Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11083

Pembaca, Akan Ada Pemadaman Bergilir

0

batampos.co.id – Kemampuan pasokan listrik kelistrikan Batam-Bintan kembali mengalami penurunan pasokan sebesar tiga persen atau sekitar 12 MW, akibat gangguan mesin pembangkit peaker Gas Turbin di Panaran sehingga mesin ini tidak dapat dioperasikan.

Untuk mengesa pemulihan sistem kelistrikan tersebut, bright PLN Batam akan melakukan pemadaman bergilir.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, mesin pembangkit peaker Gas Turbin di Panaran tim pemeliharaan PT DEB/PT MEB sebagai IPP atau pemilik mesin, telah melakukan upaya perbaikan.

Namun sampai hari ini belum berhasil mengatasi gangguan pada alat kontrol vibrasi yang menjadi penyebab mesin tidak dapat dioperasikan.

Tim pemeliharaan sedang mengupayakan untuk segera mengatasi gangguan tersebut secepatnya.

Tim pemeliharaan mengupayakan saat mengatasi gangguan mesin pembangkit di Panaran. Foto: bright PLN Batam untuk batampos.co.id

Dengan berkurangnya kemampuan pasokan listrik ke sistem Batam-Bintan menyebabkan PLN Batam melakukan pemadaman secara terbatas.

Khususnya pada beban puncak siang pukul 13.30-16.00 WIB dan malam pukul 18.00 – 21.00 WIB.

Disamping itu, suhu udara di pulau Batam yang mengalami peningkatan, akan menteriger melonjaknya pemakaian listrik.

Oleh karena itu PLN Batam memohon kesediaan pelanggan untuk melakukan pengurangan penggunaan tenaga listrik, khususnya waktu beban puncak siang dan malam.

Pengurangan pemakaian listrik pelanggan dapat meminimalisir besar dan lamanya pemadaman.

Alokasi Jadwal dan area pemadaman terbatas dapat dilihat di website PLN Batam. Karena hal tersebut, manajemen bright PLN Batam memohon maaf atas belum normalnya keistrikan Batam.

Manajemen PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Pulau Batam.(*/esa)

21 September, Pasar Dengan Harga Termurah di Kota Batam Diresmikan

0

batampos.co.id – Pasar TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) terus digesa persiapannya. Pasar yang berlokasi di belakang Sekolah Kallista Batam Center ini akan menjual harga kebutuhan pokok, khususnya bahan pangan dengan harga standar dari distributor.

Pantauan Batam Pos di lokasi, kios sudah terpampang nama-nama jenis pangan dari distributor tertentu yang akan dijual.

Tidak hanya itu, lampu, air serta lapak juga sudah siap digunakan. Selain itu, lapak promosi yang jadi pembeda dengan pasar pada umumnya, yakni layar videotron juga sudah mulai terpasang.

”Semua sudah oke, air maupun listrik sudah semua, tinggal pasang bola lampu,” kata Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Batam, Aryanto, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Atasi Pedagang Nakal, Pengelola Pasar Diminta Tampilkan Daftar Harga di Videotron

“Plang nama sudah kami pasang dan videotron sedang proses. Pada prinsipnya progresnya baik,” kata dia lagi.

Bahkan, ia mengaku kemarin telah rapat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.

Menurutnya, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, cukup intens menyiapkan pasar yang akan jadi rujukan tersebut.

Plang kios di dalam Pasar TPID yang berada di Pasar Niaga Mas, Batam Center sudah terpasang, Rabu (11/9/2019). Pasar tersebut akan diresmikan pada 21 September 2019 mendatang oleh wali kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Tanggal 16 sampai 18 September barang distributor sudah masuk. Grand opening pasar tanggal 21 September,” ucapnya.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, akan terus melakukan penyempurnaan, terutama perihal interior pasar.

Dengan demikian pasar ini tidak seperti pasar pada umumnya karena memiliki kekhasan dan nyaman untuk dikunjungi.

”Tiang-tiang di pasar itu akan kami beri ornamen motif Batik Batam,” ujarnya.

“Lalu kami siapkan spot foto tiga dimensi. Ini kami lakukan supaya pasar ini enak untuk dikunjungi,” papar dia lagi.

Baca Juga: Di Sini Pasar yang Harganya Termurah di Kota Batam

Pasar ini kelak akan diresmikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Selain pejabat dari Kemendag, dijadwalkan hadir Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Diah Natalisa.

”Karena ini terkait inovasi pelayanan publik, deputi akan hadir. Selain itu pak Gubernur Babel (Erzaldi) juga direncanakan hadir,” katanya.

