batampos.co.id – Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Kota Batam resmi dipimpin oleh Johny Zyvlar setelah dilantik oleh Ketua YRFI Provinsi Kepri, Angga Syahbana Putra, Rabu (19/8/2020).
Ketua YRFI Provinsi Kepri, Angga Syahbana Putra, mengatkaan, Johny mendapatkan suara terbanyak dalam musyawarah kota (Muskot) yang dilakukan pada 2 Agustus 2020 lalu.
“Johny mendapatkan 10 suara, dari total 19 suara yang hadir dalam Muskot tersebut,” ujarnya.
Ia berharap dengan kepemimpinan Jhony, YRFI Kota Batam dapat menjalankan program-program yang telah direncanakan sebelumnya ataupun yang baru diagendakan.
“Dengan kepengurusan baru, saya harap ada semangat baru untuk bisa bersinergi dan membuat YRFI menjadi lebih baik,” katanya.
Ia menjelaskan, ada beberapa program kerja yang telah dipaparkan oleh Jhony menjadi nilai positif bagi klub dan komunitas untuk mempercayakan kepengurusan YRFI Batam kepada Johny hingga tiga tahun ke depan.
Johny mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin dan mengembangkan YRFI Batam.
Ketua YRFI Provinsi Kepri, Angga Syahbana Putra (kelima dari kanan) memberikan SK kepada Johny Zyvlar yang terpilih sebagai Ketua YRFI Kota Batam. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Johny menjelaskan, sudah berkecimpung dalam YRFI sejak 2018 lalu hingga saat ini.
“Sudah banyak agenda kegiatan yang dibicarakan dengan para pengurus YRFI Batam,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, kata dia, YRFI Kota Batam akan melakukan kegiatan bakti sosial berkolaborasi dengan Komunitas Motor Batam (KMB).
Sementara diinternal, dirinya bersama segenap pengurus baru akan segera melakukan pembenahan yang cukup vital. Seperti melengkapi data-data member.
“Kita juga akan segera membuka Peraturan Organisasi (PO) untuk bisa menjaga YRFI Batam dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan,” ujar Johny, yang merupakan anggota komunitas Byonic Batam itu.
Dirinya juga akan menghilangkan sanksi untuk keterlambatan pembayaran uang kas serta kompensasi anniversary yang biasa didapatkan oleh komunitas yang telah tergabung.
“Untuk prospek atau member yang akan bergabung kedalam naungan YRFI Batam, kepengurusan telah menyepakati untuk mengikuti AD/ART seperti telah mendirikan komunitas lebih dari 3 bulan. Serta wajib aktif dalam kegiatan internal maupun external YRFI Batam,” ucapnya.
Ketua Komunitas YVCI-BC Ari Wirade juga berharap dipengurusan yang baru berharap kepada seluruh komunitas yang berada di dalam naungan YRFI Batam bisa meningkatkan tali persaudaraan antara komunitas.
“Teruntuk para pengurus, agar bisa merangkul dan menaungi seluruh komunitas varian yamaha untuk bisa bergabung kepada YRFI Batam,” jelasnya.
“Kami juga berharap, hubungan yang harmonis dalam naungan YRFI Batam antar komunitas bisa terjalin dengan baik,” jelasnya.
Pihaknya ingin merasakan kedekatan antara YVCI dengan NVLF-BP Batam, dengan NEVIL Batam dan komunikasi motor lain.
“Jadi kami bisa merasakan persaudaraan di seluruh komunitas, bukan hanya di dalam komunitas kami sendiri,” ucapnya.
Ari mencontohkan kegiatan yang bisa mempererat tali persaudaraan salah satunya adalah camping bareng.
“Ataupun ikut merasakan musibah yang terjadi di dalam komunitas lain, sehingga MPI mempererat tali persaudaraan kita,” paparnya.(nto)
batampos.co.id – Warga Kota Batam bagi Anda yang ingin membaliknamakan meteran listrik menjadi nama Anda sendiri cukup mudah.
Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan, syarat untuk membalikkan nama pelanggan hanya perlu membawa beberapa berkas.
“Pelanggan cukup membawa fotocopi KTP, bukti kepemilikan rumah atau sertifikat rumah dan bukti pelunasan tagihan listrik,” jelasnya, Kamis (20/8/2020).
