batampos.co.id – Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie menilai, Indonesia selama ini mempunyai banyak sumber daya manusia (SDM) terdidik. Namun, lapangan kerjanya masih kurang.
Akibatnya, banyak warga berpendidikan tinggi yang merantau ke luar negeri dan bekerja di sana.
’’Daya saing yang tinggi itu hanya bisa ditempa jika manusia yang bersangkutan tidak nganggur, tidak di-PHK. Sepintar apa pun orang, kalau tidak ada kesempatan untuk menerapkan dan mengembangkan inovasi, ya daya saing bangsa tidak mampu ditingkatkan,’’ katanya dalam Presidential Lecture di kantor Bank Indonesia (BI) Senin (13/2/2017).
Dia mengusulkan bank sentral melalui BI Institute mengkaji pembuatan neraca jam kerja. Tujuannya, mengukur tingkat produktivitas masyarakat Indonesia.
Habibie merasa resah dengan tingginya impor. Menurut dia, pemerintah harus memperjuangkan produk dalam negeri.
Bagi Habibie, tingginya impor mencerminkan rendahnya dukungan negara terhadap daya saing dan inovasi anak bangsa.
Dengan pembuatan neraca jam kerja, pemerintah bakal lebih mudah mengukur dan mengambil kebijakan mengenai pembukaan lapangan kerja serta menilai tingkat produktivitas pekerja.
Habibie juga menyatakan dukungannya terhadap proyek pesawat R80 dan N245. Rencananya, dua jenis pesawat tersebut diproduksi di dalam negeri.
Masing-masing dirakit PT Regio Aviasi Industri dan PT Dirgantara Indonesia. Dengan diproduksinya dua pesawat itu, nilai impor, terutama barang modal di sektor transportasi, akan berkurang.
’’Kita harus bikin pesawat karena tidak mampu membayar (impor pesawat, Red). Uang dari mana?’’ ujarnya.
Habibie yang juga cendekiawan di bidang industri penerbangan berpesan agar positioning industri di sektor strategis diperkuat.
Dia berharap minimal 60 persen kebutuhan sarana transportasi dan infrastruktur di Indonesia dipenuhi anak bangsa.
Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo menuturkan, sejauh ini ekonomi Indonesia masih tumbuh cukup baik. Terbukti, pertumbuhan ekonomi 2016 mencapai 5,02 persen atau lebih tinggi kalau dibandingkan pada 2015 sebesar 4,8 persen.
’’Begitu banyak negara yang ekonominya tidak bisa tumbuh dengan baik, bahkan tumbuh negatif. Kita dari sisi moneter harus bisa menjaga nilai rupiah dan bisa menjaga agar penghasilan riil masyarakat tidak tercuri karena harga barang dan jasa meningkat. Dengan data terbaru defisit transaksi berjalan 0,8 persen itu kondisi terbaik kita selama ini,’’ paparnya. (rin/c14/sof)
batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisikan (BMKG) Ranai mengeluarkan peringatan cuaca buruk untuk wilayah perairan Natuna, gelombang laut mencapai 6 meter.
Perakirawan BMKG Ranai Demetrius Christian mengatakan, saat ini tinggi gelombang, antara 1 meter hinggga 6 meter dan disertai angin kencang, rata-rata 18 kilometer per jam hingga 56 kilo meter per jam. Angin kencang bisa terjadi hingga dua hari ke depan.
“Kami imbau supaya masyarakat waspada jika berada di luar rumah. Potensi angin kencang kemungkinan sampai dua hari ke depan,” imbau Demtrius, Minggu (12/2).
Dikatakannya, secara umum kondisi awan rendah dan menengah masih cukup banyak pada siang dan sore hari. Menyebabkan potensi hujan bersifat lokal dan kadang disertai guntur dan petir di wilayah Natuna. Dan angin bertiup dari Utara menuju Timur Laut.
Saat ini sambungnya, diharapkan masyarakat harus waspada terhadap awan gelap dan tebal, karna dapat menimbulkan hujan lebat, guntur disertai petir dan angin kencang yang menyebabkan terjadinya gelombang laut tinggi secara tiba-tiba.
