Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13856

Sungai Seilekop Mampet, Tak Sanggup Tampung Air saat Laut Pasang

0
Alat berat ekskavator dikerahkan oleh tim terpadu untuk membongkar paksa jembatan yang dibuat oleh pengembang di Seilangkai, Sagulung yang mempersempit sungai, Senin (9/1/2017).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pelebaran alur sungai Seilekop belum rampung sampai saat ini. Imbasnya sungai tak bisa berfungsi normal saat air laut pasang ataupun hujan deras. Ukuran sungai yang telah dipersempit oleh aktivitas reklamasi tak mampu menampung debit air baik saat air laut pasang ataupun saat hujan deras.

Imbasnya air pembuangan dari berbagai pemukiman warga di Sagulung dan Batuaji tak bisa mengalir ke alur sungai yang jadi saluran pembuangan utama ke pesisir pantai itu.

Ribuan warga yang berdiam di lokasi alur sungai tersebut masih diliputi perasaan was-was karena takut rumah mereka terendam banjir akibat penyempitan alur sungai tersebut.

“Sejak alur sungai dipersempit, air di parit depan perumahan ini tak bisa ngalir kalau lagi pasang atau hujan lebat. Selalu kuatir banjir kalau hujan apalagi saat air pasang,” ujar Mardiman, warga perumahan Puteri Hijau yang lokasinya tak jauh dari lokasi penyempitan alur sungai tersebut, kemarin (2/2).

Camat Sagulung Reza Khadafi sebelumnya, mengakui hal itu. Jika alur sungai tersebut tak segera dinormalisasikan, maka bukan saja warga Sagulung yang berdiam di alur sungai yang terkena imbas tapi sebagian warga Batuaji juga. Itu karena alur sungai tersebut menjadi satu-satunya saluran pembuang utama bagi warga Batuaji yang berdiam di wilayah Aviari dan sekitarnya dan sebagian besar warga Sagulung.

“Imbasnya ya pasti banjir, makanya sungai itu harus segera dinormalisasikan lagi, karena itu satu-satunya sungai yang menjadi saluran pembungan utama di Sagulung dan Batuaji,” ujar Reza.

Kekuatiran warga itu sudah ditanggapi oleh tim gabungan dari pihak kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup kota Batam berupa pemberhentian aktifitas reklamasi dan kembali menormalisasikan alur sungai tersebut. Namun demikian upaya normalisasi dari Dinas PU belum sepenuhnya rampung sehingga alur sungai tersebut masih sempit dan masih menjadi ancaman serius bagi warga di sekitarnya.

Pantauan di lapangan, siang Kemarin, lokasi alur sungai yang dipersempit itu belum semuanya dilebarkan kembali seperti semula. Lokasi sungai yang sebelumnya telah dijadikan jembatan oleh pihak proyek reklamasi juga belum dilebarkan kembali seperti semula. Pelebaran baru sekitar enam meter. Padahal luas awal sungai di titik pembangunan jembatan itu juga mencapai setenga lapangan sepak bola.

Meskipun normalisasi belum semuanya rampung, namun di lokasi sungai yang dipersempit itu tak ada lagi aktifitas pekerjaan normalisasi.

Informasi yang disampaikan pihak kecamatan, pemberhentian proyek normalisasi tersebut karena alat berat dari Dinas PU yang berkerja mengeruk kembali alur sungai tersebut sedang ada pekerjaan di lokasi lain, sehingga untuk sementara waktu dihentikan sementara.

“Tapi itu akan tetap dilanjutkan. Targetnya memang harus kembali seperti semula sungai itu,” kata Reza. (eja)

Kios Tumbuh di Depan Ruko, Bisnis di Ruko pun Pelan-pelan Mati

0

batampos.co.id – Keberadaan kios liar di Batam kian meresahkan penyewa ruko. Seperti pertokoan di Komplek Puri Regency, Jodoh. Kios liar tidak hanya menutup akses tapi juga dianggap ikut menutup rezeki penyewa ruko.