Tidak hanya itu, sejumlah perwakilan daerah lain juga akan hadir guna menyaksikan peresmian sekaligus melihat pasar TPID yang akan diisi puluhan distributor pangan dan dijamin harga kebutuhan bukan harga pasar tapi harga distributor.

”Dari daerah lain juga akan hadir, seperti Jambi. Mereka ingin tahu bagaimana cara mengumpulkan distributor dalam satu pasar seperti kita,” kata dia.(iza)

Juara Bintang Radio RRI Batam Dikirim Jawa Timur

0

batampos.co.id – Michelle Tan Dirgantara dan Satrio Frans Manurung juara Bintang Radio RRI Batam dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi tingkat nasional, pada Selasa (22/10/2019) hingga Sabtu (26/10/2019) mendatang.

Keduanya berhasil menjadi juara setelah menyisihkan 200 peserta yang mengikuti audisi Bintang Radio RRI Batam.

Ketua panitia Bintang Radio Batam, Ririn, menjelaskan, Audisi Bintang Radio RRI serentak dilaksanakan di se-Indonesia.

“Kita ada 68 satuan kerja RRI, untuk perwakilan Kepulauan Riau ada 3 satker yaitu Batam, Tanjungpinang dan Natuna,” jelasnya, Rabu (11/9/2019) malam.

Menurutnya, total peserta yang mengikuti Bintang Radio RRI Batam sebanyak 200 orang. Dari jumlah tersebut tersisa 18 peserta yang masuk ke babak Grand Final.

Michelle Tan Dirgantara (kiri) dan Satrio Frans Manurung juara Bintang Radio RRI Batam yang akan dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi tingkat nasional. Foto: Dhiyanto/batampso.co.id

“Di Grand Final diambil 2 pemenang, satu pria dan satu wanita. Yaitu Michelle Tan Dirgantara dan Satrio Frans Manurung,” katanya.

Keduanya kata Ririn, yang merupakan juara satu akan dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi Bintang Radio RRI tingkat Nasional.

Michelle Tan Dirgantara, yang ditanyai batampos.co.id, merasa bangga menjadi Juara 1 dalam kontes Bintang Radio RRI Batam.

“Ada 9 peserta wanita dan ternyata saya terpilih jadi juara,” paparnya.

Michelle mengaku memang sudah memiliki persiapan khusus untuk mengikuti Bintang Radio RRI Batam.

Para juara BintanG Radiao RRI Batam berfoto bersama dengan para panitia seusai acara. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Remaja 17 tahun itu mengaku, sudah menghafal semua lagu yang akan dinyanyikan dalam audisi tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan Satrio Frans Manurung. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu merasa puas bisa menjadi juara 1 dalam Bintang Radio RRI Batam.

“Saya tadi membawakan lagu berjudul ‘Tak Pernah Padam’ dari Sandhy Sandoro,” ujarnya.

Final Audisi Bintang Radio RRI Batam diselenggarakan di Mall Botania Batam (MB 2). Kegiatan tersebut didukung koran Harian Batampos, batampos.co.id serta Alvatron.

Pada event tersebut juga diisi dengan pencabutan undian bagi para pembeli koran Batam Pos dengan berbagai hadiah menarik.(nto)

Doakan BJ Habbie, Pegawai dan Karyawan BP Batam Melakukan Salat Ghaib

0

batampos.co.id – Ribuan pengawai dan karyawan Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan salat gaib untuk mendoakan Presiden Ketiga RI yang juga Mantan Kepala BP Batam, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie yang meninggal dunia, Rabu (11/9/2019) kemarin.

Kasubdit Humas dan Promosi BP Batam, Yudi Hadi Purdaya, mengatakan, salat gaib digelar untuk mendoakan almarhum.

Pengumuman yang dikeluarkan BP Batam untuk mendoakan almarhum BJ Habibie. Foto: Dok Humas BP Batam

“Seluruh karyawan akan mendoakan beliau dan akan kita laksanakan siang ini sehabis salat dzuhur,” katanya kepada batampos.co.id, Kamis (12/9/2019).

Tidak hanya umat muslim, kata dia, hal yang sama akan dilaksanakan oleh organisasi umat kristiani BP Batam.

Yudi menjelaskan, salat gaib akan digelar di lantai 3 kantor BP Batam di Gedung Balairungsari.(esa)

Baca Ini Ya Sebelum Bawa Kendaraan, Agar Tidak Ditilang Polisi

0

batampos.co.id – Wakil Kepala Satuan lalu Lintas (Wakasat Lantas) Polresta Barelang, AKP Kartijo, menjelaskan bahwa satu tahun sekali, STNK harus disahkan polisi.

