Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11114

Begini Dong, Sampah Ditukar Botol Minuman di Kota Batam

0

batampos.co.id – Setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat di Kota Batam, harus dibarengi dengan upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Hal itu menjadi wujud nyata semangat tagar #Batamilikita (Batam Milik Kita) yang digaungkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Seperti di acara Pesta Anak Pantai Kecamatan Sekupang di Tanjungriau, Minggu (25/8/2019).

Tak terlihat sampah sisa makanan yang dibuang sembarangan. Meskipun banyak pedagang kuliner di sekitar lokasi acara.

Salah satu metode yang diterapkan, yakni mengajak anak-anak memungut sampah di sekitar lokasi.

Tiap satu kantong sampah yang dipungut bisa ditukar dengan botol minuman.

Anak-anak antusias menukarkan sampah dalam kantong yang dikumpulkan dengan botol minuman di Sekupang, Minggu (25/8/2019). Foto: Disbudpar Batam untuk batampos.co.id

“Kegiatan lain patut mencontoh upaya menjaga kebersihan seperti ini. Apabila ingin acaranya menjadi agenda pariwisata, kebersihan harus menjadi perhatian,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Dalam upaya menjaga kebersihan di lokasi acara, panitia menyiapkan tempat sampah di banyak titik.

Selain itu juga ada kegiatan pengumpulan sampah yang ditaja tim Kotaku (Kota Tanpa Kumuh).

Menurutnya, kesadaran dan semangat untuk menjaga kebersihan harus digalakkan.

Terlebih, Batam tengah berupaya untuk menjadi kota yang mengandalkan pariwisata untuk menunjang berbagai sektor ekonomi kerakyatan.

“Kami mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan. Kebersihan ini penting untuk pariwisata,” ujar Ardi.

Kebersihan, menurut Ardi, merupakan bagian dari sapta atau tujug pesona pariwisata. Sapta pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan untuk menarik wisatawan berkunjung.

Kebersihan merupakan poin ketiga dari tujuh pesona wisata Indonesia. Di samping keamanan, ketertiban, kesejukan, keindahan, keramah-tamahan, dan kenangan.(yui)

Kemarau, Petani Sayur di Kota Batam Gagal Panen

0

batampos.co.id – Cuaca panas dan rendahnya intensitas hujan di Batam membawa petaka bagi petani sayur lokal di daerah Barelang dan Marina.

Pasalnya, sayuran yang ditanam selama sebulan terakhir ini terancam gagal panen sebab selain layu dan kekeringan, juga diserbu hama serangga pemakan daun sayuran.

Misalnya sayur bayam dan sawi sama sekali tak hidup karena minimnya hujan tersebut. Siraman air kolam yang diupayakan para petani juga tak mengubah keadaan sebab suhu udara yang panas mempengarui pertumbuhan sayur.

”Untuk kebutuhan air sih masih cukup karena masih ada kolam yang belum kering,” ujar Usman, petani sayur di Barelang, Minggu (25/8/2019).

“Masalahnya di suhu udara dan cuaca panas yang ektrem ini sayur tak bertahan,” kata dia lagi.

Ia mencontohkan, kangkung yang bisa dibilang tanaman sayur paling bandel juga gagal panen.

Kata dia, selama musim kemarau, persoalan serius yang dihadapi petani sayur adalah hama serangga.

Petani sayur di Kota Batam mengalami gagal panen karena musim kemarau panjang yang melanda Kota Batam. Foto: Eja/batampos.co.id

Jika tanaman sayur jadi, maka sayuran daun seperti kangkung, bayam dan sawi akan dirusak oleh hama serangga yang sangat banyak selama musim panas ini.

Imbasnya kata dia, sudah pasti hasil panen menurun dan bahkan jika kemarau masih terus berlanjut hingga dua pekan ke depan, dipastikan tak ada hasil panen sama sekali.

”Kalau dua minggu lagi panas terus maka tak berani kami tanam lagi,” kata Arnold, petani lain di Marina.

“Biarlah istirahat dulu tunggu sampai musim hujan, percuma juga kalau tanam sekarang tak akan bisa panen,” ujarnya lagi.

