Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12076

Kuliner Anambas Laku di Batam

0
Eny, dibantu kerabatnya membuat kerupuk atom di rumahnya, Jumat (27/7). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas selain memiliki wisata alam yang indah, Anambas juga memiliki wisata kuliner yang baik dan beraneka ragam. Di setiap kecamatan memiliki makanan khas.

Untuk di Letung, Kecamatan Jemaja, sangat terkenal dengan kerupuk atom. Kerupuk ikan yang berbentuk bulat maupun lonjong tersebut memiliki cita rasa yang khas. Rasanya renyah dan gurih. Saking terkenalnya, warga Tarempa menyebut kerupuk atom dari Letung ”Kerupuk Letung”.

Eny, salah satu pengusaha kerupuk atom di Letung, Kecamatan Jemaja menjelaskan, kerupuk buatannya sudah banyak yang memesan. Selain tetangga sekitar, kerupuk tersebut juga sudah dipasarkan hingga Kota Batam.

”Alhamdulillah, banyak juga yang memesan dari Batam yang dikirim melalui feri,” ungkapnya kepada Batam Pos ketika ditemui di rumahnya di Letung, kemarin. Usaha kerupuk atom miliknya sudah berjalan selama lima tahun. ”Sebelumnya saya ikut buat kerupuk atom sudah delapan tahun, tapi kalau buka usaha sendiri baru sekitar lima tahun,” jelasnya.

Gubernur Kepri Nuridin Basirun, mengakui keanekaragaman makanan olahan di Letung. ”Banyak makanan tradisional, makanan asli Anambas lebih enak. Tidak usah mewah yang pen-ting sehat biar turis yang makan di Letung senang,” ucapnya dengan logat Melayu. (sya)

Padang Melang Masih Blank Spot

0
WISATAWAN asal Australia mencari sinyal di Jemaja saat Festival Padang Melang, Kamis (26/7). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Festival Padang Melang menjadi event kebanggaan pemerintah daerah untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten termuda di Kepri. Pembukaan Festival Padang Melang dua hari lalu berjalan lancar.

Namun, masih perlu perhatian khusus supaya Padang Melang lebih baik ke depannya.
Yakni persoalan sinyal teleklomunikasi. Tempat indah tersebut sampai saat ini masih blank spot atau area yang tidak terjangkau sinyal operator selular manapun di republik ini. Termasuk yang paling Indonesia, Telkomsel.

Siapa saja yang datang pada acara tersebut tidak bisa menggunakan ponselnya. Padahal acara ini sudah berjalan beberapa tahun yang lalu. Seharusnya sudah ada evaluasi dari pemerintah daerah. Ruliyanto, salah satu pengunjung Festival Padang Melang mengatakan, dirinya tidak boleh terpisah dari sejumlah kawannya lantaran jika sudah terpisah, maka susah untuk saling koordinasi. Karena tidak dapat saling menguhubungi via ponsel.

”Acaranya meriah, tapi sa-yangnya di tempat seluas itu tidak ada sinyal sama sekali, jadi sulit untuk saling koordinasi dan mengeksplorasi event wisata tersebut,” ungkapnya kepada Batam Pos, kemarin.

Menurutnya, acara tersebut akan lebih maksimal jika sinyal dan internet di tempat tersebut bisa diandalkan. ”Supaya lebih baik ke depannya, kalau bisa pemerintah harus bisa mengusahakan agar di Padang Melang sinyal kuat, supaya acara bagus ini bisa diviralkan,”ujarnya.