Dari delapan ruko yang dibangun berderet, paling tidak hanya 1-2 ruko saja buka. Bahkan ada satu deret ruko yang tidak lagi berpenghuni. Ibarat kota mati, ruko yang berada di tengah-tengah keberadaan kios liar ini tidak lagi diminati.

Banyak ruko yang sudah tidak terawat setelah ditinggal penyewanya. Sampah berserakan di mana-mana. Dinding ruko juga banyak coretan, bahkan jalannya sudah tidak nyaman dilalui pengendara.

Salah satu penyewa ruko, Yadi mengatakan kios liar tersebut memang sudah lama berdiri di depan komplek pertokoan.

“Kami tidak bisa dan tidak mampu mencegah, karena pemerintah sendiri seperti diam saja,” kata Yadi, Kamis (2/2).

Menurutnya, bangunan kios liar tidak hanya menutup akses jalan tapi juga menghalangi pandangan calon pembeli.

“Kami hanya mengandalkan pelanggan lama saja, tidak ada pelanggan baru,” ucapnya.

Dia menambahkan sebelum berdiri kios-kios liar, kondisi pertokoan ramai penyewa.

“Lihat sekarang, penyewa lain juga sudah pergi karena tidak ada pemasukan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Komplek Pertokoan Tanjungpantun juga kian meredup. Kios liar tepat berdiri kokoh mengelilingi komplek yang digadang-gadang pusat perbelanjaan paling lengkap di Batam kala itu.

“Ya mau bagaimana lagi, kita harus sabar juga. Mereka berjualan tepat di depan. Mungkin sebagian pembeli lebih memilih turun dari kendaraan langsung membeli. Dari pada harus memarkir kendaraannya lalu berjalan ke toko kami,” keluh pedagang, Dewi.

Dia hanya bisa berharap pemerintah segera merelokasi kios liar tersebut. Agar tidak membuat usahanya kian rugi akibat sepi pembeli.

“Kita sama-sama mau cari uang, tapi tolonglah patuhi aturan yang ada,” sebutnya.

Sementara itu, penyewa kios liar, Dede mengatakan baru satu tahun berjualan di wilayah Jodoh.

“Ditanya takut apa tidak, jelas takut. Tapi tolong jika kami digusur, setidaknya siapkan tempat untuk kami berjualan,” kata Dede singkat. (cr18)

Di Batam Ada Tempat Pembuangan Sampah Akhir Liar

0

batampos.co.id – Tim Yustisi yang merupakan bentukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menyegel satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar yang berada di daerah Batam Center pada awal Tahun 2017 ini.

Kepala DLH Kota Batam, Dendi Purnomo mengungkapkan awal tahun ini Tim Yustisi berhasil menemukan satu kasus pelanggaran Peraturan Daerah (Perda ) nomor 11 Tahun 2013 tentang  masalah sampah.

“Tim kami menemukan satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar di daerah Batam Center,” kata dia, Kamis (2/2).

Gunungan sampah hampir mencapai setengah hektar sampah ini, diduga bersumber dari Pasar Botania. Keberadaan TPA liar ini menurutnya dikendalikan oleh beberapa orang yang biasanya menangani pengelolaan sampah disana.

“TPA liar saat ini telah kami segel dan terus diawasi,” sebut pria asal Bandung ini.

Dia menjelaskan, dari temuan di lokasi, keberadaan TPA liar ini sudah dilakukan sejak satu tahun lalu. Pelanggaran yang dilakukan meliputi pembuangan sampah  ilegal karena dilakukan di luar TPA Punggur, dan tindakan tersebut dilakukan secara berkelanjutan.

“Sudah kami panggil berapa orang untuk dimintai keterangan terkait keberadaan TPA liar ini. Harusnya mereka buang ke TPA Punggur, ini malah buat TPA sendiri,” ujar mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Batam ini.

