Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12663

BPM-PTSP Razia Seluruh Bar di Kampung Bule

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam melakukan pemeriksaan terhadap seluruh izin tempat hiburan malam di kawasan Kampung Bule, Selasa (9/1) lalu. Selain terkait masalah izin, mereka juga memeriksa izin penjualan minuman beralkohol (mikol) hingga karaoke.

“Kami lakukan kegiatan ini karena sejauh ini sudah banyak izinnya yang mati. Dengan kegiatan ini, tentunya nanti akan dapat meningkatkan PAD Kota Batam,” ujar Kepala BPM-PTSP, Gustian Riau saat ditemui pada sela-sela kegiatan razia.

Dalam kegiatan itu, ia membawa sebanyak 28 anggotanya. Mereka dibagi menjadi dua tim. Satu persatu tempat hiburan malam di kawasan Kampung Bule tidak luput dari pemeriksaan petugas. Menurut Gustian, rata-rata tempat hiburan disana tidak memiliki izin penjualan mikol golongan B.

“Kepada yang belum punya izin penjualan mikol golongan B, kita panggil siapa pemiliknya dan minta segera untuk mengurusnya. Pengurusannya juga tidak sulit karena saat ini sudah sistem online,” tuturnya.

Selain melakukan pemanggilan, BPM-PTSP juga melakukan penyegelan dua ruangan karoke di bar Bintang Batam. Dua ruangan karoke yang terletak di lantai dua itu disegel petugas karena pemilik bar itu belum melakukan pengurusan izin karoke.

“Izin bar sama karoke itu berbeda. Tidak bisa disamakan. Jadi, sekarang ini kita tidak ada peringatan lagi. Langusung kita segel,” tegasnya.

Di dalam ruang karoke itu, menurut Gustian sangat berbeda jauh dengan ruangan karoke pada umumnya. Sebab, di ruang karoke itu terdapat besi yang diduga dijadikan tempat tarian striptis.

“Pengakuannya, ruang karoke itu tempat orang mabuk. Kalau orang mabuk dikasi tiang tidak mungkin. Ada dugaan untuk tarian striptis,” bebernya.

Dalam pelaksanaan razia itu, Gustian juga mengaku mendapat protes dari seseorang yang mengaku sebagai petugas keamanan di kawasan tersebut. Namun, protes itu tidak ditanggapi Gustian dengan serius karena hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar.

“Biar aja dia protes. Yang pasti kami akan tetap lanjut. Selanjutnya kami akan menyasar ke lokasi massage dan gelanggang permainan,” imbuhnya. (cr1)

Lis-Syahrul Masih Cium Pipi dan Saling Angkat Telepon

0
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakilnya Syahrul. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.idBaik Lis Darmansyah atau Syahrul sudah mendeklarasikan pasangannya dalam Pilkada Tanjungpinang. Padahal masa jabatan mereka masih sampai 16 Januari mendatang. Bagaimana komunikasi terkini mereka?

Orang-orang mungkin bertanya bagaimana mempertahankan harmoni di antara dua orang yang pernah bersama dan kini sudah menempuh jalan yang berbeda? Memang begitulah pertanyaan yang merebak di meja-meja kedai kopi, di kantor-kantor, sampai di pasar-pasar. Lis menggaet Maya. Syahrul menggandeng Rahma. Padaha Lis-Syahrul masih menjabat sebagai wali kota dan wakilnya.

Seperti sepasang kekasih yang sudah bersepakat berpisah, tapi lantaran alasan orang tua, misalnya, membuat mereka mesti tetap di bawah satu atap. Atas nama profesionalitas, mereka pun berkompromi hingga waktu yang sudah ditetapkan.

Lis akhirnya buka suara. Hari ini dan empat tahun lalu ketika dilantik sebagai pasangan kepala daerah, kata dia, komunikasi dirinya dan Syahrul masih tak berubah. “Masih biasa-biasa saja,” ucap Lis, belum lama ini.

Entah frasa ‘biasa-biasa’ yang digunakan Lis itu seperti apa, hanya ia yang tahu. Hanya saja, belakangan ini, keduanya terlihat sudah jarang menghadiri acara bersama-sama. Bagi Lis itu juga biasa saja. “Kami punya agenda masing-masing,” ujarnya.