“Kepada masyarakat nelayan tradisional harus waspada. Potensi angin kencang mencapai 30 knot terjadi di laut Cina Selatan bagian Utara kepulauan Natuna,” jelas Demtrius.(arn)
batampos.co.id – Valentine’s Day, ada yang seneng, ada yang merasa sangat menyiksa.
Karena merasa tersiksa itulah gerombolan lelaki jomblo di Shibuya, Jepang, merasa perlu bertindak.
Kemarin (12/2) mereka berdemo menolak Valentine’s Day.
Mereka menuntut pemerintah melarang warganya berpacaran di tempat umum.
Para jomblo tersebut menamakan dirinya sebagai Kakuhido atau Aliansi Revolusioner Pria yang Dianggap Tidak Menarik bagi Perempuan.
Mereka begitu merana. Sebab, di Jepang, perempuan hanya memberikan hadiah kepada pria yang mereka taksir.
Sebulan kemudian atau 14 Maret, ada White Day. Yaitu, pria yang sudah mendapatkan cokelat atau hadiah lain wajib membalas dengan memberikan cokelat putih.
“Orang-orang seperti kami yang tidak mencari nilai cinta sedang ditindas masyarakat. Ini adalah konspirasi dari orang-orang yang berpikir bahwa pria tidak atraktif itu inferior ataupun pecundang,” ujar Takayuki Akimoto, juru bicara Kakuhido.
Untuk mendukung aksinya, anggota Kakuhido membawa spanduk-spanduk berukuran cukup besar.
Salah satunya bertulisan Pacaran di Tempat Umum Adalah Terorisme.
Banyaknya pasangan yang bermesraan di depan umum membuat anggota Kakuhido merasa begitu buruk.
Tradisi memberikan cokelat juga mengakibatkan orang terus bersaing.
“Kalian dihakimi hanya dari berapa cokelat yang kalian dapatkan. Ini adalah strategi bisnis dari kapitalis cokelat. Ini menggelikan,” tegas pria 33 tahun tersebut.
Kelompok yang dibentuk pada 2006 itu menganggap perayaan Hari Valentine hanyalah bagian dari komersialisme dan kapitalisme.
Saat Valentine dan White Day, perputaran uang di Jepang memang cukup tinggi.
Kakuhido didirikan Katsuhiro Furusawa yang menyimpulkan bahwa menjadi orang yang tidak populer bagi lawan jenis adalah masalah kelas sosial yang harus diperjuangkan.
Dari situlah dia mengampanyekan pesan anti-Valentine. (AFP/sha/c14/any/jpnn)
batampos.co.id – Sejak setahun belakangan ini, Surti, nama samaran, bekerja di perusahaan sebagai sales marketing. Sementara Tejo, juga nama samaran, merupakan PNS yang sehari-hari bekerja mulai pukul 07.30 dan kembali ke rumah pada pukul 15.30.
Dua kali mengalami keguguran kandungan, Surti tetap yakin bakal dikaruniai buah hati. Hampir saban hari mereka berusaha mendapatkan anak.
“Kata dokter, kandungannya lemah,” ujar Tejo, tentang penyebab keguguran istrinya.
Sekarang hubungan itu di ujung tanduk. Tejo memilih mengajukan talak cerai. Gara-garanya, Surti ketahuan membawa pulang teman kerjanya, Bento (28), saat Tejo tak di rumah. Baru lima bulan Tejo pindah ke rumah tersebut dan belum terlalu banyak tetangga yang dikenalnya.
Terbongkarnya perselingkuhan itu saat Tejo pulang lebih awal dari kantor karena merasa tidak enak badan. Tiba di rumah yang masih dalam proses pelunasan, dia melihat sepatu istrinya di teras.
“Padahal ngakunya kerja,” katanya dengan raut wajah kecewa, saat ditemui di kantin Pengadilan Agama (PA) Bontang, selepas mengambil formulir pengajuan talak cerai.
