Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12245

Pemkab Lingga Undang Pakar Otonomi Daerah

0
Bupati Lingga Alias Wello saat memberikan arahan pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (27/4).F. Wijaya Satria/batampos.co.id 

batampos.co.id – Kabag Humas Pemkab Lingga Sabirin memastikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengikuti rapat koordinasi (Rakor) forum OPD.
Kegiatan yang diadakan di aula Gedung Bupati di Daik Lingga, Jumat (27/4) siang juga diikuti oleh seluruh camat.

“Syukur kegiatan itu diisi oleh pembicara Prof Dr Mansyur Ahmad, pakar otonomi daerah,” kata Sabirin.

Ia menyampaikan, pada kesempatan itu, Prof Mansyur menekankan kepada seluruh hadirin untuk memantapkan kelembagaan dan kewenangan daerah masing-masing. Hal ini akan berdampak pada pembangunan daerah sesuai dengan ketentuan.

Dengan pemahaman tersebut, diharapkan seluruh OPD mengetahui wilayah daerah dan kewenangan pusat. Sehingga nantinya tidak ada tumpang tindih kewenangan.
“Pak Bupati Lingga Alias Wello juga hadir dalam kegiatan tersebut. Beliau juga menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh OPD dan seluruh hadirin,” kata Sabirin.

Bupati Lingga Alias Wello memberi apresiasi kegiatan ini. Karenanya kegiatan serupa harus terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan serta pengetahun kepada seluruh ASN dan Kepala OPD yang ada di jajaran Pemkab Lingga.(wsa)

Polisi Perketat Pengawasan Pelabuhan Jago

0
Kapal Roro saat berlabuh di Pelabuhan Jago, Lingga, beberapa waktu lalu. F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Polsek Singkep Barat memperketat pengawasan di Pelabuhan Jago, Lingga. Karena aktivitas di pelabuhan tersebut akan meningkat menjelang Ramadan hingga Lebaran nanti.

“Tentunya cipta kondisi di Pelabuhan Jago sangat perlu dilakukan, terlebih jelang puasa terkait lalu lalang orang dan barang,” kata Kapolsek Singkep Barat Iptu Idris,Jumat (27/4) siang.

Pria yang baru bertugas menjabat Kapolsek Singkep Barat ini mengaku tidak mau kecolongan terkait penimbunan barang pangan untuk puasa dan Lebaran. Selain bahan pangan, Idris juga akan terus mengawasi sejumlah barang yang terbuat dari berbahan mudah terbakar seperti petasan dan kembang api.

“Jika terdapat petasan atau kembang api kami harus mengamankan barang tersebut agar tidak menimbulkan bahaya,” ujar Idris.

Pelabuhan Jago yang termasuk dalam wilayah Polsek Singkep Barat adalah salah satu pelabuhan penghubung Kabupaten Bunda Tanah Melayu dengan wilayah lainnya di Kabupaten Kepri.

Bahkan, Jago juga sebagai pelabuhan penghubung antara Provinsi Kepri dan Provinsi Jambi setelah aktifnya jalur Jago-Kualatungkal menggunakan kapal Roll on Roll off (Roro).

Karenanya, Idris mengaku akan melakukan pengawasan uang lebih ketat di kawasan tersebut. Sehingga seluruh aktifitas pelanggaran dapat ditekan. Idris menginginkan tidak adanya tindak kriminalitas di kawasan tersebut. (wsa)

Natuna Butuh Balai Kajian

0
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti (kanan) mengunjungi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), Kamis (26/4). F. Humas Pemkab Natuna untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengunjungi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) di Yogyakarta, Kamis (26/4). Kunjungan Ngesti, untuk melihat berbagai barang khas suku Melayu yang dipajang sebagai pusat kajian perkembangan khazanah kerajaan Melayu di Indonesia.

Ngesti mengatakan, BKPBM memiliki peran penting dalam melestarikan budaya Melayu untuk mendukung sektor pariwisata. Di Natuna mesti didirikan balai serupa.
“Pemerintah daerah juga harus belajar di sini. Bangun fasilitas balai kajian dan pengembangan, mengumpulkan per­kem­bangan peradaban Melayu di Natuna,” kata Ngesti.

Balai kajian akan membantu mengembangkan pariwisata di Natuna. Bahkan menurutnya, Natuna punya nilai lebih untuk peradaban budaya Melayu. Perairan Natuna Utara yang berbatasan laut Cina Selatan, kata Ngesti, terdapat potensi maritim seperti Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang menjelaskan bahwa perairan di Kabupaten Natuna pernah menjadi jalur penting perdagangan antarnegara.