Gagal panen petani sayur lokal ini sedikit berdampak bagi pasokan sayur segar di pasaran Batam.

Pasokan sayur jadi minim sebab hanya bergantung pada sayur dari luar Batam. Imbasnya, harga sayur berpotensi naik mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 3 ribu per kilogram.(eja)

MyTelkomsel, Asisten Pribadi Anda

0

MyTelkomsel ialah layanan self service yang memberikan informasi profil pelanggan, berbagai promo produk yang di tawarkan kepada pelanggan, memudahkan isi ulang pulsa, dan pembelian dari berbagai paket layanan Telkomsel lainnya.

MyTelkomsel adalah layanan pelanggan yang dapat diakses secara mobile melalui dua cara, yaitu via website https://my.telkomsel.com atau dengan mengunduh aplikasinya. MyTelkomsel dapat dipasang di handset yang termasuk dalam kategori smartphone dan tablet yang memiliki sistem operasi Android, IOS, Blackberry dan Windows Phone. Aplikasinya dapat di download secara gratis di Android Play Store, IOS App.Store, Blackberry App World dan Windows Marketplace.

General Manager Consumer Sales Region Sumbagteng, Ihsan mengatakan “Kami memahami sepenuhnya mobilitas pelanggan Telkomsel, untuk itu MyTelkomsel hadir dengan ragam fitur yang memudahkan pelanggan mendapatkan informasi dan akses layanan melalui smartphone, sehingga pelanggan akan lebih mudah dan cepat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja hanya di genggaman.”

Lewat MyTelkomsel para pelanggan dapat melihat kuota Internet, membeli paket Internet ataupun berbagi internet (Flash Gift), melihat saldo pulsa, beli pulsa, download tagihan KartuHALO dan melakukan pembayaran tagihan, membeli paket bicara, SMS dan roaming, hingga melihat PUK jika kartu terblokir.

“Kehadiran MyTelkomsel merupakan salah satu upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan yang kami berikan kepada para pelanggan. Dengan MyTelkomsel pelanggan tidak perlu lagi antri dan dapat menghemat waktunya, karena semua dapat dilakukan sendiri”, ungkap Ihsan. (*)

Warga Nilai Pemerintah ‘Lembek’ Tindak Tegas Sopir Pengangkut Tanah

0

batampos.co.id – Pengguna jalan Brigjen Katamso, Batuaji masih mengeluhkan aktifitas kendaraan proyek yang mengangkut tanah. Selama musim panas ini, kondisi udara di sekitar di penuhi debu sehingga menggangu kenyamanan pengendara.

“Kalau saya pulang kerja pasti bawaannya bersin-bersin dan batuk,” ujar Sukma salah seorang warga Perumahan Citra Indomas, Minggu (25/8).

Kotornya kondisi lingkungan sekitar karena maraknya aktifitas pemotongan bukit dan reklamasi pantai. Hal tersebut membuat badan jalan utama itu kotor, ditambah truk-truk pengangkut meterial tanah rutin melintasi badan jalan tersebut setiap saat. “Parahnya truk tak menutupi bak muatan. Tanahnya pun bertebaran di sepanjang jalan,” ucapnya.

Semakin hari tumpukan tanah di atas aspal semakin tebal. Rudi, warga Rusun Tanjunguncang juga mengaku meski kotoran tanah itu rutin di siram, namun tetap saja kondisi itu sangat menganggu warga sekitar.

ada truk ada debu.
foto: batampos.co.id / eusebius

“Dibiarkan salah, disiram pun salah. Karena kalau disiram jalan jadi becek. Maunya pemerintah bisa ambil tindakan tegas,” ucapnya.

Ia menilai Pemerintah terlalu lembek terhadap perusahaan truk pengangkut tanah. Karena terlalu lama membiarkan kondisi itu berlarut-larut. “Kondisi ini sudah lama. Warga jadi korbannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengaku berulangkali meminta kepada kepada sopir truk untuk mengikuti aturan. Menurutnya, Peraturan Daerah (Perda) 16 Tahun 2007 terkait ketertiban umum sudah mengatur. Dimana, setiap orang atau badan hukum yang menggunakan untuk mengakut material bangunan wajib memberikan penutup. Mereka berkewajiban membersihkan jalan apabila mengotori jalan, atau sisa material tanah berserakan di jalan.