Kecurigaan Tejo semakin menjadi karena sepatu sang istri ditemani sepatu kerja laki-laki yang tidak dia ketahui pemiliknya.
“Saat itu rasanya enggak ingat lagi kalau badan tak sehat. Saya mendadak sehat,” cerita Tejo.
Tapi Tejo tidak langsung masuk ke rumah. Dia memilih pergi ke rumah ketua RT. Dia minta ditemani untuk menggerebek. Ketika pintu dibuka, alangkah kagetnya Tejo saat mendapati Surti dan Bento hanya mengenakan celana dalam di ruang keluarga.
“Sebelum masuk rumah, saya masih berharap dugaan itu salah,” ungkapnya.
Emosi Tejo memuncak, dia memukul Bento. Beruntung ada ketua RT yang memisahkan, lalu mengamankan pasangan selingkuh itu ke rumahnya.
Hanya menangis yang bisa dilakukan Surti sembari memohon untuk tidak diceritakan kepada orang tuanya. Permintaan Surti tak dihiraukan Tejo yang telanjur sakit hati. Tak hanya menceritakan kejadian tersebut, dia juga menyatakan bakal menceraikan Surti.
“Sudah tidak ada lagi yang bisa diharapkan dengan hubungan ini. Selain akan bercerai, saya juga tak ingin sepeser pun harta yang ada didapat selama ini untuknya (Surti, red),” jelas Tejo. (*/and/ica/k16/fab/JPG)
batampos.co.id – Pelaksanaan MTQ Kecamatan Kundur, sudah dimulai, Sabtu (11/2) lalu. Di awali dengan pelepasan peserta pawai takruf yang diikuti pelajar, dan kafilah dari tiga kelurahan (Tanjungbatu Barat, Gadingsari, dan Tanjungbatu Kota), dan tiga desa (Lubuk, Sungai Ungar, dan Sungai Sebesi).
Pawai takruf dimulai dari stadion mini, dan berakhir di astaka MTQ Balai Pemuda. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan stand bazaar MTQ oleh Safrida Firmansyah.
Camat Kundur Saipol mengapresiasi kepada panitia juga masyarakat yang sudah terlibat dalam pelaksanaan MTQ Kecamatan Kundur. Meskipun MTQ terkesan sederhana, namun pelaksanaanya cukup luar biasa. Antusias masyarakat cukup tinggi hal itu terlihat kemeriahan pawai takruf, stand bazaar. Pelaksaan MTQ rencananya akan dihadiri bupati Karimun Aunur Rafiq sekaligus membuka acara tersebut.
“Tujuan awal terlaksananya MTQ untuk syiar agama Islam, terutama memberikan tempat kepada qori dan qoriah dapat bersaing di ajang MTQ kabupaten, provinsi maupun nasional. Selain itu untuk mendorong ekonomi kerakyatan, dengan hadirnya stand bazaar tersebut sehingga pedagang dapat berjualan,” terang Saipol.
Ditambahkan ada sekitar 35 stand bazaar baik dari kelurahan, desa, sekolah, bank, komunitas serta sejumlah pedagang musiman. Kita harapkan setiap tahunya ada peningkatan baik segi pelaksanaan, yang terpenting prestasi qori dan qoriah itu sendiri. (ims)
batampos.co.id – Tepat di hari kasih sayang, Nadienne Skin Spa yang berada di Komplek Ruko Mahkota Raya Blok G nomor 8, Batamcenter memberikan potongan harga 15 persen khusus pelanggannya. Promo ini, kata Manajer Nadienne Skin Spa, Baby bisa juga dijadikan agenda khusus bersama pasangan di hari terkasih.
“Wajah bersih dan terawat tidak hanya menjadi impian wanita saja, para pria juga bisa tampil menawan. Kami akan memanjakan anda bersama pasangan di hari kasih sayang ini,” kata Baby, Senin (13/2).