Dia menambahkan orang- orang yang beraktivitas di Pasar Botania kabarnya juga tidak mau membayar retribusi sampah. Berdasarkan ketentuan, pelanggaran sampah ini bisa dikenakan hukuman denda Rp 300- 50 juta. Namun demikian hukuman bisa saja lebih berat karena dilakukan secara berkelanjutan.

“Bisa dikenakan pasal berlapis kalau yang ini, karena sudah buang sembarang tempat, dan berkelanjutan, dan tidak mau membayar retribusi lagi,”ungkap pria berkacamata ini. (cr17)

New Carry Pick Up Makin Tangguh

0

batampos.co.id – Suzuki Indomobil Batam kini menawarkan produk New Carry Pick Up. Sejumlah penyegaran terjadi pada varian komersil terlaris di Indonesia ini.

PIC Marketing Indomobil Batam Andy Santana mengatakan, tampilan eksterior emblem Carry Pick Up kini lebih modern dengan desain baru dan penambahan new front grille serta logo.

Kesan tangguh juga semakin diperkuat dengan penambahan new front under guard di bagian depan, membuat New Carry Pick Up siap mengarungi berbagai medan untuk menggerakan roda perekonomian.

Bagian samping ada pintu penumpang ditambahkan lubang kunci untuk memudahkan akses ke luar masuk penumpang. Ditambah new design sticker di bagian bak yang menjadikan tampilan lebih sporty.

Bagian interior, perbedaan terletak pada new door trim color, new seat color dan juga penambahan driver assist grip yang menambah kenyamanan dari New Carry Pick Up. Selain itu terdapat pula pilihan warna baru yaitu silver, menjadikan New Carry semakin terdepan.

Dapur pacu Suzuki New Carry Pick Up dibekali mesin G15A berkapasitas 1.493 cc, 4 Silinder, 16 valve, MPI (Multi Poin Injection) yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 78.8 PS pada putaran 5.500 rpm dan torsi maksimum 120 Nm/3.000 rpm, sehingga mesin tetap halus dan bertenaga namun irit konsumsi bahan bakar.

Suzuki Carry Pick Up hadir sejak 40 tahun lalu dan membantu menggerakkan roda perekonomian daerah. Dari generasi ke generasi, Carry Pick Up dipilih oleh para pelaku usaha sebagai armada angkut yang handal dan irit BBM.

Keunggulan-keunggulan tersebut juga terlihat dari total penjualan kendaraan komersial Suzuki. Selama periode Januari sampai Desember 2016, Suzuki berhasil meraih penjualan sebesar 42,8 persen dari total market nasional.

Terlebih dukungan jaringan servis dan spareparts yang hadir di seluruh Nusantara, serta harga jual kembalinya yang tinggi, menjadikan pick up Suzuki sebagai armada usaha dan investasi yang menguntungkan.

“Kami menghadirkan Suzuki New Carry Pick Up untuk memberikan penyegaran pada line up kendaraan komersial kami. Sebagai market leader di kelasnya New Carry pick up diharapkan dapat terus diminati oleh para pengusaha-pengusaha di Indonesia,” tutup Andy. (nji)

Dinner dengan Pemandangan Indah di Vanilla Hotel

0
Vanilla Hotel, f: Iman Wachyudi/batampos

batampos.co.id – Vanilla Hotel di Jalan Pembangunan Blok VI Penuin menawarkan paket dinner atau makan malam bagi pasangan yang ingin berbagi kasih sayang pada 14 Februari nanti. Paket dinner ini disediakan dengan nuansa romantis atau konsep candle light dinner.

Paket yang ditawarkan diantaranya dengan harga Rp 499 ribu dan Rp 399 ribu. Selain itu, makan malam ini akan bertambah romantis dengan pemandangan indah kawasan Nagoya dari lantai 7 dan 8 hotel.