“Sudah berulangkali kasih peringatan, bahkan perusahaan truk yang tetap membandel diberikan sanksi dengan pemberhentian opersional,” tutupnya. ()

Cuaca Panas Hingga Pertengahan September

0

batampos.co.id – Kebakaran lahan dan hutan kerap terjadi di Batam. Belakangan ini kebakaran terlihat dibeberapa lokasi seperti di Bukit Daeng, Mukakuning maupun daerah Batamcenter. Mengingat kondisi cuaca Batam yang cukup panas, Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Batam, Suratman mengimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian/perkebunan dengan cara dibakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi cuaca saat ini juga membuat lingkungan sekitar kita menjadi kering sehingga berpotensi terjadinya kebakaran lahan/hutan.

“Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat turut menjaga lingkungan dari terjadinya kebakaran lahan atau hutan antara lain tidak membakar sampah sembarangan tanpa pengawasan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/8/2019).

Dia memperkirakan kondisi panas ini akan berlangsung hingga pertengahan September. Hanya saja tetap ada potensi hujan tetapi sifatnya lokal saja/tidak merata dan intensitasnya ringan.

“Seperti hari ini kan hujan sebentar,” katanya.

Sementara BMGK merilis perkiraan cuaca pada hari ini Senin (27/8/2019). Secara umum kondisi cuaca akan cerah berawan, namun juga berpotensi terjadi hukan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Hal itu karena kelembabapan udara yang cukup rendah dilapisan atas wilayah Kepri. Hal itu menyebabkan berkurangnya jumlah massa udara yang mebuat potensi pertumbuhan awan-awan konvesktif menjadi berkurang,” jelasnya. (yui)

Gelontorkan Rp 3,5 Miliar, Kemendesa PDTT Bantu Pelabuhan Belakangpadang

0

batampos.co.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Republik Indonesia menggelontorkan dana Rp 3,5 miliar untuk peningkatan pelabuhan di Belakangpadang.

Pelabuhan yang ditingkatkan yakni pelabuhan di Kelurahan Sekanak Raya persis di belakang Kantor Kecamatan Belakangpadang. Sebelum ditingkatkan, pelabuhan ini biasa dipakai Beacukai.

“(peningkatan pelabuhan) Kami dibantu Kementerian Pedesaan (Kemendesa PDTT, red), melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Effendi, Minggu (25/8/2019).

Belum lama ini, Rustma juga mengungkapkan sumebr dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 sebesar Rp 120 juta. Ia mengatakan, progres pengerjaan proyek ini sudah 60 persen. Sementara kontrak penyelesaiannya November mendatang. “Dua bulan lagi, pembangunan sudah selesai,” imbuhnya.

Ia menerangkan, bantuan dari Kementrian PDTT ini akan mempermudah akses di Pulau Belakangpadang. Baik untuk pengunjung dari daerah lain maupun masyarakat Kecamatan Belakangpadang dari pulau-pulau sekitar pulau Belakangpadang. selain pelabuhan ini, yang digunakan warga yakni pelabuhan di Langlang Laut di Tanjung Sari.

“Jadi sekarang tambah satu pelabuhan lagi. Pelabuhan baru ini bisa digunakan oleh warga kita datri pulau tanpa memutar ke pelabuhan di Langlang laut. Pegawai kecamatan juga aksesnya jadi cepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kedepan diharapkan pelabuhan ini menunjang ekonomi masyarakat. Karena menghadap ke Pulau Manis.

Kemudahan akses juga disampaikan Camat Belakangpadang Yudi Admaji.

“Dari Pulau Sarang, Lengkang, Pecung, Pemping bisa langsung ke pelabuhan ini untuk urusan ke Kantor Camat. Akan lebih hemat sekitar 30 menit,” ujarnya. (iza)

Jalan di Belakangpadang Ditingkatkan

0

batampos.co.id – Infrastruktur jalan di Pulau Belakangpadang terus ditingkatkan. Hal ini dibangun selain untuk memperlancar kegiatan masyarakat juga dimaksudkan menunjang potensi wisata daerah tersebut.