Karyawan pelayanan brigh PLN Batam memperlihatkan imbauan untuk masyarakat Kota Batam. Foto: PLN Batam unutk batampos.co.id
Ia menjelaskan, untuk membalikkan nama pelanggan akan dikenakan biaya administrasi dan uang jaminan langganan (UJL).
“UJL ini bila ada penyesuaian dari daya sebelumnya ke daya baru dan mengganti biaya materai,” jelasnya.
Kata dia, setelah persyaratan lengkap pegawai PLN Batam akan melakukan verifikasi.
Jika semua lengkap, maka meteran listrik pelanggan akan secara otomatis sudah berganti nama dari developer menjadi nama pribadi.(esa)
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipusatkan di Bengkong Sadai akan menghasilkan air baku baru untuk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL merupakan solusi untuk ketersediaan air bersih di Kota Batam.
“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” jelasnya.
Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku.
Selain itu lanjutnya, IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok, serta akan mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.(esa/adv)
batampos.co.id – Kebakaran di PT De Hong Paper Industry yang berada Kawasan Exekutive Industrial Park Batam center masih terjadi hingga pagi tadi.
Kepulan asap dan api masih terlihat di perusahaan kertas tersebut hingga Kamis (20/8/2020) pukul 09.30 WIB.
Security Executive Industrial Park, Agit, mengatakan, hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api.
“Kami tidak tahu kejadiannya seperti apa karena kami jaga di pos depan,” ujarnya saat ditanyai batampos.co.id di lokasi.
Saat ini kata dia kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Menurutnya, petugas keamanan kawasan industri tersebut baru mengetahui adanya kebakaran pada pukul 21.00 WIB. Saat itu kata dia, api terlihat membumbung tinggi dan asap hitam tebal memenuhi sekitaran PT De Hong.
Kebakaran yang terjadi di PT De Hong Paper Industry yang berada di kawasan industri Executive Batam Kota. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
“Kami lihat api sudah membesar di atas atap PT dan langsung mengevakuasi karyawan utnuk dibawa keluar perusahaan,” jelasnya.
Kata dia, api hingga pagitadi belum bisa sepenuhnya dipadamkan. Karena lanjutnya, masih banyak tumpukan kertas dan karton yang menjadi bara dan membakar kertas lain di bagian bawah.
“Karena kertas yang terbakar jadi walaupun di siram air yang atas basah tetapi yang bawah masih ada api, jadi petugas sampai saat ini masih memadamkan api yang berada di bawah dan syukurnya tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Pantauan batampos.co.id saat di lokasi kebakaran memang masih terlihat jelas api masih membakar tumpukan kertas karton, tak hanya itu banyak warga sampai saat ini masih melihat lokasi kebakaran di depan Top 100 batam center dan samping jalan lokasi kebaran. (nto)
batampos.co.id – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina menyumbang satu sepeda lipat (seli) merek Pacific Tipe Noris, sebagai hadiah ajang Funbike New Normal, Batam Pos, pada Sabtu (22/8/2020).
“Saya rasa seli ini pas untuk aktivitas sehari-hari di perkotaan. Selain nyaman dikendarai, juga lebih praktis dan modern,” ujar Marlin saat menyerahkan sepeda tersebut kepada perwakilan dari Batam Pos, Rabu (19/8/2020) siang.
“Semoga bisa bermanfaat bagi pemenangnya,” harapnya.
Marlin juga menyatakan akan ikut gowes bersama ratusan peserta di ajang bergengsi tersebut.
Bagi Marlin, gowes sudah menjadi olahraga favoritnya. “Sudah beberapa bulan ini saya rutin gowes sekali seminggu, lho,” terangnya.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina (kanan) sedang bersepeda).
Bahkan rutinitas ini menarik perhatian kaum milenial yang kemudian meminta bergabung.
Tentu saja Marlin menyambut baik, hingga akhirnya membuat klub sepeda. Perkumpulan ini pun akhirnya diberi nama “Merlinnials” atau Millenialnya Bunda Marlin.
Hingga kini klub gowes tersebut punya agenda rutin. “Pandemi Covid-19 belum sirna. Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar,” kata Marlin.
Selain Marlin, Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam Yusfa Hendri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam Azril Apriansyah, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Batam menyatakan siap ikut gowes di ajang Funbike New Normal, Batam Pos, pada Sabtu (22/8/2020) itu.
Pemko Batam sendiri memang mendukung penuh acara ini. Selain membantu seribu masker merah putih, melalui tim Gugus Tugas Covid-19, juga menyediakan empat tenda, kursi, dan tangki cuci tangan.
