rp1,8 miliar tersebut telah melaksanakan dengan baik,” papar Abu Bakar.

Disebutkannya, adapun panjang jalan yang dikerjakan sesuai dengan anggaran tersebut lebih kurang 365 meter. Ada dua sisi jalan Provinsi menuju Bandara Letung. Untuk saat ini, pekerjaan yang dilakukan adalah dari sisi Padang Melang menuju Bandara.

“Tahun depan akan kita lanjutkan lagi pekerjaannya. Karena pembangunan maupun peningkatan jalan provinsi adalah tanggung jawab Pemprov Kepri,” jelasnya.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah sangat mengharapkan kegiatan fisik, khususnya yang ada di Dinas Pekerjaan Umum terus digesa. Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, bagusnya penyerapan anggaran akan mempengaruhi perputaran ekonomi masyarakat.

“Ditengah situasi dan kondisi ekonomi Kepri yang tidak stabil sekarang ini, peran APBD tentu sangat diharapkan. Sehingga bisa memberikan stimulus bagi ekonomi daerah,” ujar
Irwansyah. (jpg)

Deteksi Kanker Servik, Ada Pemeriksaan IVA

0
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bintan, drh Kartini, saat meresmikan Kampung KB di Desa Kukup, Tambelan, beberapa waktu lalu. F. Humas pemkab Bintan.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi dijadwalkan meresmikan kampung
keluarga berencana (KB) di Desa Penaga Kecamatan Teluk Bintan, Kamis
(28/9) hari ini. Di mana, ditargetkan 11 kampung KB yang akan terwujud
di Bintan.

Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk
dan Keluarga Berencana Bintan, drh Kartini, mengatakan, satu lagi kampung KB akan diresmikan di Bintan. Sebelumnya, di tahun 2016, sudah ada 1 kampung KB. Tahun ini, ia menargetkan setiap kecamatan memiliki 1 kampung KB.

Dikatakannya, kegiatan ini akan disejalankan dengan pelayanan KB gratis untuk semua metode kontrasepsi serta pelayanan pemeriksaan IVA (inspeksi visual Asam dan Aset). Tujuannya adalah mendeteksi dini kanker servik.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi kemarin menuturkan bahwa seyogyanya tujuan pembentukan Kampung KB, bukan saja untuk menyukseskan program KB. Namun lebih kepada proyeksi jangka panjang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurut Apri, dalam Kampung KB ini juga akan disusun perencanaan pembangunan desa
yang meliputi pembangunan di segala bidang seperti kesehatan, pendidikan serta sosial kemasyarakatan. Untuk dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan tersebut, di kampung KB akan dilakukan optimalisasi semua perangkat dan institusi masyarakat desa, untuk bersama-sama membangun desa.

“Seperti yang disampaikan Kepala BKKBN Pusat beberapa waktu lalu di Jakarta, tujuan pembentukan kampung KB, tidak hanya untuk mensukseskan Program KB, seperti 2 anak cukup, dan pemakaian kontrasepsi, namun lebih dari itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang menjadi sasaran pembentukan Kampung KB ” tutup Apri. (cr21)

Pemkab Lingga Kirim 26 Orang Ikuti Pelatihan

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga telah menyaring 10 remaja untuk diberangkatkan ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung untuk mendapatkan pelatihan otomitif. Dari 35 orang yang mendaftar, sepuluh orang yang berangkat pelatihan itu lulus seleksi interviu.

Pelatihan otomotif di BBPLK Bandung ini diikuiti seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia. Dalam pelatihan tersebut, seluruh peserta dari Kabupaten Bunda Tanah Melayu akan mengikuti dua pelatihan kejuruan yakni, spooring balancing banacing dan body repair.

“Untuk pelatihan Spooring balancing mereka akan mengikuti latihan selama 1 bukan 7 hari. Untuk body repair selama 1 bukan pelatihan,” kata Kasi Pelatihan Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja, Wahyudi Eka Putra, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (27/9) pagi.

Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan, seluruh peserta yang berangkat ke Bandung akan bertolak pada bulan awal bulan depan. Sedangkan ongkos, mereka akan ditanggung BBPLK tempat mereka dilatih nanti. Selain ongkos, mereka juga mendapat tempat tinggal di asrama dan makan gratis dari pihak penyelenggara pelatihan.

Bukan hanya BBPLK Bandung, Pemkab Lingga juga menggelar kerja sama dengan BBPLK Bekasi untuk melatih tenaga handal di bidang IT. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lingga juga telah menyaring orang-orang yang akan berangkat ke Bekasi pada minggu kedua bulan depan.

“Untuk yang berangkat ke BBPLK Bekasi sebanyak 16 orang. Sedangkan yang mengikuti tes sebanyak 22 orang,” kata Wahyudi.