Salah satunya yakni peningkatan jalan antara Kelurahan Sekanak Raya dan Kelurahan Tanjung Sari. Kehadiran jalan ini diproyeksikan mendukung aksesbilitas antar dua kelurahan tersebut. Apalagi, jalan ini juga menghubungkan ke sejumlah fasilitas umum seperti stadion sepak bola, juga ke kantor kecamatan.

“Pada prinsipnya yang kita inginkan impactnya adalah peningkatan kondisi ekonomi masyarakat. Jalan lancar, ekonomi akan meningkat,” ucap Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Eryudhi Apriadi, kemarin.

Sesuai arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, jalan tersebut ditargetkan selesai pada November mendatang.

Tidak hanya itu, rencana pelebaran jalan utama yang memanjang dari Langlang Laut ke gedung Nasional juga kerap disampaikan walikota ketika ke Belakangpadang. Maka dari itu, Disperkimtan merencanakan peningkatan jalan ini akan dilakukan tahun 2020 mendatang

“Pak wali sudah sejak lama ingin jalan ini diperlebar. Untuk tahun ini kami koordinasikan dulu. DED memang belum juga. Tapi saya kira tahun depan itu langsung pelaksanaan,” kata Eryudhi.

Becak berjejer di Jalan dekat Langlang Laut Belakangpadang. Tahun 2020 mendatang, Disperkimtan akan melebarkan jalan ini.
foto: batampos.co.id / adiansyah

Soal utilitas lain pendukung jalan seperti pedestrian, pihaknya juga tengah memikirkan hal tersebut. Yang pasti, kata dia, pihaknya fokus pada pelebaran terlebih dahulu.

“Selain untuk masyarakat, ini (infrastruktur) dimaksudkan menambah daya tarik Belakangpadang agar semakin banyak dikunjungi wisatawan,” papar dia.

Sementara itu, Camat Belakangpadang Yudi Admaji menyebutkan, selain dua proyek jalan yang disebutkan tersebut, jalan pemukiman di Belakangpadang juga terbantu Program Percepatan Infrastruktur kelurahan (PIK) dan dana kelurahan dari Dana Alokasi Khusus (DAU) tambahan dari pemerintah pusat.

“Akses jalan di sini setiap tahun meningkat,” kata Yudi di Belakangpadang, Sabtu (3/8).

Menurutnya, dengan akses yang terus membaik, dapat menunjang Belakangpadang sebagai daerah yang sudah lama dikenal dengan tujuan wisata.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menargetkan Batam bebas jalan rusak pada 2025 mendatang. Selain jalan protokol, pihaknya juga fokus meningkatkan jalan hingga ke pemukiman warga, baik dari anggaran dinas maupun melalui program Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK). Apalagi kini, Batam juga mendapat bantuan dari Pemprov Kepri maupun dari pemerintah pusat.

“Kami siapkan jalan umurnya harus 50 tahun, jadi tidak bolak balik asik perbaiki jalan saja ke depan,” imbuhnya, menerangkan kualitas jalan utama, belum lama ini. (iza)

Tembak Ditempat Jika Polisi atau Warga Terancam

0

batampos.co.id – Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, penembakan terhadap pelaku begal dan pelaku penjambretan sudah sesuai dengan standard operating procedure (SOP) kepolisian.

“Polisi sudah sesuai dengan SOP. Tindakan tegas dan terukur sesuai dengan aturan,” kata Prasetyo soal tembak ditempat pelaku begal dan pelaku penjambretan sadis.

Dijelaskannya, ia tidak memerintahkan menembak mati pelaku kejahatan jalanan, seperti begal dan jambret. Yang ada adalah perintah untuk melakukan tindakan tegas dan terukur bila penjahat jalanan mengancam keselamatan polisi atau masyarakat.

Tindakan tegas dan terukur merupakan tembakan peringatan bila penjahat membahayakan keselamatan polisi atau warga. Tujuannya untuk melumpuhkan pelaku.

“Kalau polisi korban atau masyarakat sekitar terancam bagaimana? Apa kita biarkan korban terancam?. Kalau sudah seperti itu tentu akan kita berikan tindakan tegas,” tuturnya.