“Nanti setiap pasangan bisa memilih, makan di lantai 7 atau 8 dengan pemandangan indah. Dinner ini juga diiringi dengan musik yang romantis,” ujar Sales Exucitive Vanilla Hotel, Lidya, Kamis (2/2).

Untuk paket pertama, menu makanan yang diberikan diantaranya, daging sapi panggang Australian atau sirloin yang disajikan dengan sayuran dan kentang gratin serta saus BBQ. Ditambah seafood salad nenas, zuppa soup, pink cake, pink pudding. Sedangkan untuk minuman tersedia, romantic love smoothies serta red wine.

Sementara untuk paket ke dua tersedia, ikan salmon Norwegia atau steak ayam yang disajikan dengan kentang tumbuk atau atau saus lada hitam, seafood salad nenas, zuppa soup, pink cake, pink pudding. Untuk minumannya juga tersedia romantic love smoothies serta red wine.

“Menu yang kita tawarkan kelas hotel Internasional dan tentunya dengan harga sangat terjangkau,” katanya.

Untuk pembelian paket dinner valentine ini, pasangan akan mendapatkan setangkai bunga mawar dan photobooth. Paket valentine ini tersedia terbatas hanya untuk 40 orang pemesan. “Jadi mulai sekarang kita sudah menerima pemesanan,” imbuhnya.

Bagi pasangan suami-istri yang merayakan hari kasih sayang ini, Vanilla Hotel juga menawarkan paket murah untuk kamar hotel superior dengan harga Rp 288 ribu. Bagi yang berminat bisa langsung memesan paket ini ke Vanilla Hotel di Jalan Pembangunan Blok VI Penuin, Lubukbaja. (opi)

Bazar Emas Murah di Pegadaian Botania

0
ilustrasi

batampos.co.id – PT Pegadaian Persero Area Batam kembali menggelar bazar emas murah di pelataran kantor Pegadaian Cabang Botania, Kamis (2/1).

Bazar emas murah yang dibuka mulai pukul 9.00 Wib ini diserbu masyarakat yang umumnya ibu rumah tangga dan pekerja. Berbagai jenis logam mulai tersedia, mulai dari kalung, cincin, gelang hingga emas batangan.

Asisten Manajer Penjualan, Pegadaian, Wirya Iswandi mengatakan emas-emas yang diperdagangkan adalah emas berkualitas. Mulai emas 16 hingga 24 karat, dengan harga jauh lebih murah dibandingkan yang dijual oleh toko emas. Di bazar ini juga, masyarakat bisa memilih model sesuai selera masing-masing.

Harga murah pada emas yang dijual di bazar, lantaran Pegadaian menaksir harga emas berdasarkan kadar dan beratnya.

“Harganya cukup murah, dibandingkan yang dijual di toko-toko emas, karena tidak perlu lagi membayar biaya pembuatan,” ujar Wirya, kemarin.

Tidak hanya itu, untuk menarik masyarakat, pembelian emas di bazar ini juga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari cash hingga mekanisme gadai.

Sementara emas-emas yang dijual Pegadaian pada bazar ini, seluruhnya berasal dari emas yang digadaikan masyarakat, namun tidak mampu menebusnya kembali.

“Semua emas yang dijual ini dikumpulkan dari seluruh unit cabang Pegadaian Batam,” katanya.

Bazar ini pun dijadwalkan akan berlangsung hingga Sabtu (4/2) mendatang. (cr19)

BP Batam Ganti Kepala Biro Hukum

0

batampos.co.id – Dengan alasan mendorong kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan BP Batam, Kepala Biro Hukum BP Batam diganti, Rabu (1/2).

“Saya ingin membuktikan ke teman-teman internal (BP Batam), salah satu yang kami ingin dorong SDM internal, kalau tak mampu ya kami ganti,” kata Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro, di kantor BP Batam, Kamis (2/2) pagi.