Namun, Lis menyatakan, memang sudah tidak lagi begitu memantau aktivitas wakilnya. Sebab sejak pertengahan tahun lalu, masing-masing sudah menyibukkan diri dengan agenda kerja pemerintahan yang diharuskan selesai sebelum masa jabatan berakhir.

Satu yang ingin Lis sampaikan, bahwasanya hubungan dirinya dengan Syahrul baik-baik saja, masih harmonis adanya. Jabatan, kata dia, adalah amanah sehingga tidak perlu ada gesekan. “Kalau jumpa Pak Syahrul sampai hari ini masih saya gurauin. Masih saya becanda-becandain. Masih cipika-cipiki. Bagi saya pak syahrul adalah teman, sahabat, juga abang saya. Dan akan tetap seperti itu,” tegas Lis.

Lis menegaskan, perbedaan pandangan politik tiada boleh menjadikan hubungan dua orang rekan menjadi rival. Bagi Lis, Syahrul akan tetap dan selalu menjadi mitra kerjanya.

“Pilkada bagi saya, forum berdiskusi yang bagus dan baik. Bagaimana kita membangun Tanjungpinang ke depan. Menurut versi Pak Syahrul dan menurut saya. Forum memperlihatkan kemampuan kita. Intelektual kita bahwa sistem kerja kita dalam membangun kampung halaman kita semua,” ungkap Lis.

Sedikit pun sampai hari ini, sambung Lis, tidak ada rasa persaingan. “Kalau strategi, memang semuanya tidak bisa dibuka,” ucapnya.

Lantas bagaimana pula tanggapan Syahrul terkait situasi komunikasi terkininya dengan Lis Darmansyah?

“Biasa saja. Saya telpon beliau angkat. Beliau telepon saya angkat,” jawab Syahrul saat pertanyaan yang sama diajukan kepada rekan kerja yang kelak berhadapan di Juni mendatang ini.

Menurutnya, selaku Wakil Wali Kota, tak banyak yang boleh dilakukan selain menanti perintah dari Wali Kotanya. Dan jika perintah itu datang, Syahrul memastikan, tak ada alasan baginya untuk menolak arahan tersebut.

“Cuma Anda tau sendiri kan. Ada kegiatan, sudah tak dilimpahkan lagi. Saya nunggu. Wakil kan nunggu,” tutur Syahrul.

Menurutnya, segala perintah, instruksi maupun disposisi yang diarahkan kepadanya, akan tetap dijalankan. Kendati kurang dari satu minggu lagi, dirinya tak lagi menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang. “Sakit bagaimana pun, kami datang. Dia disposisi 10 menit pun, saya laksanakan,” ucapnya memantapkan pernyataan.

Baik Lis maupun Syahrul ingin mengabarkan kepada masyarakat Tanjungpinang bahwasanya mereka berjanji tetap memberikan kerja terbaik sampai masing-masing purna jabatan pada 16 Januari mendatang. (aya)

Pekan Depan, Night Market Diresmikan

0

batampos.co.id – Rencana menghidupkan kawasan Kota Lama di seputaran Jalan Merdeka semakin mendekati kenyataan. Jika tidak ada halangan, pasar malam yang diberi tajuk Tandjongpinang Night Market ini akan diresmikan Senin (15/1) awal pekan depan atau sehari sebelum purna jabatan kepala daerah.

Sekretaris Daerah Tanjungpinang, Riono menyebutkan, pembukaan Tandjongpinang Night Market akan disejalankan dengan pembukaan bazar Imlek yang sudah rutin digelar saban tahun. “Selain agar dapat mengundang minat wisatawan yang sedang berlibur di Tanjungpinang, kami berharap pasar malam itu dapat menggairahkan ekonomi masyarakat,” ujar Riono, kemarin.

Riono menjelaskan, sebelumnya tim peluncuran Tandjongpinang Night Market telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pendaftaran pelaku usaha yang ingin berjualan, konsep acara, hingga produk yang akan ditampilkan, seperti kuliner siap saji, pakaian, aksesoris, dan hasil kerajinan masyarakat.

“Untuk mengaktifkan kembali pasar malam tersebut, pemerintah Kota Tanjungpinang menggandeng perusahaan BUMD dan BUMN. Mudah-mudahan keberadaan pasar malam ini, mampu memberikan penghidupan dan menggerakkan ekonomi untuk masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah,” ungkap Riono.