Potongan harga ini dimulai sejak 14-21 Februari mendatang. “Perawatan seperti Nutrient Gel Serum Facial seharga Rp 280 ribu menjadi Rp 238 ribu, Collagen Facial Rp 250 ribu menjadi Rp 212. 500, Gluta Whitening Facial Rp 310 ribu menjadi Rp 263.500, Microdiamond Pell plus Serum Facial Rp 330 ribu menjadi Rp 280.500 dan Gold Eye Lifting seharga Rp 280 ribu menjadi Rp 238 ribu,” sebutnya.
Tidak hanya perawatan kulit wajah, Baby menjelaskan ada perawatan untuk kelopak dan kantung mata yakni, Gold Eye Lifting. “Gunanya untuk mengatasi mata lelah, mata panda hingga kerutan pada mata. Sehingga, setelah perawatan mata akan lebih terasa segar dan kantung mata serta kerutan akan berkurang,” jelasnya.
Kelar urusan perawatan, pasangan bisa langsung memilih balon hati yang berisi voucher gratis. “Voucher apa? Itu rahasia, yang pasti akan ada kejutan bagi pasangan yang memilih promo ini,” ujarnya.
Bagi pasangan yang terdaftar sebagai member bisa langsung melakukan pemesanan, sebaiknya sehari sebelumnya. “Bagi yang belum terdaftar menjadi pelanggan, bisa mendaftarkan diri dengan membayar Rp 50 ribu. Setelahnya baru bisa menikmati seluruh promo yang berlaku,” tutup wanita berambut panjang ini. (cr18)
Nofirman dan istrinya Efi memperlihatkan mesin pengopek kacang di rumahnya jalan Kijang lama Tanjungpinang, Minggu (12/2). F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Terbatasnya kemampuan anggaran, tidak menyurutkan pasangan suami istri (pasutri) di Tanjungpinang untuk berkreativitas. Adalah Nofirman dan Evi, lewat kolaborasi keduanya, dengan memanfaatkan barang-barang bekas, mereka berhasil menciptakan mesin pengupas kulit ari kacang. Hasil karya tersebut juga mengantarkan mereka mengangkat piala juara II pada ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional tahun 2016 lalu di Lombok, Nusa Tengga Barat.
Lewat bicang-bincang santai dengan Batam Pos, Minggu (12/2) siang kemarin, Nofirman menceritakan lahirnya gagasan brilian untuk menciptakan sebuah alat yang bisa membantu usaha rumahannya. Maklum usaha jipang yang sudah digelutinya selama lebih kurang delapan tahun, sangat menguras waktu untuk memulai produksinya. Pasalnya, menghabiskan waktu satu setengah hari untuk berjibaku mengupas kulit kacang tanah yang menjadi bahan baku jipang.
Kesukaran yang dihadapi, membuat dirinya terpikir untuk membuat sebuah mesin yang fungsinya bisa mengupas kulit kacang yang sudah digonseng. Keinginan tersebut kemudian diutarakan kepada istrinya, Evi. Seakan sudah sejiwa, Evi juga sangat menginginkan adanya alat tersebut. Akhirnya percobaan tersebut bermula di awal 2016 lalu. Sebelumnya, Pasutri tersebut juga sudah berjaya menciptakan mesin penggonseng kacang.
“Pemikiran kita sederhana, bagaimana kacang yang sudah di gonseng bisa cepat dipisahkan dari kulit arinya. Sehingga proses membuat jipang bisa lebih cepat selesainya,” ujar Nofirman dikediamannya di Perumahan Pondok Kelapa, Tanjungpinang.
Pria 45 tahun tersebut mengungkapkan, selain harus memisahkan kacang dengan kulit arinya, kacang juga harus dalam kondisi terpecah ketika sudah selesai. Berangkat dari keingian tersebut, Nofirman mulai memutar otaknya. Tidak harus menguras kantung terlalu dalam, Nofirman kemudian memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak terpakai. Seperti bekas ember cat, paralon. belender pemecah, blower.
“Kita melakukan tiga kali bongkar pasang, Alhamdulillah pada percobaan ketiga berhasil dilakukan. Tentu ini sesuatu yang sangat kami syukuri,” ungkap Nofirman sambil memperlihatkan hasil karyanya.