Pengganti Kepala Biro Hukum Batam lama Khrisnawan adalah pejabat dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Elan.

Apakah pergantian tersebut ada kaitannya dengan pemeriksaan pegawai BP Batam di Kejaksaan Negeri Batam terkait piutang temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Hatanto jelas mengatakan tidak.

“Oh, nggak ada kaitannya,” ucapnya.

Menurutnya, pergantian tersebut mengingat tantangan kasus lahan ke depan akan semakin banyak, bahkan dia sendiri mencatat hal tersebut setiap hari.

“Tak bisa orang yang tak mengerti menangani masalah ini. Saya juga akan membangun kemanpuan biro hukum supaya personalianya lebih canggih lagi,” katanya.

Sementara itu, Deputi V Bidang Pelayanan Umum Gusmardi Bustami  mengatakan pemeriksaan pegawai BP Batam di Kejari Batam terkait temuan BPK dan BPKP tentang adanya piutang negara.

“Itu bukan pemeriksaan, diminta informasi. Ada 100-an perusahaan yang punya piutang, semuanya wajib membayar, kalau didiamin kami yang salah, itu saja. Jaksa punya hak untuk menindak lanjuti itu,” ucapnya. (cr13)

Pelaku Pencabulan Ditangkap Polisi

0
Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri, menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus pencabulan, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – Jajaran Polsek Tanjungpinang Barat, beberapa hari yang lalu, mengamankan AK alias B, 39, yang melakukan pencabulan sebanyak delapan kali terhadap Melati, 11, bocah kelas lima SD. Ia ditangkap saat sedang berada di rumah kosnya di Jalan Tugu Pahlawan.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri, mengatakan penangkapan terhadap pelaku dilakukan pihaknya setelah menerima laporan dari orang tua korban yang ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Pelaku ini sempat meninggalkan Tanjungpinang. Namun, tetap berkomunikasi dengan ibu korban dan berkata akan kembali lagi ke Tanjungpinang. Nah, saat balik lagi kesini dan berada di rumah kosnya dia kami tangkap,” ujar Yuhendri, Kamis (2/2).

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, kata Yuhendri, perbuatan pencabulan itu sendiri telah dilakukan sebanyak delapan kali. Yang mana lima kali dilakukan berhubungan layaknya suami istri dan tiga kali menggunakan tangan.

“Terbongkarnya perbuatan cabul yang dilakukan pelaku ini, berawal ketika korban mengalami pendarahan dibagian alat kelaminnya. Nah, waktu itu pendarahannya cuma sehari. Ibu korban pun curiga kemudian mendesak putrinya itu. Disitulah terbongkarnya perbuatan tersebut,”kata Yuhe sapaan akrab Kapolsek.

Diceritakan Yuhe, perbuatan cabul itu sendiri dilakukan pelaku ketika ibu korban menitipkan anaknya ke pelaku saat ia hendak bekerja menjadi TKI di luar negeri. Yang mana antara korban dan pelaku saat itu tinggal berdekatan.

“Mereka ini tinggal bersebelahan di rumah kos di wilayah Tanjungpinang Barat dan sudah lama kenal. Nah perbuatan itu leluasa dilakukan pelaku saat ibunya bekerja di luar negeri,”terang Yuhe.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, jelas Yuhe, pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 2 junto pasal 82 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tanjungpinang Barat. Dia terancam hukuman 15 tahun penjara,”pungkas Yuhe.(ias)

 

Kemenag Diminta Susun Soal UASBN PAI

0
Marwin Jamal, F.Yusnadi

Marwin: Buatlah Soal Berkualitas!

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melimpahkan kewenangan kepada Kementerian Agama guna menyusun soal Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada Maret mendatang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri, Marwin Jamal meminta kepada guru-guru di Kepri yang mendapatkan tanggung jawab tersebut agar menyusun soal dengan matang.