Itu bisa dilihat di STNK masing-masing, ada empat kotak yang nanti diisi stempel setiap tahun.

Tidak ada kotak ke-5, sebab setiap 5 tahun STNK akan diperbarui. Tujuan disahkan setiap tahun adalah untuk mengecek apakah STNK benar dipegang oleh pemilik atau tidak.

Misalnya hilang, dicuri, digelapkan, dan sebagainya. Mengapa bisa dicek seperti itu?

Karena pengesahan tahunan meminta pengendara menunjukkan KTP pemilik asli, yang nanti dicek petugas, apakah cocok dengan identitas di STNK.

Kalau cocok, langsung dikasih stempel pengesahan. Logikanya, maling yang berhasil mencuri kendaraan dan STNK, tidak memiliki KTP pemilik kendaraan yang asli.

Anggota Satlantas Polresta Barelang, Brigadir Dinda memeriksa surat-surat dan pajak kendaran pengendara saat razia di Kompleks Edukits Batam Center, Senin (2/9/2019) lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Kecuali, si maling berhasil juga mengambil dompet yang berisi KTP pemilik.

”Polisi berhak menilang, karena memang di STNK itu ada pengesahan dari polisi. Jika tak bayar pajak, artinya tak ada pengesahan,” ujar Kartijo.

Baca Juga: Terjaring Razia, Puluhan Pengendara Diberikan Siraman Rohani

Hal ini juga sudah dijelaskan dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 288 ayat (1).

Dalam peraturan itu disebutkan, ’setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling ba-nyak Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)’.

Baca Juga: Dirazia, Kesadaran Pajak Meningkat

”Sudah ada undang-undang-nya. Jadi jika STNK mati, maka Polri bisa menilang dengan menahan SIM atau kendaraan dari pengendara,” imbuhnya.

Menurut dia, pertanyaan ini sudah sering ia dengar dari masyarakat. Bahkan, ada yang enggan ditilang dengan alasan yang tidak jelas.

”Setelah kami jelaskan, baru mereka paham. Semoga ini bisa jadi pemahaman pembaca. Terima kasih,” ucap Kartijo.()

Jembatan Batam – Bintan Cita-cita Habibie

0

batampos.co.id – Jembatan Batam – Bintan menjadi salah satu cita-cita Pak Habibie yang belum terwujud hingga kini.

Jembatan itu diimpikan Habibie kala masih menjabat sebagai Ketua Otorita Batam. Hingga tahun 2013 saat ia menyudahi menjabat sebagai ketua OB mimpi belum terealisasi.

Kini pembangunan jembatan BaBin coba diwujudkan.

Konsep pembangunan masih serupa. Dari Batam menuju Tanjung Sauh lalu ke Bintan.

Habibie berkata, ” pembangunan jembatan Batam – Bintan memudahkan orang dengan mobil menuju industri di Bntan.”

Pernyataan itu ia sampaikan pada rapat pada 11 mei 1990, seperti dikutip dari buku Mengungkap Fakta Pembangunan Batam.

“Terus terang saya sudah sampaikan kepada Pak Harto (Presiden kala itu, red), saya sudah mengidam-idamkan untuk membuat jembatan antara Batam dengan Bintan sehingga orang bisa landing di Batam lalu ke Bintan. Nah, itu cita-cita kita dan tergantung pada kita,” ucap Pak Habibie. (ptt)

300 Anak Indonesia Bekerja untuk Start Up Asing

0

batampos.co.id – Betulkah ada 50 start up di Nongsa Digital Park? Direktur NDP, Nara Dewa, mengatakan, di tempatnya yang ada hanya 300 putra-putri Indonesia yang bekerja di perusahaan internasional dan berkantor di NDP.

Menurutnya, tidak ada kantor start up yang beroperasi di NDP. Hanya saja NDP menyediakan ruang untuk para pekerja muda Indonesia yang bekerja di start up asing.

“Di sini tidak ada beroperasi 50 start up, yang ada hanya pekerjanya saja jumlah sekitar 300 orang dan semuanya WNI (Warga Negara Indonesia),” katanya kepada batampos.co.id, Rabu (11/9/2019).

Daftar nama start up asing yang ada di Nongsa Digital Park, Kota Batam. Foto: Haris/batampos.co.id

Kata dia, sebelum bekerja di perusahaan start up asing, para pekerja muda itu diberikan pelatihan selama 10 minggu tanpa dipungut biaya di Infinite Learning.