Menanggapi ini Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra mengatakan tetap mengupayakan agar Festival Padang Melang tetap berjalan optimal. Mengenai sinyal yang saat ini masih belum ada, pihak pemerintah tidak berdiam diri. ”Kita sudah berkoordinasi langsung dengan salah satu provider, kita sudah datangkan perwakilan manajemen Telkomsel supaya tahu kondisinya secara langsung,” ujarnya. (sya)

Sabu Kemasan Kondom Disimpan di Dubur

0
Petugas dari Polda Kepri mengamankan kurir sabu dengan modus memasukkan sabu ke dalam dubur. F. Petugas Kepolisian untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Polda Kepri kembali mengamankan kurir narkoba dengan modus memasukkan sabu ke dalam dubur, Rabu (25/7) lalu di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang. Kurir berinisial An, membawa sabu sebanyak 115 gram yang sudah dibungkus ke dalam kondom. Dari pengakuan An, ia diupah Rp 9 juta untuk sekali pengiriman.

”Dari keterangan An ini, kami melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua orang lainnya,” kata Direktur Reserese Narkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto, Jumat (27/7).

An mengakui ke penyidik diantar seseorang ke Bandara RHF. Setelah mendapatkan informasi itu, polisi langsung melakukan pengejaran. ”Tak jauh dari bandara, polisi melihat mobil dengan ciri-ciri disebutkan An,” ucap Yani.

Petugas Ditresnarkoba langsung melakukan penggeledahan. Di dalam kendaraan didapati dua orang, Ar (laki-laki) dan Ik (perempuan). Dari penggeledahan itu, petugas menemukan sabu seberat 58 gram dan 97 gram. ”Satu masih dalam bungkusan bening biasa, satunya lagi sudah dibungkus kondom,” tuturnya.

Yani menyatakan bahwa An, Ar, dan Ik saat ini sudah berada di Mapolda Kepri. Petugas Ditresnarkoba Podal Kepri masih melakukan penyelidikan lebih dalam. ”Kami sedang mendalami peranan setiap tersangka. Sekaligus siapa pemasoknya,” ucapnya.(ska)

Sekda Kepri Didesak Mundur

0

batampos.co.id – Desakan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah agar meletakkan jabatannya terus bermunculan. Staf Khusus Gubernur, Ahars Sulaiman juga menyarankan mantan Sekda Karimun tersebut melepaskan jabatan Sekda Kepri yang dijabat saat ini.

”Kalau tak mundur, persoalan gratifikasi yang menderanya akan memberikan konsekuensi negatif kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun,” tegas Ahars, Kamis (26/7) lalu.

Namun, Ahars menghargai sikap Gubernur Kepri yang memilih mempertahankan TS Arif Fadillah sebagai Sekda Kepri sebagai langkah yang tepat. Sebab, rekomendasi KPK ke Kemendagri memang hanya sebatas penurunan pangkat, bukan pencopotan jabatan.

”Tindakan mencopot atau tidak Arif dari kursi Sekda Kepri memang kewenangan gubernur. Tetapi ala-ngkah bijaknya Arif-lah yang dengan senang hati meletakkan jabatan tersebut,” ujar Ahars.

Pria yang sekarang menjadi bagian dari Partai Nasional (NasDem) Provinsi Kepri tersebut menilai, secara aturan hukum penurunan pangkat tersebut tidak mempengaruhi jabatannya saat ini. Tapi secara etika hal itu dinilai kurang pantas.

Akan tetapi, jika berbicara soal etika dan moral pengunduran diri adalah merupakan tindakan yang sangat bijak dan berjiwa besar. Sehingga memberikan contoh kepada pejabat yang lainnya agar tak melakukan kesalahan serupa.

”Tentunya dia sangat terbebani dengan sanksi administrasi itu. Seharusnya tidak perlu dari orang yang meminta dia mundur, tapi dia sendiri yang harus bersedia mundur,” tegas Ahars.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kepri, Sukri Fakhrial yang membidangi masalah hukum mengatakan, pihak yang berwenang untuk menentukan Sekda Kepri TS Arif Fadillah bersalah atau tidak terkait kasus gratifikasi ini adalah Pengadilan. Politisi Partai Hanura tersebut menjelaskan, sampai saat ini, proses tersebut tidak berlanjut ke meja pengadilan.