Bapak tiga anak tersebut mengatakan, untuk mempercantik tampilan mesin pengupas kulit kacang, dirinya kemudian membalut alat-alat yang ada, dalam sebuah bok aluminium berdiameter satu meter kali setengah meter. Sedangkan tingginya bok tersebut adalah sepinggang orang dewasa. Sangat disyukurinya, karena hadirinya alat tersebut, bisa menekan biaya pengeluaran usaha rumahannya.
“Karena selama ini, kita harus mempekerjakan orang untuk mengupas kulit kacang. Tetapi dengan adanya ini, kita bisa menyelesaikan 50 kilo gram kacang tanah dalam satu jam,” paparnya.
Pria kelahiran Sumatera Barat itu, juga menjelasakan, selain menghemat waktu, kehadiran mesin ini juga bisa menghindari terjadi resiko kerusakan pada kulit tangan. Karena terlalu lama mengupas kacang yang sudah digonseng. Lebih lanjut katanya, kapasitas listrik pada mesin tersebut adalah 500 watt, karena ada dua mesin digunakan.
“Tetapi kita bisa menghemat hampir Rp80 ribu biaya upah untuk mengupas kacang. Meskipun kapasitas listriknya besar, durasi pemakaiannya hanya dalam hitungan jam,” beber pria yang akrab disapa Nopri tersebut.
Evi turut menamabahkan, hasil produksi mereka kini sudah mengantongi merek, yakni Ayam Jago. Disebutkan Evi, pangsa pasarnya bukan hanya di Tanjungpinang saja, tetapi juga sampai ke Tanjunguban, Bintan. Dikatakannya, dirinya juga memberikan banyak masukan-masukan kepada suaminya dalam proses pembuatan mesin tersebut.
“Untuk mempertahankan, home industri yang kita geluti. Tentu kita harus lebih kreatif, sehingga usaha kita bisa terus berjalan. Alhamdulillah dengan adanya mesin ini, pekerjaan semakin mudah,” ujar Evi menambahkan.
Ternyata, hasil karya Nofirman memang sudah menjadi langganan pada kontestan TTG, baik itu tingkat Kota Tanjungpinang, Provinsi, maupun Nasional. Diungkapkan Nofirman, khusus mesin pengupas kulit kacang ini, dirinya belum bisa mempatenkan haknya. Karena masih terbentur pada beberapa persoalan. Salah satunya adalah gambar tekni mengenai mesin tersebut.
“Kalau untuk mesin penggonseng kacang sedang dalam proses hak patennya. Sementara untuk mesin pengupas kulit kacang, belum bisa. Karen saya tidak bisa membuat gambar tekniknya. Untuk mesin penggonseng dibantu oleh pihak sekolah SMK. Sekarang ini masih belum bisa,” keluh Nofirman.
Ditanya apakah pembinaan yang sudah diberikan oleh Pemko Tanjungpinang maupun Pemprov Kepri, Novirman mengaku belum ada sampai saat ini. Bahkan dirinya baru berinisiatif untuk meminta dukungan dari Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Karena dirinya butuh peralatan-peralatan pendukung, seperti las.
“Untuk aktivitas bengkel, tentu butuh las, gerinda, dan sebagaimana. Senin baru dikomunikasikan lagi dengan Pak Wali,” tutur Nofirman. Disinggung apakah sudah ada pihak-pihak yang berminat dengan hasil karyanya, Nofirman mengaku belum ada yang memesan kepada dirinya sampai ke saat ini.
Seperti diketahui, Provinsi Kepri kembali keluar menjadi yang terbaik dengan meraih dua gelar bergengsi pada ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Mataram, Nusa Tengga Barat (NTB). Capaian tersebut menunjukan program pemberdayaan masyarakat melalui TTG di Kepri sudah berjalan dengan baik.