“Harus berkualitas. Saya percaya guru-guru PAI yang ada di Kepri mampu untuk mengemban amanah ini,” kata Marwin, pada kegiatan pelatihan penyusunan master soal USBN Pendidikan Agama Islam (PAI), di Tanjungpinang, Rabu (1/2).

Marwin mengatakan forum tersebut harus digunakan untuk meningkatkan mutu guru terutama dalam menyusun master soal karena panitia akan menghadirkan narasumber dari berbagai profesi pendidikan yang berkualitas.

“USBN akan dilaksanakan pada 20 Maret 2017 mendatang. Dan itu bukanlah waktu yang lama lagi. Maka itu segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan matang,” ucap Marwin.

Keputusan Kemendikbud RI tersebut, menurut Marwin, merupakan langkah tepat. Tidak mungkin, kata dia, urusan agama diserahkan kepada kementerian lain.
“Petunjuknya Kementerian Agama Pusat menyusun kisi-kisi soal 25 persen, sedangkan sisanya 75 persen kisi-kisi soal disusun oleh daerah melalui Kelompok Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran PAI. Oleh karena itu KKG dan MGMP harus siap. Sedangkan formatnya berasal dari Badan Nasional Standar Pendidikan”, terang Marwin.

Sementara itu Ketua Panitia Tuti Masruchah dalam laporannya mengatakan peserta kegiatan sebanyak 32 orang dengan rincian Bintan lima orang, Tanjungpinang enam orang, Batam enam orang, Karimun lima, Natuna tiga orang, Lingga empat orang dan Anambas tiga orang. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari. (aya)

Pemkab Beli Kapal Feri Cepat Berbahan Aluminium

0
Iskandar DJ Kadishub Natuna. foto : batampos

batampos.co.id – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Natuna membeli kapal dinas jenis feri cepat berbahan aluminium. Kapal feri cepat tersebut untuk kebutuhan transportasi Pemerintah dan Kepentingan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, pembelian kapal feri cepat ini adalah kebutuhan sangat mendesak. Karena kapal feri pemerintah daerah yang lama sudah tidak layak lagi untuk digunakan.

Tidak hanya itu, kapal feri yang lama berbahan fiber. Dengan kondisi kepulauan Natuna, kapal feri tersebut sudah tidak direkomendasikan oleh Pemerintah.

“Pembelian kapal feri cepat ini menggantikan fungsinya kapal feri yang lama. Untuk transportasi penyebrangan setiap agenda Pemerintah ke Kecamatan-Kecamatan,” kata Iskandar, Kamis (2/2).

Pembelian kapal feri cepat ini sambungnya, melalui proses lelang. Dengan kapasitas bisa menampung sekitar 100 penumpang. Kebutuhan kapal feri cepat ini nantinya tidak hanya untuk agenda kunjungan kerja Pemerintah, masyarakat bisa menggunakannya dengan bersifat urgensi.

Luasnya lautan diperairan Natuna sebut Iskandar, transportasi barbahan kapal cepat dari fiber sudah membahayaka. Karena letak Kecamatan sudah masuk laut lepas.

Diakui Iskandar, pengalaman beberapa tahun lalu dalam agenda Bupati. Terpaksa menunda perjalanan disebabkan kapal feri berbahan fiber tidak mampu melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Subi, dalam agenda mendampingi Gubernur Kepri.

“Akhirnya minta bantuan kepada kapal patroli Hiu Macan. Sementara feri cepat pemda berbahan fiber tidak mampu menerjang ganasnya laut tiongkok,” ujar Iskandar.

Selain itu katanya, kapal feri Pemda saat ini sudah berusia 17 tahun dan sudah tujuh kali melakukan perawatan. Kondisi fisiknya sudah banyak tambal.

“Kondisi saat ini masih layak jalan. Tapi hanya direkomendasikan untuk transportasi selat dan pesisir, seperti dari Binjai menuju pulau Sedanau,” kata Iskandar.(arn)