”Perkara gratifikasi adalah masalah hukum. Sekarang masih menggunakan asas praduga tidak bersalah. Karena bersalah atau tidaknya seseorang di mata hukum adalah berdasarkan keputusan pengadilan,” tegas Sukri Fakhrial, Jumat (27/7) di Tanjungpinang.

Menurutnya, dalam persoalan ini, tentu ada pemberi yang harus diklarifikasi. Baik penerima atau pemberi harus sama-sama menerima konsekuensi.
”Jika hanya satu pihak, tentu keadilan tersebut belum ditegakkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementeria Dalam Negeri (Kemendagri) menjatuhkan sanksi penurunan pangkat satu strip terhadap Arif Fadillah dari Pembina Utama (IV/e) menjadi Pembina Utama-Madya (IV/d). Sanksi yang diberikan ini tergolong berat. (jpg)

Puskesmas Ungar Dapat Tambahan Dokter

0
Gedung Puskesmas Kecamatan Ungar di Jalan Raja Ahmad Abas Laut Kulah, Kelurahan Alai, Karimun, kemarin. F. Imam Sukarno/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun bakal menambah satu dokter umum untuk Puskesmas Ungar. Penambahan dokter umum ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Iya, nantinya di Puskesmas Kecamatan Ungar akan ada dua dokter umum. Sekarang ini tinggal menunggu Surat Keputusan pemindahan Dokter Raja Faizal ke Puskesmas Ungar biar dia (Faizal, red) balik kampung,” ujar Kadinkes Kabupaten Karimun, Rahmadi saat menghadiri bhakti sosial HUT PT Timah Tbk, Kamis (26/7) lalu.

Dikatakannya, dengan penambahan satu dokter di Puskesmas Ungar diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan warga masyarakat. Terlebih setelah dioperasikanya pelayanan puskesmas dalam beberapa bulan terakhir ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

Meskipun demikian, untuk sementara waktu pelayanan puskesmas melayani rawat jalan. ”Kita harapkan ke depan akan ada penambahan sarana dan prasarana lainnya,”tuturnya.

Abul Ghani, warga tempatan mengaku senang semenjak dioperasikan puskesmas di kampungnya. Karena sebelumnya masyarakat Ungar yang ingin berobat ataupun mendapatkan pelayanan kesehatan harus ke Puskesmas Tanjungbatu Kundur. Menyeberang menggunakan perahu pompong ataupun boat pancung.

“Kini kami merasa senang dan bersyukur sekali dengan dioperasikan puskesmas di Kecamatan Ungar, sekarang warga yang ingin berobat tidak perlu lagi ke Tanjungbatu. Memudahkan masyarakat dan membantu pengeluaran biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.(ims)

Lahan yang Ditimbun di Tiban Koperasi Itu Milik Koperasi BP Batam

0
Lokasi pembangunan perumahan di kawasan Tiban Koperasi.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – BP Batam mengakui tanah yang sedang dikembangkan oleh Glory Point milik Koperasi BP Batam. Kegiatan pengembangan dan penimbunan di tanah tersebut, menyebabkan banjir di Perumahan Tiban Koperasi, Rabu (25/7) lalu.

“Tanah milik koperasi BP Batam,” kata Plt Kasubdit Humas BP Batam, Mohammad Topan, Jumat (27/7).

Ia mengatakan koperasi BP Batam menyerahkan pengembangan perumahan ke PT Glory Point. Perumahan ini nantinya diperuntukan bagi karyawan BP Batam.

Terkait kegiatan penimbunan yang menyebabkan banjir ini, Topan menuturkan tim teknis BP Batam sudah bergerak cepat dan turun langsung ke lapangan.

“Rabu (25/7) sore sudah langsung turun, dan mengecek langsung,” ungkapnya.