Juara pertama disabet oleh Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Gerbang Madani, Batam yang digawangi oleh Yogi Suwaduwon. Kemudian untuk diraih dari bidang Inovasi TTG. Yakni Alat Pengopek Kacang K/5 hasil kreasi Nofirman dari Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kepri diserahkan langsung oleh Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sanjojo.
Prestasi ini, tentunya menjadi pelecut bagi pihaknya untuk terus melakukan pembinaan yang sama secara berkelanjutan. Ia berharap melalui program TTG 2017 mendatang, akan melahirkan inovasi-inovasi baru yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepri, Sardison mengatakan hasil karya yang kita miliki harus dipatenkan. Selain itu juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sehingga penemuan yang didapat tidak sia-sia. Kami akan terus mendorong masyarakat untuk terus berkreativitas lewat TTG,” ujar Sardison belum lama ini, kepada Batam Pos.(Jailani)
Karyawan A&W, Habibah menunjukan tempat minum cantik dari promo paket Chicken Combo dan Burger Combo, F. Wahyudin Nur/Batam Pos
batampos.co.id – Bagi penggemar Root Beer, tentu tidak asing dengan restoran cepat saja A&W. Bulan ini, restoran yang berdiri sejak 1919 ini mempunyai beragam promo menarik.
Pertama adalah gratis tempat minum cantik dengan membeli paket Chicken Combo senilai Rp 79 ribu dan Burger Combo Rp 89 ribu. “Paket Chicken Combo berisi dua golden aroma chicken, satu nasi dan root beer ukuran sedang. Untuk Burger Combo di dalam paketnya ada deluxe burger, kentang goreng dan root beer ukuran sedang. Kenyang dan langsung dapat hadiahnya,” jelas Manajer A&W Megamall, Tri Sugiarti, Senin (13/2).
Ini berlaku hingga persediaan habis. Ada sembilan warna yang tersedia yakni rose pink, lime green, baby blue, sunrise yellow, ruby red, orchid violet, steel grey, emerald green dan pumpkin orange. “Uniknya bagian tempat minum ini bisa menaruh camilan seperti nugget dan kentang goreng,” sebutnya.
Lagi, Restoran dengan slogan “Just AWesome” ini juga memberikan potongan harga sebesar 27 persen untuk paket Best Friends Forever Rooty Barrel. Paket ini cocok untuk dua orang, karena isinya dua golden chicken, dua perkedel, dua nasi dan dua root beer ukuran sedang.
“Harganya hanya Rp 64 ribu, termasuk pajak menjadi Rp 70 ribu. Nah, kalau harga normalnya termasuk pajak adalah Rp 92 ribu,” ungkapnya.
Dia mengatakan promo ini berlaku hingga 28 Februari mendatang. “Tentu kita juga memberikan promo ini dalam menyambut hari valentine, jadi pelanggan bisa makan berdua dengan nyaman tanpa harus berpikir mengeluarkan uang lebih untuk makan kenyang,” tutupnya. (cr18)
Pengunjung menikmati aneka makanan di Alamak Kopitiam di Jalan Pembangunan Blok 6 Penuin. F. Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos.co.id – Kedai Alamak Kopitiam yang beralamat di Jalan Pembangunan Blok 6 Penuin menawarkan promo menarik setiap hari Senin sampai Kamis. Bagi pengunjung Kopitiam, semua makanan diskon 10 persen. Bukan hanya itu saja, pesan makan di jam-jam tertentu bonus minuman teh obeng, teh o dan kopi o.
Erwin, selaku pengurus Alamak Kopitiam mengatakan, promo ini berlaku mulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB. Pesan makanan diskon 10 persen ditambah gratis minuman. Sedangkan pada pukul 19.00 sampai 21.00 WIB, gratis minuman. “Khusus teh teh obeng, teh o dan kopi o,” kata Erwin, Senin (13/2).
Menurut Erwin, Alamak Kopitiam menyediakan 16 stand kuliner. Tidak hanya sekedar menjadi tempat nongkrong sambil bertukar informasi ditemani segelas kopi, kopi tiam kini berkembang jadi tempat untuk sekedar kongkow, sarapan, makan siang, hingga makan malam.