Wahyudi melanjutkan, tes untuk peserta yang hendak mengikuti pelatihan IT ini, selain harus melalui interviu dan tes lainnya, mereka juga diuji dalam hal pengoperasian komputer. Seluruh bahan ujian mereka telah disiapkan oleh BBPLK masing-masing. Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja hanya melanjutkan ke seluruh peserta.

Dengan adanya kerjasama Pemkab Lingga dengan BBPLK di sejumlah daerah ini bertujuan dapat meningkatkan tenaga kerja handal Kabupaten Lingga agar dapat bersaing di dengan tenaga kerja lainnya. Selain itu, Pemkab Lingga, melalui bagian koperasi, berencana mencarikan dana bergulir untuk modal mereka. (wsa)

3.000 Rumah Tergantung Jamban Cemplung

0
Inilah pipa fasilitas komunal yang dibangun di Desa Busung Kecamatan Seri Koala Lobam, Rabu (27/9). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Fasilitas komunal atau jamban umum di Desa Busung Seri Kuala Lobam, tidak lagi dimanfaatkan sebagian masyarakat. Penyebabnya, pembangunan wc umum yang menelan anggaran sekitar Rp 520 juta itu, dibangun di luar rumah dan tak berdinding. Selain itu kotoran yang ditampung di pipa terkadang menimbulkan bau. Akhirnya, warga di sana kembali menggunakan jamban cemplung.

Seorang warga Busung yang enggan namanya dikorannya mengatakan, sudah lama dirinya tidak menggunakan jamban umum tersebut. Gara-garanya, jamban di bangun di luar berbeda dengan fasilitas komunal yang dibangun di kampung Tanjung Talok, Desa Teluk Sasah. “Di Tanjung Talok, wc nya di dalam rumah, di sini di luar rumah dan tidak
berdinding,” katanya.

Kades Busung, Rusli mengatakan, fasilitas komunal itu sudah ada yang menggunakan. Jika ada yang tidak menggunakan, dirinya akan mencari tahu alasannya. Agar fasilitas yang telah dibangun, dimanfaatkan. “Ada yang mengelolanya, tapi bukan dari desa,” tukasnya.

Sementara itu, Kadinkes Bintan dr Gama melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bintan, drg Horas mengaku belum tahu. Akan tetapi, dirinya akan melihat ke lokasi untuk mencari tahu, alasan masyarakat enggan menggunakan fasilitas tersebut. Diakuinya, buang air besar sembarangan masih dilakukan masyarakat yang tinggal di pesisir, umumnya yang rumahnya di tepi pantai atau laut.

Dinkes mencatat ada sekitar 3 ribu rumah di Bintan yang masih bergantung pada jamban cemplung karena belum adanya jamban umum. Sedangkan kebiasaan masyarakat akan buang air besar di wilayah darat, justru lebih baik. Bintan meraih peringkat tertinggi karena 18 desa dan 1 kecamatan di mana rumah penduduknya sudah ada jambannya. “80
persen masyarakat kita sudah memiliki jamban, tapi 20 persen belum,” sebutnya.

Menangani masalah masyarakat yang masih menggunakan jamban cemplung, dikatakannya harus koordinasi lintas sektoral. Di sini, perlu penanganan bersama antara Dinkes, PUPera dan Perkim. Sebenarnya, ia mengatakan, pemerintah sudah memicu desa dan kelurahan di Bintan agar masyarakatnya menerapkan pola dan kebiasaan hidup sehat. Hanya terkadang kebiasaan masyarakat yang sulit diubah.

Terkait masyarakat di Busung yang tidak menggunakan fasilitas komunal ia mengimbau agar masyarakat kembali memanfaatkan fasilitas komunal. Sebab, dengan memanfaatkan fasilitas tersebut bisa menghindari dari penyakit. “Jika surut, jelas terjadi pencemaran lingkungan,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, sanitasi juga tidak baik dan bisa menjadi perkembangan bibit penyakit yang akhirnya meningkatkan penderita diare. “Kalaulah tidak mau menggunakan fasilitas itu, bisa juga memanfaatkan atau menumpang jamban umum atau tetangga yang dibangun di darat,” tukasnya. (cr21)

Blue Sea Jet I Kembali Beroperasi Oktober

0
Warga Tarempa yang ingin ke Batam harus lebih dulu ke Tanjungpinang karena feri Blue Sea Jet I melayani rute Tarempa-Batam masih belum beroperasi. F.Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Syamsil Umri, mengaku pesimis jika ditanya mengenai feri Blue Sea Jet, apakah dapat melayani pelayaran Tarempa-Batam-Tarempa seperti semula atau tidak. Pasalnya selama ini belum mendapatkan kabar yang jelas dari pemilik feri itu sendiri.