Bahkan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR), sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai bentuk dukungan, HMR juga menyumbang satu sepeda motor sebagai hadiah.
Sementara itu, Ketua panitia, Herman Mangundap, mengucapkan terima kasih atas perhatian antusiasme Pemko Batam ini, khususnya kepada Walikota H Muhammad Rudi, Wakil Walikota H Amsakar Achmad, dan Ketua GOW Hj Marlin Agustina.
Untuk rute Funbike New Normal Batam Pos ini, Herman menyebut, jalurnya mulai dari depan Graha Pena – Bundaran BP Batam – Mitra 10 – Simpang Jam – Simpang Kabil, dan finis di Graha Pena. ”Nanti akan melewati jalur lambat Perumahan Anggrek Mas,” sambungnya.
Perlu diketahui, acara yang dihelat pada 22 Agustus ini merupakan kegiatan puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-22 Batam Pos. Batam Pos sendiri berulang tahun pada 10 Agustus lalu.
Walikota Batam yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam H Muhammad Rudi berpesan kepada panitia agar dalam acara ini, tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19.
”Tetap budayakan hidup sehat. Saat ini sepeda memang digemari, tapi tetap ikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak,” pesan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam ini. (*/uma)
batampos.co.id – Hasil uji klinis obat Covid-19 temuan tim peneliti Universitas Airlangga (Unair), Badan Intelejen Negara (BIN), dan TNI AD masih dikaji ulang oleh BPOM. Beberapa catatan masih harus dikoreksi oleh tim peneliti, agar segera bisa mengantongi izin edar serta diproduksi secara massal. Termasuk BPOM akan meneliti efek samping obat tersebut.
Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan sampai saat ini BPOM masih meneliti hasil uji klinis obat tersebut. Sedangkan untuk efek samping masih menjadi tahapan yang akan dilakukan ke depannya.
“Side effect masih rencana jangka panjang ya. Ini kan obat masih baru ya. Belum sampai ke situ (efek samping),” katanya dalam konferensi pers, Rabu (19/8).
Penny menambahkan obat ini adalah obat dengan kombinasi baru. Penny menyebut, kombinasi obat tersebut merupakan obat keras yang tak bisa diperjualbelikan bebas.
“Karena obat keras, pasti ada efek samping yang ditimbulkan. Enggak bisa diberikan ke orang yang tak sakit. Sakit itu kan kondisi yang terpaksa ya. Maka penting sekali ya perhatikan dosisnya, karena itu obat keras, dikaitkan dengan efek, dan resistensi pada antiviral,” jelas Penny.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komnas Penilai Obat Prof. Rianto Setiabudi, Sp.FK (K) menegaskan bahwa setiap obat pasti memiliki efek samping, namun pasti akan lebih banyak keuntungan atau manfaat yang bisa diambil. Dia mencontohkan obat anti kanker memiliki efek samping yang dahsyat sekali. Seringkali membuat rambut rontok dan lainnya.
“Tapi toh tetap kita setujui kan? Jadi mohon dimengerti. Efek samping yang ada, bukan satu-satunya pertimbangan kita menolak suatu obat. Efek samping itu bisa diatasi dengan memitigasi, misalnya mengurangi dosisnya,” jelas Prof Rianto. (*/jpg)
batampos.co.id – Pada Rabu (19/8/2020), Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam menyampaikan penambahan jumlah pasien Covid-19 sebanyak 11 orang.
Dari jumlah tersebut diketahui tiga orang merupakan personel Polri dan tiga orang warga negara asing (WNA).
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya mengatakan, terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (19/8/2020) adalah 11 orang warga Kota Batam.
Terdiri dari 7 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.
Ini Riwayat Perjalanan Penyakit Pasien Covid-19 di Batam yang Baru:
1. CAF
Laki-laki (27), anggota POLRI, beralamat di kawasan
Perumahan Legenda Malaka, Batam Kota Kota Batam.
CAF bersangkutan datang ke RS Bhayangkara Batam pada 15 Agustus 2020 untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi/karantina rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
2. AK
Anak perempuan (9), pelajar, beralamat di kawasan
perumahan Villa Hang Lekir, Batam Kota.
AK bersangkutan terkait dengan ayahnya kasus Terkonfirmasi nomor “373” maka pada 15 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab/PCR yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
3. NA
Perempuan (42), Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan perumahan Villa Hang Lekir, Batam Kota.