Karena itu, Riono berharap masyarakat dapat mendukung program tersebut dan ikut menyaksikan peluncuran pasar malam yang dijanjikannya akan berlangsung meriah. Tandjongpinang Night Market sendiri direncanakan akan dipusatkan di Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar, dimulai dari pukul 17.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB. (aya)

44 Jabatan Eselon III dan IV Kosong

0
BUPATI Bintan Apri Sujadi menyalami pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab bintan, belum lama ini. F. Kominfo Bintan untuk batam pos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan belum mengisi 44 jabatan eselon III dan IV. Hingga saat ini, pemerintah menunggu usulan dan masukan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Untuk pengisian jabatan, kami menunggu usulan dan masukan kepala OPD. Mereka memiliki kewenangan untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan, Irma Annisa , Rabu (10/1).

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, pengisian jabatan kosong untuk esselon III dan IV sesuai peningkatan kapasitas dan kinerja di lingkungan OPD Pemkab Bintan. Tujuannya agar visi misi yang sudah dibuat bersama targetnya bisa tercapai.

Ia juga mengatakan, untuk mencapai target ersebut, setiap esselon III dan IV yang terpilih hendaknya bisa mendukung penuh kinerja setiap pimpinan. “Semangat membangun kinerja, di mana bawahan dan pimpinan setiap Kepala OPD harus kompak dalam mencapai visi misi yang telah ditargetkan oleh pemerintah. Sehingga pengisian formasi tersebut berdasarkan usulan dan masukan dari opd terkait,” tukasnya. (cr21)

Stok Ayam Potong di Bintan Menipis

0
Seorang warga membeli daging ayam di Pasar Baru Tanjunguban, Rabu (10/1). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Akibat menipisnya pasokan, harga daging ayam potong di Bintan naik Rp 3 ribu per kilogram (kg). Biasanya pedagang menjual Rp 37 ribu per kg, kini dijual Rp 40 ribu per kg nya. “Karena pasokan menipis, pedagang hanya menjual ke pelanggan saja. Jam 7.00 WIB sudah tutup,” kata pedagang bumbu dapur Pasar Baru Tanjunguban, Agus, Rabu (10/1).

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul mengatakan, menipisnya stok ayam di Bintan akibat banyaknya penjualan ayam di Tahun Baru. “Jadi stok ayam di peternak kita sedikit menipis. Hal ini tidak akan berlangsung lama, Februari ini bibit bibit ayam peternak mulai membesar dan siap untuk dipotong,” katanya.

Ia menjelaskan, kebutuhan daging ayam Bintan berkisar 144.706 kg per bulan, sedangkan ketersediaan daging ayam sekitar di bulan desember tahun lalu berkisar 190.270 kg. “Sebenarnya cukup, tapi habis untuk tahun baru,” katanya.

Khairul menyampikan, daging ayam yang dijual berasal dari peternak di Kabupaten Bintan.”Kalau stoknya banyak, kadang memasok ayam hingga ke Batam,” ungkapnya.

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan, Serema Sinta menyampaikan, menipisnya pasokan daging ayam potong terjadi sejak dua hari terakhir. Namun lanjut dia, kenaikan tersebut tak berimbas kepada harga kebutuhan pokok lainnya.

“Harganya masih normal,” katanya saat turun memantau harga di Pasar Barek Motor Kijang dan Pasar Baru Tanjunguban, Rabu (10/1).

Daging sapi beku, lanjutnya, berkisar Rp 80 hingga 90 ribu per kg, daging
sapi segar Rp 130 ribu per kg. Harga beras premium di pasar yang ia pantau berkisar Rp 10 hingga Rp 12 ribu per kg, cabai merah Rp 50 hingga 55 ribu.”Beras, minyak makan dan lainnya juga masih stabil,” ungkapnya lagi.(cr21)

Pendaftaran Kompetisi HSBL 2018 segara Ditutup

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pendaftaran kompetisi bola basket antar pelajar SMA se-Kepri, yakni Batam Pos Honda Student Basketball League (HSBL) 2018 segera ditutup. Pasalnya, jumlah peserta yang telah mendaftar hampir memenuhi kuota yang ditetapkan.

Sales Manager Honda Capella, Harry Sutiono selaku ketua panitia mengatakan, HSBL 2018 ini, pihaknya menetapkan 28 tim untuk berkompetisi, yakni 20 tim putra dan delapan tim putri.

Saat ini sudah ada 19 tim putra dan empat tim putri yang sudah mengambil formulir pendaftaran.