Dari pengecekan sementara itu, banjir ini disebabkan tersumbatnya saluran air. Langkah awal yang akan dilakukan, kata Topan melaksanakan netralisasi dan normalisasi aliran air.

“Langkah selanjutnya kami koordinasi dengan Pemko Batam, untuk solusi jangka panjangnya,” ujarnya.

Topan menuturkan penyebab banjir ini, kemungkinan tidak hanya penyumbatan di saluran air saja. Di duga ada penyebab lainnya.

“Namun ini masih dalam penyelidikan tim BP Batam,” tuturnya. (ska)

Karimun Posisi Empat Popda Kepri

0
WAKIL Bupati Karimun Anwar Hasyim foto bersama atlet karimun yang berlaga di Popda VII Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga, kemarin. F. Humas Pemkab untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Kabupaten Karimun hanya menduduki posisi keempat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) VII Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga. Pada penutupan, Jumat (27/7) Karimun hanya mampu menghasilkan 4 emas, 11 perak dan 13 perunggu.

“Walaupun kita tidak masuk tiga besar, tapi tetap memberikan apreasiasi terhadap atlet-atlet yang sudah berupaya keras untuk meraih prestasi,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Karimun, Sukari, Jumat (27/7).

Meskipun demikian pihaknya akan mengevaluasi atlet yang tidak menyumbang medali dalam ajang tersebut. Hal itu sebagai tolak ukur untuk dilakukan perbaikan, supaya Popda Kepri di tahun berikutnya lebih siap. “Minimal masuk tiga besar pada Popda berikutnya,” harapnya.

Diketahui, atlet Karimun mengikuti 10 cabang olahraga (cabor) pada Popda VII Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga. Yakni sepakbola, renang, pencak silat, basket, takraw, tenis meja, atletik, badminton, bola voli dan tenis meja. Dalam ajang tersebut Karimun menurunkan 166 atlet pelajar tingkat SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Karimun. (tri)

Pelayanan SIM Lebih Transparan

0
Maklumat Kapolres Karimun yang dipasang di ruang pelayanan SIM Polresta Karimun, kemarin. F. Sandi Pramosinto/batampos.co.id

batampos.co.id – Tugas dan fungsi Satlantas Polres Karimun tidak hanya melakukan patroli dan penindakan terhadap pelanggaran, dan mengatur lalu lintas. Satlantas juga memiliki tugas memberikan pelayanan prima, salah satunya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dilakukan dengan transparan.

“Transparansi dalam pembuatan SIM berdasarkan maklumat Kapolres Karimun. Maklumatnya sudah kita pasang atau tempel di dinding ruang pelayanan pembuatan SIM. Artinya, masyarkat yang datang bisa melihat dan tahu harga pembuatan SIM A,B, dan C untuk pembuatan baru dan juga perpanjangan,’’ ujar Kasat Lantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kenedy kepada Batam Pos, Jumat (27/7).

Di dalam ruangan pelayanan pembuatan SIM, katanya, juga sudah dilengkapi loket pembayaran bank. Jadi, pemohon tidak perlu keluar dari kawasan Mapolres Karimun untuk membayar biaya pembuatan SIM.

“Di dalam ruang pelayanan juga dilengkapi sarana tempat ibu menyusui, permainan anak, serta minuman gratis. Seperti teh dan kopi panas dengan cara membuat sendiri. Semuanya sudah disediakan sebagai bentuk pelayanan,” katanya.

Bahkan, lanjut Kenedy, untuk terus meningkatkan pelayanan dalam pembuatan SIM, pihaknya menyediakan tombol survei kepuasan masyarakat (SKM). (san/adv)

Oknum Karyawan Tersangka Pencuri Ditangkap Polisi

0

batampos.co.id – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Karimun mengamankan M Solihin, tersangka pencuri sepeda motor, tak jauh dari rumahnya di Kompleks Bali Garden, Karimun, Selasa (24/7).