Menurutnya, BMKT ini harus mendapatkan upaya penyelamatan mengingat saat ini sering dilakukan pencurian yang dilakukan oleh para pemburu barang-barang antik.
“Fasilitas balai kajian dan pengembangan budaya melayu di Natuna nantinya menjadi kajian yang menarik wisatawan asing,” ujar Ngesti.

Pada kunjungan tersebut, Ngesti bertemu dengan Manajer Umum BKPBM Yogyakarta Astrin Indriaswati. Menurut Astin, selama berdirinya fasilitas tersebut sering mendapatkan kunjungan terutama dari masyarakat Melayu, para peneliti dan sejarawan yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri, seperti dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. (arn)

Lima Penghuni Rutan Ikut UN

0
Lima narapidana Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun mengikuti ujian nasional, Jumat (27/4). F. Humas Rutan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Ujian Nasional (UN) Paket C dimulai Jumat (27/4). Lokasi ujian tidak hanya di sekolah-sekolah yang ditunjuk, tapi juga di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun.

“Narapidana atau warga binaan kita ada yang mengukiti proses belajar untuk mendapatkan ijazah paket C yang setara dengan SLTA. Jumlahnya enam orang,” kata Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Ery Erawan, kemarin.

Warga binaan tidak diperbolehkan mengikuti UN di luar rutan, sehingga tetap digelar di sana. “Kita siapkan aula untuk tempat ujian secara ma­nual atau UNKP (UN kertas pensil, red),” jelasnya.

Meski yang terdaftar selama ini enam warga binaan, namun yang ikut ujian hanya lima orang saja. Hal ini disebabkan, salah satu peserta sudah selesai menjalani masa hukuman di sana.

“Tidak hadirnya satu orang peserta UN Paket C sangat disayangkan. Sebab sudah lama ikut proses belajar, pas ujian akhir tidak hadir,” sesal Ery.

Dua orang pengawas yang merupakan guru pengajar warga binaan rutan, menjadi pengawas selama UN berlangsung. Untuk keamanan, petugas rutan juga melakukan penjagaan di pintu aula.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengatakan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun memang ada kelompok belajar Paket C. Oleh karena itu, digelar UN Paket C bagi peserta kelompok belajar.

“Hanya saja, untuk di rutan pelaksanan ujian tidak menggunakan komputer, melainkan UNKP karena keterbatasan sarana,” ungkapnya.

Sementara itu, secara umum di Karimun ada tiga sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) Paket C. Yakni, di SMA Negeri 2 Karimun, SMK Yaspika dan SMK Vidya Sasana. Kemudian, di Pulau Kundur ada satu sekoakh yang digunakan untuk UNBK Paket C, yakni SMK Budi Mulya. Untuk peserta yang berasal dari luar Karimun dan Pulau Kundur, seperti Buru dan Moro, maka pesertanya harus ikut di Pulau Karimun.(san)

Cuaca Buruk, Nelayan Diminta Waspada

0
Coastal Area diguyur hujan Jumat (27/4). BMKG memprediksi hujan akan sering turun hingga Mei. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun Amirullah, mengingatkan kepada seluruh nelayan agar berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di laut. Mengingat saat ini terjadi perubahan cuaca berupa hujan disertai angin puting beliung.

“Kita terus berkoordinasi kepada para nelayan yang sedang melaut. Terutama agar mengaktifkan kompas dan selalu memakai alat pengaman,” kata Amirullah, Jumat (27/4).

Ia juga meminta nelayan saat melaut jangan sendiri-sendiri. Sebaiknya berkelompok untuk menjaga hal yang tidak diharapkan. Amirullah mengaku telah mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun mengenai peralihan musim yang terjadi secara mendadak dari kemarau ke hujan lebat.

“Memang saat ini ikan banyak di laut, tapi jangan fokus menangkap ikan. Lihat kondisi cuaca yang paling penting. Di darat saja sudah dapat kita rasakan apalagi di laut. Kapan saja bisa berubah secara mendadak,” ungkapnya.

Perubahan iklim tersebut disebabkan oleh fenomena Madden Julian-oscilation (MJO) di skala regional. MJO adalah fenomena gelombang atmosfer tropis. MJO yang be­rada di wilayah Indonesia saat ini telah berada di ku­adran empat.

“Kita melakukan koordinasi ke semua stake­holder, agar nelayan kita nyaman saat melaut. Ketika ter­jadi sesuatu dapat diinformasikan dengan cepat,” tuturnya.

Sementara itu informasi dari BMKG Karimun, suhu saat ini berkisar antara 24 sampai dengan 32 derajat Celsius. Sedangkan, kelembaban 65 sampai 95 persen. Harus diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari.