“Sebagaimana yang kami katakan sebelumnya, pendaftaran terakhir pada 20 Januari nanti. Namun bisa saja ditutup lebih cepat dari jadwal semula bila kuota sudah terpenuhi,” kata Harry kepada Batam Pos, Rabu (10/1).

Meski begitu dari total 23 peserta baik tim putra dan tim putri yang sudah mengambil formulir pendaftaran tersebut sudah ada 12 sekolah saja yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia.

“Yang belum mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia artinya mereka belum resmi terdaftar,” ujar Harry.

12 sekolah yang telah mendaftar secara resmi itu yaitu SMA Maitreya, SMK Maitreya, Ananda, Yos Sudarso, SMAN 17 Batam, SMKN 5 Batam dan SMA Maha Bodhi Karimun untuk tim putra. Kemudian untuk tim putri ada SMA Maitreya, Ananda, Yos Sudarso, SMKN 5 Batam dan SMAN 17 Batam. 12 sekolah itu sudah mengembalikan formulir pendaftaran sehingga ke-12 sekolah tersebut sudah resmi mendaftar menjadi peserta HSBL 2018.

Babak penyisihan sendiri akan dilangsungkan pada 26-31 Januari di Sekolah Yos Sudarso Batam. Sedangkan babak semifinal hingga final bakal digelar 2-4 Februari di Hi Test Arena Batam.

Tak hanya itu, HSBL 2018 juga bakal dimeriahkan lomba modern dance dan test ride berhadiah sekaligus sosialisasi safety riding serta memperkenalkan produk-produk terbaru motor Honda.

“Saya harap sekolah-sekolah lainnya bisa segera dan secepatnya mengembalikan formulir tersebut sehingga persiapan nantinya bisa lebih dimatangkan lagi,” tutupnya. (cr16)

Puluhan Komputer SMKN I Gunung Kijang Raib

0

batampos.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Gunung Kijang di Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang dibobol maling, Senin (8/1) malam. Belasan komputer dan barang berharga lainnya seharga Rp 35 juta raib digondol maling.

Kepala SMKN I Gunung Kijang, Suhono mengatakan, aksi pencurian tersebut diketahui petugas kebersihan dan penjaga sekolah pada Selasa (9/1) paginya. Pagi itu, keduanya menemukan pintu ruang majelis guru rusak akibat dicongkel.

Begitu masuk ke ruangan, meja dan kursi serta dokumen yang berada di ruang majelis guru berantakan dan beberapa unit komputer hilang. Tak hanya ruang majelis guru, pintu ruang laboratorium yang berada di sebelahnya juga dirusak.

Suhono mengaku tidak ingat detilnya barang yang diambil pencuri. Namun ditaksir kerugian akibat pencurian tersebut berkisar Rp 35 juta. “Saya tak ingat apa saja yang dicuri, salah satunya komputer. Masalah ini sudah kami laporkan ke kantor polisi,” katanya.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang membenarkan kejadian itu. “Ada (pencurian), langsung ke Kasat Reskrim,” kata Boy.

Namun Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan belum berhasil dikonfirmasi terkait perkembangan pencurian tersebut. (cr21)

Jumlah Faskes BPJS Kesehatan Meningkat

0
Fera warga Batuaji menunjukan kartu Indonesia Sehat yang dilakukan pengurusannya di kantor BPJS Kesehatan Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memaparkan jumlah fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani peserta BPJS Kesehatan meningkat. Baik itu faskes Pratama maupun tingkat lanjut. Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) meminta penambahan itu diikuti dengan peningkatan kualitas layanan.

Menkes Nila Djuwita F. Moeloek mengatakan, kenaikan jumlah faskes merupakan pencapaian kinerja sepanjang 2017. Baik, jumlah faskes kategori pratama maupun lanjut. Untuk faskes pratama naik dari 20.708 unit pada 2016 menjadi 21.763 unit.

Selanjutnya, untuk faskes tingkat lanjut naik dari 2.068 unit (2016) menjadi 2.292 unit (2017).

“Untuk peserta JKN kategori penerima bantuan iuran (PBI, red) juga naik,” katanya kemarin (10/1).

Pada 2016 peserta PBI berjumlah 91,1 juta jiwa dengan anggaran capai Rp 24,8 triliun. Kemudian di periode 2017 jumlah peserta PBI naik jadi 92,3 juta jiwa dengan anggaran Rp 24,4 triliun. Untuk tahun 2018 ini pemerintah belum berencana menambah jumlah PBI.