Dari tangannya, polisi mengamankan motor Beat BP 3268 RI dan BP 4859 KQ hasil curian. Oknum pegawai PT MOS ini juga mencuri empat unit ponsel berbagai merek. Kemudian, satu unit televisi, tiga boks alat pengukur tanah T Nol, satu unit mesin air, alat meteran untuk mengukur tanah dan peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan.

”Saat ini tersangka masih kita lakukan pemeriksaan secara mendalam. Di mana saja barang-barang selain sepeda motor diambil. Kita berharap, masyarakat yang pernah kehilangan ponsel, alat pengukur tanah dan televisi bisa datang ke Polres Karimun,’’ ujar Kasat Reskrim AKP Lulik Febyantara kepada Batam Pos, Jumat (27/7).

Lulik menyampaikan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan kehilangan sepeda motor di beberapa tempat di Karimun. Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. ”Hasil penyelidikan yang kita lakukan akhirnya membuahkan hasil,” katanya.

Polisi mencurigai oknum pegawai PT MOS menggunakan sepeda motor hasil kejahatan untuk bekerja. “Kemudian kami intai dan menghentikan tersangka yang hendak berangkat kerja,” katanya.

Tersangka terlihat gugup ketika anggota menanyakan surat dan asal usul sepeda motor yang digunakan untuk pergi kerja tersebut. “Tersangka tidak bisa menjelaskan dari mana asalnya sepeda motor tersebut,” katanya.(san)

Bayi Jantung Bocor Butuh Bantuan

0
Bayi Hanifah yang menderita jantung bocor dirawat RS Muhammad Sani, Jumat (27/7). F. Ichwanul Fazmi/batampos.co.id 

batampos.co.id – Hanifah, bayi berusia lima bulan divonis mengalami kelainan bawaan pada jantung. Sejak Senin (23/7) lalu, Hanifah menjalani perawatan di RS Muhammad Sani dan segera dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.

Meski menjalani perawatan, namun Hanifah tetap mendapatkan asupan ASI, sehingga kondisi tubuhnya tetap stabil kendati belum diambil tindakan operasi. Malah berat badan Hanifah mengalami kenaikan dari 2 kilogram menjadi 3,5 kilogram.

”Alhamdulillah, kondisinya masih stabil. Sejak dirawat, berat badannya sudah ada kemajuan, meski sedikit. Sekarang kami masih menunggu surat rujukan sesuai saran dokter yang menangani Hanifah agar segera dibawa ke Jakarta. Paling  cepat, Senin (30/7) lusa,” ungkap Widya, ibunda Hanifah saat ditemui di RS Muhammad Sani, Jumat (27/7) kemarin.

Warga Alor Jongkong, Kecamatan Tebing ini mengaku menyadari anak ketiganya mengalami kelainan jantung tatkala berusia dua bulan. Kala itu, pertumbuhan Hanifah tidak menunjukkan perubahan. Berat badannya hanya sekitar dua kilogram. “Saat Hanifah ditimbang di pos­yandu, berat badannya ti­dak menunjukkan perubahan atau kenaikan. Tapi saya masih ber­fikir positif. Lalu Hanifah say­a bawa ke puskesmas, juga tidak ada perubahan, malah b­erat badannya turun,” tutur Widya.

Karena berat badannya terus menurun, Hanifah dirujuk ke RS Muhammad Sani. Ditangani dokter spesialis, malah Hanifah divonis mengalami komplikasi di jantung.
”Begitu mendengar jantung anak saya berlubang, saya langsung lemas. Kami bukanlah orang mampu, hanya honorer di sekolah PAUD,” kata Widya lemas.

Bayi Hanifah kini dirawat di kamar 302 RS Muhammad Sani. Untuk mengurangi beban orangtua Hanifah, sejumlah warga sudah bergerak memberikan bantuan. Bagi pembaca Batam Pos yang ingin mengulurkan bantuan, bisa langsung ke RS Muhammad Sani. (enl)