Untuk upaya pencegahan aksi kejahatan jalanan yang semakin marak terjadi, polisi akan melaksanakan patroli rutin setiap malamnya ke sejumlah titik yang dianggap rawan di Kota Batam.

Kapolres Barelang AKBP Prasetyo

“Patroli kita masih berjalan saat ini. Selama 24 jam, patroli akan terus berjalan demi menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Batam terhadap masyarakatnya sendiri maupun turis yang ada di Kota Batam,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, Prasetyo mengatakan bahwa nantinya tim gabungan akan melakukan patroli dengan sistem hunting ke seluruh daerah Batam. Untuk Polresta Barelang, akan menerjunkan personel dari jajaran Satreskrim, Sat Sabhara Polresta Barelang serta dari jajaran polsek-polsek.

“Anggota Polresta Barelang akan melakukan kegiatan pencegahan dengan sistem hunting. Target utama kami kejahatan jalanan, terutama begal,” katanya. (gie)

Raja Yang Turun Tahta

0

Inovasi membedakan siapa yang jadi pemimpin, siapa yang jadi pengikut.
Steve Jobs, Pendiri Apple Corporation

Nokia sempat jadi raja. Kemudian turun tahta. Karena satu saja kesalahan kecil. Gagal mengambil keputusan penting, dikala arus perubahan akibat revolusi teknologi begitu cepat menyapu siapa saja yang tak mampu berinovasi.

Dulu Nokia memimpin pasar. Dipasarkan di lebih dari 130 negara. Menurut perusahaan riset teknologi informasi Amerika Serikat, Gartner Inc, Nokia menguasai 50,8 persen pangsa pasar ponsel dunia pada kuartal kedua 2007. Lebih dari separuh pasar dunia.
Fantastis bukan? Siapa yang bisa melawan Nokia?

Saat itu semua orang menduga Nokia akan tetap jadi raja.

Tapi tidak. Sistem operasi baru bernama Android menjadi kerikil yang menggulingkan Nokia dari tahta penguasa pasar ponsel.

Ketika perusahaan ponsel lain sibuk bereksperimen dengan sistem operasi Android, Nokia masih nyaman dengan sistem Symbian miliknya.

Kenapa Nokia kekeuh tak melirik Android?

Chairman Nokia, Risto Siilasmaa sempat menuliskan kisahnya melalui buku ‘Transforming Nokia: The power of paranoid optimism to lead through colossal change‘. Dia mengaku sudah mengusulkan penggunaan Android sejak 2009. Tapi tak direspon dengan baik. Alih-alih hijrah dari Symbian ke Android yang sedang digandrungi pasar, Nokia malah memilih Sistem Operasi Windows Phone yang belum teruji.

Pilihan yang berbeda dari perusahaan ponsel kebanyakan.

Apakah salah?

Sebenarnya tidak. Berbeda justru bagus. Produk Anda bisa punya diferensiasi. Tapi syaratnya, harus lebih unggul dari pesaing.

Keputusan itu harus dibayar mahal. Penjualan Nokia jatuh. Gartner Inc mengungkapkan, pangsa pasar Nokia turun drastis menjadi 25,5 persen pada kuartal pertama 2011. Nilai perusahaan juga ikut anjlok. Dari 29,5 miliar Euro menjadi 11 miliar Euro. Hanya dalam waktu 3 tahun.

Puncaknya, pada tahun 2014 Nokia dijual murah ke Microsoft. Hanya 5,4 miliar Euro. Atau sekitar Rp 79 triliun.

Andai saja sejak awal perusahaan ini mampu melihat dan menganalisa perubahan dengan inovasi yang tepat, mungkin Nokia masih jadi pemimpin di pasar. Tak harus pakai Android.

Apa saja. Asal lebih baik.

Perusahaan pelopor kamera dari Amerika Serikat, Kodak juga sama. Bahkan nasibnya cenderung lebih tragis.

Kodak adalah pionir industri produk fotografi. Lebih dari 130 tahun. Dari Kodak lah kita kenal fotografi. Sampai-sampai, ada masanya ketika kita menyebut kamera dengan sebutan Kodak.

Lalu di mana Kodak saat ini?