NA terkait dengan suaminya kasus terkonfirmasi nomor “373” maka pada 15 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab/PCR yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (19/8/2020).
4. MRA
Laki-laki (20), anggota POLRI, beralamat di kawasan Batu Besar, Nongsa.
MRA datang ke RS Bhayangkara Batam pada 15 Agustus 2020 untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
5. FK
Laki-laki (21), anggota POLRI, beralamat di kawasan
Batu Besar, Nongsa.
FK datang ke RS Bhayangkara Batam pada 15 Agustus 2020 untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
6. MH
Laki-laki (56), swasta, beralamat di kawasan perumahan Griya KDA Batam Kota. Yang bersangkutan pada 15 Agustus 2020 datang berobat ke UGD RS Awal Bros Batam dengan keluhan nyeri punggung bagian atas dan nyeri ulu hati disertai demam naik turun dan sesekali ada batuk.
Sesuai dengan keluhannya tersebut dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan RDT yang diperoleh hasil “Non Reaktif” dan dilanjutkan pemeriksaan Rontgen Thorak dengan kesan “Pneumonia”.
Sesuai gambaran hasil pemeriksaan tersebut oleh dokter pemeriksa direkomendasi untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit guna penanganan kesehatannya lebih lanjut.
Kemudian pada 16 Agustus 2020 dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan relatif stabil dan masih ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit Awal Bros Batam.
7. R
Laki-laki (65), wiraswasta, beralamat di kawasan
perumahan Bengkong Indah II, Bengkong.
R pada tanggal 15 Agustus 2020 datang berobat ke UGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan keluhan sesak nafas.
Sesuai dengan keluhannya tersebut dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan RDT yang diperoleh hasil “IgG,IgMReaktif” dan dilanjutkan pemeriksaan Rontgen Thorak dengan kesan “Kardiomegali-Elongasi aorta, sesuai gambaran
viral Pneumonia Typical Covid” dan ditegakkanlah diagnosis “Suspect Covid19+CHF+Pneumonia”.
Selanjutnya oleh dokter pemeriksa direkomendasi untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit guna penanganan kesehatannya lebih lanjut dan kemudian pada 16 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Namun demikian perlu diketahui sejak dilakukan perawatan secara intensif kondisi yang bersangkutan terpantau terus semakin menurun dan akhirnya pada 18 Agustus 2020
dinyatakan meninggal dunia.
8. Y
Perempuan (46), Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di
kawasan perumahan Tanjung Uma, Lubuk Baja Kota Batam.
Y pada 14 Agustus 2020 datang berobat ke UGD RS Harapan Bunda Batam dengan keluhan demam yang disertai sakit kepala.
Sesuai dengan keluhannya tersebut dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan RDT yang diperoleh hasil “IgG,Reaktif”, dilanjutkan pemeriksaan Rontgen Thorak dengan kesan “Susp. Bronkopneumoni kiri“ dan ditegakkanlah diagnosis “Bronkopneumonia+Suspect Covid-19”.
Selanjutnya oleh dokter pemeriksa direkomendasi untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit guna penanganan kesehatan lebih lanjut.
Kemudian pada 16 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab hidung dan tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui pada hari ini Terkonfirmasi “Positif”.
Namun demikian perlu diketahui sejak 18 Agustus 2020 kemarin yang bersangkutan telah kembali ke rumahnya dengan diedukasi untuk isolasi mandiri sampai dengan diketahu hasil pemeriksaan swab hidung dan tenggorokannya.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
9. LNB
Perempuan (57), karyawan swasta/Ekspatriat, beralamat di kawasan Perumahan Puri Legenda, Batam Kota.
LNB merupakan penduduk Batam WNA asal Philipina. LNB pada 14 Agustus 2020 datang ke Klinik Husadatama Batam untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri
guna keperluan pekerjaannya yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
10. LEE
Laki-laki (34), karyawan swasta/Ekspatriat, beralamat
di kawasan Perumahan Beverly Park, Batam Kota.
LEE merupakan penduduk Batam WNA asal Philipina. LEE pada 14 Agustus 2020 datang ke Klinik Husadatama Batam untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri guna
keperluan pekerjaannya yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.
11. MJSS
Laki-laki (30), karyawan swasta/Ekspatriat, beralamat di kawasan Perumahan Puri Legenda, Batam Kota.