Di Infinite Learning kata dia, para pekeja muda itu diberikan pelatihan mengenai IT, software, coding, design, web developer dan berbagai pempograman lainnya.

Sehingga nantinya memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang digital.

“Kita yang mencari mereka (pekerja) setelah lulus pelatihan kita akan menawarkan mereka kepada perusahaan start up dan jika terpilih mereka akan bekerja dengan start up asing dan berkantor di sini,” kata dia lagi.

Nara Dewa menjelaskan, NDP dan Infinite Learnimng, merupakan program lanjutan dari pengembangan Kinema Studio Nongsa di bawah PT Kinema Systrans Multimedia, pusat industri kreatif yang telah menghasilkan ratusan film dan kartun yang telah tayang di berbagai negara.(esa)

Kata Kasatlantas Polresta Barelang, Ini Lho yang Menjadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

0

batampos.co.id – Dalam menghindari kecelakaan lalu lintas di jalanan, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati, meminta kepada pengendara untuk memperhatikan beberapa poin penting.

Paling utama, pengendara harus memeriksa kendaraannya terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas.

Sebab, kelayakan kendaraan faktor utama dalam penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Kondisi kendaraannya tersebut memang benar-benar berfungsi dengan baik seperti rem, bannya tidak gundul dan kempes, lampu semua sign menyala dan penerangan menyala,” katanya, Selasa (10/9/2019).

Kemudian, pengendara juga memperhatikan kesehatan dirinya sendiri sebelum bepergian. Dijelaskannya, pengendara itu tidak boleh dalam keadaan sakit, terpengaruh obat-obatan maupun dalam pengaruh narkoba.

Selain itu, ia beharap kepada pengendara untuk menunda berpergian jika dalam keadaan keletihan atau mengantuk.

Kondisi sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Brigjen Katamso, Batuaji, Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Eja/batamposco.id

“Yang paling penting, saat berkendara jangan menggunakan handphone atau melakukan aktivitas lain yang membahayakan,” jelasnya.

“Dan selalu menggunakan helm saat mengendarai roda dua dan menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil,” ujarnya.

Kemudian yang terakhir, pengendara harus memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada.

Jangan sampai melanggar rambu lalu lintas sehingga bisa membahayakan dirinya sendiri. Misalnya melanggar lampu merah yang seharusnya berhenti tentunya harus berhenti.

“Berkendara harus taati peraturan yang ada. Seperti saat lampu merah saatnya berhenti ya berhenti,” paparnya.

“Jangan melanggar aturan berlalu lintas yang sudah ada. Sehingga pada saat berkendara dari awal selamat sampai tujuan,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, dari data yang tercatat selama enam bulan atau semester pertama di tahun 2019, tercatat sebanyak 293 kecelakaan yang terjadi di Batam.

Dari kecelakaan itu, 41 orang meninggal dunia, 50 orang luka berat dan 359 orang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk kerugian materil sebesar Rp 547 juta.

Pihak kepolisian juga mencatat usia korban kecelakaan lalu lintas mayoritas, adalah mereka dengan usia produktif, pada rentang usia 21 sampai 30 tahun. Rentang usia kedua terbanyak adalah 31 sampai 40 tahun.(gie)

Jelang Akhir Tahun, Proyek Fisik Dikebut

0

batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMBSDA) terus menggesa penyelesaian proyek fisik jelang akhir tahun ini.

Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, mengatakan, pengerjaan saat ini sesuai dengan target.

Proses pembangunan dan penataan jalan baik Pemko Batam, Provinsi dan Nasional dalam tahap finalisasi sesuai anggaran tahun ini.

“Sudah 60-70 persen pengerjaan sesuai dengan anggaran tahun ini. Tapi kalau yang lanjutan masih akan dikerjakan tahun depan,” ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Yumasnur menjelaskan beberapa jalan sudah dihentikan pengerjaanya karena sudah selesai, seperti penataan di Tiban Princes.

Selanjutnya pelebaran masih terus berjalan seperti di depan sekolah Yos Sudarso dan beberapa titik lainnya.

“Karena cuaca cukup mendukung jadi pelaksanaan sesuai dengan target,” imbuhnya.

Yumasnur menambahkan, penuntasan proyek pelebaran jalan menuju terowongan masih berkelanjutan.

Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga jalan tersebut selesai sesuai dengan perencanaan awal.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto, meninjau proyek pelebaran jalan provinsi yang berada di sepanjang Jalan Laksamana Bintan mulai dari Simpang Frengky hingga pelebaran badan jalan depan Patung Kuda Seipanas, Rabu (11/9/2019). Foto: Galih/batampos.co.id

Semua proyek pelebaran terus dikebut tahun ini. Seperti pelebaran jalan Diponegoro atau Sekupang menuju Batuaji yang dikerjakan pusat.

Pelebaran tahap pertama sudah hampir selesai. Selanjutnya akan dilakukan pengaspalan hingga Seitemiang tahun ini.

“Rencana awal hingga simpang Basecamp dan dilanjut anggaran 2020 mendatang. Kalau yang itu langsung aspal mereka. Masih progres semua kalau jalan,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan Pemko Batam berupaya memaksimalkan pengerjaan seluruh proyek yang telah disepakati bersama DPRD Batam.

Memasuki triwulan ketiga ini pengerjaan sudah semakin baik. Beberapa proyek yang dalam proses tender sudah mulai dikerjakan.

Pihaknya meminta seluruh dinas terkait untuk mengawasi jalannya proyek fisik ini. Ia berharap semua berjalan sesuai dengan jadwal dan tidak ada asal siap.

“Harus betul diawasi. Itu bangunan kan mau dipakai lama. Jangan sampai baru dibangun sudah rusak,” imbuhnya.

Jefridin juga menegaskan agar dinas memastikan proyek berjalan sesuai waktu yang telah disepakati tanpa adanya kendala.

“Pastikan tidak ada keterlambatan penyelesaian. Karena sesuai target seluruh proyek harus sudah selesai 30 November mendatang,” tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta pengerjaan tidak asal jadi karena mengejar target penyelesaian. Menurutnya ada beberapa proyek yang dikerjakan tahun lalu tidak berjalan dengan baik.

“Kami ingin dinas terkait benar-benar mengawasi ini. Proyek yang sudah direncanakan harus diselesaikan dengan baik. Proyek besar maupun kecil harus sempurna sesuai batas waktu,” tutupnya.(yui)

Ayo Siap-siap, Tes CPNS Diumumkan Satu Bulan Lagi

0

batampos.co.id – Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sedang dalam tahap finalisasi formasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (KemenPAN-RB).

Rencananya, pengumuman pengadaan seleksi akan diumumkan sekitar akhir September atau awal Oktober mendatang.

Kemarin, Karo Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB, Mudzakir, memberikan penjelasan terkait kelonggaran batas usia enam jabatan dalam tes CPNS 2019.

Yakni, dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa.

“Tidak harus berpendidikan dokter/dokter spesialis atau doktor (S-3), bila usia pelamar maksimal 35 tahun pada saat mendaftar. Untuk dosen, pendidikan minimal adalah S2 atau yang setara,” jelasnya.

Namun, bila pelamar berusia lebih dari 35 tahun dan maksimal 40 tahun harus memenuhi kriteria sesuai Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2019.

Berpendidikan minimal dokter/dokter gigi spesialis bagi jabatan medis, dan S-3 bagi dosen, peneliti dan perekayasa.

Ilustrasi PNS di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dengan kebijakan tersebut, kata Muhadjir, rekrutan CPNS anyar mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarat, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, hasil penelitian dan perekayasaan teknologi.

Mudzakir menuturkan, pihaknya saat ini sedang melakukan finalisasi penetapan formasi CPNS 2019.

Baik pada instansi pusat maupun daerah. Setelah tahapan tersebut rampung, setiap instansi akan mengumumkan pengadaan CPNS di lingkungan atau daerah masing-masing.

Informasi akan berisi: jabatan yang dibutuhkan, jumlah formasi untuk setiap jabatan, persyaratan untuk setiap jabatan (termasuk syarat pendidikan minimal), serta tata cara dan waktu pendaftaran.

“Pengumuman pengadaan CPNS 2019 akan diumumkan sekitar akhir September atau awal Oktober melalui website KemenPANRB dan website masing-masing instansi,” terangnya.

Sekretaris MenPAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap penipuan yang berhubungan dengan tes CPNS.

“Tidak ada seorang pun yang dapat membantu agar seseorang dapat diterima menjadi CPNS,” jelasnya.

“Meski sudah diingatkan berkali-kali, masih saja ada masyarakat yang tertipu. Semoga jangan sampai terjadi lagi”, tegas Wahyu lagi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ainun Naim, menuturkan, pihaknya sedang fokus untuk mengerek posisi kampus Tanah Air di peringkat dunia.

Makanya, kualifikasi dosen sebagai tenaga pengajar juga harus meningkat.(han/jpg)