Bangkrut. Kalah saing dengan industri fotografi digital. Tanggal 19 Januari 2012, Kodak mengajukan permohonan perlindungan kepailitan.

Tahu kenapa?

Kodak gagal mengantisipasi perubahan di era teknologi digital. Padahal ide fotografi digital itu justru datang dari dalam Kodak sendiri.

Kok bisa?

Seorang karyawan Kodak, Steven Sasson adalah penemu cikal bakal teknologi fotografi digital. Dia mempresentasikan temuannya kepada Kodak tahun 1977. Namun alih-alih tertarik, teknologi itu ditolak mentah-mentah oleh Kodak.

“Teknologi cetak telah hidup bersama kami selama lebih dari 100 tahun, tak ada siapapun yang mengeluh tentang cetak. Selain itu, cetak juga murah. Mengapa orang-orang kemudian menginginkan melihat gambar mereka melalui televisi?” kata petinggi Kodak saat itu.

Coba Anda bayangkan, ide yang begitu visioner, demikian inovatif, tapi ditanggapi sangat dingin. Kodak gagal menangkap kesempatan emasnya untuk sekali lagi mengukuhkan diri sebagai pionir.

Andaikata inovasi Sasson ditangkap dan diakomodir menjadi bagian dari riset dan pengembangan Kodak, mungkin kita masih akan melihat kamera Kodak saat ini. Mungkin pula Kodak masih menjadi pemimpin pasar fotografi. Tapi sekarang kita tak lagi mendengar nama Kodak. Kita kenalnya Nikon, Canon, Olympus, Leica, Fuji Film dan kawan-kawannya.
Kodak? Tenggelam.

Lagi-lagi pilihan yang salah. Kursi empuk menjadi sang raja sering lupa untuk membuat keputusan yang mungkin bisa merubah masa depan.

Perusahaan Anda bisa jadi pemimpin atau tidak, bukan ditentukan oleh takdir. Tapi karena pilihan Anda sendiri. Pilihan dalam membuat keputusan yang kritikal. Dan pilihan yang harus diambil adalah, jangan berhenti berinovasi.

Anda harus sadar, inovasi bukan tuntutan, tapi keharusan. Harus dilakukan berkesinambungan dan terus menerus. Tidak boleh berhenti. Begitu berhenti, Anda tenggelam. Hanya akan jadi bagian dari masa lalu. Seperti Kodak dan Nokia.

Kami menyadari hal itu. ATB telah menentukan dirinya untuk jadi pemimpin industri pengolahan air bersih di Indonesia. Itu pilihan kami. Hal ini sesuai dengan misi kami “menjadi benchmark perusahaan air minum terbaik di Indonesia”. Dan ATB berkomitmen untuk mencapainya.

Apa yang kami lakukan?

Sekali lagi inovasi. Dalam hal ini, ATB melakukan inovasi berbasis sistem informasi, diantaranya membangun Roadmap IT dan IT Blue Print sejak tahun 2009. ATB bahkan melakukan pemetaan sendiri untuk membuat peta Geographic Information System (GIS). Saat itu, peta pulau Batam secara detail memang belum ada di Google Map.

Saat ini, peta ATB bahkan mungkin lebih lengkap dari Google Map. Kaget kan?

Apalagi yang berkaitan dengan seluruh pelanggan ATB. ATB punya semua data informasi tentang pelanggan, mulai dari nama, alamat, nama perusahaan, pola pemakaian air, tagihan, hingga jenis keluhan. Ada yang mau cari info? Bayar cepek dulu..

ATB membangun sistem berbasis informasi sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan. Inovasi ini memungkinkan ATB mendapatkan insight atau wawasan dalam bentuk informasi-informasi berkelanjutan.

Historical Data yang dikumpulkan ini diolah melalui analisa Big Data. Yang pada akhirnya membuat ATB mampu mempelajari pola, dan kebiasaan, sehingga bisa memprediksi masa depan. Melihat potensi kerusakan, potensi kebocoran, dan banyak hal lainnya.

Dengan demikian, ATB bisa melakukan langkah-langkah antisipasi. Bukan hanya bergerak reaktif. Karena dengan langkah antisipatif, ATB mampu meminimalisir potensi masalah.