MJSS merupakan penduduk Batam WNA asal Philipina. MJSS bersangkutan pada 14 Agustus 2020 datang ke Klinik Husadatama Batam untuk melakukan pemeriksaan swab/PCR secara mandiri guna keperluan pekerjaannya yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Saat ini yang bersangkutan telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang dan sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil.(*/esa)
batampos.co.id – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Nizam mengupayakan untuk membantu perangkat pembelajaran mahasiswa di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) mengakses pembelajaraan jarak jauh.
Nizam menyampaikan, untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, pihaknya telah melakukan berbagai koordinasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait penyediaan akses layanan internet maupun penyediaan platform pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring.
“Kami upayakan berbagai bentuk dukungan sebagai upaya menyukseskan pelaksanaan pembelajaran daring dengan menjalin kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak antara lain Kementerian Kominfo, penyedia jasa internet serta content providers nasional maupun internasional serta menyiapkan platform pembelajaran (learning management system) yang dapat digunakan secara gratis oleh perguruan tinggi,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8).
Terkait daerah 3T, Nizam menjelaskan untuk berupaya berbagai dukungan antara lain dengan melakukan sinergi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo untuk penyediaan infrastruktur dan layanan akses internet di daerah 3T.
Selain itu, dia juga sedang berupaya memberikan bantuan kepada mahasiswa di daerah 3T berupa pulsa untuk akses pembelajaran daring dan perangkat pembelajaran berupa tablet.
Lebih lanjut Nizam menjelaskan upaya Ditjen Dikti untuk mempersiapkan kapasitas dosen dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Berbagai pelatihan dan modul pembelajaran telah disiapkan untuk digunakan dalam pembelajaran daring tahun akademik 2020/2021.
“Selama masa libur semester ini kami mempersiapkan berbagai pelatihan dan modul untuk dosen agar pembelajaran daring semester yang akan datang bisa berjalan lebih baik. Pelatihan yang berakhir pada 14 Agustus lalu diikuti lebih dari 100.000 dosen dan mahasiswa,” jelasnya. (*/jpg)
batampos.co.id – Lima warga Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya untuk menjalani karantina mandiri selama 14 hari.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh.
“Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ketempat tinggalnya guna melaksanakan karantina mandiri di rumahnya selama 14 hari,” katanya.
Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (19/8/2020).
Berikut daftar pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh pada Rabu (19/8/2020):
1. Puji Hastuti (49), personel Polri, warga Batam Kota.
2. Herry Susanto (29), swasta, warga Lubuk Baja.
3. Muhammad Apri Andika (24), swasta, warga Lubuk Baja.
4. Boby Kaharseno (27), ASN, warga Batam Kota.
5. Rini Wati Gultom (27), Ibu Rumah Tangga, warga Sekupang.
Dengan adanya penambahan tersebut hingga saat ini total pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 319 orang.(*/esa)
batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, yang meninggal dunia bertambah satu orang pada Rabu (19/8/2020).
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, menyatakan, pasien Covid-19 tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 65 tahun, kasus nomor 415.
Dari data yang dilansir dari website lawancorona.batam.go.id pasien tersebut berinisial R dan menetap di kawasan
perumahan Bengkong Indah II, Bengkong.
Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (19/8/2020).
Berikut kronologinya:
R pada 15 Agustus 2020 datang berobat ke UGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan keluhan sesak nafas.
Sesuai dengan keluhannya tersebut dilakukan pemeriksaan secara intensif berupa pemeriksaan RDT yang diperoleh hasil “IgG,IgMReaktif” dan dilanjutkan pemeriksaan Rontgen Thorak dengan kesan “Kardiomegali-Elongasi aorta, sesuai gambaran viral Pneumonia Typical Covid” dan ditegakkanlah diagnosis “Suspect Covid19+CHF+Pneumonia”.
Selanjutnya oleh dokter pemeriksa direkomendasi untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi rumah sakit guna penanganan kesehatannya lebih lanjut.
Kemudian pada 16 Agustus 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diterima dan diketahui terkonfirmasi positif.
Namun demikian perlu diketahui sejak dilakukan perawatan secara intensif, kondisi yang bersangkutan terpantau t erus semakin menurun dan akhirnya pada 18 Agustus 2020
dinyatakan meninggal dunia.
Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total pasien Covid-19 di Kota Batam yang meninggal dunia berjumlah 25 orang.(*/esa)