Menkes mengingatkan agar masyarakat dapat meningkatkan upaya preventif atau pencegahan. Dia menjelaskan alokasi anggaran pengobatan JKN banyak tersedot untuk jenis penyakit katastropik. Penyakit jenis ini contohnya jantung, kanker, ginjal, hepatitis, dan leukimia. Dia mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit-penyakit itu.

“Mulai dari aktivitas fisik, makan sayur dan buah, serta cek kesehatan secara berkala,” tuturnya.

Anggota DJSN Zaenal Abidin menyambut baik laporan penambahan faskes untuk melayani peserta BPJS Kesehatan itu. Namun dia mengingatkan penambahan unit itu harus ada jaminan peningkatan kualitas. Diantaranya terkait dengan alat dan obat penunjang medis.

Mantan Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu mengatakan aspek penting seperti alat kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai lainnya harus dijamin ketersediaannya.

“Tidak boleh kosong,” katanya. Termasuk ketersediaan petugas medisnya.

Di tengah bertambahnya unit faskes itu, Zaenal mengatakan jumlah peserta BPJS Kesehatan juga bertambah. Dia berharap jumlah faskes di semua lini layanan BPJS Kesehatan terus ditingkatkan. Supaya bisa menekan potensi keluhan layanan kesehatan oleh BPJS Kesehatan.

Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menuturkan pemerintah perlu mempercepat jumlah RS yang bergabung dengan BPJS Kesehatan. Dia mengatakan 2019 nanti ada target 100 persen RS gabung BPJS.

“Saat ini jumlah RS sekitar 2.700 unit,” jelasnya.

Dia mengungkapkan masih banyak RS yang belum gabung dengan BPJS Kesehatan karena dua sebab. RS-nya sendiri belum bersedia bergabung. Dan BPJS Kesehatan yang menolak. Dia mencontohkan di daerah Bekasi ada RS yang sebelumnya klinik mengajukan diri sebagai faskes layanan tingkat lanjut.

Namun Timboel mengatakan permohonan RS tersebut ditolak. Alasannya tidak memenuhi standar. Dia berharap BPJS Kesehatan tetap mendampingi RS yang belum sesuai standar tetapi berniat gabung BPJS Kesehatan. Dengan pendampingan itu diharapkan dalam waktu dekat bisa memenuhi persyaratan untuk jadi mitra BPJS Kesehatan. (wan/agm)

Proyek Strategis Nasional Rp 753 Miliar Masuk dalam Program DAK

0
Heru Pudyo. F. Jailani/Batam Pos.

batampos.co.id – Lewat APBN 2018, Pemerintah Pusat telah memutuskan Alokasi Dana Khusus (DAK) di Provinsi Kepri senilai Rp753 miliar. Alokasi tersebut diperuntukan percepatan pembangunan berbagai infrastruktur di tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri.

“Alokasi DAK 2018 terjadi peningkatkan jika dibandingkan tahun lalu. Jumlah yang kita terima, tentunya mengacu pada rencana pembangunan strategis daerah yang berskala nasional,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Kepri, Heru Pudyo Nugroho, kemarin.

Dijelaskannya, dari jumlah tersebut sebanyak Rp142,29 miliar telah dialokasikan untuk peningkatan fasilitas perhubungan udara. Seperti Bandara Tembelan, Bintan, dan Bandara Letung, Anambas. Kemudian Rp39,25 miliar diplot untuk peningkatan fasilitas pengolahan limbah.

“Peruntukan berikutnya adalah Rp 431,11 miliar peningkatan ketersediaan air bersih. Termasuk kelanjutan pembangunan Bendungan Sei Gong, Batam yang mendapat alokasi Rp 81 miliar,” papar Heru.

Masih kata Heru, lebih kurang Rp169,31 miliar dimantapkan untuk peningkatkan Fasilitas Pelabuhan (Faspel) laut. Diantaranya adalah kelanjutan pembangunan Faspel Pulau Laut Rp 42 miliar. Kemudiana ada juga, Faspel Subi Rp46 miliar.

“Selain di Natuna ada juga di Batam, yakni untuk pembangunan Pelabuhan CPO Kabil, Batam senilai Rp76 miliar,” jelas Heru.