Andaikata ATB hanya bergerak reaktif, maka penyelesaian masalah akan sangat lamban.
Tapi kalau bocor kena tabrak mobil ataupun back hoe, itu tentu di luar jangkauan ATB. Meski bisa diprediksi, terkadang ada hal lain di luar kontrol kita.

Contohnya ya kecelakaan tadi. Atau hal ketersediaan air baku. Air baku merupakan domain pemerintah. ATB sudah kasih insight tentang potensi krisis kekurangan air baku di masa depan. Selanjutnya tergantung pada respon dan kesadaran mereka, akan menjadi seperti apa Batam dimasa depan adalah keputusan yang juga harus diambil oleh mereka.

Kembali ke inovasi sistem berbasis inovasi ATB. Sistem ini kami buat karena ATB menentukan dirinya untuk menjadi pemimpin. Dan terbukti berhasil mengantarkan ATB menjadi leader.

Parameternya apa?

Saat ini cakupan pelayanan ATB telah mencapai 99,7 persen. Kebocoran sekitar 16,6 persen. Kontinuitas pengaliran 23.7 jam perhari dan Rasio karyawan perseribu pelanggan cuma 2,14. Itu adalah parameter ATB menjadi yang terbaik di Indonesia. Dan saat ini tidak ada lawannya di Indonesia!

Apakah ATB puas?

Tidak. Kami masih terus menerus berinovasi. Jika kami berhenti berinovasi untuk mengantisipasi perubahan, maka suatu saat ATB akan jadi pengikut. Tapi itu bukan pilihan kami.

Sekarang mari kita buktikan, apakah ada perusahaan air minum yang lebih baik dari ATB di Indonesia? Mari kita pikirkan.

Salam Kopi Benny. (*)

 

Ir Benny Andrianto, MM
Presiden Direktur PT ATB

 

Reaksi Ketua PWI Kepri Saat Jalan Santai Bersama Warga Perumahan Arira Garden

0

batampos.co.id – Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim mengikuti jalan santai bersama warga Perumahan Arira Garden, Batubesar, Nongsa, Kota Batam, Minggu (25/8/2019).

Dalam sambutannya, Candra, mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan warga Perumahan Arira Garden untuk bersilaturahmi.

“Saya senang bisa berada di tengah-tengah warga Arira Garden, semoga silaturahmi dan kedekatan kita terus terjalin,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Candra, mengingatkan warga agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos).

“Kita jangan mudah terpancing, terprovokasi, apalagi ikut serta dalam menyebarkan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya,” imbaunya.

Kata dia, sebelum menyebarkan informasi yang diperoleh dari medsos, warga sebaiknya melakukan kroscek kebenarannya.

“Karena kalau kita ikut menyebarkan berita bohong dan berita itu akhirnya menjadi viral sehingga menimbulkan konflik, perpecahan, kita juga yang akan rugi, kita bisa terjerat Undang Undang ITE,” jelasnya.

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim (kaos biru muda kiri) berjalan bersama Ketua RT 002 Perumahan Arira Garden, Qoriul Fitra pada kegiatan jalan santai di perumahan tersebut. Candra mengimbau agar warga bijak menggunakan media sosial. Foto: Humas PWI Kepri untuk batampos.co.id

Karena itu, Candara, mengimbau agar warga Perumahan Arira Garden, jangan mudah terpancing emosi.

Ketua RW 18, Robby Putra, mengatakan, selain untuk menyehatkan tubuh, jalan santai itu bertujuan untuk lebih mempererat silaturahmi antar warga Perumahan Arira Garden.

“Acara ini juga merupakan rangkaian dari perayaan HUT RI ke-74 dan malam ini akan kita gelar malam puncaknya dengan berbagai hiburan,” jelasnya.

Serta pembagian hadiah untuk perlombaan-perlombaan yang sudah kita tandingan dan lombakan pada Sabtu (17/8/2019) dan Minggu (18.8/2019).

Roby berharap dengan adanya rangkaian peringatan HUT RI ini, nilai-nilai patriotisme dan cinta NKRI warga Perumahan Arira Garden semakin menebal.(*)