Kemudian untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau agar berhati-hati terhadap arus laut yang kuat di seluruh perairan Kepulauan Riau. Kondisi cuaca di Karimun Jumat (27/4) kemarin mendung dan hujan di beberapa wilayah seperti Pangke, Tebing, Pasir Panjang. Sedangkan di Kota Tanjungbalai Karimun diwarnai dengan gerimis.(tri)

168 TKA, 23 Asal Tiongkok

0

batampos.co.id – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Karimun dalam dua tahun terakhir terus mengalami penurunan. Hal itu disebabkan jumlah pekerjaan jenis kontruksi yang ada di berbagai perusahaan mengalami penyusutan.

”Data terakhir pada bulan lalu, jumlah TKA yang terdaftar di daerah kita hanya 168 orang,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun Hazmi Yuliansyah, Jumat (27/4).

Booming TKA di Karimun, menurut Hazmi terjadi pada 2016 yang mencapai 960 TKA. Dibandingkan dengan tahun ini, penurunannya sekitar 90 persen. ”Sebagian besar TKA ketika itu bekerja di PT Saipem Indonesia Karimun Brancah (SIKB, red),” bebernya.

Saat inipun dominasi penempatan TKA masih di PT SKIB. Rata-rata TKA yang ada di perusahaan tersebut adalah tenaga ahli. Hal ini diketahui berdasarkan surat masuk yang disertakan dengan lampiran sertifikat kecakapan.

Sebagian besar TKA itu berasal dari Singapura. Sedangkan TKA asal Tiongkok masih minim. ”Hanya 23 orang saja,” sebut Hazmi.

TKA asal Tiongkok tersebut dipekerjakan di perusahaan-perusahaan subkontraktor yang ada di Pulau Karimun sebagai tenaga ahli. ”Ini dibuktikan dengan sertifikat yang dilaporkan kepada kita,” jelas Hazmi.

Di sisi lain, dia tidak menampik minimnya pengawasan terhadap TKA pada saat ini. Pengawasan terhadap TKA tidak bisa maksimal sebab untuk pengawasan sudah bukan kewenangan Disnaker Kabupaten Karimun.

Pengawasan TKA berada di bawah Disnaker Provinsi Kepri. Aturan tersebut mengacu pada salah satu pasal di Un­dang Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
”Meski demikian, kita sudah menjalin kerja sama dengan Imigrasi Tanjungbalai Karimun untuk pengawasan orang asing (Pora) yang tergabung dalam Tim Pora,” katanya.

Tim tersebut yang melakukan pemeriksaan TKA yang ada di perusahaan-perusahaan.
”Ketika kita turun ke lapangan melakukan pengecekan bisa kita ketahui apakah TKA yang bekerja dalam satu perusahaan melapor secara resmi atau tidak. Kita bersama Imigrasi siap turun ke lapangan melakukan pengecekan jika ada perusahaan yang mempekerjakan orang asing tanpa izin,” tegasnya. (san)

Pemberi dan Penerima Kena Sanksi

0

batampos.co.id – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang mulai gencar meningkatkan sosialisasi partisipasi pengawasan dengan melibatkan masyarakat dari pelbagai elemen. Satu hal yang berulang-ulang kali disampaikan dan agar menjadi perhatian bersama adalah berkenaan dengan praktik politik uang yang akan merugikan pemberi atau penerima.

“Selain akan menodai pesta demokrasi kita, praktik politik uang tidak ada untungnya. Karena kedua belah pihak bisa sama-sama kena sanksi,” terang Komisioner Panwaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, kemarin.

Merujuk pada Pasal 187 A Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 disebutkan bahwa orang yang terlibat politik uang bisa dipenjara paling sedikit 36 bulan dan paling lama 72 bulan, dengan denda Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Atas dasar ini, sambung Zaini, Panwaslu Tanjungpinang mengingatkan agar tidak ada upaya dari tim pemenangan masing-masing pasangan calon yang nekat menghalalkan segala cara, termasuk politik uang dalam upaya memenangkan kandidat jagoannya. Panwaslu akan semakin ketat, sigap, dan siaga melakukan pengawasan terbaik agar pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang bisa aman, damai, dan tenteram.

“Agar lebih intensif dan efektif tentu kami juga meminta dukungan masyarakat agar sama-sama proaktif jika mendapati praktik pelanggaran di lingkungannya,” ajak Zaini.