“Saya rasa tidak jadi jalan lagi karena sampai saat ini belum ada kabar yang jelas dari pemilik feri. Setiap kali kita tanya jawabnya jadi jalan, tapi tak jalan juga sampai sekarang,” ungkap Syamsil Umri kepada wartawan Rabu (27/9).

Sementara itu pemilik feri Blue Sea Jet I Franky, menegaskan feri Blue Sea Jet I tetap akan jalan. Namun tidak sekarang karena masih dalam proses perbaikan. Diakuinya perbaikan mesin membutuhkan waktu lama karena ada mesin yang harus didatangkan dari Jerman.

“Sekarang masih menunggu proses pengiriman suku cadang dari Jerman,” ungkapnya kepada wartawan ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Dia menjelaskan, bila berjalan sesuai rencana, maka kemungkinan pada bulan Oktober feri Blue Sea Jet I bisa beroperasi kembali.

Feri tersebut lama tidak melayani rute Tarempa-Batam-Tarempa.

Karena feri Blue Sea Jet I belum jalan maka, rute ke Batam ditiadakan. Untuk saat ini hanya ada rute Tarempa-Tanjungpinang-Tarempa dengan menggunakan feri Seven Star Island, Voc Batavia, dan Trans Nusantara yang beroperasi secara bergantian. (sya)

Bersama Membangun Bangsa

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menghadiri kegiatan TMMD. F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak seluruh elemen dan lapisan masyarakat untuk bersama-sama bergandeng tangan membangun bangsa. Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) satu bakti nyata dalam upaya bersama-sama membangun bangsa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 Tahun 2017 Kodim 0316/Batam di Lapangan Sepak Bola Sembulang Galang Batam, Rabu (27/9).

Dalam kesempatan itu Nurdin meninjau kesiapan pasukan, dengan berkeliling melihat pasukan peserta upacara. TMMD sendiri mengambil tema “Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Gubernur mengingatkan kembali, kalau selama ini peran dari TNI selalu nyata dilaksanakan di tengah masyarakat. Seperti kegiatan kali ini, TNI membuktikan pengabdiannya dalam berbagai aspek dan bidang melalui program TMMD.Atas program nyata tersebut terlihat hasil dan dapat dirasakan langsung manfaatnya.

“Tentu atas nama Pemerintah Provinsi Kepri dan pribadi saya mengucapkan banyak terimaksih, “pujinya.

Gubernur mengingatkan, adanya gangguan dan ancaman dari pengaruh kemajuan dan kecanggihan teknologi. Karenanya diperlukan kehati-hatian lebih dalam menghadapi ancaman tersebut. “Saya yakin, TNI kita sudah mengantisipasi akan hal-hal tersebut,” kata Gubernur.

Bakti TMMD sendiri akan berlangsung selama 20 hari ke depan. Kegiatan TMMD antara lain, melakukan kegiatan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 100 unit. Di mana program bedag rumah tidak layak huni tersebut, dilaksanakan di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Bulang, Kecamatan Galang, dan Kecamatan Belakang Padang. Nantinya bakti TMMD selain melaksanakan pekerjaan fisik berupa pembangunan rumah tidak layak huni, juga ada pekerjaan non fisik seperti bakti sosial, penyuluhan bela negara hingga pengetahuan akan bahaya radikalisme .

Bakti TMMD kali ini didukung oleh 150 satgas dan 300 satuan mitra satgas yang berasal dari berbagai elemen masyarakat sekitar. Hadir pada kesempatan tersebut Danrem Tanjungpinang Brigjend Fachri, Walikota Batam Muhammad Rudi, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad dan hadirin undangan lainnya. (hsl)

Dragon Boat Digelar Tiga Hari

0
Dragon Boat Race. foto:disparbud tanjungpinang

batampos.co.id – Gelaran Festival Internasional Dragon Boat Race bakal berlangsung selama tiga hari, yang akan dimulai pada 20 sampai dengan 22 Oktober mendatang. Berpusat di Sungai Carang, Lomba Perahu Naga yang digelar berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Kepri, merupakan salah satu rangkaian Festival Bahari Kepri 2017.

Event yang menjadi salah satu kegiatan pariwisata andalan Kota Tanjungpinang ini, akan memperubutkan piala bergilir dari Gubernur Kepri. Dan kehadiran peserta dari negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, dipastikan akan menambah kemeriahan perlombaan bergengsi ini.

“Yang menjadi perhatian utama yakni perihal keselamatan dan kesehatan peserta lomba dan kebersihan di lingkungan tersebut,” papar Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan hal penting yang ia sampaikan kepada OPDnya, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Reni Yusnely, menuturkan lomba perahu naga tak menjadi satu-satunya agenda dalam rangkaian FBK 2017 ini.

“Nantinya pun ada lomba kayak, pawai budaya dan mobil hias. Dan dirancanakan total hadiah sebesar Rp 150 juta,” pungkas Reni. (aya)