Menurut Heru, dengana adanya alokasi khusus ini, diharapkan bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pihaknya sudah melakukan beberapa evaluasi atas capain pelaksanaan DAK 2017 lalu. Disebutkannya, perbaikan efektifitas belanja negara berbasis output dan memberikan manfaat  yang optimal (value for money) pada pencapaian sasaran pembangunan, yaitu pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan
pertumbuhan ekonomi, serta perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan

“Perlu efisiensi penggunaan belanja operasional, percepatan penetapan pejabat perbendaharaan, yakni Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Penanda tangan Surat Perintah Membayar, dan Bendahara,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut paparnya, percepatan dan akurasi penyusunan time frame of budget execution atau kalender kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun oleh setiap satuan kerja. Selain itu adalah percepatan proses pelelangan atau pengadaan barang dan jasa khususnya yang berasal dari belanja barang dan modal.

Ditambahkannya, penyiapan/pemutakhiran kapasitas SDM pengelola keuangan untuk merespons berbagai perkembangan IT dalam pengelolaan keuangan dan perubahan peraturan dalam mekanisme pencairan APBN yang dinamis.

“Kemudian yang terakhir adalah perbaikan tata kelola keuangan, perbaikan monitoring dan evaluasi serta pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan penggunaan anggaran,” tutup Heru.(jpg)

Pembagian APBN 2018 di Kepri

Daerah              DBH Pajak            DBH SDA               DAU                    DAK Fisik
Provinsi Kepri  Rp 225.897.034      Rp 44.738.934    Rp 1.150.516.796   Rp 164.365.682 Natuna            Rp 84.120.654       Rp 45.829.601    Rp 368.413.963      Rp 67.408.251 Anambas          Rp 58.218.704      Rp 31.320.146    Rp 364.336.885      Rp 84.565.158
Karimun           Rp 69.299.481      Rp 18.726.033    Rp 403.184.262      Rp152.331.993
Batam              Rp 147.008.515    Rp 14.386.218    Rp 599.074.016      Rp 80.482.179
Tanjungpinang  Rp 34.396.634      Rp 14.386.218    Rp 457.366.176      Rp 57.918.882
Lingga              Rp 22.988.186      Rp15.407.644     Rp 455.758.203     Rp 77.301.887
Bintan              Rp 31.721.776      Rp 14.386.218    Rp 484.586.669      Rp 9.568.155

Jumlah             Rp 673.650.984    Rp 199.181.012  Rp 4.283.236.970   Rp753.942.187

Sumber: Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri

Listrik di Pulau Belum Merata

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berinteraksi dengan masyarakat saat melakukan kunjungan ke pulau-pulau. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun terus menggesa terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat salah satunya terpenuhinya kelistrikan di pulau-pulau. listrik yang optimal akan membuat produktivitas masyarakat semakin tinggi. Juga membantu meningkatkan sektor pendidikan.

“Ketersediaan listrik akan mempermudah akses kehidupan mereka, kita ingin Kepri segera terang-menderang dengan merata,” ujar Nurdin usai Safari Subuh di Masjid Al Amin Ganet, Tanjungpinang, Rabu (10/1).

Karena itu, Nurdin memerintahkan Dimas Energi dan Sumber Daya Mineral Kepri untuk melakukan pemetaan pulau-pulau serta desa-desa agar segera terelwktrifikasi. Secara perlahan-lahan, kawasan-kawasan tersebut harus dialiri listrik.

Terakhir, saat ke Pulau Batu Belubang, Kabupaten Lingga, masyarakat meminta permasalahan listrik do daerah mereka dituntaskan.

Nurdin menyadari, dalam rangkaian kunjungan ke berbagai daerah di Kepri, terutama pulau-pulau, keluhan utama masyarakat adalah soal pasokan listrik. Karena itu, ketersediaan tenaga listrik menjadi salah satu yang ingin dituntaskan Gubernur Nurdin.

Nurdin menyebutkan, jika di pulau-pukau hanya dibantu genset, ada kemungkinan masyarakat nanti akan kesulitan ke depannya. Terutama untuk pasokan bahan bakarnya. Makanya dia menegaskan harus PLN yang menjadi pemasok utama, supaya ada kontiunitas.

Pada kesempatan itu, Nurdin menambahkan ketersediaan listrik diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pulau-pulau. Apalagi dia yakin kualitas anak-anak pulau tidak kalah dengan yang berada di kota-kota.

“Mereka perlu mendapat peluang dan kesempatan,” kata Nurdin. (atm)