Di Alamak Kopitiam, berbagai kuliner khas daerah hingga negeri jiran bisa ditemui. Dari stand masakan khas Melayu seperti ikan asam pedas yang rasanya bikin ketagihan, ayam penyet Malaysia dan nasi campur Malaysia khas negeri jiran yang rasanya enak.
Selain masakan bercita rasa Melayu, Alamak Kopitiam juga menawarkan masakan khas keturunan Tionghoa seperti menu Kim Yong Tahu, masakan khas dengan berbagai sayuran berisi daging hingga bakso, dan seafood seperti udang dan cumi. “Di stand yang berbeda, masih menawarkan menu khas Tionghoa, ada bakut teh, mie pangsit, sio bak,” kata Erwin.
Bagi anda penggemar ikan bakar dengan bumbu spesial, selera makan anda akan terbakar habis di salah stand khusus yang menawarkan menu ikan bakar. Penggemar sup ikan maupun sup lainnya juga akan terpenuhi seleranya di sini, karena ada dua stand spesial sup di Alamak Kopitiam.
Sarapan dengan menu khas Melayu juga bisa ditemui di sini. Stand yang menyajikan Mie Tarempa dan berbagai olahan mie khas Melayu hingga khas Medan juga bisa ditemui.
Alamak Kopitiam juga didukung dengan penataan stand dan meja serta kursi makan yang tertata rapi, serta dekorasi apik bermotif warna kayu, dihiasi lampu gantung di setiap meja makan.
“Jadi, kebutuhan pengunjung akan menu sarapan, makan siang, serta makan malam bersama keluarga terpenuhi di sini,” ujar dia.
Ke depan, pihaknya akan menambah enam stand makanan lagi di Alamak Kopi Tiam. Dan, pihaknya akan membuka kesempatan bagi pengusaha kuliner yang mau bergabung membuka usaha kuliner di Alamak Kopi Tiam. “Tapi menu yang mau dijual akan kita seleksi, agar memperkaya menu yang sudah ada,” katanya. (rng)
Aby karyawan Taffeta Dekor memperlihatkan produk import di Taffeta Dekor, Senin (13/2). F.Lenni Julia/Batam Pos
batampos.co.id – Taffeta Dekor Modern Interior Furnishing di Batamcenter, menawarkan promo bahan gorden import yang awalnya Rp 200 ribu per meter, kini menjadi Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per meter. Hadir dengan berbagai motif dan bahan berkualitas.
“Harga yang ditawarkan sudah termasuk gratis konsultasi, upah jahit dengan segala model, pengukuran, dan pemasangan. Promo ini berlaku selama persedian masih ada, karena stok kami terbatas,” kata Marketing Taffeta Decor, Aby, Senin (13/2).
Aby mengatakan bahan yang ditawarkan merupakan bahan gorden berkualitas dengan bahan Jaquard, Polester, dan bahan lainnya yang cocok dipasangkan disetiap ruangan rumah. Hadir dengan ratusan warna dan motif yang beragam, diantara motif polos, bercorak, abstrak, motif kartun dan lainnya. “Gorden ini bisa dibuat sesuai dengan keinginan, seperti minimalis dan klasik, yang bisa dipilih sesuai dengan kesukaan konsumen,” jelaskan.
Lebih lanjut, Aby mengatakan pihaknya juga menghadirkan aksesori gorden mulai dari rel gorden, gantungan gorden dan aksesori lainnya yang lagi tren saat ini. “Aksesori ini tinggal dikombinasikan dengan warna dan motif gorden saja,” terangnya.
Mengenai proses pengerjaan gorden ini, bisa dikerjakan sekitar tujuh hari paling lama. “Kalau pengerjaan fleksibel saja, tergantung konsumen, kalau konsumen butuh cepat kami bisa kerjakan dalam waktu dua hari,” ucap Aby.
Informasi lebih detail, kunjungi Taffeta Dekor di Komplek Ruko Rafllesia Blok A Nomor 1 dan 2 Batamcenter, yang buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. (cr12)