Zaini menjelaskan, masyarakat dapat turut mengawasi tahapan kampanye yang berlangsung dengan memastikan paslon tidak melakukan kampanye di tempat dan pihak yang dilarang seperti rumah ibadah, lembaga pendidikan, menggunakan sarana pemerintah serta melibatkan ASN.(aya)

Didaftarkan pada Festival Film International di Italia

0
Perwakilan mahasiswa IKJ menemui Bupati Bintan Apri Sujadi untuk mempersiapkan syuting film yang mengangkat kisah anak-anak yang ada di Kabupaten Bintan, Jumat (27/4). F. Kominfo Bintan untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) melirik daya tarik dan pesona Kabupaten Bintan. Mereka akan menggarap film bernuansa khas Melayu Bintan. Film garapan IKJ ini akan didaftarkan di Festival Film Internasional di Italia.

Perwakilan Mahasiswa IKJ Jakarta, Zafran Salihin menuturkan ketertarikan mereka menggarap film di Kabupaten Bintan karena alamnya sangat pas dengan tema film yang akan digarap. Film yang mengisahkan kehidupan anak-anak Melayu layaknya film tersohor Laskar Pelangi itu akan melibatkan anak-anak di Kabupaten Bintan.

“Kita ingin membuat film Melayu dengan keunikan tersendiri, bahkan kita akan melibatkan sekitar 50 anak-anak di sini,” ujarnya, Jumat (27/4).

Film ini akan dimainkan empat pelakon utama dengan total pemain pendukung sekitar 300 orang. Untuk lokasi syuting, lanjutnya, akan dilakukan di beberapa perkampungan yang masyarakatnya kental dengan budaya dan kesenian Melayu seperti di Pengudang, Kawal, Malang Rapat, Trikora dan lainnya.

Syuting film sedang dipersiapkan. Rencananya akan dimulai pada pertengahan Mei 2018.
Bupati Bintan Apri Sujadi menyambut baik keinginan dari mahasiswa IKJ tersebut. Menurutnya, hal tersebut tentunya dapat membantu Pemkab Bintan dalam memromosikan beberapa lokasi pariwisata.

“Ini membantu mempromosikan dan mengenalkan Kabupaten Bintan ke negara internasional,” kata dia. (met)

 

12 E-Warong Layani 8.450 Warga

0

batampos.co.id – Terhitung mulai tahun ini, bantuan pangan yang diterima keluarga kurang mampu di Tanjungpinang akan diserahkan dalam bentuk nontunai. Telah ada 12 e-Warong yang akan menyalurkan bantuan pangan kepada 8.450 warga yang sudah terdata. Nantinya, mereka akan dibekali kartu dengan saldo di dalamnya yang bisa ditukar dengan beras atau telur di e-Warong yang ada.

“Sudah sejak dulu banyak bantuan yang diberikan pemerintah akan tetapi masih belum terkoordinasi.Dengan adanya sistem elektronik, semua sudah terdata dan dapat terakomodir,” terang Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

Ariza kembali menjelaskan bahwa e-Warong ini sangat baik bagi masyarakat agar penyaluran bantuan-bantuan dari pemerintah dapat disalurkan dengan sangat baik kepada masyarakat, tidak seperti dulu lagi.

“Ke depan kami juga berharap e-Warong ini dapat menyalurkan bantuan tidak hanya beras dan telur, tetapi juga gula dan beberapa bahan pokok lainnya, sehingga dapat membangun ekonomi kemasyarakatan,” jelasnya.

Asisten Deputi Kompensasi Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Herbin Manihuruk menjelaskan, bantuan pangan nontunai merupakan transformasi bantuan yang dulu diberikan berupa beras sejahtera atau raskin yang saat ini berubah menjadi bantuan nontunai yang di berikan melalui kartu dari BNI.

“Dengan adanya kartu ini, bantuan-bantuan sosial yang di berikan oleh pemerintah semuanya masuk ke dalam satu kartu saja. Bantuan yang di berikan pemerintah ini sudah dapat di terima setiap tanggal 25, Selain menerima bantuan kartu tersebut juga dapat dipergunakan untuk menabung,” jelas Herbin.(aya)

Dua Bocah Bobol Rumah Warga

0

batampos.co.id – Sat Reskrim Polres Tanjungpinang meringkus tiga pelaku pembobol sejumlah rumah warga di Tanjungpinang. Ketiga pelaku yakni BF, MR, dan NH diringkus beberapa jam setelah melakukan aksi nekatnya.

”Dua dari tiga pelaku anak di bawah umur,” jelas Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (27/4).

Ketiganya tidak hanya membobol di satu perumahan, namun ada beberapa perumahan lainnya seperti Perumahan Pondok Kelapa dan perumahan di Jalan Kuantan, Tanjungpinang. “Satu pelaku yakni NH merupakan residivis kasus yang sama,” kata Kasat.

Saat melakukan aksinya, kata Dwi, pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp 5 juta dan satu unit ponsel dari beberapa rumah yang dibobol. “Saat ini ketiga pelaku sudah ditahan untuk kepentingan penyidikan,” pungkasnya.(odi)